BEJO

BEJO
BERTEMU LAGI DENGAN KAKEK PEMILIK CINCIN.


__ADS_3

Sore hari di padang rumput.



Nampak sebuah pesawat mencoba mendarat di padang rumput. Pesawat itu milik keluarga bangsawan Li Hua. Pesawat itu sedikit terguncang akibat permukaan landasan tidak rata.Bejo dan Zein berusaha sekuat tenaga mendaratkan pesawat agar tak hancur.Roda depan patah,moncong pesawat nyungsep,Bejo dengan gerak cepat menutup aliran bahan bakar. Sayap pesawat patah. Lalu pesawat itu berhenti ,1 Cm hampir menyentuh pohon.. Timbul percikan api ,Api itu lalu perlahan membesar Zein gerak cepat menyalakan pemadam api melalui tombol. Api itu padam.


"Syukurlah kita selamat...." ucap Zein.


"Iyoo... Jantungku berdetak kencang rek...." ucap Bejo.


Pintu terbuka,Yeni masuk ke ruang kemudi.


"Kita ada di mana Yank?" ucap Yeni.


"Gak tahu aku Yank...Sebab di radar gambarnya berbeda." ucap Bejo.


Pasukan Elit keluarga Li Hua keluar dari pesawat lalu berjaga sambil menenteng senapan serbu.


Bejo keluar dari ruang kemudian,ia mengampiri Shanti,Sari,Novita(Adik sari), Paramitha (istri Bagaskara),Tang Seng dan 5 teman Novita*.(Zeni,Diana,Melina,Indah,dan Stevan.)


(*Note: Chapter sebelumnya lupa ketik,sudah di perbaiki)


"Apa kalian baik - baik saja?" ucap Bejo.


"Iya kami baik - baik saja..." ucap Sari.


Nampak mereka sedang mencoba menghubungi keluarganya,tapi mereka tak mendapat sinyal.Ada juga yang panik.


"Kalian tetap tenang didalam pesawat,dan jangan panik,Kami berusaha sekuat tenaga untuk bisa kembali pulang. " ucap Bejo.


Bejo keluar dari pesawat bersama Tang Seng,Yeni dan Sari


"EH..... !!!?? Tang Seng dan Yeni terkejut.Mereka merasakan ada energi Qi di sekitarnya.


"Kakek...Apa kakek merasakannya?" ucap Yeni #.


"Iya...Kakek merasakannya.. Tapi itu tidak mungkin.. " ucap Tang Seng #.


"Kakek merasakan apa?" ucap Bejo#.


"Energi Qi...." ucap Tang Seng#.


Sari memgeluarkan pesawat Drone kecil dan peralatan lainnya untuk mengecek wilayah sekitar.


"Energi Qi itu seperti apa?" ucap Bejo # penasaran.


"Coba sayang duduk bersila,pejamkan mata dan fokus.." ucap Yeni.


Bejo lalu duduk dan memejamkan matanya.


"Jernihkan pikiran sayang,jangan berpikiran yang macam - macam" ucap Yeni.


Bejo melakukan apa yang di suruh oleh Yeni. Ia merasakan ada sebuah energi di sekitarnya.Lalu ia membuka matanya.


"Apa sayang tadi merasakan energi Qi?" ucap Yeni.


"Iya... Aku merasakannya sayang.." ucap Bejo.


Sari menghampiri Bejo sambil membawa laptop


"Coba mas Bejo lihat...Ini tak ada dalam peta dunia.." ucap Sari sambil menyerahkan laptopnya.


Bejo memperhatikan gambar hasil pemantauan drone.Ada Lautan, bangunan besar dan pemukiman ,Tapi jaraknya sangat jauh dan ada beberapa hewan liar.


"Mbak...Apakah ada pangkalan militer di dekat sini?" ucap Bejo.


"Sejauh pengamatan mbak gak ada .." ucap Sari.


"Aneh.....


"Apa Mbak merasakan ke anehan di sini?" ucap Bejo.


"Kita berada di tengah hutan..Jadi mbak belum menemukan keanehan..." ucap Sari.


"Oke kalau begitu... Kita akan menginap di sini dahulu baru besok pagi kita akan sisir wilayah ini." ucap Bejo.


"Siap ..." ucap Sari.


Bejo lantas berjalan ke dalam pesawat untuk mengecek perlengkapan,apakah ada kerusakan apa tidak.


2 pasukan elit mempersiapkan penerangan,karena hari mulai gelap.


Bejo melihat peralatan tempur,Ketika mereka bertolak ke indonesia Pasukan Inggris memberikan peralatan tempur secara percuma,karena keluarga Li Hua ikut serta membantu kerajaan inggris.


Paramitha membantu menyediakan makan malam.


Saat Bejo hendak mengeluarkan Genset,ia melihat cincin tak ada lagi di jarinya.


"Kemana cincinku..." ucap Bejo dalam hati.


Bejo lantas mencari cincin tersebut.


Doorr....Dooorr....Doorr....Dorrr.... Door..Suara tembakan.


