
Hari Pertama Sekolah
Seperti yang dikatakan bu Nadin kemarin, hari ini Keana bisa masuk sekolah. Dengan semangat 45, Keana bersiap-siap mengenakan seragam yang dibelinya kemarin saat menuju ke apartemen Ainsley yang lebih dekat dengan sekolah. Yup, sekarang Keana berada di apartemen pribadi Ainsley. Kemarin saat kembali dari calon sekolah barunya, Ainsley langsung mengajaknya belanja keperluan sekolah dan keperluan Keana yang lain dan langsung menuju ke apartemen setelah selesai berbelanja.
Kamar Keana tak kalah luas dari kamarnya di mansion Ainsley. Pasalnya apartemen ini sangat besar, terdapat banyak ruangan di dalamnya.
"Kamu ke sekolah mau diantar supir atau naik mobil sendiri? Kamu tau kan mengendarai mobil?" Tanya Ainsley di sela sarapan.
"Agatha bawa mobil sendiri aja kak, Agatha dulu sering kok bawa mobil ke sekolah." Jawab Keana yang mendapat sorotan mata tajam dari Ainsley.
"KE-A-NA!!!. Ingat sekarang nama kamu Keana bukan Agatha. Jangan sampai kamu malah keceplosan di sekolah nantinya." Tutur Ainsley penuh penekanan mengeja nama 'KEANA'.
"Emm..., I-Iya, kak. Agatha lupa, belum terbiasa." Jawab Agatha memandang Ainsley gugup, tatapan tajam itu sangat menusuk. "Ma-maksudku, Keana lupa tadi." Ucapnya lagi menyadari kesalahannya saat melihat tatapan tajam dari Ainsley.
'Keana...!!! Keana....!!! Keana...!!! Keana...!!! Keana...!!! Ingat Keana, sekarang lo bukan Agatha tapi Keana. Jangan lupa itu' Batin Keana merutuki dirinya yang terus melupakan nama barunya.
"Humm...," Deheman Ainsley mengakhiri percakapan.
"Agatha berangkat dulu ya, kak." Pamit Keana. " Ehhh, Keana berangkat dulu ya, kak." Pamit Keana sambil melambaikan tangannya sebelum melajukan mobil sport berwarna merah yang diberikan oleh Ainsley kepadanya.
"Heumm. Anak itu...," Jengah Ainsley yang terus mendengar Keana menyebutkan nama lamanya.
__ADS_1
*****
Kurang dari 30 menit Agatha telah sampai di parkiran sekolah. "Duhhh..., kok gue jadi gugup gini sih." Hilang sudah semangat 45-nya, Keana malah dilanda kegugupan saat hendak membuka pintu mobilnya.
"Huffff...," Berulang kali Keana menarik nafas panjang guna menghilangkan kegugupannya.
"Oky, Waktunya ke kelas, ini sudah hampir waktunya masuk." Ucap Agatha langsung membuka pintu mobilnya dan menuju ke Office room untuk menanyakan letak kelasnya kepada bu Nadin, karna kemarin bu Nadin hanya mengatakan kelasnya ada dilantai 3.
"Good Morning, anak-anak." Sapa bu Nadin kepada murid di dalam kelas yang bertuliskan XI-A di depan pintu. Aku memilih untuk masuk setelah bu Nadin mempersilahkan.
"Morning, bu." Jawab murid di kelas serentak.
"Hari ini kalian kedatangan teman baru. Keana silahkan masuk." Ucap bu Nadin sambil mempersilahkan Keana untuk masuk.
"Baik, bu. Terimah kasih." Bu Nadin memilih duduk di kursi kebesaran guru menunggu Keana selesai memperkenalkan diri.
"Hi, teman-teman...," Sapa Keana ramah, namun tak mendapat jawaban. Sepertinya semuanya menunggu kelanjutan kalimat Keana.
" Aku Agat..., Aku Keana Beltran, kalian bisa memanggilku Keana. Senang berteman dengan kalian." Ucap Keana memperkenalkan diri sambil membungkukkan sedikit badannya.
"Hi, Keana." Sapa semuanya serentak memecah kehening yang tercipta beberapa saat setelah Keana memperkenalkan diri.
__ADS_1
"Shutt.., Ara..., Ra...," Bisik teman Ara yang duduk di meja belakang. "Ara...," Panggilnya lagi sambil memukul pelan belakang Arabella dengan buku.
"Apaan sih." Jawab Arabella ketus.
"Ntu liat." Ucapnya berbisik sambil menunjukkearah depan dengan dagunya.
"Apasih, apa pentingnya coba an-(anak baru itu)." Omelannya berhenti saat melihat Keana didepan sedang memperkenalkan diri.
Keana mengedarkan pandangannya, menatap satu persatu teman kelasnya. Hingga sedetik kemudian menghentikan matanya, menatap selidik kearah siswi yang duduk dipojok belakang. Mereka saling menatap dengan menunjukkan ekspresi heran, kerutan di dahi mereka menandakan banyaknya pertanyaan yang bergejolak dibenak mereka, sepertinya mereka sama-sama terkejut dengan apa yang sedang terjadi.
"Arsyita?" Gumam Keana menyadari keberadaan Arsyita di sana. Senyuman terukir di bibirnya yang juga dibalas oleh Arsyita.
Keana juga menyadari kehadiran seorang siswi yang dia kenal duduk di meja yang berjarak satu meja di depan Arsyita.
"Arabella?" Gumam Keana lagi tanpa bisa menyembunyikan keheranannya. Dia menatap Ara yang juga sedang menatapnya. Dia mengukir senyum tulus kearah Arabella. Tapi, senyuman itu sirna saat melihat siswi di belakang Arabella.
"Dia...," Keana menatap tajam kearah siswi itu. Yup, dialah yang hampir menampar Keana waktu itu.
♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥
#Yeay, akhirnya bisa up lagi. Semoga kalian suka. Jangan bosan-bosan yah mampir kesini.
__ADS_1
Jangan lupa tinggalkan jejeka kalian. lop you😘😘😘😘😘