BEJO

BEJO
MENEMUKAN BATU ENERGI


__ADS_3

Jam 7.00


Mereka sudah 5 hari di dalam hutan, Semuanya telah memiliki kultivasi,yang paling tinggi adalah Tang Seng lalu Yeni. Tang Seng berada di Ranah pendekar Berlian tingkat 2.Yeni berada di ranah pendekar emas tingkat 5, Bejo dan yang lainnya berada di ranah pendekar emas tingkat 2. Mereka mendapatkannya itu dengan cara memakan daging srigala perak,Sebab Srigala Perak sering menghampiri mereka.Bejo juga memberi tahu tingkatan tiap kultivasi dan mengajari cara menyembunyikan kultivasi mereka,Bejo mendapat jurus itu dari mimpinya saat jari kakek itu menyentuh keningnya,Berbagai macam tingkat kultivasi,tanaman herbal,pil,jurus menghilangkan kultivasi,menghilangkan aura keberadaan,jenis - jenis hewan yang bisa meningkatkan kultivasi,Item yang berhubungan dengan Kultivator,hewan kontrak di dalam ingatan Bejo.


Bejo mengumpulkan semua orang.Ia memutuskan untuk keluar dari hutan tersebut untuk membuktikan bahwa mereka berada di dunia yang berbeda.


"Baiklah... Kita akan keluar hutan ini.. Ingat.. Kalian jangan berpencar,sebab kita tak tahu keadaan di dalam hutan." ucap Bejo.


Bejo memasukkan Pesawat dalam cincin ruangnya.Sebelumnya Bejo memasukkan bahan - bahan yang penting dulu agar mudah mengeluarkan,jika barang itu ada di dalam pesawat,maka sangat kerepotan,sebab badan pesawat sangat besar.


"Diampuut... Pesawat yang besarnya begitu bisa masuk dalam cincin,kira - kira luasnya seberapa ya..." ucap Dody dalam hati melihat pesawat itu lenyap.


Lalu mereka berjalan masuk dalam hutan ke arah barat,sebab arah barat terdapat pemukiman,yang jaraknya - + 450 Km.5 pasukan elit berada di depan,sedangkan 5 lagi di belakang,Di tengah ada Bejo dan lainnya.


Mereka sudah berjalan sejauh 45 km, Ada Ular besar,yang panjangnya -+ 245 meter menghadang mereka.


"Jangan lari..... Tetap di tempat.." ucap Sari.


Bejo dengan sigap mengeluarkan senjata anti tank.


Wuuussshh..... Boooomm.... Tubuh Ular itu meledak.Lalu Bejo menyimpan kembali alat tersebut.


Dor...Door...Door...Dorr...Dorr...Dorr... Suara senapan serbu menembaki Ular tersebut.


"BERHENTI MENEMBAK..." teriak Bejo.


Pasukan elit menghentikan tembakannya.


Bejo menghampiri ular itu,lalu mengeluarkan pedang Katana. Bejo membelah tubuh ular tersebut untuk mencari batu kristal.


"Apa yang Kang Mas lakukan?" ucap Yeni.


Para Gadis yang tak tahan melihat Bejo membelah tubuh ular lantas muntah.


"Aku mencari batu kristal Dek.." ucap Bejo.


"Emang ada batunya yank?" ucap Yeni.


"Nah.... Ketemu....Ini batunya yank" ucap Bejo.


Bejo lalu menunjukkan batu itu pada Yeni.


Sari mendekat untuk melihat rupa batu itu.


"Gunanya untuk apa Yank?ucap Yeni.


"Kalau kita punya hewan kontrak seperi harimau .. Kita bisa memberikan ini untuk menaikkan kekuatannya. Begitu..." ucap Bejo.


"Oooo... Begitu..." ucap Yeni dan Sari.


Mereka pun melanjutkan perjalanan lagi.


Bejo melihat tanaman Bunga api yang terletak di tebing


"Tunggu... Aku mau ambil bunga itu..." ucap Bejo.


Bejo lantas mengeluarkan tangga almunium dari cincin ruangnya.


"Untung di pesawat ada tangga,jadi aku gak kesusahan memanjat tebing." ucap Bejo dalam hati.


"Hati - hati kang Mas..." ucap Shanti.


Ada 8 biji bunga,Lalu Bejo mencabut 7 saja.


Kemudian Bejo turun.


Mereka berjalan lagi sambil waspada jika ada hewan buas. yang menyerang.


Setengah Jam kemudian Mereka melihat ada sebuah goa.


"Bos... Disana ada Goa.." ucap Dody berada di depan,ia melihat menggunakan teropong.


