Balas Dendam Sang Putri

Balas Dendam Sang Putri
Menyaksikan Pertandingan


__ADS_3

Amerta tekah menantikan hari dimana ia bisa bertanding dalam turnamen beladiri yang di adakan di Akademi.


"Lagu sudah lama menantikan ini dan aku akan buktikan kepada mereka kelompok yang aku miliki aku tidak hanya bermain-main di akademi ini tapi aku memilikimu pedang yang sangat aku tunjukkan kepada mereka agar mereka tahu siapa aku sebenarnya," kata Amerta bertekad dalam hati sebelum dia pergi ke mengikuti turnamen beladiri yang diadakan di Akademi dengan semangat penuh dan keyakinan yang penuh akan kemenangan pun berangkat ke akademi dan di sana dia menunggu untuk bertanding.


Arya juga bertanding saat itu pun duduk di bangku beserta melihat Amerta yang sudah hadir sejak pagi pun membuat Arya segera datang menghampiri Amerta dan duduk disamping sana seperti biasa dia selalu saja duduk di samping rela karena memang Arya ini dekat dengan Amerta saat itu.


"Bagaimana kalau hari ini apakah sudah siap untuk bertanding kau begitu tega meninggalkanku kemarin, aku ditinggal sendirian di ruang hukuman, kalian begitu tega tidak ingat dengan ku," kata Arya yang saat itu ada di samping Amerta dan Amerta mencoba mengabaikan perkataan dari Arya.


"Enggak benar-benar menyebalkan sekali apa kamu sekarang mengabaikanku setelah melakukan semua hal itu kepadaku dan sekarang kau mengabaikanku begitu saja kau ini benar-benar tidak mendengarkan atau sengaja tidak mau ingin mendengar perkataanku," kata Arya yang tahu saat itu dia diabaikan oleh sinar bahkan saya tidak menjawab perkataan darinya Dan duduk diam saja melihat arena pertandingan.


"Diamlah dini hari aku bertanding Aku tidak ingin membuat kesalahan yang sama dan membuat aku dihukum aku lagi di sekolah baik hati setiap kali aku duduk dengan Bupati saja membuat keributan kok Bisa tidak yang tidak untuk satu hari ini saja," kata Amerta yang akhirnya menyuruh Arya untuk diam.

__ADS_1


Aryat tahu jika Amerta tidak begitu suka dengan keributan dan Hal itu membuat Arya pun diam karena dia juga memiliki jatah untuk bertanding hari itu maka jika dia membuat keributan saat itu dia sama saja tidak mengikuti pertandingan Dan semoga saja bisa didiskualifikasi juga maka hal itulah yang tidak diinginkan oleh Arya.


Pertandingan yang sedang berlangsung di arena pertandingan sedang berlangsung cukup sekian di mana mereka benar-benar perdagangan dengan serius dan mereka harus mengakhiri pertandingan 3 salah satu diantara mereka ada yang mengaku kalah atau salah satu diantara mereka benar-benar kala dan tidak sanggup untuk bangun kembali atau melanjutkan pertandingan dan satu diantara mereka yang akan dinyatakan menang yang akan bertanding besok hari untuk melanjutkan turnamen tersebut.


Jadi mereka harus benar-benar fokus untuk melakukan pertandingan itu karena pertandingan itu merupakan perundingan penentuan yang mana mereka setelah lulus ini harus bertanding siswa kelas itu dibedakan dengan kekuatan mereka saat itu karena semua mendapatkan yang sama dan mereka juga memiliki yang berbeda-beda tapi mereka juga harus bisa memenangkan pertandingan tersebut walaupun guru yang mengajari mereka berbeda.


"Baiklah aku akan diam untuk saat ini saja karena aku juga memiliki jadwal untuk bertanding dan aku juga tidak mau dihukum gara-gara kamu," kata Arya yang saat itu memilih fokus pada pertandingan yang sedang berlangsung di arena pertarungan.


