Baju Bekas

Baju Bekas
Kado Terindah


__ADS_3

" Mila, mila bangun mila, dokter suster toloooong.." Rangga berteriak teriak di depan rumah sakit itu, dengan cepat Mila di bawa oleh petugas medis menuju UGD.


" Apa yang telah kamu lakukan ke pada istriku, tadi pagi aku tinggal kan dia baik baik saja, kenapa bersama mu dia bisa seperti ini " Kata Rangga sambil menarik baju Rido.


" Eh santai dong, ngak usah narik baju segala" Rido berusaha melepas kan tangan Rangga dari bajunya.


Bugh.


Satu **kulan mendarat di wajah Rido, Rido meringai kesakitan, dengan cepat kilat dia membalas satu **kulan pula kepada Rangga.


" Seharus nya aku yang tanya, kamu becus atau tidak menjaga nya, kenapa dia seperti itu, apa kah kamu tidak perhatian pada nya, apa kamu sudah tanya dia sudah makan apa belum, aku yakin sekarang dia sedang menderita karna mu" Mendengar perkataan Rido, Rangga jadi membeku, dia juga merasa bersalah terlalu egois selama ini kepada Mila.


" Kalian bisa tenang tidak, ini rumah sakit, kalau bikin rusuh silakan keluar dari sini" kata Seorang suster.


Rangga dan Rido mulai diam, dan sangat cemas dengan keadaan Mila di dalam sana.


Tak beberapa lama, dokter keluar.


sontak Rangga dan Rido berdiri.

__ADS_1


" Siapa diantara kalian suami pasien? " tanya Dokter" Rangga maju kedepan, Rido terpaksa menahan langkah nya karna dia sadar Mila bukan siapa siapa nya lagi.


" Saya dok".


" Mari ikut saya" kata dokter.


Rangga mengikuti dokter, sekarang tinggalah Rido sendirian, tak lama kemudian dia pun juga pergi menuju ruang rawat ibunya.


Sementara itu.


" Sebenarnya istri saya kenapa dok, perasaan tadi pagi baik baik saja.


" Benarkah dok, terima kasih ya dok saya sangat senang dok, syukurlah" Rangga bersyukur sedalam dalam nya, karna memang dia sangat menunggu momen seperti ini.


" Iya, ya sudah saya permisi dulu" Dokterpun meninggalkan ruangan itu.


Tak lama Mila pun bangun, dan sangat terkejut karna Rangga ada di sisinya.


" Mas maaf kan aku, maafkan aku karna tidak meminta izin kepadamu untuk keluar rumah" tiba tiba Rangga menyuruh Mila diam.

__ADS_1


" Sssstts jangan berisik ini rumah sakit, sebenar nya aku sangat marah kepadamu, karna kamu telah mengecewakan aku, tapi ya sudah lah, yang jelas kamu telah membuat bahagia, " Rangga berusaha melupakan kesalahan Mila dan juga kecemburuan nya terhadap Rido.


" Buat kamu bahagia? Maksud mas apa? " tanya Mila heran.


" Kamu telah memberikan Kado Terindah dalam hidupku, selamat ya sayang kamu punya anak lagi" kata Rangga dengan senyum merekah.


" Apa mas? Aku sedang hamil gitu" Mata Mila berkaca kaca mendengar berita itu.


" Iya" Rangga pun memeluk Mila begitu hangat nya.


" Aku ngak menyangka di kasih kepercayaan lagi, itu yang ku tunggu tunggu sejak awal kita nikah dulu" kata Mila dengan senyuman yang merona.


" Makasih ya sayang, mulai sekarang kita lupakan semua masalah kita, kita harus menjaga cabang bayi ini, dia masih lemah" kata Rangga sambil mencium kening Mila.


" Iya mas, sekali lagi maafkan semua kesalahan aku selama ini ya mas, yang sering buat kamu kecewa".


" Iya kamu juga maafin mas ya, karna terlalu egois kepadamu selama ini".


Mila mengangguk, dan mereka pun saling memper erat pelukan.

__ADS_1


__ADS_2