
"Iya... Tuan muda...Saya Lien Yan.. Saya pikir tuan muda lupa.." ucap Lien Yan.
Lien Yan memeluk Bejo.
"EH....!!!?? Bejo terkejut.
Yeni melihat Bejo di peluk seorang wanita cantik nampak marah dan emosi, lalu melesat ke arah Bejo.
Bejo melepaskan pelukan Lien Yan.Lalu melihat Yeni melesat sambil mengarahkan pukulannya ke arah Lien Yan. Dengan sigap Bejo menahan pukulan Yeni lalu memeluknya.
"Yank....Lepasin... Aku harus membunuh dia..." ucap Yeni # sambil berusaha melepaskan diri.
"EH.....!!!?? Lien Yan terkejut lalu ketakutan.
"Sabar sayang... Jangan emosi... Gak baik.." ucap Bejo# sambil memeluk erat Yeni agar tak lepas.
"Apa jangan - jangan sayang selingkuh..?" ucap Yeni#.
"Enggak sayang...Wanita ini menghampiriku,katanya dia ingat gak sama dia,lalu aku mencoba mengingatnya,begitu ingat... Wanita ini penjual kacang di desa Melati,waktu itu aku kasih cincin ruang karena kasian menarik gerobaknya . Begitu..." ucap Bejo #.
"Yang di katakan Tuan muda memang benar nyonya.... " ucap Lien Yan sambil ketakutan.
Telapak tangan Yeni mengeluarkan api.
Bejo mengetahuinya langsung melesat menjauh dari Lien Yan.
"Sial.... Kalau marah sadis banget ini cewek..." ucap Bejo dalam hati.
Bejo naik di atas atap
"Yank... Jangan marah donk..."ucap Bejo sambil mengusap punggung Yeni.
"Kenapa tadi kang mas mau di peluk sama dia?" ucap Yeni.
"Aku gak mau,nyatanya aku gak balas pelukan dia,dan melepas pelukannya. Wes yoo..Ojo nesu... Kalau marah...Cantiknya sayang di ambil sama Ayu Loh.." ucap Bejo.
"Iya... Aku gak marah cuman kesal aja yank...Maen peluk - peluk aja tuh cewek..Kenapa tadi sayang melindungi dia?." ucap Yeni.
"Oh iya sayang... Aku berhasil membuka elemen apiku Yank..." ucap Bejo mengalihkan pembicaraan masih memeluk Yeni.
"Serius kang mas sudah bisa mengeluarkan api...!!?? " ucap Yeni tak percaya.
Bejo melepaskan pelukan,lalu mengeluarkan api di telapak tangannya.
"Waaahh... Sayang hebaaat...." ucap Yeni.
Bejo mematikan api,Lalu Yeni melhumat bibir Bejo.
Bejo menggunakan ilmu menghilangnya lalu terbang melesat ke arah rumahnya sambil membalas serangan Yeni.
Tak lama kemudian,mereka sampai di kamar,Bejo memasang array pelindung dan kedap suara.Lalu menyerang Yeni kembali.
Pakaian Yeni di lepas,setelah lepas,Bejo melepaskan pakaiannya.
2 Jam kemudian mereka selesai bercinta. Nafas mereka ngos - ngossan.
"Yank..." ucap Yeni sambil tidur memeluk Bejo.
Bejo membalikkan badannya ke arah Yeni.
"kalau kita tinggal di sini selamanya gimana?" ucap Yeni.
Bejo mengusap rambut Yeni.
"Kasian Ibu sayang....Aku lihat ibu selalu sedih kalau lagi menyendiri.." ucap Bejo.
"Gampang itu sayang... Buat Ibu bahagia saja.. Jadi Ibu gak akan sedih.." ucap Yeni.
"Caranya?" ucap Bejo.
"Sayang ajak bercinta saja... Pasti ibu tidak sedih lagi.." ucap Yeni.
"Ngawuuurrr....
"Adek ketularan Ayu ya...?" ucap Bejo.
"Hem... Bisa jadi... Oh iya... Ayu mau kasih kado apaan Yank?" ucap Yeni.
"Katanya seh kado spesial... Gak tahu kado apaan.."ucap Bejo.
"Di sini kan gak ada pabrik kang mas...Gimana kita buat pilnya?" ucap Yeni.
"Pakai tungku sayang...Lalu bahannya di bakar..Begitu.. Tapi itu cerita yang aku baca..Aku aja lom pernah lihat..
