Balas Dendam Sang Putri

Balas Dendam Sang Putri
Ingkar Janji


__ADS_3

Hari kedua Amerta yang bertarung dan juga Arya juga memiliki ciri lahan untuk bertarung karena mereka memenangkan turnamen kemarin hal itu yang membuat mereka berdua bertarung Ameta sudah mengetahui kekuatan air terjadi saat ayam yang bertarung cukup lama.


Amerta hanya tersenyum saja melihat ayam Yang licik tidak menunjukkan kekuatan yang sebenarnya hanya bermain-main saja di arena pertandingan tersebut hal itu pun tidak membuat orang marah karena dari segi juga tidak akan bisa mengalahkan ayam serangan dari ayamnya tidak terlihat sama sekali itulah yang dinamakan pedang bayangan maka akan selalu memperingati cara untuk tidak melawan ayam.


Cara mereka memiliki jadwal waktu yang sama untuk bertarung di turnamen yang diadakan di Akademi tersebut pasti akan membuat mereka bisa bertemu dan bisa melawan satu sama lain hal itulah yang ditakutkan oleh karena itu membela keduanya dan mencalonkan duanya untuk bisa menjadi juara di turnamen tersebut.


Apalagi kekuatan ayam yang luar biasa tidak akan bisa mengalahkan kekuatan yang dimiliki oleh Amerta saat itu yang baru saja bisa menguasai ilmu pedang walaupun belum menguasai ilmu berenang tapi Ameta sudah memiliki kekuatan tenaga dalam seperti Sang Dewi yaitu kekuatan pedang teratai dan juga pedang angin.


Hal itu tentu saja membuat Arya berbangga dengan kemampuan yang dimiliki oleh serat tapi Arya juga bangga melihat kemampuannya sendiri dan ingin terus bertahan hingga akhir dan bisa memenangkan pertandingan tersebut walaupun tidak mendapatkan juara pertama sekalipun.

__ADS_1


"Kenapa kau tidak pernah serius dalam melakukan pertandingan kau selalu saja bermain-main," kata Liu yang menegur Arya saat sudah selesai pertandingan dan Hal itu membuat Arya hanya tersenyum saja tidak mau menunjukkan kehebatannya di depan umum.


"Kau tahu sendiri kan Bagaimana Ayahku aku tidak boleh menunjukkan kehebatanku didengar bang jadi aku harus menahan nya dan aku tidak ingin memberitahukan kepada mereka semua tentang kehebatan yang aku miliki selama ini dan aku tidak akan menunjukkan kepada mereka tentang siapa Aku maka dari itu aku selalu saja menutupi rahasia Jika aku seorang pangeran dan hal itulah yang membuat aku selalu bertahan untuk menjadi orang yang tidak terlalu memiliki kekuatan yang sangat tinggi dan selalu bersikap tenang Ya itu yang selalu aku jaga dan aku usahakan agar semua orang tidak mengenaliku dan tidak mengincarku karena aku memiliki beban berat untuk menghentikan Ayahku menjadi seorang raja jika aku tidak bisa berhasil untuk menjadi seorang raja dan tidak bisa menahan keinginan ku tersebut aku akan menjadi anak yang gagal maka dari itu aku tidak pernah menyia-nyiakan kesempatan ini untuk berlatih menahan kekuatan ku sendiri agar orang lain tidak mampu melawan ku dan juga tidak membuang kekuatan yang aku miliki," kata Arya bicara bicara panjang lebar menjelaskan kepada Liu hingga membuat Liu pun paham bagaimana kehidupan Arya selama ini yang mana Ayah mempertahankan dirinya dan untuk selalu seperti terlihat seperti murid pada umumnya Padahal dia sendiri menyimpan begitu banyak masalah.