Bejo lantas mengambil teropongnya,


"Iya... Tapi itu apa??" ucap Bejo penasaran


Bejo melihat ada yang bergerak - gerak.


Di depan goa,nampak seekor Gorila sedang tidur kurang lebih tingginya 40 meter.


Sari mendekati Bejo.


"Mas Bejo... Bisa keluarkan drone mbak kah? Mbak akan mengecek menggunakan drone." ucap Sari.


"Bentar mbak...." ucap Bejo.


Bejo mengeluarkan peralatan drone . Kemudian Sari menerbangkan pesawat drone tersebut.


Nampak di layar ada seekor Gorila besar sedang tidur.


"EH....!!!?? Sari,Bejo dan Yeni terkejut melihat layar itu.


Tiba tiba Langit yang awalnya cerah muncul mendung.


"Tunggu di Sini,aku akan membius kera itu dulu..." ucap Bejo.


"Jangan Kang Mas...Bahaya..." ucap Yeni.


"Tenang lah...Aku akan menembak dari kejauhan saja..." ucap Bejo.


Bejo mengeluarkan senjata biusnya,Ia memasukkan puluru bius dosis tinggi.


Bejo berjalan secara perlahan agar Gorila itu tak terbangun.


"Kalau gak aku bius duluan,bisa kalah kita,kakek belum tentu bisa menghadapinya sendirian." ucap Bejo dalam hati.


Bejo bersembunyi di balik pohon,lalu membidik Gorila itu


Beeesshh..... suara senjata bius.


Jleb... Jarum bius menancap


Bessshh.....


Jleb....


Besshh....


Jleb...

__ADS_1


Bejo bergerak cepat mengisi ulang,sebab senjata itu hanya bisa menembakkan satu peluru bius saja.


Gorila itu terbangun, lalu mencabut jarum bius kemudian mengamuk. Pohon di dekatnya di pukul.


Booomm..... Pohon itu hancur.


"Busett....batang pohon gedenya satu meter bisa hancur begitu,apa lagi mukul manusia biasa.." ucap Bejo dalam hati.


"Kang Mas..." suara Yeni di radio.


Bejo tak memjawab,melainkan mengetuk mic kecil,memberikan kata sandi ketukan,jika ia menjawab,takutnya posisinya ketahuan oleh kera itu.


Selang 15 menit kemudian,gorila itu ambruk .Lalu air dari langit perlahan turun.


"Aku sudah berhasil... Ayoo kemari... Hujan akan turun.." ucap Bejo.


"Siap..." suara di radio.


Bejo mengambil pedang dari cincin ruangnya,lalu memenggal kepala Gorila tersebut.


Tak lama kemudian rombongan Bejo datang.


"Aku belum periksa dalam goa itu.." ucap Bejo sambil memenggal kepala Kera.


Pasukan elit masuk lalu memeriksa dalam goa tapi tak sampai masuk terlalu jauh.


"Aman Bos..."suara di radio.


Bejo berjalan masuk dalam goa,karena sudah selesai memenggal kepala kera.


Hujan turun sangat lebat.


Bejo memgeluarkan Lampu emergency untuk menerangi ruangan yang gelap agar yang lainnya bisa melihat.


Nampak tulang belulang hewan berserakan di lantai goa,Ada pula kerangka manusia,senjata pedang,tombak dan panah.Bejo memeriksa kerangka - kerangka manusia untuk mencari cincin ruang.Lalu ia mendapatkannya,sekitar 12 cincin ruang dan plat identitas. Lalu bejo memeriksanya.Ia ingin masuk ke dalam lagi,tapi di urungkan.


Nampak Zein mendekati Diana.Karena Diana ketakutan.


Stevan mendekati Melani.sisanya mendekat ke Paramitha.


Bejo berjalan ke arah tempat teman - temannya berkumpul.


"Tadi aku memeriksa tulang - tulang itu,lalu aku menemukan 16 cincin,untungnya ini cincin ruang biasa,bila cincin ruang khusus aku tak bisa mengambilnya sebab ada array yang melindungi.." ucap Bejo.


Bejo mengeluarkan Isi di dalam cincin tersebut.


Semua mata melihat benda - benda yang keluar dari cincin itu. Ada uang koin, Buku, pedang , pil, tanaman, dan pakaian.


Mereka mengambil koin itu lalu melihat secara seksama.


"Kau benar cucuku... Kita tidak lagi berada di Bumi... Sebab ini uang emas,karena di Bumi tak ada yang menggunakan uang ini.." ucap Tang Seng.


"Jadi..... Kita beneran di dunia kultivator?" ucap Novita.


"Iya Nov... Kita di dunia kultivator" ucap Yeni.