"EH....!!!?? Bejo terkejut.


"Apakah ada musuh...?" ucap Bejo memakai radio.


"Tidak ada Bos... Ada Srigala menuju kemari." suara radio.

__ADS_1


"Oke...Lanjutkan... Tingkatkan kewaspadaan kalian.." ucap Bejo.


"Baik Bos... " suara para pasukan Elit.


Bejo melanjutkan mencari cincinnya di ruang kemudi pesawat.


"Diampuutt... Aku gak pernah melepas itu cincin,Tapi kok tiba - tiba gak ada... Apa di sembunyikan oleh genderuwo ya..." ucap Bejo dalam hati.


Yeni menghampiri Bejo.


"Cari apa yank...?" ucap Yeni.


"Lagi cari cincin aku yank..." ucap Bejo.


"Cincin? Cincin apa yank..?" ucap Yeni.


"Cincin buat kita nikah... Aku menghilangkannya,ini aku sedang mencari,siapa tahu jatuh di sini.." ucap Bejo berbohong.


Yeni memeluk Bejo dari belakang.


"Tanpa cincin aku bersedia menikah denganmu yank... Yang penting Sah..." ucap Yeni.


"Kalau cincin nikah ya gak bakalan aku cari.. Ini cincin sakti reek.." ucap Bejo dalam hati.


"Iya sayang..." ucap Bejo.


"Ayoo kita makan... Ibu sudah memasakkan kita makanan.." ucap Yeni.


Bejo dan Yeni berjalan keluar pesawat.


"Jatuh kemana ya itu cincin saktiku..." ucap Bejo dalam hati sambil berjalan.


Tak lama kemudian Mereka sampai,lalu makan bersama.Setelah selesai makan, Bejo memberikan makanan pada pasukan Elit keluarga Li Hua.


Bejo juga mengatur penjagaan agar mereka tidak kelelahan menjaga.Sebagian mereka istirahat,lalu sebagian berjaga. Tang Seng sedang duduk bersila menyerap energi Qi setelah makan malam,sebab ia merasakan energi itu sangat banyak dari pada yang biasa ia lakukan di China.


Bejo duduk berdua dengan Yeni di bawah sayap pesawat.


"Yank..." ucap Yeni.


"Iya...Sayang ada apa?" ucap Bejo.


"Aku berencana mengajak Shanti ketika menikah.jadi Sayang menikahiku dan juga Shanti." ucap Yeni.


"Maksud sayang aku menikah langsung dapat 2 istri begitu..?" ucap Bejo.


"Iya... Sebab aku sudah bicara 4 mata dengan Shanti. Shanti sangat mencintaimu ,Lalu aku tanya apakah Me Mei juga..Dia bilang Me Mei tak mencintaimu,dia hanya suka sama burungmu saja. Begitu.." ucap Yeni.


"Kapan sayang bicaranya?" ucap Bejo.


"Setelah Sayang masuk akademi militer. " ucap Yeni.


"Shan... Gue dah bilang ke Bejo,..." ucap Yeni.


"Lu Bilang apa? ucap Shanti.


"3 Bulan lagi Gue dan Lu menikah dengan Bejo.." ucap Yeni.


"APAAAAA.....!!!!??? ucap Shanti terkejut.


"Gimana.....


"Lu mau gak...? Gue sudah memikirkan ini matang - matang,Kalau gak mau seh ya gak apa - apa... Jadi Bejo hanya milikku seorang.." ucap Yeni.


Shanti nampak berpikir.


Yeni memeluk Shanti,


"Gue harap lu mau menjadi istri Bejo,tapi istri ke dua,gue istri pertama.." ucap Yeni.


"Iya... Gue mau ..." ucap Shanti sambil meneteskan air bahagianya. Sebab Shanti berusaha mengubur perasaannya pada Bejo. Tapi tak bisa.


Yeni melepaskan pelukannya. Lalu Shanti memeluk Bejo.


"Aku dah lama jatuh cinta padamu Jo... " ucap Shanti sambil memeluk Bejo.Bejo membalas pelukan Shanti.


"Iya... Aku juga Kak..." ucap Bejo.


"Jangan panggil aku kakak dong A'....Apa aku dah tua...?" ucap Shanti.lalu melepaskan pelukannya.


"Enggak...


"Hem..... Gimana adek.. Dek Shanti.. dan Dek Yeni.... Soalnya aku kan orang jawa...Kalian manggil aku Kang Mas.." ucap Bejo.


"Kang Mass..." ucap Shanti dan Yeni serempak lalu memeluk Bejo.


Sari menghampiri Bejo,ia ikut - ikutan memeluk Bejo.


"Kang Mas Bejoku....." ucap Sari.


"Iiisssh.... Kak Sari ini... Ikut - ikutan kita aja." ucap Yeni.


"Biarin.... Weeeee" ucap Sari. 😝



Penampakan Sari.


"Aku gak bisa bernafas...." ucap Bejo.

__ADS_1


Ketiga wanita itu melepaskan pelukannya.


