
Pagi jam 6. 20
Bejo terbangun ia tak memakai pakaian.disampingnya ada Me Mei dan Shanti yang masih tertidur juga tak memakai pakaian akibat kelelahan di gempur oleh Bejo. Mereka hanya di tutupi selimut yang lebar,
"Kak....Ayooo Bangun.... Dah siang ini..." ucap Bejo .
Bejo menggoyangkan tubuh Me Mei dan Shanti.
"Masih ngantuk Jo..." ucap Shanti sambil merem.
Me Mei terbangun lalu mendekatkan mulutnya ke kuping Bejo.
"Bilang saja kalau gak bangun entar gak ku kasih jatah..." ucap Me Mei berbisik.
"Kalau kak Shanti gak bangun... Gak akan aku kasih jatah..." ucap Bejo.
"Iya.. ya... Ne aku bangunn.... Hooooaaammm.... " ucap Shanti.
"Jo... Mandi bareng yuuk..." ucap Me Mei.
"Ayoo..." ucap Bejo.
Mereka bertiga lalu turun dari tempat tidur,kemudian berjalan ke arah kamar mandi. Kamar mandi Me Mei berada di dalam kamar. Kamar mandi itu muat sampai 7 orang dewasa.
Me Mei menyalakan shower lalu membasahi tubuh Bejo,lalu Shanti kemudian dirinya sendiri.
Shanti mengambil Sabun lalu menuangkan di tangan Bejo dan Me Mei.
Mereka saling memyabuni satu sama lain.
"Jo... Kamu apakan burungmu ini? kok bisa gede sekali..." ucap Me Mei sambil menyabuni burungnya Bejo.
"Enggak ku apa - apain Kak... Setelah ikut sunnat massal ... Burungku jadi membesar... Padahal aku takut di sunnat,tapi di bujuk terus sama Pak Rt. Malah dibilang kalau aku gak sunat maka aku gak bisa nikah. begituu..Mau gak mau ya aku ikut sunat kak." ucap Bejo sambil menyabuni gunung Shanti.
Shanti mengambil shower lalu menyirami tubuhnya lalu Bejo kemudian Me Mei.
"Jo... Duduk di kloset situ dong..." ucap Me Mei.
Bejo duduk di wc duduk yang tertutup,lalu Me Mei melahap burung Bejo.
Selang 5 menit, Me Mei menaruh Burung Bejo di depan goanya.
Blesh.... Burung Bejo amblass...
Kemudian Me Mei naik turun di pangkuan Bejo.
Bejo tak tinggal diam,tangganya memegang kedua gunung Me Mei.
"Enak banget burungmu Jo....." ucap Me Mei.
"Lubang Kak Me Mei juga enak..." ucap Bejo.
Selang 20 menit,Me Mei melepaskan burung Bejo. Lalu Posisi Me Mei di gantikan oleh Shanti.
Blesshh... Burung Bejo Amblas di lubang Shanti.
Kemudian Shanti bergerak naik turun,lalu maju mundur.
15 menit kemudian Shanti keluar. Lalu melepaskan burung Bejo.
Me Mei teletang di lantai.
"Jo... Masukin burungmu..." ucap Me Mei sambil membuka lebar pahanya.
Bejo bangkit lalu menghampir Me Mei.
Blessshh....
Bejo menggerakkan pinggulnya naik turun.
Shanti menghampiri Me Mei,lalu meletakkan lubangnya di mulut Me Mei.
***
Jam 8.00
Mereka sudah tiba di rumah baca.
Bejo membaca buku tentang militer.
"Waahh... Rupanya mereka menjaga negara ini dengan alat - alat yang canggih ya...
"Bisa neh aku nanti menaiki jet tempur... Lalu kubawa Kak Me Mei dan Kak Shanti jalan - jalan " ucap Bejo dalam hati.
Lalu Bejo membuka Hpnya,kemudian membuka apk you tube,lalu mencari dunia militer.
