Baju Bekas

Baju Bekas
Gombal


__ADS_3

" Aduh Rido gimana nih, aku yah, aku takut, ah ngeri sekali aku liat darah itu haaa aa gimana nih, panggil orang ngak yah" kata Angel sambil panik, mondar sana mondar sini.


" Jangan bos, aku ngak apa apa kok Bos Awwwh" Kata Rido masih pura pura sakit.


" Nah nah tu kan, ayo aku antar kerumah sakit" tawar Angel.


" Ngak usah bos, tolong ambilkan tisu saja yah" Dengan cepat Angel masuk kedalam mobil untuk mengambil tisu.


" Nih sekarang apa? gini aja, biar aku yang nyetir, nanti ku antar ke rumah sakit, ayok jalan" saran Angel.


"Gendooooong" Kata Rido layak nya anak kecil.😅


" Apa?? enak saja" Angel menoyor kepala Rido.


" Aw awh awh tolong daku lagi sakit, jangan siksa aku bos" Kata Rido pura pura sangat kesakitan.


😅


" Lah tu kan, aduuh diam dong, pliss nanti ada yang dengar di kira aku menghajar kamu lagi, sssssttt.. diam ya " Kata Angel memohon.


" Tapi janji ya jangan sakiti aku lagi, aduh bos tolongin" Rido merengek sambil mengulurin tangannya.


" Iiiihh nyusahin banget jadi orang, buruan ayok" Angel membantu Rido berdiri.


Setelah di bantu Rido jalan seperti biasa.


" Loh loh tapi tadi kakinya sakit? , kok bisa jalan seperti biasa" Angel mulai kesal.


" Aw aw aw masih sakit nih bos, tapi bohong, hahahaha" Rido menjulurkan Lidah nya. 😅


" Kurang asem kamu yah, rasakan ini" Angel memukul bahu Rido dengan tas nya.

__ADS_1


" Ampun bos, ampun ngak lagi lagi deh" Rido memohon.


" Apa kamu hah? berani beraninya nipu aku" Angel menghentikan aksinya.


" Maaf bos, habis bos sih, kayak anak kecil saja berantem di tepi jalan, malu dong bos" Kata Rido.


" Oh jangan jangan kamu membela perempuan kampung itu hah?, mau di pecat kamu".


" Bukan gitu bos taapii.. " belum selesai Rido berbicara sudah di potong Angel.


" Aaah sudah ah brisik, buruan bawa mobil nya, aku sudah telat" Tampa membantah, Rido bergegas, dari pada di pecat.


" Baik Bos" Rido pun membuka pintu untuk Angel.


**


Sepanjang perjalanan, mereka hanya sibuk dengan pemikiran mereka masing masing, dan Angel pun membuka suara, karna dari tadi dia sungguh pernasaran.


" Jadi kamu kenal dengan perempuan itu? siapa nama nya karmi.. karmil.. ".


" Jadi benar kamu kenal dengan nya".


" Bukan kenal lagi bos, kenal banget malahan" Jujur Rido.


" What? Benarkah? se kenal apakah kamu dengan nya? " tanya Angel penasaran.


" Dia mantan istriku" Rido berkata Jujur lagi.


" What??? ya ampun benarkah, bagus dong, kamu masih mencintainya bukan, berarti kita harus berkerja sama" Angel mempunyai sebuah ide.


" Maksud Bos apa? " Rido semakin penasaran, karna merasa ada yang tidak beres dengan tingkah Angel yang tersenyum senyum sinis terlihat dari kaca mobil.

__ADS_1


" Nanti juga bakalan tau, kamu fokus saja dulu ke jalanan, nanti kenapa kenapa lagi" .


" Ya bos cantik" Rido kembali fokus menyetir lagi.


**


Sementara itu Mila yang hendak mengantar makanan untuk Rangga ke kantor nya, Rangga membuat nya pusing hari ini, Secara tiba tiba saja menyuruh Mila masak dan Mila disuruh mengantarkan makanannya lansung ke kantor nya.


Setelah sampai, ternyata Rangga telah menunggu nya di depan kantor.


" Lah kok mas sudah tukar baju? memang nya mas tidak kerja? " Tanya Karmila heran.


" Tidak hari ini aku ambil cuti, sekarang kamu ikut aku" Ajak Rangga.


" Kemana? ".


" Nurut saja napa, bawel banget".


" Lah wajar dong aku nanya, mang ngak boleh" Kata Mila heran.


Tampa lama berbasa basi, Rangga memegang tangan Mila dan membawa nya ke mobil, setelah membuka kan pintu mobil dan menyuruh Mila masuk, dan Rangga pun melajukan mobilnya.


" Tadi masak apa? ".


" Samba lado, dengan ayam goreng".


" Wesss enak tuh, aku memang lagi kepengen masakan kamu, apalagi samba lado buatan mu, beeewhh bikin nagih" puji Rangga.


" Lebay deh, menurut ku biasa saja masakan ku".


" Itu kan menurut mu, bagi ku itu sepesial".

__ADS_1


" Gombal".


* Terus kasih dukungan nya ya*


__ADS_2