Balas Dendam Sang Putri

Balas Dendam Sang Putri
Dua Pria Asing #2


__ADS_3

"Aaaaa..., KEANA AWAS!!!" Pekik Arsyita membulatkan matanya.


CHIIIITTTT!!!!!


Keana dengan cepat mengerem mobilnya saat mobil kedua pria asing itu berhenti tepat di depan mobil Keana. Kedua pria itu lalu turun dari mobilnya dan menuju ke tempat mobil Keana dan Arsyita terparkir.


"Na..., mereka siapa?" Lirih Arsyita ketakutan.


"Gue juga gak tau, Ar. Mungkin mereka suruhan ayah lo kali buat datang ngejemput lo." Keana mencoba menenangkan dirinya dan juga Arsyita dengan berusaha berfikir positif.


"Nggak, mereka bukan suruhan ayah. Gue tau seragam bawahan ayah gue bagaimana, dan seragam yang mereka pakai bukan seragam bawahan ayah." Bantah Arsyita.


'Itu juga nggak mungkin pengawal kak Ainsley. Terus mereka siapa? Tapi, kok mereka kayaknya familiar.' Batin Keana menatap kedua pria asing yang semakin mendekat ke mobilnya. Keana menoleh ke arah Arsyita, setelah memastikan Arsyita memakai sabuk pengaman...,


"Pegangan, Ar." Ucap Keana sedikit berteriak lalu melajukan mobilnya dengan kecepatan tinggi menghindari mobil hitam milik kedua pria itu.


"Hati-hati, Keana. Gue belum punya pacar tau." Omel Arsyita yang ketakutan.


"Tenang aja, Ar. Lo percaya sama gue." Timpal Keana tetap fokus mengemudi dan semakin mempercepat mobilnya.


"Sial!! Cepat kejar mereka." Geram salah satu pria itu dan langsung berlari menuju mobilnya.


Mobil hitam itu terus melaju mengejar mobil Keana yang kecepatannya sudah jauh di atas kecepatan rata-rata.


'Gue harus bisa menghindar dari mereka. Bagaimana kalau mereka adalah suruhan dari..., ahh nggak mungkin mereka.' Keana mencoba menepis dugaan-dugaan di benaknya yang berfikir bahwa kedua pria itu adalah suruhan dari dalang di balik kematian kedua orang tuanya.


Mobil keduanya terus melaju membelah jalan yang terlihat sepi. Sepertinya Keana salah memilih jalan saat di persimpangan tadi, buktinya jalan yang di laluinya sekarang begitu sepi.


"Ar, coba lo hubungi kak Ainsley sekarang. Gue nggak tau sampai kapan gue bisa ngindar dari mereka. Kita juga nggak bisa minta bantuan karna jalan ini sepi banget." Pinta Keana.


"Ohh iya." Jawab Arsyita mengambil ponselnya.


"Yahh, Hp gue lobet, Na. Hp lo mana?" Tanya Arsyita.


"Itu di dalam laci." Jawab Keana tanpa mengalihkan pandangannya. Arsyita mengambil ponsel Keana lalu menghubungi Ainsley.


Tutt...,

__ADS_1


Tutt...,


Tutt...,


"Angkat dong, kak." Gumam Arsyita sambil menggigit jarinya.


Tutt...,


Tut


"Halo." Suara seorang wanita di sebrang sana yang tak lain adalah Ainsley.


"Halo, kak. Kak, aku dan Keana di ikutin sama dua pria kak. Kami nggak tau mereka siapa, aku takut kak. Keana suruh aku buat nelfone kak Ainsley." Tutur Arsyita dengan cepat.


"Tenang dulu. Ini Arsyi bukan?" Tanya Ainsley.


"Iya, kak. Saya Ainsley. Kak, cepatan tolong kami. Mereka semakin dekat, kak. Aku takut!" Cerca Arsyita yang tak hentinya menatap mobil yang terus mengikuti mereka di belakang.


"Oky, kamu tenang dulu Ar. Saya pasti bantuin kalian. Sekarang kalian ada dimana? Saya kesana sekarang." Ucap Ainsley menenangkan Arsyita.


