
Bejo memperhatikan pil yang sudah jadi tersebut.
"Hem..... Mayanlah pilku jadi lev 5...
Bejo kembali membuat Pil kecantikan dan Pil pewangi badan.
setengah lebih jam kemudian Bejo selesai membuat Pil.
"Kalau ada madu dari lebah emas pasti lebih joss ini. Kulit menjadi halus..
"Tunggu dulu....
"Aku kan berada di sarang lebah,dan di sini ada lebah emas..Pasti mereka menyimpan madunya " ucap Bejo dalam hati.
Bejo memberikan pil buatannya ke empat istrinya.
"Ini pil apa kang mas?" ucap Yeni penasaran.
"Itu pil Kecantikan sayang.... " ucap Bejo.
"Pil kecantikan.....!!" ucap ke empat istri bejo secara serempak.
"Iya... Pil itu menghilangkan kerutan di wajah, Badan menjadi wangi,dan lubang kalian akan rapat seperti gadis...Bisa di pakai oleh wanita dan bisa si pakai pria.Kalau Pria akan menambah daya tempurnya di ranjang dan bisa memperbesar senjatanya. Begitu...." ucap Bejo.
"Serius kang massss...." ucap Sari tak percaya.
"Iya aku seriuss..
"Kenapa....??
"Kalian tak mau ya..." ucap Bejo.
"Mau...Mau...Mau...Kang Mas..." ucap Ke empat istri Bejo.
Mereka pun menelan pil tersebut.
Glek....Glek...Glek...Glek....
Bejo menelan Pil yang berbeda,ia menelan Pil dari bahan bunga Melati dan mawar saja. Agar tubuhnya tetap wangi.Jika ia menelan Pil yang sama, Bejo takut burungnya membesar,hingga tak muat masuk dalam lubang istrinya.
Tak lama kemudian.
Mereka merasakan efek pil kecantikan yang di telan.
Nampak wajah mereka terlihat segar bugar,badan menjadi wangi.Tak ada jerawat ataupun flek hitam,kulit menjadi kencang., Kedua gunung mereka juga kecang.
Sari membuka pakaian atasnya. Nampak kedua gunungnya nampak kencang padat berisi.
"Yank... Susuku kok jadi begini?" ucap Sari heran.
"Itu berkat Pil kecantikan sayang..." ucap Bejo.
Yeni,Novita dan Shanti ikut - ikutan membuka bajunya.
"Iya... Tambah kencang,padat, kenyal dan sedikit membesar.." ucap Shanti.
Bejo yang melihat ingin rasanya menerkam,tapi di urungkan,karena sebentar lagi mereka akan keluar kamar.
"Kang mas...Coba pegang susuku..."ucap Sari.
Bejo lantas memegang lalu memainkan telapak tangannya.
"Kalau ada madu lebah Emas akan lebih bagus yank... Kulit kita jadi halus..." ucap Bejo.
"Ooo.... Begitu...." ucap Sari.
"Hem... Aku akan minta ke Ratu Lebah. Tapi sepertinya gak sopan deh jika aku minta langsung. Pasti itu madu sangat berharga bagi mereka dan aku baru bertemu dengan dia" ucap Bejo dalam hati.
Tak lama kemudian.
"Oh iya... Aku sogok dia pakai makanan saja. Siapa tahu mau ngasih.." ucap Bejo dalam hati.
Bejo teringat masih memiliki 5 kotak coklat.
1 jam kemudian mereka berkumpul di ruang singgasana Ratu Lebah.
Penampakan Ratu Lebah seperti wanita berumur 30 an.Pakaiannya sedikit terbuka.
Bejo melihat ke arah Mei Lisa berada.
"Sial... Dia setara dengan Raja Dewa tahap Perunggu. Pantesan saja auranya sangat kuat,jika lebih 5 menit dia mengeluarkan auranya,maka aku bisa pingsan atau gak mati di tangannya.." ucap Bejo dalam hati.
Lalu Bejo melihat ke arah lebah yang menyerupai manusia.
"Asli bisa mampus seketika ini..." ucap Bejo dalam hati,sebab Bejo melihat kekuatan manusia lebah itu setara dengan Prajurit dewa,paling tinggi di tahap komandan dewa.
Ratu lebah menyediakan makanan seperti biasanya,tapi ada yang berbeda.
Ada satu gelas kecil isinya madu.
"Maaf yang mulia Ratu Mei Lisa" ucap Bejo#.
"Iya yang mulia Bejo..Ada apa?" ucap Mei Lisa.
"Gelas kecil ini apa ya?" ucap Bejo.# penasaran.
__ADS_1
"Itu adalah Madu dari Lebah Emas..." ucap Mei Lisa.
"Oooo.... Madu..." ucap Bejo#.
Bejo dan rombongannya mencoba madu tersebut.
Tak lama kemudian,Bejo mengusap kulitnya.