"Apakah ada perkembangan Mbak..." ucap Bejo.


"Belum ada,mbak berulang kali menghubungi pusat. Tapi belum ada tanggapan." ucap Sari.


"Oke... Dilanjut besok saja... Ini hampir tengah malam.. Istirahat dulu.." ucap Bejo.


Mereka pun istirahat di dalam kamar yanga ada di pesawat.,Bejo,Yeni dan Shanti 1 kamar.


Mereka tak melakukan apa -apa dalam kamar tersebut.


Bejo memejamkan matanya.Dalam pikirannya,ia memikirkan cincin sakti miliknya. Tak lama kemudian Bejo tertidur.


---***---


Dunia di mensi


Bejo terbangun,ia berada di sebuah taman yang indah.


"Aku di mana?.....


Bejo celingukan kesana kemari.


Tak lama kemudian datang seorang kakek - kakek menghampirinya.


"Selamat datang penerusku..." ucap kakek itu.


"Heeeehh.....!!!??? Bejo terkejut. lantas teringat saat pertama kali ia bertemu dengan kakek tersebut.


"Kakek yang dulu menemuiku itu kan.." ucap Bejo.


"Benar...Pinter kamu le..." ucap Kakek.


"Aku ada di mana kek.." ucap Bejo.


"Kamu ada dalam dunia dimensiku... Sedangkan di dunia nyata kamu berada di dunia kultifator,yang lemah akan di tindas oleh yang kuat. " ucap Kakek.


"Dunia kultifator? Tunggu dulu Kek... Maksud kakek kami berada di dunia kultifator?"ucap Bejo tak percaya.Sebab selama ini ia hanya membaca novel saja.


"Iya.... Itu benar,kakek sengaja mengirimmu kesini karena di tempatmu akan ada perang besar,di mana negara terkuat meluncurkan rudal nuklir mereka,Kakek gak ingin keluargamu kenapa - kenapa.." ucap Kakek.


"Jadi aku tak bisa kembali ke duniaku yang semula?" ucap Bejo.


"Bisa... Asal kamu jadi terkuat dan menguasai semua elemen . Kakek memberikanmu Elemen sebagai bonus karena kamu menggunakan cincin itu secara bijak. Dan kakek salut padamu." ucap Kakek.


"Bentar kek... Cincin yang aku pakai apakah kakek ambil lagi?" ucap Bejo.


"Tidak... Cincin itu menyatu dengan tubuhmu. Kakek akan memberimu elemen lagi,tapi elemen itu akan terbuka jika kamu bisa menyerapnya,Kakek akan memberi cincin ruang untuk menyimpan semua peralatanmu,agar kamu mudah membawa.Dan semua permintaanmu sebelum cincin itu menyatu, masih ada bersamamu,tidak akan hilang.." ucap Kakek.


"Elemen apa Kek? " ucap Bejo.


Kakek itu tak menjawab,ia menyentuh kening Bejo.


"AAAAAAAAAAAAAAA........." Teriak Bejo.


---***---


Dunia nyata.


"AAAAAAAAAAA......" Bejo berteriak.


Shanti dan Yeni terkejut lalu terbangun.


"Kang Mas...Kang Mas..." ucap Yeni dan Shanti.


Bejo membuka matanya.


"EH.....!!!??? Bejo terkejut lalu bangun.


Untungnya kamar itu kedap suara. Jadi suara teriakan Bejo tak terdengar sampai keluar.


"Kang Mas mimpi buruk?" ucap Yeni.


Bejo melihat ada cincin yang melingkar di jarinya.


"Iya Dek... Kang mas di datangin seorang kakek - kakek...Katanya kita berada di dunia Kultifator." ucap Bejo.


"APAAAAAA........!!!??? " ucap Yeni dan Shanti terkejut.


"Se...Se..Serius Kang mas..." ucap Yeni.


"Iya... Aku serius Dek...


"Kakek itu yang mengirim kita kedunia kultifator,sebab katanya di dunia kita akan terjadi perang nuklir .." ucap Bejo.


"Ja..Ja..Jadi kita tak bisa kembali pulang Kang Mas?" ucap Shanti.


"Iya.....Ini aku di beri cincin ruang oleh kakek itu." ucap Bejo sambil menunjukkan cincin di jarinya.


Shanti dan Yeni melihat cincin yang melingkar di jari Bejo.


"Huaaaa......Ibu.....Ayaaahhh......" ucap Shanti menangis. Karena ia terpisah dengan orang tuanya.


"Papa....Mama....... Hiks....Hiks...Hikss" ucap Yeni menangis


Mereka jadi percaya pada Bejo,karena sebelumnya mereka melihat Bejo tak memakai cincin.


Bejo merangkul Yeni dan Shanti.

__ADS_1


"Tenang Sayang.... Aku akan berusaha untuk bisa kembali lagi ke Bumi,tapi aku harus kuat dahulu,dan menguasai semua elemen.." ucap Bejo memcoba menenangkan Yeni dan Shanti.


__ADS_2