"Aku nggak tau, kak." Jawab Arsyita khawatir.


"Ohh, iya. Aku kirim lewat SMS lokasi kami sekarang, ya kak." Ucap Arsyita lalu mengutak-atik ponsel Keana.


"Oky, saya tung-...,"


Tutt...,


Tutt...,


Kalimat Ainsley terputus.


"Halo, kak. Kak, Ainsley? Kak? Kak?" Arsyita terus memanggil Ainsley karna telfone mereka tiba-tiba terputus.


"Sial!!! Jaringannya hilang." Umpat Arsyita saat menyadari sambungan telfone-nya terputus karna tempat mereka sekarang tidak terjangkau oleh pantulan jaringan.


"Lokasinya terkirim nggak?" Tanya Keana.

__ADS_1


"Huff..., Untung lokasinya sempat terkirim." Arsyita lega saat melihat peta lokasi mereka berada terkirim ke Ainsley.


"Yaudah, kamu tenang aja. Kak Ainsley pasti bisa nemuin kita. Sekarang kita hanya perlu menghindar dari mereka." Ucap Keana menenangkan Arsyita.


"Humm." Balas Arsyita mulai menetralkan nafasnya. "Semoga aja kak Ainsley cepat nemuin kita." Ucap Arsyita.


"Tapi gue kayaknya pernah liat mereka dehh." Gumam Keana yang sedari tadi mencoba mengingat-ngingat wajah kedua pria asing itu.


"Hah? Lo ngomong apa barusan?" Tanya Arsyita yang kurang fokus sehingga tidak mendengar gumaman Keana.


"Ahh? Nggak kok, bukan apa-apa." Ucap Keana bohong.


"Owhh," Timpal Arsyita yang tidak ingin lagi menanyakan apa yang Keana gumamkan tadi.


"Keana, mereka makin dekat. Malah jalannya makin sempit lagi. Ini sebenarnya jalan kemana sih, kira-kira di depan ada perumahan nggak ya." Arsyita menyibukkan dirinya dengan memikirkan berbagai hal.


'Lebih baik lo kayak gitu, Ar. Dari pada lo khawatir mulu.' Gumam Keana dalam batinnya.


"Na? Lo kok malah lambatin mobilnya sih. Mereka makin dekat tau." Heran Arsyita saat menyadari mobil mereka perlahan mulai melambat.


"Lohh, Na. Kok lo berhenti sih?" Arsyita mulai khawatir.


"Bensinnya habis, Ar." Jawab Keana khawatir. Terlebih kedua pria itu sudah keluar dari mobilnya dan mengarah ke arah mobil mereka.


"Duhh..., gimana ni, Na. Mereka kesini lagi." Cerca Arsyita yang semakin khawatir.


"Tenang, Ar. Tenang..., coba lo mikir sesuatu. Kali aja lo dapat ide untuk kita bisa bertahan sampai kak Ainsley datang." Ucap Keana mengunci mobil mereka dari dalam agar kedua pria itu tidak bisa membukanya.


"Gimana gue bisa tenang, Keana. Kalau mereka macam-macam sama kita gimana?" Timpal Arsyita yang semakin khawatir saat melihat kedua pria itu sudah berada tepat di samping kiri-kanan belakang mobil mereka.


"Gue juga takut, Ar. Tapi, kita harus berfikir, coba dehh cari sesuatu yang bisa bantuin kita." Tutur Keana mencoba berfikir.


"Aaa...," Teriak Arsyita saat Salah satu pria itu mengetuk kaca mobil yang berada di sampingnya.


"Keluar!!" Pinta pria itu.


♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥

__ADS_1


#Yey...., Up lagi. Sorry, ya para readers. Author kehabisan paket belakangan ini jadi nggak bisa up. Makanya author pengen ngingetin kalian, jangan lupa tinggalkan jejek like, komen and vote kalian sangat bermanfaat untuk author. Author bakal senang berkali-kali lipat jika kalian berkenan untuk meninggalkan tip untuk author.


Lop you😘😘😘😘😘😘😘😘😘


__ADS_2