Balas Dendam Sang Putri

Balas Dendam Sang Putri
Ngerumpi


__ADS_3

Tok


Tok


Tok


Tok


Tok


Agatha dengan brutalnya mengetuk pintu kamar Nafisya membuat sang pemilik kamar kesal.


"Iya, ada apa. Santai aja kali, gue nggak budeg tau." Teriaknya kesal.


Klek


"Ada apa?" Muncul dengan muka bete nya.


"Kejutan...," Ucap Agatha sedikit berteriak dan mengangkat tangannya. Ia memasang muka sok imutnya.


"Kalian siapa?" Tanyanya mengerutkan keningnya.


"Elah..., lo pura-pura lupa atau emang gak tau gue siapa." Timpal Agatha memasang muka masamnya.


"Sumpah, gue nggak kenal kalian. Emang kalian siapa? Kalian kenal sama gue? Kenal dari mana, sejak kapan." Tanyanya menyelidik yang mendapat tatapan malas dari Agatha. Alice? Jangan tanya, dia memang tidak terlalu perduli dengan apa yang dibicarakan kedua insan itu.


"Heumm..., ntar aja acting nya. Gue capek berdiri di sini terus." Ucap Keana melengos masuk begitu saja.


"Ehh Lo siapa main masuk kamar orang sembarangan." Berusaha mencegah Agatha masuk ke dalam kamar.


"Alice, tahan dia." Perintahnya dan langsung dilaksanakan oleh Alice.

__ADS_1


"Kalian dari mana aja selama ini gak pernah keliatan. Oky, gue tau Agatha pindah ke luar negeri karena dia memang udah pamit sebelum berangkat." Omelnya mengikuti Agatha duduk di atas kasur dan di ikuti Alice. "Tapi Lo?!" Tekannya menunjuk muka Alice.


"Apaan sih." Cuek Alice memukul tangan Nafisya.


"Habisnya Lo pindah nggak bilang-bilang. Masa iya gue tau kalau sahabat gue pindah dari ibu Rempong. Harusnya tuh di kelas, ohh tidak. Di sekolah yang paling pertama tau itu gue, bukan yang lain." Nafisya memaki-maki Alice tanpa henti.


"Kalau Lo cuman mau ngomel mulu, mending kita pulang aja Lis. Sudah capek juga dari perjalanan jauh langsung ke sini, sampai disini kita malah dapat makian." Agatha mengikuti permainan Nafisya.


"Yahh jangan gitu dong. Becanda-becanda. Sini duduk lagi, katanya capek." Nafisya menarik lengan Agatha untuk kembali duduk. Keduanya tertawa bersama, berbeda dengan Alice yang hanya diam membisu memperhatikan tingkah kedua sahabatnya.


"Ehhh es kutub. Lo belum berubah juga ya." Ucap Nafisya menyenggol bahu Alice.


"Ohh iya, kemarin lo beda banget. Lo cukup banyak bicara kemarin, jadi gue nggak perlu pakai kamus terjemahan segala." Timpal Agatha.


"Itu biar lo nggak nanya mulu." Jawab Alice singkat.


"Bilang aja Lo peduli sama gue." Goda Agatha.


"Ehhh, ngomong-ngomong Lo pindah kemana, Lis?" Sadar akan hal yang sedari tadi ia penasari.


"Gue pindah ke New York." Jawab Alice seadanya.


"Ohhh. Lo pindah sekeluarga atau lo sendiri?" Tanyanya lagi.


"Sendiri."


"Lo kenapa nggak bilang-bilang kalau mau pindah?"


"Gue juga taunya mendadak." Bohongnya.


"Setidaknya kan telefon gue dulu. Kan gue bisa ngantar lo ke bandara." Masih tidak mau mengalah.

__ADS_1


"Inikan mendadak, jadi gue nggak sempat." Datarnya.


"Masa iya segitunya sampe nggak bisa ngabarin gue. Memangnya kenapa bisa mendadak gitu? Emang gak bisa apa di tunda bentar aja." Masih tetap menyalahkan Alice.


"Udah, Sa. Kemarin dia udah cerita ke gue. Orang tuanya memang tiba-tiba ngasih kabar ke dia kalau pesawatnya bakal berangkat pagi itu. Lo kan tau kalau ke luar negeri itu banyak yang perlu di siapkan. Makanya dia lupa and nggak sempat ngabarin Lo. Lo nggak usah nyalahin dia gitu. Sekarang kan kita semua udah ngumpul lagi." Jelas Agatha panjang lebar.


"Gue mau dengar penjelasan dari dia sendiri." Kekeh Nafisya.


"Lo kan tau dia seperti apa. Sampai akhir zaman pun dia nggak bakal jelasin detil nya ke lo. Ntar ngomel-ngomel Lo nggak selesai-selesai kalau gue nggak jelasin."


"Kemarin dia mau jelasin ke lo. Tapi, kenapa dia nggak mau jelasin ke gue." Nafisya memanyunkan bibirnya.


"Kan udah gue bilang, sikapnya aneh kemarin."


"Yaudah iya. Gue kangen banget sama kalian berdua." Ucapnya merangkul tangan kedua sahabatnya yang berada di samping kiri dan kanan nya. "Ohh iya..., kalian kok bisa ketemu kemarin?" Lanjutnya.


πŸ–€πŸ–€πŸ–€πŸ–€πŸ–€πŸ–€πŸ–€πŸ–€πŸ–€πŸ–€πŸ–€πŸ–€πŸ–€πŸ–€πŸ–€πŸ–€πŸ–€πŸ–€πŸ–€πŸ–€πŸ–€πŸ–€πŸ–€πŸ–€πŸ–€πŸ–€πŸ–€πŸ–€πŸ–€πŸ–€πŸ–€πŸ–€πŸ–€πŸ–€πŸ–€πŸ–€


#Yey...., author up lagi nih. Jangan pernah bosan mampir yah and semoga betah. Tinggalkan jejak kalian, dukungan kalian sangat bermanfaat untuk para author agar lebih bersemangat dalam berkarya.


βˆ†Like


βˆ†Komen


βˆ†Vote


βˆ†Gifs


βˆ†Rating


βˆ†Favorite

__ADS_1


__ADS_2