
Dor....
Dor....
Dor....
"Aaaa...." Teriak Agatha sambil menutup kupingnya.
Ainsley mengernyit bingung "Kamu kenapa Agatha?" Tanya ainsley kemudian.
Agatha mendongakkan kepalanya "Kak Ainsley gak takut? Itu ada yang nembak diluar loh kak." tanya agatha takut.
"Untuk apa saya takut, mereka hanya sedang latihan." jawab ainsley datar.
"Hah? Latihan? Latihan senjata kok malam-malam begini, ntar gangguin tetangga yang lagi tidur gimana." Heran Agatha saat mengetahui tembakan itu hanyalah tembakan seseorang yang sedang berlatih.
"Kamu tenang saja. Ini jauh dari pemukiman, jadi gak ada yang bakal keganggu." Jelas Ainsley yang makin membuat Agatja bingung.
"Yasudah kamu ke kamar saja untuk istirahat. Kamu pasti capek setelah melewati perjalanan panjang ini. Di luar ada Claudia, dia yang akan mengantarmu ke kamar. " pinta ainsley saat melihat agatha ingin mengajukan pertanyaan lagi.
"Humm, iya kak. Saya juga sudah sangat ngantuk." Jawab agatha.
"Heumm." Jawab Ainsley.
"Tapi..., Claudia siapa kak?" Tanya Agatha cengengesan.
"Dia yang tadi menjemputmu di bandara." Jawab Ainsley sekenannya.
__ADS_1
"Ohh jadi sekretaris dingin kak Ainsley yang tadi itu namanya Kak Claudia?" Balas Agatha.
"Heumm." Jawab Ainsley.
"Selamat malam kak." Kalimat terakhir dari Agatha sebelum kembali menutup pintu ruang kerja Ainsley. Ainsley mengukir senyum tipis di bibirnya, Agatha mengingatkannya kepada ayah angkat yang sudah dia anggap sebagai ayah kandungnya sendiri.
"Kamu memang benar-benar anak ayah. Bahkan sikap ramah dan penuh kewaspadaannya pun kamu miliki. Tapi, kamu akan melupakan semua itu." ucap ainsley masih menatap pintu yang telah ditutup agatha.
Tok
Tok
Tok
Pintu ruang kerja Ainsley kembali diketuk.
"Saya sudah mengantarkan nona Agatha ke kamarnya." Ucap wanita itu hormat.
"Hi, My secretary." Sapa Ainsley.
"Maaf Queen jika saya lancang memperkenalkan diri saya sebagai sekretaris anda." Takut Claudia sambil membungkukkan sedikit badanya di depan meja Ainsley.
"It's oky. Aku mengerti jalan pikir mu. Bukankah selama ini kamu juga selalu memperkenalkan diri mu sebagai sekretaris ku bukan kaki tangan dari seorang Queen." Jawab Ainsley datar.
"Thank you Queen. Ini berkas yang anda minta untuk saya siapkan." Ucap Claudia sambil menyerahkan sebuah map coklat.
"Semuanya sudah lengkap?" Tanya Ainsley sambil membuka map tersebut.
__ADS_1
"Yes, Queen. Semuanya sudah lengkap." Jawab Claudia mantap.
"Keana Beltran? Nama yang bagus. Kamu pintar juga memilih nama yang cocok untuknya." Puji Ainsley.
"Thank you Queen."
"Kamu sudah memastikan tidak ada yang mengikuti kalian sampai di sini?" Tanya Ainsley
"Yes Queen. Mereka memang sempat mengikuti kami dari bandara. Tapi, semuanya sudah di atasi." jelas claudia.
"Bagus!! Besok kamu antar agatha untuk mendaftar ke sekolah baru." Pinta Ainsley.
"Baik Queen." Jawab Claudia
"Kamu bisa istirahat sekarang. Kamu pasti juga lelah berjam-jam menunggu di bandara." Ucap Ainsley. Ya, Claudia menunggu di bandara selama berjam-jam. Memastikan bahwa semuanya aman sebelum Agatha tiba disana.
"Baik Queen." Jawab Claudia lalu memberi hormat sebelum pergi.
"Hufff..., sepertinya aku juga perlu istirahat sebelum besok." Gumam Ainsley lalu keluar menuju ke kamarnya.
Di Tempat Lain
Agatha sedang duduk menikmati semilir angin malam yang menerpa wajahnya.
"Sesukses apa kak Ainsley, mansionnya saja bak Istana. Tapi..., ini kan bukan...,"
#Bukan apa yah kira-kira?
__ADS_1
Tungguin part selanjutnya yah. Author bakal usahain up setiap hari. Jangan lupa tinggalkan jejek kalian♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