Balas Dendam Sang Putri

Balas Dendam Sang Putri
Bertemu Teman Lama


__ADS_3

"Rencana kedepan Nilan akan masih tetap di Istana Teratai dan aku akan kembali ke kerajaan Kahazan," jawab beliau benar-benar tidak membuat Arya puas dan Arya juga sudah tahu Apa rencana mereka berdua tersebut terletak kapal di umum bahasa itu membahas hal itu lagi.


Tapi karena dia sudah berjanji untuk tidak menanyakan lagi pertanyaan kepada di udani lan Arya pun hanya kesal sendiri dengan jawaban yang diberikan kepada dirinya.


"Terserah padamu dan terserah apa katamu aku tidak akan bertanya lagi," kata Arya yang marah saat itu pun melanjutkan perjalanan aku melihat teman yang sedang berlangsung di arena pertandingan tersebut.


Arya yang marah saat itu memilih untuk tidak berkata apa-apa dan fokus untuk memperhatikan pertandingan yang sedang berlangsung di hadapannya.


Amerta jadi menjadi lebih tenang saat Arya tidak banyak bicara yang mana memang sedari tadi Amerta merasa tidak nyaman dengan Arya yang selalu mengganggunya dan membuatnya tidak bisa tenang dan Hal itulah yang membuat ia juga bisa fokus untuk mengetahui kelemahan para lawan esok saat mereka akan berta ding lagi.


Karena pertandingan yang diadakan di akademi akan memakan waktu yang lama jadi memwbuat Amerta harus terus waspada dengan lawan yang akan di lawannya nanti dan membuat oa harus bisa menfalahkan lawanya di aka demi nanti.


"Tumben sekali kau begitu diam dan tidak berkomentar apapun?" tanya Zara saat itu yang mengetahui jika Arya marah pada Liu yang tidak memberitahunya apa yang mereka rencanakan.


Tapi itu semua juga bukan urusan dari Arya, danemwbuat Arya penasan adalh mereka sudah teeikat janji untuk mengalahkan kerajaan Zonik Arya tidak ingin jika Liu ingkar janji memebutnya harus bwrmusuhan dengan sang Arya.

__ADS_1


Turnamen beladiri yang sedang diadakan di arena pertandingan berlangsung dengan sangat seru Arya dapat memperhatikan semua lawannya yang menang dan hal itulah yang akan menjadi lawan tandingnya nanti jika mereka beradu dengan salah satu pemenang dari turnamen tersebut karena besok mereka akan bertanding lagi untuk melanjutkan pertandingan kemarin yang mana mereka berdua memenangkan pertandingan turnamen yang diadakan di akademik dan hal itu sampai merata dapat dinyatakan sebagai pemenang.


Pemenang dari semua kelas ini diambil 5 saja dan Hal itu membuat semua kelas harus bersaing dengan kelas yang lainnya yang mana setiap kelas memiliki kehebatan sendiri-sendiri dan hal itu tidak terhitung oleh Sang Guru yang mereka hitung adalah hanya kemenangan yang didapatkan oleh murid yang paling kuat.


Arya juga tahu sebagai seorang pangeran tidak mungkin menunjukkan semua kekuatannya dan hal itu akan menarik perhatian dari kerajaan lain dari itu Aryanya tidak pernah menunjukkan kekuatannya yang sebenarnya dan selalu menahan kekuatannya tersebut melawan musuhnya dengan kekuatan yang biasa digunakan bukan jurus andalan yang ia selalu sembunyikan.


Arya yang menyembunyikan ilmu pedang bayangan yang merupakan limbah padat yang sangat langka dan Hal itu membuat dia terlihat lebih hebat daripada pendekar pada lainnya maka hal itu Amerta tidak pernah menunjukkan kepada orang lain apalagi saat dia melakukan turnamen Arya lebih menggunakan pedang bayangan tersebut untuk sesuatu yang serius.


"Pertandingan ini makin hari makin serius aku merasa banyak yang hebat di antara para adik kelas sekarang," batin Arya yang terus mengawasi jalannya pertandingan yang sedang berlangsung di akademi yang mene membuat Arya benar-benar harus waspada pada mereka.