"Oh iya..Besok kita latihan sama tetua Chan Dek untuk membuat Pil..." ucap Bejo.
"Emangnya kang mas punya tungku?" ucap Yeni.
"Punya...Hasil jarahan di kota Awan dek."ucap Bejo.
Mereka pun bangun lalu berjalan ke kamar mandi,Di dalam kamar mandi mereka melanjutkan lagi bercintanya.
---***---
Pagi Hari pukul 8.30.
Bejo,Yeni,Choki,Jali,Surya dan Muhtar berada di ruangan . Mereka akan berlatih membuat Pil yang di pandu oleh tetua Chan.
"Bila membuat Pil...Harus kondisi tubuh yang Fit serta energi Qi yang cukup. Serta pengontrolan api,jika tidak maka bahan bisa hangus jadi abu paling parah tungku bisa meledak. Perhatikanlah cara aku buat pil..Ingat..Kalian jangan ada yang berisik.." ucap tetua Chan.
Nampak mereka memperhatikan tetua Chan membuat pil,tak ada yang berbicara saat tetua Chan mulai membuat pil,karena itu sudah peraturan tak tertulis dari alkhemis,bila ada yang mengganggu maka pihak alkhemis akan menangkap orang tersebut,lalu memenjarakannya dan tidak di perbolehkan membeli Pil.
Tetua Chan membakar 1 bahan,lalu menambahkan 2 bahan,setelah itu 1 bahan terakhir. Bahan tersebut mulai mencair.
Tak lama kemudian bahan cair itu menjadi pil berbentuk bulat.
Mereka menganggukkan kepalanya.
"Ini adalah pil pemulih Qi lev 4..
"Sekarang kalian cobalah membuatnya.."ucap tetua Chan.
"Baik tetua..." ucap mereka serempak.
Bejo,Yeni,Choki,Jali,Surya dan Muhtar duduk di tempatnya masing - masing. Di depan mereka ada sebuah tungku dan 4 jenis tanaman untuk membuat pil.
Bejo masukkan 2 bahan,lalu membakarnya.
Nampak bahan itu mulai terbakar perlahan. Tapi sayang,Bejo terlalu kebanyakan mengalirkan hawa panasnya hingga membuat bahan itu menjadi abu.
"Asem....Di novel yang aku baca kelihatannya mudah,begitu di praktekkan malah susah" ucap Bejo dalam hati.
Bejo mengulangi lagi. 2 bahan berhasil ia bersihkan dari kotoran,lalu memasukkan lagi bahan obat.
__ADS_1
Nampak keringat membasahi kening Bejo.
Setelah itu Bejo memasukkan bahan terakhir.
Booomm....Tungku Jali meledak.
Bejo kaget,bahan yang tadi ia buat menjadi abu.
"Jiangkreeeeeek...." ucap Bejo #.
"Sory Bos... "ucap Jali.
Bejo mengulang lagi dari awal.
"Yeeeee.....Aku berhasill...." ucap Yeni kegirangan.
"Harus fokus...Jangan pedulikan orang sekitar.." ucap tetua Chan.
Bahan yang di bakar Bejo hangus menjadi abu,gara - gara menoleh ke arah Yeni.Lalu Bejo mengulang dari awal.
Booom.... Tungku milik Choki meledak.
Tetua Chan memghampiri Yeni lalu memeriksa pil yang telah jadi itu.
"Nyonya sungguh hebat...Baru sekali membuat pil,sudah berhasil. Ini adalah pil lev 1.Jika nyonya sering membuat,maka akan bisa membuat pil lev 4." ucap tetua Chan memuji keberhasilan Yeni.
"Terima kasih tetua Chan..." ucap Yeni#.
Nampak Bejo memasukkan bahan terakhir. Ia membersihkan kotoran bulu srigala merah.
Setelah bersih,kemudian Bejo mencairkan 4 bahan tersebut. Perlahan 4 bahan itu mencair.
"Sedikit lagi......" ucap Bejo dalam hati.
Booom....Ledakan tungku milik Jali.
Bejo hampir kehilangan fokusnya saat mendengar suara ledakan tungku milik Jali.
Perlahan benda cair itu menyatu,lalu Bejo mengurangi hawa panasnya agar bahan itu menjadi padat.
"CIHUUIIII....AKU BERHASILLLL..."teriak Surya.
"Ssstt..... Diem...." ucap Yeni.
Bejo kehilangan fokus akibat teriakan Surya.Pil yang di buat Bejo gagal di buat.