"Siaaal... Zaenal masih ada hutang sama aku 50 juta... Gimana aku menagihnya" ucap Muhtar salah satu pasukan Elit.


"Gampang itu.... Ikhlaskan aja... Nanti tuhan akan memberikanmu rejeki yang banyak Broo.." ucap Bejo.


"Iya Bos... Tapi aku sepertinya gak rela Bos... Awalnya aku gak mau pinjamin,tapi kata dia buat nikah gitu.. Mau gak mau aku pinjamin.." ucap Muhtar.


"Cholli kesambet apaan tuh?" ucap Bejo.


"6 bulan lagi dia mau menikah Bos...Sama Clara.." ucap Muhtar.


"Oooo...Begitu...


"Tenang Broo... Siapa tahu nanti sampeyan ketemu pengganti Clara di sini..." ucap Bejo.


Bejo membagikan Cincin ruang tersebut pada pasukan elit,Tang Seng ,Yeni,Shanti,Sari,Zein, dan Stevan lalu mengeluarkan senjata,amunisi,dan perlengkapan lainnya,Kecuali Stevan. Sebab Stevan dan Shanti warga sipil yangbtak bisa memakai senjata api secara benar. Bejo juga mengajari cara pakai cincin ruang tersebut.,agar mudah membawa barang tanpa kesusahan.


Selang 5 menit,mereka bisa menggunakan cincin ruang itu.


Di luar hujan masih turun sangat lebat. Bejo keluar lalu mengeluarkan tandon,kemudian meletakkan pada air yang mengalir sangat deras.


Kemudian ia masuk lagi.


Nampak sebagian pasukan elit membersihkan lantai goa,lalu membangun tenda,agar tak kedinginan.


Bejo mengeluarkan bahan makanan dan alat masak.


"Aku akan periksa lebih dalam lagi goa ini"ucap Bejo.


"Di sini aja Mas... Novi takutt..." ucap Novita.


"Kan ada mas - mas ganteng di sini Dik...jadi gak usah takut...Kalau di apa - apain ,biar mbak Yeni yang atasi.." ucap Bejo.


Bejo pun berjalan bersama Dody untuk memeriksa lebih dalam lagi.


"Kita mau ngapain Bos..." ucap Dody.


"Aku penasaran....Biasanya kalau ada tempat yang di jaga oleh binatang yang besar ada sesuatu yang berharga..Begituu .." ucap Bejo.


"Oooo... Ngono to Bos..." ucap Dody.


Dody menggunakan Senter untuk menerangi gelapnya goa.


Mereka melihat ada tikungan,Namun Bejo memutuskan untuk lurus saja.


Setelah berjalan 120 meter, Bejo dan Dody melihat batu yang berkilauan yang menumpuk


"Berlian Boss....." seru Dody.


"Mungkin..." ucap Bejo.


Mereka mendekat lalu mengambil salah satu batu itu.


"Menurut pengetahuan yang diberikan kakek,ini batu energi broo... Bukan berlian..." ucap Bejo.


"Mosook...Ini loh berlian." ucap Dody tak percaya.


"Di kandani kok ngeyel..." ucap Bejo(di kasih tahu kok ngotot.).


"Aisssh...Kirain Berlian...Kan mayan kalau di jual.." ucap Dody.


Bejo memasukkan batu energi dalam cincin ruangnya,Di dinding goa masih banyak lagi batu energi yang tertanam.


Bejo mengeluarkan peralatan,lalu mengambil bor batre.

__ADS_1


"Buat apa batu energi ini Bos?" ucap Dody.


"Buat menambah energi Qi kita bro.. Ayoo kita ambil " ucap Bejo.


Mereka pun mengambil batu energi tersebut.


"Kang Mas..." suara radio yeni.


"Iya dek.." ucap Bejo sambil mengambil batu energi.


"Kok lama betul..." suara Yeni.


"Lagi beli nasi uduk aku dek..." ucap Bejo.


"Haaaah..... Di dalam sana ada penjual nasi uduk kah kang Mas?" suara Yeni.


"Gak ada dek.... Ini lagi ambil batu sayang..." ucap Bejo.


"Aiiissshh.... Kirain beneran ada...Batu apa yang Kang Mas ambil?" suara Yeni.


"Batu energi....Ne lagi aku lagi gali Dek sama Dody." ucap Bejo.


dua jam kemudian mereka selesai menggali,selain batu energi,Mereka menemukan bongkahan emas,dan berlian.


"Ini baru berlian Dod.... Sampeyan mau ambil separoh batu ini atau kita bagi rata bersama teman - teman.." ucap Bejo. Bejo ingin mengetes apakah Dody serakah atau tidak.