"Seperti cewek saja... Kulitku jadi lembut gini.." ucap Bejo dalam hati.
"EH.....!!!??? ke empat Istri Bejo terkejut saat mengetahui kulitnya menjadi haluss.
Bejo mengeluarkan 1 bungkus coklat Cad Burrynya.
"Yang mulia Ratu Mei Lisa... Aku punya sesuatu untuk anda.." ucap Bejo#.
"Sesuatu....Apa itu yang mulia Bejo...?" ucap Mei Lisa penasaran.
"Hem....Makanan.
"Kami menyebutnya Coklat...
"Apakah yang mulia Ratu mau?" ucap Bejo#.
"Coklat....?? Apa itu coklat yang mulia Bejo?" ucap Mei Lisa heran dengan nama asing tersebut.
Bejo menunjukkan Coklatnya itu pada Mei Lisa.
Mei Lisa menyuruh salah satu anak buahnya yang seperti manusia menghampiri Bejo.
Bejo membuka bungkus coklat lalu memberikan pada anak buah Mei Lisa. kemudian anak buahnya itu berjalan ke arah Mei Lisa. Setelah sampai ia memberikan coklat tersebut.
Nampak Mei Lisa memperhatikan coklat yang di pegangnya itu. Lalu mencium aromanya,kemudian ia menggigit kecil coklat tersebut.
"Enak... Manis,lembut...." ucap Meli Lisa dalam hati.Lalu ia menggigit agak banyak lalu mengunyah.
"Apakah yang mulia Ratu suka?" ucap Bejo #.
Mei Lisa hanya menganggukan kepala saja,karena di mulutnya penuh coklat.
Bejo mengeluarkan 1 kotak coklat Cad burry.
Mei Lisa turun dari kursi singgasananya,lalu berjalan ke arah Bejo.
"Makanan ini sungguh enak sekali yang mulia...
"Aku baru pertama kali makan makanan seperti ini...
Mei Lisa melihat 1 kotak coklat di atas meja Bejo.
"Apakah ini untukku?" ucap Mei Lisa sambil menunjuk kotak berisi coklat.
"Tapi...." ucap Bejo #
"Tapi apa yang mulia Bejo..." ucap Mei Lisa.
"Kalau boleh... Saya meminta madu lebah Emasnya..." ucap Bejo #.
"Berapa yang mulia inginkan...?" ucap Mei Lisa.
"Tak banyak....Hanya satu tong saja...
"Oh iya....Aku punya sesuatu lagi buat Ratu....
Bejo mengeluarkan Pil kecantikan.
"Ini adalah pil kecantikan..." ucap Bejo# sambil memberikan pil kecantikan.
"Pil kecantikan??" ucap Mei Lisa.
"Iya..Pil kecantikan.. Ketika Ratu menelan Pil ini...
"Ratu akan nampak seperti gadis berumur 20 an tahun" ucap Bejo#.
Mei Lisa memgambil Pil dari telapak Bejo,lalu menelannya.
Glek...
Tak lama kemudian,Mei Lisa merasakan tubuhnya mengalami perubahan,terutama bagian gunung kembar. Kerutan di wajahnya menghilang.
Bejo mengeluarkan cermin lalu memberikan pada Mei Lisa.
"EH......!!!??? Mei Lisa terkejut saat melihat wajahnya di cermin,lalu memegang wajahnya itu.
"Wajahku....!!" ucap Mei Lisa tak percaya apa yang ia lihat. Wajahnya nampak seperti seorang gadis berumur 20 tahun.
"Ratu kembali seperti muda lagi kan..." ucap Bejo #.
Mei Lissa lalu bersujud.
"Iya... Terima kasih yang mulia.. Terima kasih..." ucap Mei Lisa sambil sujud
"Berdirilah yang mulia Ratu.. Jangan bersujud padaku.." ucap Bejo#
Mei Lisa kemudian berdiri.
__ADS_1
"Seandainya suamiku masih hidup,pasti ia merasa senang sekali..." ucap Mei Lisa dalam hati teringat mendiang suaminya.
"Ada apa yang mulia Ratu?" ucap Bejo # heran melihat Mei Lisa seperti sedih.
"Gak apa - apa yang mulia Bejo.."ucap Mei Lisa.
Bejo menghampiri Mei Lisa dengan membawa sekotak coklat.
"Ini yang mulia Ratu coklatnya.. Kalau bisa jangan panggil aku yang mulia..Cukup panggil nama saja,sebab aku bukanlah Raja..." ucap Bejo#.
"Terima kasih yang mu... Bejo.." ucap Mei Lisa.
"Sama - sama..." ucap Bejo# sambil tersenyum.
"Oh iya.. Mari ikut aku...Aku akan menunjukkan penyimpanan madu tersebut." ucap Mei Lisa.
"Apakah istriku boleh ikut yang mulia Ratu?" ucap Bejo#.
