Baju Bekas

Baju Bekas
Aku Mau Mangga.


__ADS_3

Hari ini Mila di perboleh kan pulang dari rumah sakit, sebelum nya sempat dirawat satu hari karna gula darah nya rendah.


" Sudah siap semua, ayo pulang, kamu jalan nya pelan pelan saja, atau apa perlu aku gendong kamu sampai ke mobil" kata Rangga.


" Apaan sih kamu mas, emang nya aku anak kecil pakai acara di gendong gendong segala, sudah ah jangan lebay" Mila pun melangkah duluan meninggalkan Rangga membawa barang bawaan nya.


" Eh tungguin lah, jangan jalan cepat cepat, nanti kamu kecapek an" Rangga sangat mencemaskan Mila.


Pas menuju pintu depan mereka berpas pasan dengan Rido dan ibunya.


" Eh ibu, ibu sudah baikan " Tanya Mila.


" Iya nak ibu sudah boleh pulang, kata Rido kamu sakit, kamu sakit apa nak? " tanya Ibu Rido.


" Ngak sakit kok buk, cuma kecapek an saja buk".


" Sekarang ke adaan kamu gimana?" Tanya Rido penasaran" Dengan cepat Rangga maju ke depan Mila.


" Kamu tenang saja, istriku baik baik saja kok, dia hanya kecapek an karna sedang mengandung anak ku" kata Rangga bangga, dia tidak mau Mila dekat dekat lagi dengan Rido.


Ibu Rido tersenyum tapi tidak dengan Rido ada rasa sedih di dalam hatinya.


" Selamat ya nak, kamu punya anak lagi, jaga kesehatan mu yah".


" Iya ibu, ibu juga ya hati hati jangan banyak kerja yang berat berat dulu ya"


" Ya sudah Ibu pulang dulu ya, Gani salim sama ibumu, " Gani pun salim kepada ibunya.


" Gani ngak mau ikut sama ibu nak? " tanya Mila.


" Nanti aku akan sering main ke rumah ibu, aku kasian sama nenek tinggal sendirian, aku mau jagain nenek, aku kan sudah besar".


" Ya sudah kalau kamu mau apa apa, pulang kerumah kita ya nak, jarak rumah nenek dari rumah kita ngak jauh, kamu berani kan pulang sendirian".

__ADS_1


" Iya ibu".


Setelah saling berpamitan,


Kemudian mereka mendahului Mila dan Rangga, nampak raut wajah Rido sangat sedih melihat Mila sebelum dia pergi.


" Kenapa tuh orang, kok manyun gitu, gagal move on kali yah " Sindir Rangga.


" Apaan sih mas, jangan suka ngurusin orang, malu dong sama celana yang kamu pakai, kerjanya cuma ghibahin orang saja, mending celana tuh di tukar sama daster, biar mirip emak emak komplek, jadi tukang rumpi" sindir Mila.


" Apaan sih ketus banget omongan mu, pedes banget sama kayak samba lado bikinan mu, terus terus saja belain mantan mu itu " Rangga pun merajuk.


" Apaan sih ngak jelas kamu mas" Mila pun meninggalkan Rangga.


" Eeeeh tunggu dulu".


Akhirnya mereka pulang.


Tak beberapa lama mereka pun sampai dirumah, Mila tak langsung masuk Kerumah, Mila berdiri di samping pagar.


" Sini deh mas, mas liat itu ngak?" Mila menunjuk ke sebuah batang mangga yang sangat lebat.


" Mangga itu? Buat apaan".


" Ambilin dong, kepengen".


" Ah ngak ah, nanti beli saja".


" Ngak mau, aku mau nya yang itu! Titik".


Mila melihat ke arah mangga itu lagi, Mangga itu Milik tetangganya, dia sangat mengingin kan nya, Mila pun ngak mau masuk, sebelum di ambilkan mangga tersebut.


Akhir Rangga pun mengalah, Rangga pun bernegosiasi dengan si pemilik mangga, oleh si pemilik Mangga diberi ke pada Mila secara pecuma, karna Mila sedang mengandung, tapi dengan syarat Rangga harus mengambil nya sendiri.

__ADS_1


" Gimana di bolehin ngak mas?".


" Di bolehin sih, tapi di suruh ngambil sendiri".


" Ya sudah ambil sana".


" Tapi dari tadi ngak ke temu pengait, mau dia ambil dengan apa coba".


" Itu saja binggung, ya panjat lah".


" What??? aku yang manjat gitu, ngak ngak, kamu liat dong batang mangga nya tinggi tuh, nanti kalau aku jatuh dan geger otak gimana?, ah ngak ngak".😂😂


" Helleh, bilang saja ngak bisa manjat kan, yaaaah cemen, ngak laki banget" Ejek Mila.


" Apaaa? Kamu bilang aku cemen, liat nih yah, liatin ok" Dan Rangga pun mulai memanjat pohon Mangga tersebut, dan jadi tontonan tetangga.


Tetangga pun berbisik bisik sambil menahan tawa.


" Hati hati pak Rangga nanti jatuh, nanti tampan nya hilang loh" kata salah satu ibu ibu.


" Heh biasa loh ibu ibu, mungkin si Mila jadi bunting jadi kepengen mangga, ya harus berkorban dong, ya kan pak Rangga" Rangga hanya tersenyum dan mencoba menaiki pohon.


Dengan secepat kilat Rangga pun sudah hampir sampai di puncak pohon, dan memetik beberapa mangga.


Tiba tiba.


" Aw aw aw aduh sakit, aduh banyak semutnya, aduh aduh" Rangga pun mengerang kesakitan, Mila pun jadi cemas tapi tidak dengan para tetangga malah menertawakan Rangga.


" Hati hati pak Rangga, ngak apa apa sakit sedikit, demi bini yang lagi bunting, berkorban dikit, jangan tau enak bikinin bayi saja, ya kan ibuk ibuk hahaha" Semua orang tertawa lepas, Mila pun menghampiri Rangga.


Rangga pun turun membawa beberapa mangga, setelah tiba di bawah Ranggapun mengibas ngibas tubuh nya dari serangan semut dan di bantu Mila.


Setelah mengucapkan terima kasih kepada si pemilik Mangga, mereka pun pulang.

__ADS_1


" Duh romantis sekali pasangan muda itu, aku jadi iri, andai aku jadi istri si Rangga, pasti aku sangat bahagia ,aaaaawh so sweet" kata salah satu ibu ibu.


" Yeeeeeee mimpiiii hahaha" Sorak ibu ibu yang lain serentak.😂😂😂


__ADS_2