Balas Dendam Sang Putri

Balas Dendam Sang Putri
Pria Datar


__ADS_3

"Brakkk......" Suara pintu yang dipukul dengan keras.


"ehhhh copot, pocot, mana pocongnya." Oceh bela terkejut.


semua murid langsung menoleh kesumber suara, tak terkecuali ke-4 sekawan itu dan agatha beserta sahabatnya. mereka tercengang melihat bu Sulis berdiri tegak didepan pintu sambil membawa kayu antiknya.


"copott, copottt emang apa yang copot? sendal kamu?ini sekolah bukan pekuburan mana ada pocongnya." ucap bu Sulis tegas. "ini juga, ada apa ini? kenapa kalian ribut di jam pelajaran?!." tanya bu sulis.


"i-i-intu bu, gurunya belum datang." jawab bela gelagapan.


"kalau gurunya belum datang yah ditunggu, kenapa malah ribut. kangen mau hormat kebendera?" kesal bu sulis.


"iya bu." jawab sebagian murid hampir bersamaan.


"ohhh, jadi kalian mau hormat kebendera?" ancam bu sulis.


"TIDAK BU!!" teriak beberapa murid bersamaan.


"kalian juga berempat kenapa berdiri di situ? lagi di hukum?" tanya bu sulis.


"ehhh eng-nggak bu, ini kita udah mau duduk." jawab bela gugup.


"yaudah sana duduk. rapli, hendle teman temannya, jangan sampai kelayapan kesana kemari." pintah bu sulis kepada sang presiden kelas.


"Iya bu." jawab rapli dan 4 sekawan itu bersamaan.


"ok, kalau ada yang nggak mau diatur, bendera dilapangan selalu siap menerima mereka." kata bu sulis sebelum berlalu pergi.


"Kelayapan? emang kita dikira apaan coba?" cibir salah satu siswi.


"udah-udah, semuanya ambil buku Kimia kalian dan belajar masing-masing sampai bu Hikma datang. atau paling gak kalian diem aja." tegas sang presiden kelas.


...****************...


Mobil agatha terlihat melaju dijalan yang padat dengan kendaraan.


'Gue lapar banget nih. makan di luar aja dehh.' batin agatha sambil menepikan mobilnya menuju tempat parkir sebuah restaurant.


setelah mobil terparkir dengan sempurna, dia langsung masuk kedalam restaurant untuk menjinakkan cacing-cacing di perutnya yang sudah mulai berperang. sambil berjalan masuk, agatha menge-chat teman temannya melalu grup mereka.


Group "Best friend love♥"

__ADS_1


agatha


"kalian mau makan bareng gak?"


nafisya


"ya tha, lambat banget bilangnya. gue udah setuju mau pergi bareng keluarga. sorry ya."


agatha


"Ga papa kok sya. kalau alice gimana?"


alice


"gue udah ada janji lain tha... sorry yah."


agatha


"huhhh makan sendiri dong."


"sorry tha." pesan nafisya dan alice hampir bersamaan.


agatha


baru saja agatha ingin memasukkan ponselnya kedalam tas tiba-tiba....


bruk.....


"aduhhh....." keluh agatha mengusap-usap dahinya yang tertabrak seseorang.


"........" yang ditabrak hanya diam menatap agatha tanpa ekspresi.


"kalau jalan tu hati-hati dong." kesal agatha sambil menatap pria didepannya. yang ditatap masih tak ber-ekspresi dan malah memilih untuk meneruskan jalannya.


"dasar gak punya sopan santun. bukannya minta maaf malah pergi." cibir agatha yang masih di dengar oleh pria itu.


pria itu menghentikan langkahnya.


'pasti mau minta maaf' batin agatha ke-PD an.


"makanya kalau jalan tu liat kedepan bukan kelayar Hp. yang nabrak siapa yang marah siapa!!" jawab pria itu sinis tanpa menoleh kebelakang dan langsung meneruskan langkahnya.

__ADS_1


"Sialan." umpat agatha kesal lalu melanjutkan langkahnya.


...----------------...


Malam Hari


Agatha menyelesaikan berendamnya setelah setengah jam berlalu. ia keluar dari kamar mandi dan hendak menuju lemari gantinya. namun suara ponsel menghentikannya.


When I say I'ma do something I do it, I don't give a damn what you think, I'm doin.....


agatha mengangkat ponselnya yang tertera nama sekretaris pribadi ayahnya.


"Dengan nona agatha?" tanya pak romi di sebrang sana.


"Iya pak. ada apa?" tanya agatha.


"Besok akan diadakan rapat pemegang saham. nona harus menghadiri rapat besok sekaligus untuk menyerahkan posisi direktur sementara kepada nak Arsyad." jelas pak romi.


"Arsyad siapa pak?"


"Arsyad yang akan memimpin perusahaan untuk sementara. potensi kinerjanya bagus, dia sangat berbakat di bidang ini."


"Begitu ya pak. Besok rapatnya jam berapa?"


"Besok rapatnya jam 08:00 pagi."


"Lohh pagi ya pak? besok kan agatha sekolah, pak."


"nanti saya yang bicara dengan wali kelas nona."


"Baiklah kalau begitu pak. urus persiapan rapatnya dengan baik ya pak."


"baik non."


Tuttt....


sambungan telfone pun tertutup.


♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥


#Jangan lupa ikuti terus kisah balas dendam agatha. kedepannya akan muncul konflik-konflik yang akan menuntun agatha menemukan dalang sebenarnya di balik kematian tragis kedua orang tuanya.

__ADS_1


mohon dukungannya yah readers like,komen, vote and tip kalian sangat membantu kami para author untuk lebih semangat dalam berkarya.♥


__ADS_2