"Bagi saja Bos....Lagian kita tidak di bumi" ucap Dody.


"Kalau kita di Bumi?" ucap Bejo.


"Kalau di bumi ya jatahku 30 % Bos..." ucap Dody.


"Kirain 50 % ...." ucap Bejo.


"Enggak Bos... Aku dah senang bekerja dengan keluarga Li Hua... Segala kebutuhan dapur di rumahku selalu ada,gak pernah kekurangan,Aku bisa membiayai adikku sekolah hingga kuliah." ucap Dody.


Mereka kemudian berjalan menuju teman - temannya.Bejo melihat ada belokan lain,Belokan itu belum di datangin.


"Lanjut apa sudahan Broo...?" ucap Bejo.


"Terserah Bos saja... Aku ikut..." ucap Dody.


"Hem... Besok saja kita lanjut,aku penasaran sama lorong goa ini.." ucap Bejo.


"Siap Bos...Ada rokok gak Bos...Punyaku tertinggal." ucap Dody.


"Mau yang bakar apa elektrik..." ucap Bejo.


"Elektrik saja Bos... Kalau bakar takut kecanduan.."ucap Dody.


Bejo mengeluarkan Rokok elektrik masih dalam kotak beserta liquidnya.Kemudian memberikan pada Dody.


Tak lama kemudian mereka sampai.


Di luar hujannya sudah reda,Tapi sudah masuk sore hari.


"Batu apa yang Kang mas dapat?" ucap Yeni.


Bejo mengeluarkan hanya 3 biji saja.


"Ini Batu energi... Dan yang ini Batu berlian dan ini bongkahan Emas..." ucap Bejo.


"Dapat dari mana Mas?" ucap Novita.


"Di pasar Minggu Dik..." ucap Bejo.


"Mosoook... Gak di pasar tanah abang ta..?" ucap Sari.


"Berliannya yang di pasar tanah abang mbak..Lalu bongkahan emasnya di pasar glodok." ucap Bejo.


"Jangan sebut nama - nama itu dong... Aku jadi pengen cepat - cepat pulang neh..." ucap Shanti.


"Sama.... Gue juga mau cepat pulang atuh Shanti... Tapi mau gimana lagi... Kita berada di negeri Wakanda....." ucap Sari.


"Wakanda itu di mana Mbak?" ucap Bejo.


"Berdekatan sama Ciputat itu loh ganteng.... Lama - Lama mbak pengen ngajakin kamu nikah beneran deh kalau begini keadaanya.." ucap Sari.


"Dod...." ucap Bejo


"Iya Bos...." ucap Dody yang tak jauh dari Bejo.


"Mau nikah sama mbak Sari gak?" ucap Bejo.


Sari menggelitiki Bejo.


"Ha....Ha....Ha...Ha....Ha.....Geli Mbak......" ucap Bejo tertawa.


"Rasain.... Ngapain adikku yang ganteng ini jodoh - jodohin ke orang...." ucap Sari sambil mengggelitiki Bejo.


Orang - orang yang melihat tingkah Bejo dan Sari tertawa.


Tak lama kemudian tawa mereka berhenti.


"Kenapa seh wanita itu suka menggelitiki pria? Gak Yeni,Shanti,Me Mei,mbak Sari juga..." ucap Bejo dalam hati.


"Jangan menyalakan lampu yang terang,itu bisa mengundang hewan buas datang,gunakan lampu yang remang - remang saja.Sebab kita berada di dalam hutan" ucap bejo memakai radio.


"Siap Boss..." suara radio.


Sejam kemudian mereka Makan malam,mereka makan 2 X sehari saja untuk menghemat persediaan.


Selesai makan,Bejo duduk bersila di luar tenda lalu mengeluarkan batu Energi 2 buah.


Bejo memegang batu itu lalu menyerap energi di dalam batu tersebut.


Perlahan kandungan Energi di batu itu hilang,lalu batu energi itu berubah menjadi pasir.


Bammm.....Bammm....Ledakan energi didalam tubuh Bejo.


Tak lama kemudian bejo Mengeluarkan semua batu energi,lalu menghitung jumlahnya,kemudian membagikan kepada semua orang tak lupa memberi tahu cara menggunakannya.


Bejo langsung menggunakan Batu itu.


Bammmm....Bamm....Bammm....Bammm.....


"Hem....Kirain bisa mencapai berlian..gak tahunya gak bisa. Makin tinggi tingkat kultivasi,maka semakin banyak sumber dayanya" ucap Bejo dalam hati.


Bejo kini berada di ranah pendekar emas tingkat 6..

__ADS_1


__ADS_2