"Wuuiiihh... Rusia lebih canggih,sama amerika juga canggih... Seandainya saja negara ini bisa membuat Jet tempur sendiri... Pasti lebih maju..." gumam Bejo.
Shanti menghampiri Bejo,ia melihat Bejo menonton video militer.
"Jo...." ucap Shanti.
Bejo menoleh.
"Iya Kak..." ucap Bejo.
Shanti duduk di samping Bejo.
"Kalau kamu bisa mengendarai Jet tempur,Bawa kakak dong....Kakak pengen ngerasain naik Jet tempur..." ucap Shanti.
"Pasti itu Kak... Nanti aku bawa kak Me Mei juga... Biar sama - sama bisa ngerasain naik Jet tempur.." ucap Bejo.
"Kak Shanti... Ini bagaimana cara ngerjainnya?" ucap salah satu anak didik Shanti yang bingung mengerjakan soal yang di berikan oleh Shanti.
Shanti kemudian mengampiri anak tersebut. Lalu memberi tahu cara - caranya.
Lagi asik - asiknya menonton Video. Ada panggilan telpon masuk.
Bejo menghiraukan saja panggilan itu,karena no itu no baru yang belum di simpan di kontaknya.
Lalu panggilan itu mati sendiri.
Bejo melanjutkan Video yang ia tonton memakai Wifi gratis yang dipasang oleh Pak Budi.
Lalu muncul sebuah pesan.
0852********
Memgapa nomorku kamu blokir? apakah aku menggangumu?.
"Memblokir....???" gumam Bejo.
Bejo lantas membalas pesan tersebut.
"Maaf kamu siapa?...Aku gak ada memblokir nomor siapapun di hapeku ini.(kirim).
Baru saja mau melanjutkan Video yang ia tonton,muncul balasan pesan itu.
0852********
Serius kamu gak ada memblokir nomorku? Aku Yeni Li Hua.
Bejo membalas pesan itu.
Ooo.... Kak Yeni. Maaf kak... Beneran Kak...aku gak ada memblokir nomor kakak. Aku saja belum tahu cara memblokir nomor.(kirim)
Lalu nomor itu menelpon. Bejo mengangkat nomor tersebut.
"Halooo...." ucap Bejo
"Haalooo juga Jo.." suara Yeni.
"Jo... Apakah kamu punya pacar?"suara Yeni.
"Gak punya Kak... Boro - boro pacar... Cari duit aja susah..." ucap Bejo.
"Lalu siapa yang memblokir nomorku Jo..." suara Yeni.
Bejo lantas teringat Shanti meminjam Hapenya tadi malam.
"Hem.... Mungkin di pencet sama temanku kak.. Soalnya hapeku tadi malam di pinjam sama temanku.." ucap Bejo.
__ADS_1
"Temanmu itu cewek apa cowok?" suara Yeni.
"Cewek kak..." ucap Bejo.
"Sekarang kamu lagi di mana?" suara Yani.
"Lagi di rumah baca kak..."ucap Bejo.
"Bisa serlok kah Jo..." suara Yeni.
"Bisa kak.." ucap Bejo.
"Coba kamu serlok ya...Entar aku kesana" suara Yeni.
"Iya Kak..." ucap Bejo.
Panggilan itu mati,lalu Bejo menekan Maps lalu mengirim lokasinya ke Yeni.
Bejo membuka Apk Novel Toon lalu membaca novel yang ia baca.
"Hem.... Energi Qi itu gimana seh bentuknya..." ucap Bejo dalam hati penasaran.
Bejo lantas menghampiri Me Mei yang sedang mengajar.
"Kak.." ucap Bejo.
"Iya Bejo ganteng... Ada apa?" ucap Me Mei.
"Energi Qi itu apa seh?" ucap Bejo.
"Kamu baca Novel kultivator ya Jo.." ucap Me Mei.
"Iya Kak...Kok kakak bisa tahu..." ucap Bejo.
