
Seorang pemuda berjalan di sekitar kerumunan orang yang sedang melakukan negosiasi untuk mendapatkan kebutuhan pokok maupun kebutuhan yang tak pokok
Pemuda itu berjalan melewati semua obrolan yang tak asing seperti halnya orang yang mencoba menawarkan dengan harga sangat murah tapi jika nantinya dijual akan mematok harga setinggi langit
Itu sudah tampak biasa di dalam kehidupan bermasyarakat dan bertetangga, hingga omongan gosip murahan juga kerap terdengar di telinga pemuda itu di lapak seorang ibu-ibu yang berjualan sayur
Berhenti di sebuah tempat makan atau sering disebut dengan warung oleh kalangan menengah ke bawah, seperti halnya author yang suka makan di tempat yang seperti itu, eh jadi curhat hehehehehe
Memandang ke kanan dan ke kiri sambil menanti pesanan datang pemuda itu hanya mencoba mencari tau apa yang terjadi di wilayah ini
Yang di tunggu-tunggu akhirnya datang sepincuk nasi yang di bungkus dengan pohon pisang dan pohon Ploso yang di sajikan di atas meja oleh seorang gadis muda yang cukup cantik membuat mata lelaki itu sedikit terang
Yang biasanya hanya melihat dan memandang bibik nya tapi di tempat ini dia bisa memandang banyak gadis atau bahkan melihat sesuatu hal yang sebelumnya belum pernah dia lihat sama sekali
Yaitu barisan para wanita yang berjejer di sebuah warung remang-remang yang ada hampir setiap wilayah penjuru Nusantara
__ADS_1
Membuat lelaki itu terkejut karena ada banyak hal yang belum dia ketahui, walaupun bukan seorang yang ingin mencoba-coba tapi sedikit menelan ludah saat beberapa kali melihat pemandangan seperti itu
"Oeee.....minggir dari sini..!!!!" Sebuah bentakan dari seorang lelaki dengan tubuh besar dan dua lagi bertubuh agak kecil berdiri di hadapan lelaki yang berteriak itu
Tak ada jawaban dari lelaki yang sedang asyik menikmati sarapan yang dia pegang di tangan kirinya, dan terus memasukan sesuap demi sesuap makanan ke dalam mulutnya
Melihat tingkah dari lelaki yang tampak santai itu membuat orang yang tadinya berteriak kini berubah menjadi melotot dan mengerutkan alisnya
"Bang#sat" sebuah kata dan di iringi pukulan selaras lurus ke arah tubuh lelaki yang ada di depannya
Melihat tatapan yang mengarah padanya lelaki bertubuh besar itu mengeluarkan sebuah pedang dan langsung menyerang dengan membabi buta
Semua serangan tampak mudah di hindari oleh lelaki yang sebelumnya sedang menikmati makanannya kini harus berdiri dan bergerak untuk menghindari setiap serangan pedang lelaki yang mencoba mengusiknya
Satu serangan balasan dari lelaki bertubuh kecil itu membuat lelaki bertubuh besar itu langsung tengkurap di lantai dan tak sadarkan diri
__ADS_1
Sedangkan kedua teman nya hanya terdiam dan gemetar melihat tubuh kawannya yang tak bergerak dan tak berdaya
Para penduduk berkerumun meninggalkan setiap lapak dagangannya demi melihat apa yang terjadi di dalam warung makan yang kini menjadi ramai karena ada pertarungan
Semua berkomentar masing-masing, ada yang senang dengan kekalahan lelaki bertubuh besar itu, tapi ada pula yang kesal karena lelaki bertubuh kecil memenangkan pertarungan itu
Itu dikarenakan mereka sama-sama bertaruh siapa diantara mereka yang menang, maka salah satu dari mereka yang bertaruh akan beruntung
Tapi tiba-tiba suara gemuruh sekelompok kuda membuyarkan apa yang sebelumnya menjadi pusat perhatian para penduduk
Sekelompok orang berpakaian laksana seorang petinggi kerajaan Turun dari kuda mereka masing-masing, para pemain duduk berhamburan mencari tempat yang aman untuk diri mereka masing-masing
Kini di dalam warung hanya tersisa dua orang dari kelompok pengacau dan satu lelaki kurang tampan tapi tidak jelek pula wajahnya, duduk dan melanjutkan kembali memakan makanannya
"Siapa yang sudah berani berbuat onar di wilayah ini....????" Teriak salah satu lelaki yang baru saja turun dari kuda
__ADS_1
"Dia tuan" dua orang yang menjadi teman dari lelaki yang kini telah meringkuk tak bergerak itu berkata sambil menunjuk lelaki yang masih saja melanjutkan acara sarapannya