"Maaf Nyonya..." ucap Surya.
"Diamputt... Gagal maning..." ucap Bejo dalam hati.
Bejo menelan pil pemulih Qi.
Lalu mengeluarkan HP dan Headsetnya,Kemudian Bejo memasang Headset lalu memutar lagu.
Bejo mulai membuat Pil kembali.
"Susah pisan euy.... Mending buat anak kalau begini mah dari pada buat pil." runtuk Jali.
Tetua Chan menghampiri Surya,lalu memeriksanya.
"Hem...Ini pil lev 2... Selamat...Tuan Surya berhasil membuat pil.." ucap tetua Chan.
"Terima kasih tetua..." ucap Surya #.
Bejo berhasil memisahkan semua kotoran yang melekat,lalu mencairkannya. Perlahan bahan itu mencair.
Bejo menurunkan hawa panasnya,agar bahan cair itu menjadi padat.
Surya melihat Jali tidak melanjutkan membuat pil,lalu mendekatinya.
"Kenapa gak di teruskan Broo.." ucap Surya.
"Susah broo,gak semudah yang aku lihat.." ucap Jali.
"Berusahalah... Tuh lihat Muhtar sama Choki..Dari tadi dia mengulang terus.Mereka gak pantang menyerah.." ucap Surya.
"Iya...Iya.. Ini aku buat lagi.." ucap Jali
Jali menelan Pil pemulih Qi,lalu lanjut membuat Pil.
"Nah gitu donk...Pasukan khusus jangan mudah menyeraah,kalau mudah menyerah bukan pasukan khusus lagi namanya... Kalau gak percaya tanya aja sama Jendral Dudung." ucap Surya.
"Aki ini mau buat pil... Ojo ganggu..." ucap Jali.
"Iyo ...Yo..." ucap Surya.
Nampak Bejo berhasil mendinginkan bahan tersebut,lalu Bahan itu membentuk sebuah pil.
"Tetua...Aku sudah selesai.." ucap Bejo #.
Tetua Chan menghampiri Bejo,lalu memeriksa Pil buatan Bejo.
"Hem....
"Selamat tuan Muda..Ini adalah Pil lev 3.."ucap Tetua Chan.
"Heeeeeh.....!!!??? Yeni dan Surya terkejut saat mendengarnya,lalu menghampiri Bejo.
"Serius tetua? itu pil lev 3 " ucap Bejo# tak percaya,sebab ia belum memeriksanya.
"Iya..Aku serius tuan muda..." ucap tetua Chan sambil menyerahkan pil itu pada Bejo.
Bejo menerimanya lalu memeriksa.
"Iya....Ini Pil lev 3 tetua..." ucap Bejo#.
"EH.....!!!??? tetua Chan terkejut.
"Tuan muda bisa mengetahui jenis Pil?" ucap tetua Chan.
"Bisa tetua,hanya cara buatnya saja aku belum bisa..
"Kalau di tempat kami tidak seperti ini dalam membuat pil"ucap Bejo.
"Tidak seperti ini? Kalau tidak memakai tungku lantas di tempat tuan muda memakai apa?" ucap tetua Chan penasaran.
"Memakai mesin tetua..." ucap Bejo#.
"Mesin....???Mesin itu apa tuan muda?" ucap tetua Chan.
Bejo mematikan musiknya,lalu mencari video pembuatan pil,Lalu menunjukkan pada tetua Chan sambil mencabut headsetnya.
"EH....!!!?? Tetua Chan terkejut melihat benda itu menampilkan lukisan yang bergerak dan mengeluarkan suara.
__ADS_1
Tetua Chan memperhatikan video tersebut dengan seksama.
20 menit kemudian.
Tetua Chan menanyakan perihal yang ada di video tersebut,lantas Bejo menjelaskannya,lalu Bejo mengeluarkan Tablet hisaap Vit C,kemudian membuka bungkusnya lalu menyerahkan pada tetua Chan.
"Itu adalah pil vitamin C tetua... Cara pakainya cukup di emhut saja..." ucap Bejo#.
Tetua Chan lantas mencoba pil Vit C tersebut.
"EH.....!!!??? Tetua Chan terkejut saat merasakan pil vit itu.
"Manis - manis sedikit kecut..Enak...
"Ini Pil fungsinya untul apa tuan muda?" ucap tetua Chan.
"Untuk menjaga kondisi tubuh agar fit tetua...
"Jika untuk mengobati penyakit rasanya pahit." ucap Bejo#.
