
Mulai sekarang author bakal ganti penamaan Agatha Alesya Daniswara menjadi Keana Beltran yahhh. Ini biar kalian nggak bingung lagi kalau author tiba-tiba ganti nama Agatha.
*****
Keana menyusuri setiap lorong di gedung itu. Sedang Claudia sudah diminta oleh Keana untuk menunggu di mobil. Semakin Keana mengetahui setiap sudut gedung sekolah itu, semakin pula Keana mengaguminya. Tapi, ada sesuatu yang mengganggunya di ujung lorong yang terlihat sepi. Dengan diselimuti rasa penasaran, Keana melangkahkan kakinya dengan pelan tapi pasti menuju ke ujung lorong.
"Keana...," Suara seseorang memanggil Keana. Namun dihiraukannya, karna belum terbiasa dengan panggilan Keana. Keana masih terus melangkahkan kakinya.
"Keana...," Panggilnya lagi, Keana yang mendengar teriakan seseorang langsung berbalik. Dia menyipitkan matanya mengamati orang yang berteriak tadi semakin mendekat kearahnya.
"Kak Clau." Ucap Keana saat menyadari bahwa yang berteriak adalag Claudia. "Ohh iya, gue lupa lagi. Kan mulai sekarang gue bakal hidup sebagai Keana bukan Agatha lagi, sampai si brengs*k itu ketemu." Senyum miris Keana terukir dibibir mungilnya.
"Kenapa anda lama sekali nona Keana? Non Ainsley sudah menunggu di mansion." Tanya Claudia saat tiba dihadapan Keana.
"Sorry, kak. Itu disana kayak ada yang sedang di Bully dehh. Agatha cuman penasaran aja, jadi Agatha pengen mastiin." Jelas Keana sambil menunjuk sekumpulan siswi di ujung lorong.
Claudia langsung clingak clinguk saat mendengar Keana menyebutkan nama Agatha.
"Kenapa kak? Apa ada yang salah?" Tanya Keana yang melihat tingkah aneh Claudia menurutnya.
__ADS_1
"Nona Keana, anda jangan lupa dengan apa yang sudah dikatakan non Ainsley kepada anda kemarin. Sekarang anda bukan lagi Agatha Alesya Daniswara, tapi anda adalah Keana Beltran!! Anda harus ingat satu hal, ini semua Non Ainsley lakukan untuk kebaikan anda nona. Mohon kerja samanya." Jelas Claudia penuh penekanan saat menyebutkan nama 'Keana Beltran'.
"I-iya, kak. Sorry, tadi aku lupa soalnya." Jawab Keana cengingiran merasa tak bersalah. Menurutnya ini bukanlah masalah besar, tohh tidak ada orang yang mendengarnya.
"Yasudah, untung tidak ada yang mendengar anda. Sekarang mari kita kembali ke mansion non Ainsley." Ajak Claudia yang langsung berbalik dan berjalan menyusuri lorong yang disusul oleh Keana.
'Tadi..., perempuan tadi kayaknya familiar banget. Tapi, gue pernah liat dimana yah. Kak Clau juga sih datang di waktu yang tidak tepat. Kan aku mau mastiin siapa perempuan tadi.' Batin Agatha yang penasaran dengan salah satu siswi yang membully tadi.
***
Di tempat lain
"Lo senangkan punya superhero waktu itu?" Tanya Arabella sambil menjambak kasar rambut Arsyita yang terduduk lemah dihadapannya, sedang teman-temannya yang lain hanya berdiri menyaksikan tontonan itu dengan tawa kepuasan.
"Lo naro duit lo dimana, hah?" Tanyanya saat tidak mendapati uang di saku Arsyita.
"Gu-Gue gak bawa duit Ra." Arsyita tergagap menahan sakit di kepalanya akibat jambakan Ara yang tak kunjung lepas.
"Gak usah bohong lo. Gue bukan anak kecil yang mudah lo bohongi. Siniin duitnya atau lo bakal tau akibatnya." Kesal Ara menarik rambut Arsyita semakin keras.
__ADS_1
"Gu-gue beneran gak bawa duit Ra. Gue gak bohong." Jelas Arsyita.
Arabella melepaskan rambut Arsyita lalu beralih mengacak acak isi tas Arsyita. "Lo cek ke loker milik ni anak." Suruh Ara kepada salah satu pengikutnya sambil menyerahkan kunci loker yang didapat dari tas Arsyita.
"Kenapa? Lo takut ketahuan bohong." Tanya Ara kepada Arsyita yang terlihat gelisah setelah kepergian suruhan Ara.
Tak berselang lama, datanglah sang suruhan dengan senyum mengejek ke arah Arsyita sambil menggoyang goyangkan dompet Arsyita.
"Yaelah, berani juga ni anak ngebohongni Ara. Masih belum kapok apa." Cerca salah satu teman Ara yang berdiri di belakangnya, mencoba memancing amarah Ara tentunya.
"Cek." Suruh Arabella saat suruhannya sampai.
"Banyak Ra, kita bisa puas shopping kok." Ucapnya sambil mengeluarkan lembaran-lembaran uang dari dompet Arsyita.
"Lo udah mulai berani ya bohong sama gue. Lo kira superhero lo itu bakal muncul lagi apa?" Kesal Ara, tapi juga terselip ejekan di setiap kata katanya. "Tapi, karna uang lo banyak gak papa, kali ini gue maklumi. Cabut." Ucapnya sebelum pergi meninggalkan Arsyita.
♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥
#Author up lagi nih. Maaf yah, author belum bisa up setiap hari seperti sebelumnya.
__ADS_1
Jangan lupa dukungannya, like, komen and vote kalian sangat bermanfaat bagi kami para author untuk semakin bersemangat dalam menghasilkan karya karya kedepannya.
Lop you❤♥