Balas Dendam Sang Putri

Balas Dendam Sang Putri
Menang Pertandingan


__ADS_3

Arya yang jelas saja memenangkan pertandingan membuat ia semakin bersemangat untuk bertanding dan segera saja dia kembali duduk dibangku penonton setelah ia memenangkan pertandingan, yang mana ia sengaja pembuat pertandingan itu semakin lama. Karena semua itu dan ulahnya, agar semua orang menonton pertandingan lebih lama lagi dia yang menyaksikan pertandingan lebih dari satu jam itu membuat dia pun merasa senang, karena sudah menyaksikan pertandingan yang begitu hebat menurutnya.


Padahal dia hanya buang-buang waktu dan bermain-main di arena pertandingan Liu pun mengetahui hal itu juga menjadi esal karena ulah dari Arya. YAng senang bermain-main dan tidak menunjukan kekuatan yang sebenarnya.


Setelah kemenangannya tersebut Arya duduk di bangku penonton dan melihat Amerta ada di bangku penonton segera saja dia duduk di dekat Amerta.


"Bagaimana dengan pertandingan ke Hebat bukan aku bisa mengalahkan musuh," kata Arya yang langsung duduk di samping Amerta saat itu.


"Hebat apanya," jawab Amerta singkat dan memeng tidak menganggap Arya yang sudah terlihat hebat jadi tidak perlu untuk diwaspadai.


Tidak seperti Kakaknya tadi jika ya maka perlu diwaspadai tapi ternyata pada kenyataannya Arya tidak bisa memenangkan pertandingan itu dengan cepat membuat pun tidak mewaspadai Arya dan menganggap dia biasa-biasa saja karena dilihat dari pertarungannya juga sudah terlihat seperti amatir.


Amerta yang merasa dirinya lebih baik dari Arya tidak perlu mengkhawatirkan apa yang dikatakan oleh sang kakak untuk mewaspadai Arya karena Arya memang tidak memiliki kemampuan seperti yang dibayangkan oleh Amerta.


Dia yang bahkan tidak bisa bertarung dengan benar hal tersebut pun membuat Amerta benar-benar tidak khawatirkan apa yang nanti akan terjadi jika pun dia harus berhadapan dengan Arya dia tidak keberatan akan hal itu.

__ADS_1


Amerta juga akan segera bisa mengalahkannya dengan kekuatan yang ia miliki sekarang, apalagi saat ini yang memiliki kekuatan jurus pedang milik Sang Dewi yaitu pedang teratai pasti bisa dengan mudah mengalahkan pedang angin karena ia sendiri bisa menggabungkan kedua jurus itu jurus teratai dan juga jurus angin.


Hal itu pun membuat Amerta merasa santai dan tidak perlu waspada dengan Arya walaupun kakaknya sudah memperingatkan agar lebih waspada dengan Arya. Tapi semua itu tidak membuat Amerta yang perlu diwaspadai dan bisa dilihat dari hasil pertandingan itu.


walaupun Arya bilang tapi dia menang dengan waktu yang cukup lama dan dari gerakan-gerakannya sudah jelas bahwa dia tidak begitu hebat menggunakan pedang yang hanya bisa menggunakan jurus pedang angin bisa dengan mudah dikalahkan oleh lawan saat itu.


Arya hanya tersenyum mendengar jawaban dari Amerta benar-benar tidak bisa melihat situasi dan tidak bisa menilai seberapa hebat Arya. Padahal sang kakak sudah mendekati Amerta untuk waspada dengan Arya.


Jangan menganggap remeh dia karena Arya sendiri memiliki jurus perdagangan yang mana pula yang mengajari ayam tapi ayamnya tidak pernah menunjukkan jenis pedang bayangan tersebut dan hanya menggunakan jurus pedagang yang sama seperti yang lainnya yang selalu menggunakan jurus pedagang jurus perdamaian emang selalu diwaspadai oleh para musuh.


"Pertandingan masih sangat lama kita juga tidak tahu siapa yang akan menang dan siapa yang akan kalian nantinya kenapa kita tidak menikmati pertandingan yang kita hadapi sekarang lebih baik menikmati pertandingan dan biar menjadi lebih lama daripada kita tergesa-gesa untuk menyelesaikan pertandingan biar waktu yang kita gunakan di sini menjadi lebih lama Bagaimana jika kita menghabiskan dua jam waktu untuk pertandingan pasti mereka akan menanya melihat kita saja selama dua jam," kata Arya yang menjelaskan kepada Amerta.


Sebenarnya dia tidak juga ingin memperpanjang waktu agar lebih lama lagi tapi sayangnya dia yang memang benar-benar ingin mengakhiri pertandingan tersebut hanya menghabiskan waktu lebih dari 1 jam atau pun belum membuat Arya puas.


Karena dia menginginkan 2 jam pertandingan nya agar bisa terlihat lebih lama lagi dia ingin menunjukkan kepada semua orang tentang kehebatan. apalagi yang diperhatikan selama 2 jam kalau orang-orang yang menonton di Akademi tersebut menjadi hal yang menarik tersendiri.

__ADS_1


Untuk Arya yang mana diam memang menggunakan jurus pedang dengan natural walaupun Sebenarnya dia bermain-main dan bisa memiliki jurus pedang yang lebih hebat daripada itu.


"Oh ini memang suka bermain-main sudah terlihat jelas dari mu yang tidak pernah," kata Amerta yang menganggap Arya memang tidak pernah serius dan selalu saja menganggap semuanya tidak serius dan selalu saja bercerita panjang lebar jika berada di dekat Amerta.


Padahal dan selamanya hanya membalas dengan sinis dan tidak begitu tertarik dengan apa yang Arya ceritakan pada Amerta, karena jelas Amerta tidak menyukainya.


Apalagi jika ayah mah sudah bercerita dengan tentang pangeran keluarga tidak ada sedikitpun di matanya yang bagus-bagus yang ia menceritakan hal itu jelas orang bercanda pun tidak nyaman jika berada di dekat Arya.


Tapi Arya yang selalu saja mengikuti kemanapun dia pergi membuat senapan harus tahan dengan usahanya setiap kali Mereka menonton pertandingan dan mengikuti pertandingan walaupun sana sudah berpindah duduk-duduk sekalipun bait ketiga hal itu benar-benar membuatnya tidak nyaman.


Tapi dia harus bisa menahan semua itu Karena Amerta juga tidak ingin dihukum untuk yang kedua kalinya cukup dia dihukum pertama kali saat pertama kali diadakan turnamen tersebut dan dia tidak ingin mengulangi kesalahannya untuk dapat mendapatkan hukuman yang kedua.


Hal itulah yang membuat Amerta mendengarkan semua perkataan itu yang berada di sampingnya dan bertahan untuk tidak menjawab dengan sembarangan dan tidak terpancing emosi lagi karena saya tidak tahu memang sifatnya seperti itu dan mulai terbiasa dengan rencana ya Mbak setiap harinya.


Maka dari itu Amerta tidak pernah menganggap lagi perkataan Arya dengan serius dan lebih tidak mendengarkan perkataan dari ayam bakar nasi tidak tahu jika mendengarkan perkataan dari Arya, bisa saja membuat dia marah hal itu akan membuat dia terancam untuk dihukum lagi dia tidak hanya dihukum berulang kali karena kesalahannya tersebut dan tidak sabar mendengar kan ayah yang selalu setia mengikutinya di sampingnya bahkan tidak mau pergi dari samping yaitu masalah dengannya.

__ADS_1


__ADS_2