Baju Bekas

Baju Bekas
Ternyata Dia Dalangnya


__ADS_3

" Papa, kenapa sangat tega padaku, papa jahat" Kata Qila mengusap ngusap pipi nya yang sudah kemerahan.


" Papa lakukan ini demi kebaikan mu, kamu harus sopan kepada ibu mu" kata Rangga mengingatkan.


" Dia bukan ibuku, dia hanya wanita asing yang mamasuki keluarga kita".


Rangga ingin melayangkan tangan nya lagi tapi di tahan oleh Mila.


" Jangan mas, Qila masih kecil, belum mengerti apa pun, maaf kan dia mas, ingat mas Qila anak kita, jangan sampai membuat dia jadi troma".


" Tapi dia sudah keterlaluan Mila, cara bicaranya pun tidak seperti anak anak lagi, aku tidak suka itu" Kata Rangga masih melotot kepada Qila.


" Mintak maaf kepada ibumu" kata Rangga tegas.


" Tidak mau, sampai kapan pun aku tidak akan pernah menganggap dia menjadi ibu ku, mama ku telah tiada, nenekku juga tiada karna wanita asing itu" Kata Qila menunjuk ke arah Mila.


" Qilaaaaa" teriak Rangga, Qila pergi ke kamarnya tampa memperdulikan amarah papa nya, Rangga juga tidak bisa bergerak mengejar anak itu, karna di tahan dengan kuat oleh Mila.


" Mila, kenapa kamu menahan ku, biar aku kasih pelajaran anak tidak tau di untung itu".

__ADS_1


" Sudah lah mas, maafkan dia, dia masih sangat kecil, belum mengerti apa apa".


Rangga hanya menghembuskan nafas kasar dan terduduk di atas sofa.


***


Sementara itu di tempat lain Angel tersenyum senyum sendiri.


" Aku rasa, aku telah berhasil menghasut putri Rangga, untuk membenci ibu tirinya, sepertinya aku harus tiap hari datang menemui Qila ke sekolah nya, untuk lebih mempengaruhinya, untuk membenci ibu tirinya, ya ya seperti nya aku harus bergerak cepat, aku tidak sabar lagi mendapatkan mu Rangga" kata Angela di dalam hatinya.


Sambil tersenyum senyum sendiri memikirkan sesuatu, tiba tiba ada yang membuka pintu ruangan nya tampa meminta izin dari nya.


" Hoi kalau masuk ruangan orang permisi dulu, lagian kamu dari mana saja, dari tadi aku hubungi dan cari cari kamu tidak ada, kamu tau tidak sekarang sudah sore, waktunya aku pulang" Panjang kali lembar Angel nyerocos memarahi Rido.


" Maaf bos, aku tadi pulang dulu mau ngambil dompet, karna tadi mau makan siang tapi ngak punya duit, bos juga sih ngak ngajakin aku makan bareng".😂😂


Angel malah melotot dan juga merasa bersalah karna tidak nawarin Rido makan tadi.


" Lah trus kenapa kamu lama sekali pulang nya, masih niat kerja ngak sih" kata Angel ketus.

__ADS_1


" Masih lah bos, maaf bos, tadi anak saya datang dari kampung, rencana mau tinggal dengan saya, ya gitu deh lama nya karna melepas rindu ke anak gitu" Kata Rido berkata jujur.


" Anak mu dengan Mila?" Tanya Angel Penasaran.


" Iya, aku cuma punya anak sama Mila" Kata Rido, seketika Angel tersenyum lebar.


" Bagus berarti anak Mila bersama kamu sekarang kan, itu artinya peluang mu bertemu dengan Mila pasti banyak, bagus dong, kamu pasti senangkan" Tanya Angel.


" Ya sih, memang apa yang bos Rencana kan, apakah, bos berniat menghancurkan keluarga Rangga".


" Weees diam kamu, jangan sok tau, aku hanya mengingin kan Rangga, ya mau tak mau Rangga harus berpisah dengan istrinya, karna aku tidak mau berbagi pasangan dengan orang lain" Kata Angel sambil tertawa jahat.


" Aduh bos jangan gitu dong kasian Mila, dari dulu hidup nya ngak pernah bahagia, saya kasian padanya" Mendengar perkataan Rido, Angel tersenyum mengejek.


" Hek bagus dong, kalau kamu kasian ya sudah, itu giliran kamu yang bahagiakan dia, kembali lah pada nya, dan Rangga sepenuhnya menjadi milik ku" kata Angel masih dengan senyum jahat nya.


" Saya masih mencintai Mila, tapi aku kasian melihat dia menderita terus menerus, jadi kita harus apa bos? " tanya Rido ingin mengetahui rencana besar Angel.


" Kamu liat saja nanti, yang terpenting sekarang, anak yang bersama mu jangan pernah beri izin tinggal dengan Mila lagi, tenang saja, aku akan naik kan gaji mu tiap bulan nya, asal kamu bantu semua rencana ku paham" kata Angel.

__ADS_1


Rido hanya bisa cengengesan, juga sangat penasaran dengan apa yang akan di lakukan oleh bos nya itu.


__ADS_2