Pertandingan yang benar-benar sangat mereka berdua pun mematikan lawan dengan mereka dan melihat siapa yang menang di antara mereka sehingga mereka memiliki referensi untuk mengalahkan lawan mereka saat nanti. Mereka juga menang dan hal itu pun sudah diyakini oleh mereka berdua, jika mereka dua pasti akan memenangkan pertandingan itu dilihat dari kemampuan mereka masing-masing.


Arya yang selama ini memang selalu banyak bicara dan selalu memiliki keinginan yang dan mengikuti insting yang diyakini hal itu pun membuat dia benar-benar menjadi sosok yang tangguh saat bertarung karena dia tidak pernah menganggap lawannya dan dan tidak pernah membuat lawannya bisa memenangkan pertandingan.

__ADS_1


Karena dia selalu serius dalam setiap pertandingan dan itulah membuat sangat ditakuti oleh semua orang karena banyak orang yang sudah mengetahui kekuatan dari Arya masalah ini bisa menggunakan pedang dia juga bisa bertarung dengan menggunakan tangan kosong dalam kesempatan itu membuat orang lain merasa iri.


Tapi dari kehebatannya semua itu juga sering berlatih sendirian walaupun tanpa disuruh oleh Sang Guru dia juga bisa mengkombinasikan jurus yang digunakan, berlatih apa yang diingini dan apa yang dilakukan.


Karena dulu dia pernah diberitahu oleh jenderal “Jangan pernah meremehkan lawan sekecil apapun karena lawan yang ada di depan mata harus dihadapi dengan serius dan jangan pernah meninggalkan latihanmu sekecil apapun dan harus selalu berlatih agar bisa menjadi orang yang sangat hebat dan mengulangi semua latihan yang sudah diberikan oleh gurumu”


Itulah yang selalu ayah menerapkan dan teringat selalu dalam pikirannya bagaimana dia bisa menjadi seorang yang hebat dan saat itu juga yang pernah diselenggarakan oleh orang yang membuat Arya memiliki hutang Budi kepada Sang jenderal.


Saat mengetahui hal itu juga anggota yang sakit hati tapi hal tersebut tidak ditunjukkan berlebihan dan selama ini juga yang selalu mendekati Liu walaupun tidak berani mengeluarkan karena dulu dia masih dianggap anak kecil oleh sang ayah dan sekarang saat dia sudah beranjak dewasa dan sudah memiliki tanggung jawab yang mana dia mempunyai perjanjian dengan sang Ayah asalkan dibebaskan dari penjara yang mana dia menjanjikan akan merebut kembali perbatasan.


Hal itu membuat sang ayah percaya kepada Arya yang saat itu untuk membuktikan bahwa dirinya sanggup merebut perbatasan yang merupakan perbatasan milik kerajaan Sonic, tapi sekarang perbatasan itu dikuasai oleh kerajaan yang mana hal itu adalah hal yang sangat disayangkan jika yang tidak bisa membuktikan kepada sang raja.

__ADS_1


Sama halnya dia memasukkan kembali video ke dalam penjara dan mereka berdua memang sudah terlihat saat kerjasama serta perjanjian dengan sang raja walaupun mereka harus berlatih terlebih dahulu di Akademi. Hal itu tidak membuat masalah bagi sang raja asalkan setelah selesai berarti di Akademi mereka membuktikan kemampuan mereka.


Amerta yang sedari dulu hidupnya selalu saja dihina karena tidak mampu yang dia miliki dan berasal dari keluarga yang memang sangat sederhana dia yang hidup sebatang kara mendapat hinaan dan cacian seorang dia ingin membuktikan kepada semua orang bahwa dirinya mampu menjadi seorang pemenang yang mana sudah dinantikan sejak dulu ini menunjukkan kepada Sang Guru bahwa dirinya merupakan ahli bidang yang sangat hebat.


__ADS_2