Baju Bekas

Baju Bekas
Bertemu


__ADS_3

Keluarga Mila berbisik bisik tentang kelakuan Aqila, membuat Rangga menjadi malu.


" Eh bang, kak, maafkan kelakuan Aqila ya kak, bang, mungkin Qila lagi kecapek an" Rangga meminta maaf dengan kelakuan anak nya yang membanting pintu kamarnya.


" Sudah ngak apa apa lah, namanya saja anak anak, masih kecil" Kata Abang Kandung Mila dengan berusaha tersenyum, padahal dia mencemaskan adik nya Mila, Mila pasti kerepotan dengan sikap anak tirinya itu.


Tak lama Mila pun muncul.


" Maaf kak, bang, silakan minum kak bang" Mila menawarkan minuman dan cemilan yang di bawa nya.


" Ngak usah repot repot dek, kami hanya mampir sebentar kok, kami ada perlu di kota ini, dan mereka, anak anak mu ikut, ya kami bawa saja sekalian" kata Kakak Ipar Mila.


" Oo gitu, makasih ya kak, aku sangat kengen sama anak anak, gimana anak anak?, kangen ngak sama ibu, papa, dan juga Qila".


" Iya kangen banget bu" Kata Gea.


" Ooo iya Mila, selain itu kami juga mau ngomong sesuatu" .


" Apa bang? " Tanya Mila.


" Kan sebulan lagi, Gea akan masuk tingkat SMP, tapi dia berniat mau masuk Pesantren, benar kan Gea? ".


" Benar bu, Aku maunya pesantren yang ada di kampung kita, tempat nya bagus, dan juga teman teman aku di kampung semua mau masuk kesana, boleh ya Bu".

__ADS_1


" Pesantren? Berarti kita berjauhan lagi dong" Kata Mila, tiba tiba Gea menunduk sedih.


" Izinkan saja lah Mila, ini demi ke baikan nya, supaya dia mempunyai ilmu agama yang kuat, supaya ilmu nya nanti bermanfaat untuk dunia dan akherat" Kata Abang kandung Mila, Rangga juga menyetujui nya dengan tersenyum sambil mengangguk.


Lama Mila termenung, dan akhirnya buka suara.


" Baiklah jika itu ke inginan Gea, ibu dan papa mendukung kok, tapi Gani ngak boleh ikut lagi ya, mulai sekarang Gani tinggal sama ibu lagi" Saran Mila..


" Yaaaaah, padahal aku senang tinggal di kampung, bisa berkebun dengan kakek" Semua orang tersenyum sambil sedikit iba dengan perkataan Gani.


" Eh ngak boleh gitu, kasian ibu kamu nak, dia sangat merindukan kalian, kapan kapan om dan tante akan jemput kamu lagi kesini gimana? " usul kakak ipar Mila.


" Mmm ok deh kalau gitu, aku mau deh".


" Memang abang mau balik hari ini juga".


" Ya sudah Gea kita temui nenek dari ayahmu bentar yuk, rumah nenek tidak jauh dari sini" Kata Mila.


" Ya bu, aku ajak Qila ya".


" Coba ketuk pintu kamarnya".


" Qila qila, ikut aku yuk" Namun tidak ada jawaban, " Qila, qila, main yuk" Lagi lagi tak ada jawaban, membuat Gea bersedih.

__ADS_1


"Ya sudah ayuk kita kerumah nenek saja, abang ,kak, mas tunggu bentar ya aku antar Gea dan Gani kerumah nenek nya dulu" Mereka mengangguk, tetapi kakak ipar nya mau ikut, dan jadi nya Mila pergi bersama kakak iparnya.


**


Di jalan.


" Jadi Rido dan ibunya tinggal di dekat sini juga? bukan nya Rido mempunyai istri di komplek depan sana? " Tanya kakak ipar.


" Mereka sudah pisah kak, jadi mantan ibu mertua ngontrak dekat sini bersama Mas Rido".


" Bapak Rido mana? ".


" Sudah berpulang kak".


" Inallillahi,maaf kakak tidak tau" Mila hanya tersenyum.


Tak lama kemudian mereka pun tiba, setelah mengetuk pintu, ternyata Rido yang keluar. Melihat anaknya yang datang Rido berhamburan memeluk anak anak nya.


" Gea Gani ayah kangen" Gani dan Gea mematung karna tidak menyangka ayah nya akan memeluk mereka, tak terasa mereka pun menangis.


Mila dan kakaknya merasa terharu.


" Nak maafin ayah ya sudah jahat sama kalian" Kata Rido sungguh sungguh, Gea Dan Gani tersenyum.

__ADS_1


Tak lama Nenek mereka datang dari warung, beliau melakukan hal sama seperti Rido memeluk cucu cucu kesayangan nya itu dengan sambil menangis, entah berapa lama, nenek mereka menunggu monen itu, dan akhir nya mereka bisa berkumpul lagi.


** Mohon dukungan nya ya😊**


__ADS_2