Balas Dendam Sang Putri

Balas Dendam Sang Putri
Kejadian Di Pasar Malam


__ADS_3

Liu untuk Amerta mau melakukan apa pada malam itu karena memang mereka libur, hal itu jelas membuat Arya pun bersemangat untuk pergi ke pasar malam.


"Amerta, kita pergi saja bermain dan menghabiskan malam ini daripada memikirkan penyerangan," ajak Arya saat itu karena memang dia juga ingin bersantai.


"Bolehkah?" tanya Amarta meminta izin kepada Liu.


"Terserah kalian berdua, asal jangan perang di sini karena ini tempat umum dan ramai. Karena kalian merasa berkelahi kadang membuatku pusing untuk bisa menghentikan kalian," jawab Liu yang sering melihat Amerta dan juga Arya terus bersih tegang dan hal itu jelas membuat Liu merasa khawatir jika mereka ditinggal berdua.


"Baik, Kak. Yuk," mengajak amirta untuk pergi melihat pasar malam sekalian agar mereka juga bisa beristirahat karena tugas yang diberikan oleh Liu yang begitu banyak.


Jelas membuat Arya juga ingin sedikit beristirahat apalagi mereka sudah mendapatkan izin dari Liu, yang mana membuat Arya pun dengan senang hati memilih untuk memutari pasar malam dan bersenang-senang.


kapan lagi mereka bisa melihat pasar malam di sana yang cukup ramai, walaupun banyak sekali pengawal kerajaan. Hal itu tidak menjadi masalah besar bagi Arya karena dia sedang tidak bertugas, jadi dia juga tidak mengawasi para pengawal kerajaan yang sedang berpatroli di setiap sudut pasar malam.


Ameta mau menyia-nyiakan kesempatan tersebut, Hal itu membuat Amerta pun akhirnya mengikuti Arya. Karena memang Arya terlihat begitu bersemangat dan sepertinya akan sangat menyenangkan, jadi Amerta berusaha mengikuti apa yang dilakukan oleh Arya dengan berkeliling di pasar malam.


"Aku kira kau tidak akan ikut denganku," kata Arya melihat Amarta yang ada di sampingnya Hal itu membuat Amerta pun melirik tak suka dengan pertanyaan tersebut.

__ADS_1


Padahal tadi dia yang sudah meminta izin kepada kakaknya untuk pergi bersenang-senang. Tapi saat Amerta mengikutinya malah mendapat pertanyaan seperti itu seakan Arya tidak suka dengan kehadirannya.


"Aku keberatan jika aku ikut denganmu?" tanya Amerta dengan nada yang kesal, karena dia selalu saja bisa membuatnya kesal Padahal tadi dia pun berharap agar bisa ikut bersenang-senang dan tidak selalu saja dibikin uring-uringan.


"Bukan begitu maksudku, aku senang jika kau ikut pergi denganku. Jadi aku bertanya seperti itu agar aku meyakinkan diriku sendiri Kau benar-benar mau ikut denganku dan mau pergi ke pasar malam ini bersama, karena banyak hal yang akan kita lewati di mana persiapkan sangat seru tapi kok tidak boleh marah kepadaku apalagi berkelahi sesuai dengan apa yang dikatakan oleh Liu," jelas Arya kepada Amerta membuat Ameta hanya melirik tidak suka, dari tadi juga di Amerika sudah mendengarkan apa yang dikatakan oleh kakaknya.


Yang benar Amerta selalu saja memancing emosi Liu dan selalu saja membuat masalah, tapi kali ini dia juga tahu tempat di mana dia juga tidak akan membuat masalah di keramaian..


Apalagi di sana banyak pengawal kerajaan yang jelas membuat Amerta juga merasa tidak nyaman, hal itu disebabkan selama ini Amerta yang selalu saja mendapatkan tugas dari sang kakak untuk menyelidiki tentang kerajaan Kazan pun mendapat temuan yang benar-benar luar biasa, di mana hal itu membuat Amarta paham dan jelas mengenai pembunuhan dan juga fitnah kejam yang diberikan kepada ayahnya.