Choki,dan Muhtar berhasil membuat Pil.
Lalu di susul Jali.
"Tetua...Kenapa pil yang aku buat di lev 1?" ucap Yeni penasaran.
"Karena masih banyak kotorannya,kotoran itu mempengaruhi efektifitas pil. Semakin sedikit kotorannya,maka tingkat efektifitas pil itu semakin tinggi." ucap tetua Chan.
"Ooo...Begitu..." ucap Yeni#.
Tak terasa sudah jam 12.40 mereka berada dalam ruangan itu. Lalu mereka keluar.
Bejo dan Yeni berjalan ke rumah untuk makan siang.
Tak lama kemudian mereka sampai lalu masuk kedalam rumah.Nampak Ke tiga istrinya bersama Paramitha mengobrol.
"Nah yang di tunggu sudah muncul,ayo kita makan Kang mas..." ucap Shanti.
"Lah...Kalian belum makan?" ucap Bejo heran.
"Belum mas...Kita nungguin mas pulang " ucap Novita.
"Sayang makan duluan gak apa - apa..." ucap Bejo.
Ke tiga istrinya menghampiri Bejo,
"Sengaja kang mas..." ucap Sari.
Mereka pun makan bersama.
***
Nampak di dekat kandang ternak,anak buah Bejo memasang pipa dari tempat pembuangan kotoran ternak. Mereka membuat bio gas.
Pipa besi itu di buat oleh pandai besi yang ada di dalam perguruan itu atas permintaan Alvian.
Nampak para wanita memperhatikan anak buah Bejo bekerja.
2 jam kemudian mereka selesai.
"Saatnya uji coba..." ucap Alvian.
Alvian menyalakan kompor menggunakan kayu yang ujungnya di bakar lebih dulu.
Nampak kompor yang di buat Alvian berhasil menyala.
Prok...Prok...Prook....Prokk...Prok.. Suara tepuk tangan.
"Kalau matikan cukup putar saja" ucap Alvian#
"Terima kasih tuan Alvian telah membuatkan kami kompor..." ucap seorang wanita.
"Sama - sama nona cantik.." ucap Alvian# sambil tersenyum.
"Tuan sudah punya istri apa belum?" ucap wanita lainnya.
"Sudah...Anakku baru 1...
"Ini loh temanku yang masih sendiri nona.." ucap Alvian# sambil menunjuk Arkha,Wawan,Edi,Dody,dan Wira.
Para wanita itu mengerubungi Arkha,Wawan,Edi ,Dody dan Wira.
Salah satu wanita mendekati Alvian.
"Aku bersedia menjadi pelayan kamar tuan.." ucap Wanita itu sambil menggoda.
Mereka pun pergi ke kamarnya masing - masing sambil membawa Wanita ke dalam kamar mereka.
***
Nampak Jali,Muhtar,Surya dan Choki memotong bambu yang sudah kering.
Muhtar,Surya dan Choki membuat angklung,sedangkan Jali membuat seruling.
Tak lama kemudian Jali selesai membuat seruling,lalu duduk di samping Meilin.
Jali memainkan seruling itu.
Suara seruling yang di mainkan Jali sangat merdu.
"Lagu apa itu A' ?" ucap Meilin.
"Lagu sunda sayang... " ucap Jali.
Jali lanjut memainkan seruling itu.
Nampak orang - orang berkumpul karena mendengar suara Seruling yang di mainkan Jali.
Muhtar,Surya dan Choki berhasil membuat 7 angklung,lalu mereka mencobanya.
Sebagian orang - orang memperhatikan Muhtar,Surya dan Choki yang memainkan angklung.
Orang - orang yang berkumpul itu lantas minta di ajarkan oleh anak buah Bejo.
Mereka pun mengajarkannya.
----***----
Pulau Honsu.
Di tempat yang sangat jauh dari pulau yang di huni oleh Bejo,Nampak seorang Pemuda sedang bermeditasi untuk memulihkan energi Qi dan lukanya.
"Kurang ajar... Sepertinya ada orang yang berada di ranah komandan Dewa di sini.Tapi mengapa aku tak merasakan auranya...
__ADS_1
"Aku harus tetap bertahan... Sambil menuggu bala bantuan,tapi gimana caranya mereka datang,sedangkan pilarnya di bawa oleh Sou Ghuan Tang
"Seandainya Pilar itu masih di dalam hutan,Aku akan langsung kembali dan melapor" ucap Pemuda itu.