
Hari berikutnya.
" Rido! antarkan aku ke tempat Rangga. " perintah Angela kepada Rido.
" Aduh buat apa lagi sih Bos? sudah lah bos lupakan Rangga, sampai kapan Bos ngejar ngejar suami orang, dosa loh bos, mending cari yang masih lajang saja, contoh nya seperti aku ini, Jomblo keren, tampan dan mempesona, hehe. " Kata Rido percaya diri.
Angela pun menepuk bahu Rido.
" Pede amat sih kamu, kamu bukan apa apanya di banding Rangga, Rangga itu luar biasa, berkarisma dan... " Belum sempat Angela meneruskan omongan nya sudah di potong oleh Rido.
" Ya ya mestipun banyak kelebihan nya, tapi bos harus ingat itu laki orang, memang nya bos mau di bilang pelakor. " Sontak Angela kaget dan membeku, dan kehabisan kata kata.
" Maka dari itu dengan saya saja bos, ngak kalah ganteng kok. " Rido pun mengedipkan mata nya kepada Angela.
Angela pun menoyor kepala Rido.
" Eh supirku tersayang, ingat yah, yang sopan dikit sama bos mu, kamu pikir aku wanita apaan? semudah itu mau dengan seseorang, apa lagi kamu, laki laki playboy banyak simpanan, yang sudah nyobain kamu juga banyak, kamu pikir aku tidak tau latar belakang mu, pantas saja Karmila meninggal kan mu. " Kata Angela ketus.
" Tapi kan itu dulu bos, sekarang ngak lagi, aku sudah tobat. " Rido pun menunduk karna menyesali setiap perbuatan nya di masa lalu.
kemudian
" Tapi tunggu dulu bos, bos tau dari mana? kalau aku mantan playboy, aku sih ngak akan mengelak sebutan itu, penasaran saja dari mana bos tau? " Tanya Rido.
" Rido, Rido, aku tidak bodoh, sebelum aku menerima kamu kerja dengan aku, aku menguruh orang menyelidiki kamu, aku tidak mau mengerjakan orang yang bermasalah. " Kata Angela.
__ADS_1
" Haha segitu nya ya Bos, pengen tau seluk beluk kehidupan aku, itu bertanda namanya. " Angela pun berkerut kening mendengar penuturan Rido.
" Maksud kamu? ".
" Ya itu bertanda bos ingin mengetahui aku lebih dalam, bos mulai naksir aku yah, hah hah hah, ngaku deh. " Angela pun memutar bola mata malas mendengar omongan Rido.
" Sudah sudah, kamu mau tidak mengantar kan aku ke tempat Rangga, jika tidak , aku akan cari sopir lain. " ancam Angela.
Rido pun membuang nafas kasar.
" Ya sudah bos, susah bicara kepada orang yang sudah terlalu bucin seperti bos. " Sindir Rido.
" Apa kata kamu? . " Angela pun melepar tas nya kepada Rido, langsung di tangkapnya.
" Iya iya maaf deh bos, ayok silakan bos naik. " Rido pun membuka kan pintu mobil untuk Angela.
" Aduh tega amat sih, tapi maaf bos aku tidak bercita cita menjadi pencuri! " Kata Rido sambil memonyong monyongkan bibirnya.
" Terus cita cita kamu apaan? " tanya Angela.
" Mengejar cinta nya bos, hehe. " Angela memutar bola mata malas, lalu membanting pintu mobil.😅
Duarr
" Astaga, aduh bos, kalau aku jantungan gimana, untung cantik, kalau kagak, ku sentil ginjal mu bos. " kata Rido ngomong sendirian.
__ADS_1
" Ridoooo buruaaaaan. " Teriak Angela dari dalam mobil.
" Iya iya bos ku, " Rido pun berlari memasuki mobil, dan melajukan mobilnya menuju kantor Rangga.
Tidak beberapa lama mereka pun sampai.
" Kamu tunggu disini, aku mau masuk, jangan ikuti aku paham. " perintah Angela.
" Siaaap bos ku, " Rido setuju.
Kemudian Angela memasuki kantor tersebut.
***
Tak lama, seperti biasa Angela kembali dengan wajah murung, dan kemudian memasuki mobil sambil menangis, ada raut kekecewaan dari wajahnya itu.
" Antarkan aku ke danau buatan di pinggir kota sekarang! hikhik. " Rido hanya menurut, karna percuma bertanya, nanti Angela pasti marah dengan ke adaan seperti itu.
Beberapa lama kemudian Tiba lah mereka di tepi danau buatan tersebut.
Angela berlari ke arah bendungan, perasaan Rido jadi tidak enak, dia takut terjadi apa apa dengan bos nya itu, Rido yakin kalau bosnya sedang bersedih dia akan melakukan hal buruk, kemudian Rido mengikuti bos nya diam diam.
Sempat Rido kesulitan mencari Angela, karna Angela berjalan dengan cepat.
Tiba tiba Rido melihat Angela sudah berdiri di tepi bendungan yang sangat tinggi, spontan Rido berteriak.
__ADS_1
" Bos, Angelaaaaaa! " Rido sangat panik.