Mei Lisa menyerahkan kotak coklat itu pada anak buahnya.
"Maaf... Hanya 1 bangsa manusia saja yang boleh masuk..." ucap Mei Lisa.
"Baiklah...." ucap Bejo#.
Mereka berdua lalu berjalan keluar meninggalkan ruang singgasana.
"Oh iya yang mulia Ratu... Kalau boleh aku tahu di kursi yang kosong itu siapa yang menempatinya" ucap Bejo#. sambil berjalan
"Itu adalah tempat duduk mendiang suamiku Bejo.." ucap Mei Lisa.
" Maaf aku pikir suami yang mulia Ratu lagi tugas di luar istana." ucap Bejo#.
Mei Lisa tiba - tiba menghentikan langkahnya.
"Apakah Bejo tak ingat peristiwa saat pertempuran waktu itu? Mei Lisa.
"Pertempuran yang mana ya? Perang dunia ke 1 atau perang dunia ke 2 yang mulia Ratu?" ucap Bejo#.
"Dia tak ingat kejadian peperangan waktu itu...Tapi jika aku membunuhnya ,maka sangat di sayangkan. Dia begitu tampan. Ada aura yang membuat diriku bertekuk lutut padanya,padahal aku sangat ingin membunuh dia. Tapi dia tampan dan baik hati,Aku harus bagaimana ini?" ucap Mei Lisa dalam hati bimbang memikirkannya.
Semalaman Mei Lisa memikirkan Bejo . Mei Lisa ingin membunuh Bejo di tempat terpisah dengan rombongannya,begitu Bejo tewas maka ia memerintahkan anak buahnya untuk membunuh rombongannya Bejo
"Yang mulia Ratu..." ucap Bejo#. Bejo melihat Mei Lisa terdiam tak bicara,seperti memikirkan sesuatu.
""EH....!!!?? Mei Lisa tekejut.
"Yang mulia Ratu kenapa?" ucap Bejo#
"Gak apa - apa.Panggil aku dengan nama saja,seperti aku memanggilmu dengan nama..."ucap Mei Lisa.
"Anda kan penguasa di tempat ini,ada rasa sungkan di hatiku jika memanggil anda dengan nama saja.." ucap Bejo#.
"Kalau tidak mau,mau aku tak akan memberikan Maduku itu..." ucap Mei Lisa.
"Asem....Sikapnya berubah menjadi dingin begini. Seperti ada niat terselubung ini" ucap Bejo dalam hati.
"Baiklah Nona Mei Lisa..." ucap Bejo#.
"Nah... Begitu donk..." ucap Mei Lisa lalu tersenyum.
Mei Lisa kemudian berjalan lagi.Bejo mengikuti Mei Lisa di sampingnya.
"Apa yang di rencanakannya ya...?
"Aku harus berhati - hati" ucap Bejo dalam hati.
Tak lama kemudian mereka sudah sampai di tempat penyimpanan Madu Lebah Emas.
Di dinding banyak sekali madu yang tersimpan,bentuknya sama seperti Lebah pada umumnya.Hanya ukuran saja yang membedakan.
Mei Lisa memerintahkan anak buahnya keluar dari dari ruangan menggunakan gelombang suara yang hanya dapat di dengar sesama lebah.
Anak buahnya keluar dari ruangan penyimpanan madu. Mei Lisa menutup pintu dengan kekuatannya.
"Kenapa pintunya di tutup?" ucap Bejo dalam hati heran.
Mei Lisa bergerak sangat cepat ke arah Bejo.
"EH.....!!!??? Bejo terkejut. Karena tak melihat gerakan Mei Lisa yang begitu cepat.
Tangannya terasa di pegang oleh Mei Lisa lalu cincin ruangnya di lepas. Kemudian menyimpannya.
"Turuti kemauanku,bila tidak orang - orangmu akan mati di tangan anak buahku. ." ucap Mei Lisa di telinga Bejo. Kemudian berpindah tempat di depan Bejo yang berjarak 5 meter.
"Jancooook.....
"Jadi dia merencakan ini...
"Sial - sial....Aku sungguh tak menyangka.
"Jika aku bunuh memakai elemen racunku belum tentu dia langsung tewas,yang ada keluarga dan teman - temanku tewas semua" ucap Bejo dalam hati bingung.
"Bagaimana? Jika tidak mau maka aku langsung memerintahkan anak buahku" ucap Mei Lisa sambil menatap tajam ke arah Bejo.
Bejo menelan ludahnya. Karena di hadapi masalah yang sangat rumit,ia berada sangat jauh dari rombongannya,dan ia di dalam sarang kekuasaan Ratu yang di huni jutaan Lebah.
__ADS_1
"Baiklah... Apa yang ingin Nona Mei Lisa inginkan dariku..?" ucap Bejo#.
"Aku ingin.......