"Aku tahu dan terus berjuang jangan sampai kau mengingkari apa yang sudah kau katakan kepadaku terus mempertahankan apa yang sudah kita pertahankan dan terus berusaha untuk menjadi yang terbaik meski tidak menjadi seorang yang berlebihan Aku menyukai sifatmu dan aku berharap kau bisa terus bekerja sama denganku sampai aku menepati janjiku kepada kerajaan Hal itulah yang aku ingin lakukan secepatnya tapi sayang ini masih belum selesai dan masih banyak di antara kalian yang belum menyelesaikan turnamen tersebut hingga membuatku bertahan di sini sampai turnamen bela diri ini benar-benar," batal Liu yang saat itu juga ingin segera pergi dari Akademi tersebut dan segera pergi ke kerajaan Toma yang mana sudah menunda beberapa tahun untuk membersihkan nama baik sang ayah yang mana masih teringat Jelas.


Jika ayahnya merupakan jenderal dari kerajaan yang begitu setia tapi dibunuh oleh sang raja dan tanpa perlindungan sedikitpun bahkan itu sebagai seorang penghianat Hal itu benar-benar membuat telur sakit hati dan ingin meluruskan perkara tentang ayahnya tersebut walaupun tidak boleh dibuka kasus yang sudah lama di tutup oleh kerajaan akan berusaha untuk bisa membuka lagi kasus yang sangat jika Injil tersebut.


Arya menurut anda agar sadar pada dirinya dan tidak terlalu berharap kepada Pangeran alardo agar tidak terlalu berharap kepada dia dan agar tidak terlalu mengharapkan kedatangan ya karena ayamnya sudah memberi tahu kepada Amerta dan berat sini benar-benar sadar di mana posisinya dia hanya sebagai seorang pelayan yang membersihkan kuda milik pangeran dan berat untuk tidak lebih dari itu.

__ADS_1


Karena melihat Liu yang masih terus menunggu Pangeran Arya dan bahan membuat ayam mati tidak tahan akan hal itu dan terus-menerus setiap hari untuk tidak mengharapkan kehadiran Pangeran Aldo selama kompetisi itu berlangsung dan selama ayam berada di dekat Amerta Pasti ayah mah selalu berkata pada sendok untuk tidak menunggu pangeran Alardo.


Pangeran alardo yang benar-benar membuat Henna terus menunggunya karena menganggap Pangeran udara untuk adalah orang yang baik yang sudah menolongnya hingga dia Bisa berlatih di Akademi tersebut.


Tapi Padahal di balik itu semua panggilan tidak memiliki niatan sepenuhnya untuk menolong janda benar apa yang dikatakan oleh Arya, Pangeran mengajak senang saat itu karena sinar dekat dengan kuda putih miliknya hingga membuat pameran pun mengajak senang saat itu warna juga melihatnya sebagai seorang yatim piatu dan ingin menyekolahkan.


Jadi Akademi yang sama dengan dirinya dan berencana untuk menjadikan dia seorang panglima perang miliknya tapi sayang sekali setelah mengetahui jika sin adalah seorang wanita bayaran lebih baik memilih pergi dari situ dan tidak menepati janjinya karena seorang pangeran bukanlah seorang seorang panglima perang bukanlah seorang wanita.


Hal itulah yang membuat Pangeran meninggalkan saat itu dan tidak pernah menepati janjinya sama sekali.

__ADS_1


Pangeran alardo menganggap sinar sedari awal seorang laki-laki maka dari itu bangeran selalu percaya akan hal itu dan ingin menjadikannya panglima perang tanpa diketahui oleh Nia sebenarnya seorang perempuan hingga kabar tersebarnya senayang seorang perempuan tersebut membuat harapan Pangeran Alardo aku pun pupus sehingga dia lulus dari Akademi tersebut langsung segera pulang dan tidak mengikuti turnamen tandingan beladiri yang diadakan di Academy.


Keputusannya untuk tidak menepati janji adalah hal yang mendasar baginya dan keputusannya untuk tidak bertemu dengan sin adalah yang merupakan yang terbaik untuknya apalagi selama ini pangeran yang memperlakukan saya seperti seorang laki-laki juga membuat dirinya malu jika harus bertemu dengan Amerta lagi.


__ADS_2