Itu selama ini Amerta, Liu dan Arya selalu saja menyerang para petinggi kerajaan secara diam-diam, hal itu agar mengurangi tenaga dan juga kekuatan yang dimiliki oleh mereka karena memang tidak cukup banyak.


"Suasana di pasar malam cukup ramai, jadi aku tidak akan menantangmu untuk bertanding kau tenang saja," kata Amerta saat itu mendengar celotehan dari Arya yang selalu saja menyalahkanmu.


"Iya baiklah aku juga tidak akan bertanding dan juga melawanmu, karena kita juga tidak bisa menarik perhatian para pengawal yang sedang berjaga," Kata Arya yang tahu jika di sekitar mereka banyak penjagaan hingga membuat mereka pun berpura-pura sebagai pengunjung biasa.


"Aku setuju denganmu, Kenapa pula mereka membuat pasar malam. Padahal banyak pejabat kerajaan yang meninggal," kata Amerta yang tahu jika memang selama ini Amerta setelah yang berusaha memburu para pejabat tersebut dan tahu jika sudah banyak yang meninggal, tapi tetap saja kerajaan mengadakan pasar malam yang mana hal itu mengundang keramaian

__ADS_1


"Salah mungkin ini adalah cara mereka untuk mencegah agar kita tidak menyerang para pejabat kerajaan, karena keramaian seperti ini pun akan sangat sulit untuk kita beraksi," kata Arya saat itu memahami kondisi yang dialami oleh kerajaan Kazan.


Di mana mereka juga takut jika terus diserang hingga membuat acara di mana menarik keramaian, agar di kerajaan bisa tenang dan juga tidak terus kehilangan para pejabat dan juga tinggi kerajaan, yang selama ini selalu saja mati secara tiba-tiba dan hal itu pun belum ditemukan Apa penyebabnya.


Karena mereka juga tidak memiliki masalah dengan kerajaan raja, juga sudah menyelidiki dan mengerahkan seluruh pasukan untuk mencari orang-orang yang dicurigai telah menjadi pembunuhnya.


Tapi tetap saja semua tidak mendapatkan hasil, karena hal itu pun membuat sang raja yang merasa bingung dengan apa yang sedang terjadi.


Hal itu jelas membuat Amerta dan juga Arya pun harus tetap waspada dan berhati-hati, karena mereka berdua memang berlaku utama dari kejadian-kejadian yang menimpa kerajaan Kazan. Mengetahui jika memang beliau berusaha untuk membalas dendam dengan cara diam-diam seperti itu dan tidak langsung menyerang kerajaan.


Apalagi area yang memang terlibat dalam penyerangan tersebut pun dia tetap saja santai dan juga tidak menunjukkan gelagat mencurigakan sama sekali, mereka berdua berjalan seperti pengunjung pada umumnya.


"Sebaiknya kita juga harus berhati-hati, jika ada pengawal yang mencurigai kita maka tamatlah riwayat kita," kata Amerta memperingati area saat itu melihat kelakuan ada yang tidak ada takut-takutnya pun kadang membuat Amerika juga merasa was-was.


"Mereka juga tidak bisa asal tuduh dan asal tangkap saja, pasti akan menyelidiki lebih dulu aku kan tidak mencurigakan," kata Arya saat itu menjelaskan kepada amirta dengan rasa penuh percaya diri.


Tapi sayang rasa percaya diri itu tiba-tiba menghilang saat kedua pengawal menghentikan mereka berdua, hal itu jelas membuat Arya pun kaget pasalnya dia tidak mengira jika ada pengawal yang akan menghentikannya, karena dia mengira jika pengawal hanya sedang berpatroli dan tidak menghentikan orang.

__ADS_1


__ADS_2