
Hari mulai sore, Rangga pun pulang, Rangga mendapati rumah yang berantakan dan mendengar suara tangisan dari bayi nya.
Dan lebih terkejut lagi, ternyata Mila sedang tertidur pulas.
Padahal Rangga tidak tau dari tadi Mila sangat kualahan dengan tangisan bayi nya, baru saja hendak tidur tadi, bayi nya langsung bangun.
Sehingga Mila mendapatkan kesempatan tidur di sore harinya, malah kelepasan sangat terlelap karna kelelahan.
Rangga melihat Mila tidur dengan lelap tampa menghiraukan anak nya sedang menangis, membuat Rangga menjadi geram.
" Mila, enak ya bisa tidur, anak nangis tidak tau. " kata Rangga sedikit membentak sambil menggendong anak nya.
Seketika Mila terbangun dan mendapati Rangga sudah berdiri di hadapan nya.
" Eh mas Sudah pulang. " kata Mila sambil memegang kepalanya terasa berputar.
" Apa sih kerjaaan mu dirumah, berantakan semua, dan juga anak nangis kamu enak enakan tidur, " kata Rangga ketus.
" Maaf mas, Tadi Fatih tidur kok, makanya aku juga ikutan tidur, aku ngantuk semalaman hampir tidak tidur. " kata Mila.
Kemudian Rangga menyerahkan Fatih kepada Mila, untuk diberikan Asi.
Kemudian Rangga menuju kamar mandi. Mila yang masih merasa kantuk, memilih bersandar lalu tertidur sambil menyusui anak nya.
Tak Lama Rangga pun keluar selesai mandi, tiba tiba berteriak.
__ADS_1
" Milaaa, awas.. " Rangga secepat kilat menangkap kepala bayinya, karna hampir saja terguling ke bawah karna lepas dari genggaman Mila yang sudah terlelap.
Karmila pun kaget, dia mendapati Rangga sudah di hadapan nya.
" Kamu niat sih menjaga anak, ini si Fatih hampir jatuh karna mu. " kata Rangga marah besar.
" kamu apa apa sih mas, lebay banget, jelas jelas Fatih dalam pangkuan ku, ada bantal juga, ngak mungkin Fatih bakalan jatuh, " kata Mila membela dirinya.
" Sudahlah jangan banyak alasan, kalau terjadi apa apa sama Fatih, kamu tidak akan ku maafkan. " Kata Rangga sambil menggedong Fatih yang sedang tertidur.
" Kamu ini aneh ya mas, dia anakku juga tidak mungkin lah aku membahayakan anak ku sendiri, coba kamu yang merawatnya, aku yakin.. " tiba tiba Rangga menyuruh Mila diam.
" Diam kamu jangan membantah, di mataku kamu salah, aku baru pulang sudah mendapati Fatih menangis kamu malah tidur, masih banyak kesalahan mu yang lain. " Kata Rangga pedas.
" Aku tidak peduli. " kemudian Rangga meletak kan Fatih di atas kasur lalu meninggalkan Mila.
Setelah kepergian Rangga, Mila menangis terisak isak, tidak kuat dengan sikap Rangga kepadanya.
***
Keesok an harinya, hari dimana yang di cemas kan Mila datang juga, dimana di hari ini Keluarganya dari kampung mengunjungi nya.
Benar saja mereka datang lebih awal pagi itu , karna mereka berangkat sudah dua hari yang lalu.
Rangga yang akan hendak berangkat kerja jadi mengurungi niat nya untuk pergi, dia bertampang kesal tapi hanya di tunjuk kan kepada Mila.
__ADS_1
Rangga seperti nya sangat muak dengan situasi seperti itu, lebih memilih bermain dengan Fatih dalam kamar.
Sedangkan Mila menyambut abang dan kakak kakaknya di ruangan tamu.
" Ehh Mila suami mu mana? " kok dari tadi ngak keluar tanya Melisa, kakak yang sempat di benci Mila karna dia penyebab Mila dan Rido bercerai dulu, entah siapa yang berinisiatif mengajaknya ikut kerumah Mila.
" Dia di dalam kak, lagi jagain si fatih Anakku. " kata Mila berusaha menahan emosi nya, karna Mila yakin, Melisa pasti akan berbuat onar.
" Dasar ya, Jelas jelas ada tamu tapi tidak di sambut, kurang ajar adik ipar seperti itu. " di tambah oleh Yani kakak perempuan ke dua dari Mila.
" Sudah sudah kalian tidak sopan." kata Abang kandung Mila.
Tak lama keluarlah Rangga bersama anaknya, Membuat kakak dari Mila terpanah dengan ketampanan nya, sehingga istri dari abang Mila menegur mereka.
" Hai tundukan mata kalian, ingat kalian istri orang, dan dia adalah suami adik kalian paham. " kata kakak Ipar mereka sambil berbisik.
" Biasa aja kali kak, gantengan suami aku kemana mana. " kata Yani berbohong, karna jujur Yani sangat terpesona kepada suami Karmila, karna memang baru kali ini mereka melihat suami baru Karmila.
" Eh bang, kakak, maaf tadi aku di dalam lagi menukar baju si Fatih. " kata Rangga basa basi.
" Cie elah Mila, tega amat kamu Mila nyuruh suamimu ngurusin bayi, itu tugas kamu itu, gimana sih. " Kata Melisa sambil mengejek Mila.
Mila pun tak peduli dengan perkataan Melisa, Mila mengambil Fatih dari tangan Rangga kemudian di serah kan ke kakak ipar nya, karna memang dari tadi ingin melihat bayi mereka.
Karmila harus bersikap tenang dari orang orang yang akan mengganggu hati dan perasaan nya, agar dia bisa menjaga kewarasan nya.
__ADS_1