"Ya tahulah... Itu loh Ilmu yang berasal dari daratan cina Jo.. Energi Qi itu energi alam.. Lalu kita kumpulkan,lalu kita menyerapnya...Seperti meditasi Jo..." ucap Me Mei.
"Oooo... Begitu...Lalu Dantian itu apa?" ucap Bejo.
"Dantian itu pusat energi yang terletak di sini.." ucap Me Mei sambil menyentuh perut Bejo.
"Ooo... Begitu." ucap Bejo.
"Kalau mau merasakan Energi Qi harus di alam yang banyak pepohonan,misal di hutan.. Tapi gak semua ada energi Qi nya Jo..." ucap Me Mei.
"Emang kak Me Mei punya energi Qi?" ucap Bejo.
"Gak punya Jo... " ucap Me Mei.
Dung...Dung...Dung....Dung... Suara gamelan kecil di pukul. Nampak penjual es berjalan.
"Kak Me Mei mau Es...?" ucap Bejo menawarkan.
"Mau Jo..." ucap Me Mei.
"Siapa yang mau Es angkat tangan..." ucap Bejo.
Semua yang mendengar lantas mengangkat tangan,termasuk Shanti.
Lalu Bejo keluar.
"Pak... Esnya Pak..." ucap Bejo memanggil penjual Es.
Lalu penjual Es menghampiri Bejo.
"Beli berapa Bang..?" ucap Penjual Es.
"21 pakai gelas plastik pak..."ucap Bejo.
Penjual Es lalu membuatkan minuman Es tersebut.
Ada yang sudah jadi,lalu Bejo mengambil lalu memberikan pada teman - temannya.
Tak Lama kemudian ,penjual Es memberikan gelas terakhirnya.
"Berapa Pak?" ucap Bejo.
"63 ribu saja Bang.." ucap Penjual Es.
"Kak Yeni...!!!??" ucap Bejo terkejut.
"Hai Jo...." ucap Yeni.
" Hai juga Kak..." ucap Bejo.
"Kakak mau Es...?" ucap Bejo.
"Boleh... " ucap Yeni.
"Pak pesan satu lagi..." ucap Bejo.
"Maaf Bang... Esnya habis,itu yang terakhir.." ucap penjual Es.
"Oo....Ya sudah.." ucap Bejo.
Penjual Es lalu pergi.
"Ini buatmu Kak..." ucap Bejo.
"Gak usah Jo... Makasih.." ucap Yeni.
Lalu mereka duduk didepan rumah Baca.
Bejo lalu memakan es krim tersebut.
Yeni melihat Bejo memakan es krim jadi kepingin,tapi malu untuk mengatakannya.
Bejo melihat Yeni seperti mau menikmati Es Krimnya.
"Ini kalau kakak mau..." ucap Bejo.
"Hem...Suapin dong.." ucap Yeni.
Bejo lantas menyuapi Yeni.
Tiba - tiba Me Mei datang saat Bejo menyuapi Yeni.
"Neh Cewek siapa ya...?" ucap Me Mei dalam hati karena posisinya Yeni membelakangi Me Mei,jadi wajahnya tak terlihat.
Lalu Me Mei mendekat.
"Dia siapa Jo...?"ucap Me Mei.
"Ooo... Dia Kak Yeni... Orang yang kecopetan di angkot itu Kak.." ucap Bejo.
"Kok dia tahu kamu di sini..." ucap Me Mei memakai bahasa cina.
"Tadi Kak Yeni nelpon Kak.. Tapi gak aku angkat karena nomor baru.. Lalu kak Yeni kirim pesan,Kak Yeni bilang kenapa nomornya di blokir(Shanti keluar,lalu melihat Bejo duduk di dekat cewek,timbul rasa cemburu.). Ya aku bilang, aku gak ada blokir... Lalu kak Yeni nelpon kemudian (Bejo menyuapi es ke Yeni,Shanti yang melihat lalu sengaja membuang esnya yang sisa separo) Kak Yeni minta serlok." ucap Bejo memakai bahasa cina.
