
Setelah pertandingan selesai Amerta kembali ke kamar, tapi sebelum kembali Liu menghentikanya.
"Sebentar, aku ingin mengucapkan selamat untuk kalian berdua," kat Liu pada Amerta dan Arya yang tentunya masih berada di samping Amerta.
"Terima kasih, Kak" kata Arya sambil senyum pada Liu dan Liu tahu arti senyuman itu yang menandakan dia hanya bermain-main dan perlu mengucapkan selamat karena dia pasti menang.
"Oh ya, Kak. Besok ada waktu tidak, Kaka Milan ingin bertemu denganmu?" kata Amerta saat memberitahu ibu tentang Nilan tentu saja Liu ingat Nilan adalah temannya di akademi dulu.
"Bagaimana kabarnya?" tanya Liu yang saat itu ingat dengan Nilan.
"Dia baik, besok ya," kata Amerta mengulangi perkataannya dan pamit pergi.
__ADS_1
Aryan penasarna dan belum tahu siapa Dilan sebenarnya sehingga membuat ia bertanya pada Liu.
"Siapa Nilan?" tanya Arya yang saat itu penasaran dengan Nilan yang ingin bertemu dengan Liu.
"Teman ku di Akademi dulu," jawab Liu yang memberitahu Arya sambil berjalan kembali ke tempatnya.
Arya juga kembali ke tempatnya beristirahat karena besok masih harus melihat pertandingan lagi dan sepertinya ia tidak mendapatkan giliran untuk bertanding.
"Kapan Liu menjadi dekat dengan Amerta, aku yang bertemu dengan Amerta lebih dulu juga belum pernah dekat, tapi Liu yang bertemu terakhir bisa cepat dekat dengan Amerta. Ikatan darah memang selalu berbeda," batin Arya yang memikirkan dirinya yang belum dekat sama sekali dengan Amerta.
"Kaka Milan," Amerta yang menghampiri Nilan yang telah sibuk dengan bukunya dan berada di kamarnya.
__ADS_1
"Amerta. Selamat ya atas kemenangan kamu tidak langsung bisa menyapamu karena masih banyak yang harus aku selesaikan apalagi mengingat kalian yang akan sebentar lagi lurus dan meninggalkan Akademi ini," kata Nilan yang biasanya sudah bersiap menyambut Sena saat setelah selesai pertandingan Tapi saat itu dia benar-benar sedang sibuk jadi belum sempat menyebut sana tapi senin sudah mengambilnya ke kamar terlebih dahulu.
"Iya bang dia kau tidak apa-apa terima kasih sudah memberikan keselamatan dan sepertinya kak Liu mau berteman sama kakak dia juga mengatakan dan bertanya apa gimana tadi aku sudah menyampaikan kepada Kak Liu," kata Amerta saat menyampaikan keinginannya itu pada Nilam dan jelas saja Nilan juga merasa senang.
Liu adalah teman yang dulu di akademi dan merupakan orang yang dia sukai sejak dulu maka dari itu saat bertemu dengannya dan bahkan masih mengingat dirinya tentu saja Nilan yang sangat senang karena adalah orang yang disukai Milan selama ini dan Milan pun memutuskan untuk berada di Akademi kita belum mendengar kabar itu yang sudah tewas tapi ternyata dia masih hidup dan berada di Akademi selama ini tidak tahu dan tidak menyadarinya bahwa sudah menjadi guru di Akademi walaupun menjadi guru sementara di sana setelah itu selesai pun dia akan kembali lagi ke kerajaan Toma.
di mana Leo ingin mengungkap kebenaran tentang kematian sang ayah dan ingin mengembalikan nama baik saya karena dia tahu jika saya tidak melakukan hal yang salah dan hal itulah yang membuat ia benar-benar bertekad untuk kembali ke kerajaan yang mana dia juga sudah berjanji kepada sang raja ingin mengembalikan perbatasan kepada kerajaan suami karena memang beliau juga tidak suka dengan kerajaan teman yang selalu bertindak semena-mena apalagi jika nanti kasus dari ayahnya sudah dia percakapan dan sampai ada pihak kerajaan yang ikut campur dalam kasus tersebut tentu saja akan bertindak lebih dari mengungkap kasus yang sebenarnya karena dari kejanggalan tersebut apalagi sang raja yang tidak mengizinkan kasus itu untuk dibuka lagi hal itu juga sudah membuat lius curiga kepada pihak kerajaan yang telah mengamati populasi Semua kasus yang ditunjukkan kepada ayahnya.
"Benarkah dia masih mengaku dan bakar menanyakan kabarku Aku sedang saja dia masih mengingatku dan aku tidak sabar ingin bertemu dengannya karena kamu sudah lama sekali tidak bertemu dengannya Apalagi setelah mendengar kabar kematian nya aku benar-benar merasa bersedih saat itu Tapi saat dia kembali hal itu benar-benar membuatku sangat senang karena ternyata dia masih hidup dan aku tidak tahu jika selama ini dia menjadi tawanan dari kerajaan Zonic," pateni lain yang tidak tahu jika selama ini Liu menjadi tawanan dari kerajaan Sonic dan Nilan menyangka jika beliau sudah tiada.
Hal itu membuat Nilan sangat bersedih dan terus mengalami di paviliun teratai untuk membantu anak-anak baru dan menyiapkan segalanya padahal ia sendiri juga termasuk mereka hebat yang juga memiliki jurus pedang teratai yang merupakan jurus andalan dari perjuangan rakyat tersebut tapi dia lebih memilih untuk mengabdi di pavilion teratai dan mengabdi kepada Sang Dewi tidak pergi ke dunia luar walaupun dia tahu di dunia luar banyak sekali hal-hal yang bisa ia lakukan tapi dia memilih untuk terus berada di Academy karena berharap dia akan bisa melupakan yang merupakan orang yang dia sukai tapi sayang berita kematiannya benar-benar membuat dia tidak bisa berbuat apa-apa sehingga membuat dia memilih jalan untuk tetap di Akademi tersebut karena tidak bisa melupakan kenangan bersama Liu.
__ADS_1
"Benar dan Kaleyo sendiri yang juga menyetujui untuk bertemu dengan kakak mungkin besok dia juga langsung menyempatkan waktunya agar bisa bertemu dengan kakak," tata Zainal menjelaskan kepada nilon karena kain atau jika mereka berdua Memang sahabat dulu di akademi dan saya juga mengetahui jika Nilan selama ini menyukai Liu dibandingkan dengan dirinya yang menantikan Pangeran Arab yang tidak pernah datang sama sekalipun saya lebih suka membantu Nilan untuk bisa bertemu dengan iu Karena selama ini dia sudah menunggunya apalagi selama bertahun-tahun bukanlah waktu yang singkat Hal itu membuat Singapura melihat dirinya sendiri yang mana pangeran yang tidak kunjung datang Padahal dia tidak dikabarkan meninggal tapi dia pulang ke kerajaannya saja sudah membuat anda merasa dikhianati apalagi kalian yang tidak bertemu dengan Liu selama bertahun-tahun karena sudah tiada Pasti akan sangat senang jika mereka bisa bertemu kembali.
"Baiklah besok aku akan bersiap-siap untuk bertemu dengan dan aku sudah tidak sabar untuk bertemu dengan dia karena sudah lama sekali aku tidak bertemu lagi kabar tentang dia yang masih hidup jelas membuat aku sangat kaget dan aku tidak mengira Jika dia benar-benar yang merupakan temanku dulu," kata Nayla yang hamil tidak percaya dengan apa yang dia lihat dan dia dengar maka dari itu nilon benar-benar ingin segera bertemu dengan Liu.