
Patih Lintang Sanggabumi hanya terdiam melihat siapa sosok dibalik cahaya kuning yang masih menyala terang
Memudar dan akhirnya satu sosok yang sangat dia kenali nampak setelah cahaya itu perlahan memudar "Putri Sekar Ningrum" sebuah nama yang dia sebut
Bergegas menuju ke arah putri Sekar Ningrum yang masih nampak sulit untuk berdiri
"Apa yang terjadi tuan Putri, mengapa engkau memegangi bagian dadamu...???" Bertanya Patih Lintang Sanggabumi karena melihat Putri Sekar Ningrum memegangi bagian dadanya
"Apa yang tuan putri rasakan....???" Meski putri Sekar Ningrum mendengar pertanyaan Patih Lintang Sanggabumi namun dirinya hanya diam saja, dia enggan untuk menjawab
.............
Kejadian sesaat setelah tubuh Putri Sekar Ningrum dilempar oleh Darso ke dalam jurang, putri Sekar Ningrum hanya merasakan tubuhnya melayang dan atas ketinggian
Namun yang dia ingat hanya sebuah cahaya berwarna kuning mendekat ke arah tubuhnya
Dan memegang kedua daging tumbuh tanpa lemak yang ada di bagian dada miliknya
"Apa yang kamu lakukan....???"
"Menyelamatkan mu"
__ADS_1
"Apa kau tak bisa merasa jika yang kau pegang untuk menarik ku itu bukanlah kedua tanganku....???"
"Maaf,, tapi disini terlalu gelap untuk melihat dan sepertinya aku nyaman dengan apa yang aku genggam"
"Lepaskan aku"
"Jika aku lepaskan kau bisa mati"
"Itu lebih baik daripada harus menanggung aib atas perbuatanmu"
"Sudahlah kau nikmati saja, karena saat ini aku sedang mencari cara untuk membawamu keluar dari dalam tempat ini"
Putri Sekar Ningrum merasa jika saat ini lelaki itu berada persis di bawah tubuhnya
Semua itu dapat dia lihat setelah sebuah cahaya terang keluar dari tubuh lelaki itu, dan langsung dia dorong tenaga dalamnya untuk mendorong tubuh putri Sekar Ningrum keluar ke atas permukaan
Putri Sekar Ningrum melihat lelaki itu terpental cukup keras kebawah, sedangkan dirinya terpental jauh ke atas
Itu yang membuatnya kembali bisa keluar dari dalam jurang dalam, namun nasib pemuda itu sendiri dia tak mengetahuinya
Tergambar jelas oleh putri Sekar Ningrum apa yang terjadi di dalam jurang dalam antara dirinya dan pemuda tak dikenal itu
__ADS_1
Mendengar apa yang diceritakan oleh Putri Sekar Ningrum Patih Lintang Sanggabumi menarik nafas berat dan perlahan menghembuskan nya "dasar bocah mesum" gumam nya dalam hati
Setelah beberapa waktu Patih Lintang Sanggabumi membantu Putri Sekar Ningrum untuk berdiri dan berjalan ke arah bibir jurang
Sejauh mata memandang tak ada tanda adanya sebuah hal yang memperlihatkan bahwa suaminya akan kembali
Hanya gelap, hitam dan pekat yang tampak di mata Patih Lintang Sanggabumi
Tak terasa air matanya menetes melihat hal itu, entah apa yang ada dipikirannya saat ini
Antara perasaan senang dan juga rasa kehilangan yang saat ini dia rasakan, membuat dirinya tak terasa meneteskan air mata
Tak bisa dia elakan lagi, berkat suaminya lah Putri Sekar Ningrum masih bisa selamat sampai saat ini
Patih Lintang Sanggabumi membawa putri Sekar Ningrum untuk pergi dari lembah jurang dalam, setelah beberapa lama menunggu sosok pemuda yang sangat dia cintai, meskipun dia sendiri juga tak mengerti apa dia cinta pada pemuda tersebut, tapi satu yang pasti dirinya merasa nyaman jika dekat dengan Joko Patah
Namun sepertinya kini hanya tinggal sebuah kenangan, karena sosok suaminya tak kunjung juga nampak keluar dari dalam jurang
Sedangkan Putri Sekar Ningrum hanya terdiam sambil sesekali memegangi bagian dada miliknya
note ; maaf baru bisa update
__ADS_1