"Jo... Esku tumpah... Aku masih pengen.." ucap Shanti.
"Kamu bisa bahasa Cina Jo...!!!?" ucap Yeni terkejut
Bejo menyuapi Shanti.Es yang di pegang Me Mei lantas sengaja di tumpahkan.
"Bisa Kak...Kak Me Mei yang mengajariku." ucap Bejo.
"Jo... punyaku juga tumpah" ucap Me Mei.
Bejo lantas menyuapi Me Mei.
Yeni tak mau kalah.
"Jo...Lagi dong..." ucap Yeni.
Bejo menyuapi bergantian,tapi dirinya tak sempat memakan Es tersebut.
Sampai Es di gelas itu habis.
"Yaaah... Habis kak..." ucap Bejo.
__ADS_1
"Jo... Ikut aku yuk.." ucap Yeni.
"Kemana Kak.." ucap Bejo.
"Kita beli Es campur di depan sana.." ucap Yeni.
"Ayo..." ucap Bejo.
"Jo... Aku ikut ya..." ucap Shanti.
"Aku juga ikut Jo..." ucap Me Mei.
"Gue hanya mengajak Bejo saja,kenapa kalian juga ikut?" ucap Yeni.
"Gak papa kak.... Kalau rame - rame kan enak...." ucap Bejo.
"Tuh... Bejo saja gak masalah kalau kita ikut,kok lu yang sewot..." ucap Shanti.
Bejo lalu berjalan,Shanti memegang tangan Bejo,Yeni yang melihat gak mau kalah,ia juga memegang tangan Bejo yang sebelahnya.
"Wah... Sepertinya ada cemburu neh..." ucap Me Mei dalam hati melihat tingkah Shanti.
Tak lama kemudian mereka sudah sampai di tempat penjual Es Campur.Lalu duduk di kursi kayu yang panjang.
"Pak pesan 1 Es campurnya makan di sini.." ucap Yeni.
"Neng pesan Es apa ?" ucap Penjual Es pada Me Mei dan Shanti.
"Kita gak pesan..." ucap Shanti.
"Kok kakak gak pesan?" ucap Bejo heran.
"Cukup satu mangkok saja Jo... Nanti kamu suapin lagi seperti tadi.." ucap Shanti.
"Heeeeeeh....!!!
"Terus aku gak makan dong...?" ucap Bejo.
"Pak pesan satu lagi..." ucap Yeni.
"Pak aku juga pesan 2 es campur " ucap Shanti.
Yeni duduk mepet dengan Bejo,begitu pula Shanti.
"Asem.... Kenapa seh mereka ini?" ucap Bejo dalam hati heran atas tingkah Shanti dan Yeni.
Pesanan Yeni sudah jadi duluan.
Yeni menyuapi Bejo.
"Jo.. Sekarang gantian aku yang suapin kamu" ucap Yeni.
"Aku kan juga punya kak,bentar lagi juga sudah jadi" ucap Bejo.
"Yang ini dulu aja,tadi kan kamu gak sempat makan es krimmu.." ucap Yeni.
"Ya udah deh.." ucap Bejo.
Yeni menyuapi Bejo.
Es campur punya Bejo sudah jadi,lalu di taruh di dekat Bejo,Shanti mengambil Es tersebut.
Shanti ikut menyuapi Bejo.
Tak lama kemudian 2 mangkuk Es campur sudah jadi lalu di letakkan di depan Bejo dan Me Mei.
Me Mei ikut menyuapi Bejo.
Mulut Bejo belum habis sudah di sodori sendok oleh yeni,Shanti dan Me Mei.
Para pengunjung melihat Bejo di ladenin 3 cewek lalu menyorakinya.
"Wuiihhh... Jagoan kita sudah punya pacar... Gak tanggung - tanggung... 3 coyy.