Arya atau batasannya dan membuat dia tidak ingin ketahuan bahwa dia merupakan seorang pangeran dari kerajaan Zonic yang tidak boleh membocorkan rahasianya itu kepada orang lain hal itu yang membuat Arya lebih memilih bermain dengan santai apalagi dia yang memang tidak ingin kemenangan disaat tujuan sudah tercapai.


Arya yang bertujuan untuk mempertemukan Amerta dan Liu pun merasa tidak perlu menjadi pemenang cukup ikut kompetisi dan jadi juara ketiga saja agar sang Arya tidak curiga padanya.


"Jenderal aku tahu kau orang baik, dan sekarang aku sudah mempertemukan purimu dengan Kakaknya, doakan kami kedepannya untuk membersihkan mana mu, dan kami akan berusaha yang terbaik, terima kasih sudah menyelamatkan nyawaku saat itu," batin Arya yang mulai merasa tenang setelah mempertemukan Kakak dan kakak beradik dari keluarga Feng tersebut.

__ADS_1


Hal itulah yang membuat Arya selalu membantu keluarga jenderal, karena dulu Jendral yang telah menyelamatkan nyawanya sehingga Arya pun ingin membalas budi kepada jenderal, tapi Amertang kabar kematiannya membuat Arya pun benar-benar frustasi saat itu dan memutuskan untuk membantu keluarganya.


Arya saat pertama kali bertemu dengan Amerta tidak tahu jika keluarga yang sudah tiada, tapi dengan melihat mata yang dimiliki oleh Amerta selama sadar jika Amerta merupakan keluarga dari Jendral saat itu ia mengira jika jenderal yang masih hidup.


Hal itulah yang membuat Arya tidak terlalu memikirkan hal tersebut dan ingin bertemu dengan Liu, karena dia merasa menyukai mata emas yang dimiliki oleh Amerta dan kehebatan pemilik mata Mas maka dari itu ia segera kembali ke kerajaannya dari mana dia baru menyadarinya saat sang Jenderal telah tiada mendapatkan kabar dari sang Raja.


Kabar itu membuat Arya perginke dipenjara karena mencari Liu sama seperti mata milik Amerta tapi setelah mendengar penjelasan dari Liu Arya, jika Zana dan Liu merupakan anak dari Jendral fenk, yang selama ini selalu Arya membanggakan dan jenderal yang sudah tiada tersebut membuat Arya berencana untuk mempertemukan Liu dan Amerta.


Karena merasa memiliki hutang nyawa kepada Sang jenderal, tapi sedikit ternyata sudah dihukum mati oleh kerajaan besar hal tersebut membuat Arya memiliki pendapat untuk mengeluarkan Liu saat itu jaminan Raja mau mengeluarkan Liu adalah Liu mau bekerjasama dengan kerajaan Zonik untuk mengambil kembali ke perbatasan dari kerajaan Kahazan.


Liu setuju karena musuh mereka sama yaitu kerajaan Kahazan yang saat itu sakit hati melihat Aryanya dihukum dan keluarganya dihukum membuat dia pun menyetujui perjanjian tersebut.


Sebenarnya dia tidak ingin menghianati kerajaannya tapi kerajaan yang terlebih dahulu mengkhianati dirinya dengan memberikan hukuman kepada sang Arya yang mana jenderal yang terkenal dengan kejujurannya tapi kerajaan seakan menutup mata dengan kejujuran dan pengorbanan serta pengabdian jenderal Feng yang bertahun-tahun menunggu perbatasan serta mendapatkan hukuman dan dianggap penghianat walaupun semua itu belum jelaskan kerajaan langsung memberikan hukuman kepada jenderal dan keluarganya.


Hal itu hal itu jelas kau marah dan mendengar tawaran dari Arya membuat dia langsung menyetujui apa yang untuk menyerang kerajaan Kahazan dan merebut kembali tanbang emas di perbatasan.

__ADS_1


__ADS_2