Balas Dendam Sang Putri

Balas Dendam Sang Putri
Surat Ayah


__ADS_3

Kamar Hotel


sekitar tiga puluh menit yang lalu agatha menyelesaikan segala urusannya dengan pengacara ayahnya, pak reza.


agatha berdiri di balkon kamar hotelnya menikmati pemandangan kota di depannya yang menjadi sangat indah di malam hari. semilir angin malam mengibaskan rambut panjangnya yang sengaja ia gerai. agatha menutup matanya, membiarkan hembusan angin menerpa wajahnya.


Flashback on


'lohh ngapain dia disini?' batin agatha menatap tak suka lalu mengalihkan pandangannya kearah pak reza sambil mengukir seulas senyum di bibir mungilnya.


"sini nak agatha. ohh iya, saya juga mengundang pak arsyad untuk mewakili perusahaan sekaligus menjadi saksi. nona tidak keberatan bukan?" sapa pak reza sambil menjelaskan tujuannya mengajak pria yang tadi ditatap agatha dengan sorot mata tidak suka, yang ternyata adalah arsyad.


"Gapapa kok pak. kalau boleh tau pertemuan ini untuk apa ya pak?"


"jadi gini non, sebelum pak rahardian wafat." kalimat pak reza terpotong, lalu menatap agatha. memastikan agatha tidak terganggu dengan ucapannya. "beliau sudah mengatur surat wasiat resmi, dan isinya adalah semua harta yang dimiliki pak rahardian diberikan kepada anda." jelas pak reza sambil memberikan map yang berisi surat wasiat ayahnya.


'tuhkan benar, ini tentang wasiat ayah.' batin agatha sambil mengambil map yang disodorkan pak reza.


"dan..." pak reza lagi-lagi menjeda kalimatnya. "ini ada surat pribadi dari pak rahardian untuk nona. dia memberikannya tiga hari sebelum insiden itu." jelas pak reza lagi sambil menyodorkan amplop putih panjang kepada agatha.


"surat?" agatha mengerutkan keningnya sambil menggapai amplop tersebut.

__ADS_1


"pak rahardian sudah menyiapkan semuanya dengan sempurna. bahkan beliau sampai menyimpan surat untuk bu agatha. sepertinya dia sudah tau ini akan terjadi." celetuk arsyad dengan muka datarnya.


pak reza dan agata langsung mengalihkan pandangannya kesumber suara.


"paan sih lo, jangan sembarangan ngomong. kalau ayah tau ini bakal terjadi pasti ayah ngumpulin banyak bodyguard buat ngejaga kami semua. dan jangan panggil gue bu, gue bukan ibu lo." cerca agatha kesal.


"bukan begitu bu-emm nona agatha. tapi coba pikir-pikir lagi. pak rahardian sudah menyiapkan surat wasiat resmi yang tidak bisa dibantah siapapun, dan bahkan sampai menulis surat pribadi untuk anda." jelas arsyad mencoba tenang dengan sikap tidak sopan agatha.


"lo bahkan gak tau apa isi surat ini. jangan langsung menyimpulkan sesuatu yang belum jelas pak!!!." balas agatha kesal.


"saya cuman memberikan pendapat saya."


"tidak ada yang minta pendapat lo."


"sudah sudah, kalian kenapa malah berantem." pak reza menengahi.


"ini non kunci rumah pak rahardian. polisi kemarin mengembalikannya kepada saya."


setelah pertemuan itu, mereka bertiga makan malam bersama. agatha dan arsyad sempat menolak, tapi pak reza bersikeras untuk membujuk keduanya makan bersama.


Flashback off

__ADS_1


Agatha membuka matanya, kembali memandangi perumahan di depannya. terlihat di sebagian kompleks rumah sudah gelap, mungkin pemiliknya sudah menuju kealam mimpi.


huffff....


agatha membuang nafasnya berat dan berlaly masuk kemar untuk merebahkan tubuhnya. tak lama agatha pun terlelap, hari ini memang sangat melelahkan baginya.


*****


keesokan paginya


agatha telah siap denga seragam sekolahnya. hari ini dia memilih untuk kembali ke sekolah. ia melirik barang-barang yang diberikan pengacara ayahnya semalam.


agatha penasaran dengan isi surat yang tinggalkan ayahnya. dia pun meraih surat tersebut, berhubung hari masih sangat dini. dia memang memilih untuk bangun dan bersiap-siap lebih cepat hari ini.


"ayah ibu. agatha kangen." ucap agatha memegangi amplop berisi surat dari ayahnya itu.


agatha membuka amplop itu dan melihat kertas yang sudah dipenuhi tinta hitam. dia mengeluarkan kertas itu, dan tanpa sengaja sebuah benda terjatuh dari dalam amplop. dengan penuh keheranan, agatah meraih benda tersebut.


"ini apaan."


"aaaaaaaa.........

__ADS_1


#hwello hwello readers. ini udah hampir masuk ke konflik aslinya. ikuti terus yah kisah agatha.


jangan lupa tinggalkan jejak kalian para readersssss♥♥♥


__ADS_2