"Ayooo Jo.... Selesaikan setelah makan Es campur ini...
"Iya Jo... Bawa mereka ke hotel...
"Diampuuuttt...." ucap Bejo dalam hati.
Perut Bejo terisi penuh es campur,lalu Bejo mengangkat kedua tangannya,
"Aku gak sanggup lagi,perutku dah gak muat kak..." ucap Bejo.
Yeni mengelap bibir Bejo,begitu juga Shanti dan Me Mei.
"Kakak kenapa seh... Kok kalian jadi seperti ini... Heran aku..."ucap Bejo.
"Gak apa apa Jo... Pengen saja aku menyuapimu?" ucap Shanti.
"Sama Jo... Aku juga pengen menyuapimu." ucap Yeni.
"Ikut - ikut saja Lu...." ucap Shanti.
"Terserah gue... Lu aja ngikutin kita..." ucap Yeni tak mau kalah.
"Gue di ajakin sama Bejo..." ucap Shanti.
"Asem........Ne Cewek kok jadi ribut gini seh." ucap Bejo dalam hati.
"Sepertinya dia yang memblokir nomorku di hape Bejo." ucap Yeni dalam hati melihat Shanti yang tak mau kalah,sedangkan Me Mei tak begitu agresif,Me Mei hanya ikut - ikutan saja.
Tiba - tiba ada 2 preman menagih uang keamanan,lalu Bejo melihatnya.
"Kalian masih memalak di sini?" ucap Bejo.
"EH....!!??? 2 Preman itu terkejut melihat ada Bejo duduk di dekat 3 cewek.
"Maaf Bos...Maaf.... " ucap Preman itu lalu pergi tak jadi mengambil uang keamanan.
Yeni,Shanti dan Me Mei masih berdebat,lalu Bejo berdiri menghampiri penjual es campur.
"Berapa Pak 4 mangkuk es campur." ucap Bejo.
"Gratis Bos...." ucap Penjual es campur.
"Kok gratis? Nanti bapak rugi..." ucap Bejo.
"Kemarin bapak rugi Bos.. Sekarang enggak,karena sudah tahu Preman itu takut sama Bos..."ucap Penjual es campur.
"Ooo...Begitu ya...Terima kasih ya Pak..." ucap Bejo.
"Sama - sama Bos...Boleh minta nomor hapenya Bos.." ucap penjual es campur.
Bejo memberikan nomor hapenya kepada penjual es,lalu penjual es memiscol No Bejo.
"Itu nomorku Bos... "ucap Penjual es campur.
"Iya pak,ne ku simpan..." ucap Bejo.
Bejo melihat ke 3 wanita itu masih berdebat.
Lalu Bejo meninggalkan tempat itu tanpa memberi tahu mereka yang sedang berdebat.
"Aku yang kenal lebih dulu... Jadi aku berhak atas Bejo..." ucap Me Mei.memakai bahasa cina
"Siapa Lu.... Keluarga bukan... Pacar juga bukan... Aku akan menjadikan Bejo sebagai kekasihku dan suamiku.." ucap Yeni memakai bahasa cina juga.
"Aku gak akan membiarkan kamu mendekati Bejo..." ucap Me Mei bahasa Cina.
Shanti tersadar Bejo tak ada,lalu celingukan mencari Bejo.
"Bejo kemana Mei... Kok gak ada" ucap Shanti sambil celingukan mencari Bejo.
"EH.....!!!?? Me Mei dan Yeni terkejut. Lalu mereka celingukan mencari Bejo.
"Bos Bejo sudah kembali dari tadi Neng..." ucap Penjual es campur.
"Siaall... Ini gara - gara Lu.... Bejo pergi begitu saja..." ucap Shanti emosi.
Shanti dan Me Mei meninggalkan tempat tersebut.
__ADS_1
"Aku akan merebut Bejo dari tangan kalian" ucap Yeni dalam hati sambil melihat Me Mei dan Shanti berjalan menjauh.