
Pagi pukul 9.00
Perguruan gunung emas.
Pasukan Perguruan gunung emas, pasukan Tombak langit,dan pasukan pisau terbang sudah berada di posisi masing - masing. Bejo merubah strateginya. Mereka sebagian bersembunyi,ada pula yang berjaga di dalam perguruan.
Sebelum pasukan kerajaan Langit tiba,pasukan perguruan gunung emas melakukan simulasi.Jadi mereka bisa mengarahkan panahnya tepat sasaran.
di tempat lain Kerajaan Langit sudah tiba di bawah lereng gunung emas. Mereka mendirikan tenda di tempat Bejo menaruh Bom.
Tenda sang Raja tertanam sebuah Bom berdaya ledak tinggi.
Bawahan Raja memasang array pelindung di sekitar tenda sang Raja.
Bejo melihat kearah pasukan musuh berada menggunakan teropong nampak tersenyum. Karena Bom yang ia taruh berada di tempat tenda utama yang di pakai Rajanya.Bejo masuk dalam tenda,lalu mengawasi keadaan lewat kamera yang ia pasang.
5 utusan Raja mendatangi penjaga gerbang dengan berkuda..
Nampak Qian Lie Han bersama pasukan elitnya yang menjaga gerbang.
Utusan itu membuka gulungan kertas,kemudian membaca kertas tersebut. surat itu isinya menyuruh perguruan gunung emas menyerah,atau di hancurkan.
"Kami tidak akan menyerah,pergilah kalian ke Neraka" ucap Qian Lie Han dengan lantang.
Utusan itu kembali untuk melaporkan kepada sang Raja.
Qian Lie Han beserta pasukan Elitnya kembali ke perguruan.
Nampak pasukan musuh berjumlah 1.300 bergerak maju. sebagian berkuda,sebagian jalan kaki. Pasukan berkuda nampak memegang busur panah.
"Elang 1 dan elang 2persiapkan panah kalian..." ucap Bejo # di radio.
Musuh tak mengetahui keberadaan pasukan pemanah perguruan gunung emas,sebab mereka menambahkan daun - daun di pakaiannya dengan cara di jahit. Jadi terlihat hanyalah dedaunan saja,Lalu mereka ada yang bersembunyi di parit yang di buat sebelumnya,parit itu di tutupi dedaunan dan ranting..
"Siap tuan muda" suara pemimpin pasukan elang 1 dan elang elang 2 Bergantian.
Bejo melihat pasukan musuh berada di daya jangkau panah.
"Elang 1.. lepaskan...." ucap Bejo #.
Pasukan Elang 1 yang yang bersembunyi lalu menampakkan diri,kemudian melepaskan anak panahnya.
Wuuusshh....Wuuusshhhh....wuuusshhh....
Wuuusshh....Wuuusshhhh....wuuusshhh....
Wuuusshh....Wuuusshhhh....wuuusshhh....
Panah yang mereka lepaskan bisa terbagi menjadi 3 anak panah. Sebab mereka menggunakan jurus panah langit,sebelum melepaskan panah,mereka merapalkan mantra sambil mengalirkan Qi lalu di lepaskan.
Ribuan panah melesat ke arah pasukan musuh.
Pasukan musuh terkejut dengan serangan tersebut,mereka pikir perguruan Gunung Emas bertahan di dalam.Mereka pun mencoba menghalau anak panah tersebut.
"Elang 2 lepaskan panah kalian" ucap Bejo.
Pasukan elang 2 melepaskan panahnya.
Wuuusshh....Wuuusshhhh....wuuusshhh....
Wuuusshh....Wuuusshhhh....wuuusshhh....
__ADS_1
Wuuusshh....Wuuusshhhh....wuuusshhh....
Ribuan anak panah melesat menyerang dari sisi yang berbeda.
Tranng....Traanng....Traaang.... Suara pedang menghalau serangan panah.
"Aaaaaaa....
"Aaaaaaa.......
Aaaaaaa.....
Aaaaaa......
Jeritan - jeritan kesakitan pasukan musuh saat terkena panah.
Nampak di layar pasukan musuh kocar kacir,banyak yang terbunuh,karena serangan panah tak berhenti menyerang mereka. Sebab Mereka di serang dari dua arah,depan dan samping kiri.
Ada yang keluar dari kerumunan mereka berlarian ke arah rimbunan pohon,Kelompok pisau terbang,pasukan Tombak dan panah yang bersembunyi membunuh mereka.
Ada pula yang berlari maju ke depan,tapi nahas..Mereka terkena jebakan yang terpasang.
Nampak puluhan Orang jatuh kedalam lubang yang terdapat kayu runcing,tubuh mereka tertancap.temannya melihat kawannya masuk kedalam lubang jebakan lantas melompat,Pasukan panah gunung emas tak tinggal diam,mereka memanah musuh yang melompati lubang jebakan.
"Mampuss...Masuk sasaran empuk" ucap Bejo dalam hati melihat di layar laptop.
Anak buah Bejo bersembunyi sambil mengarahkan senjatanya.
"Arkha...Jali...Wira.Bantai mereka..." ucap Bejo.
"Siap Bos..." suara Arkha ,Wira dan Jali bergantian.
Beesshh...Beessshh....Beesshhhh...Besshhh...
Beesshh...Beessshh....Beesshhhh...Besshhh...
Bejo melihat Musuh nampak marah dan Kesal,karena pasukan pertamanya dapat dengan mudah di habisin. Tak Lama kemudian Bejo melihat pasukan musuh bergerak kurang lebih 2.000 Prajurit ,mereka membagi pasukannya menyerang sebelah sisi barat dan timur.
"Sesuai prediksi....Mampuslah kalian." ucap bejo dalam hati
"Elang 3 Elang 4 Elang 5 dan Elang 6persiapkan panah kalian." ucap Bejo.
Sebab Bejo melihat pasukan musuh bergerak di jalan yang ia buat,Sebelumnya Bejo menebangi pepohonan untuk membuat jalan,Lalu di ujung jalan itu terdapat tanah lapang,yang sebelumnya banyak terdapat pepohonan.
"Siap tuan muda" suara Elang 3, Elang 4. Elang 5 dan Elang 6 bergantian.
Pasukan lainnya yang berada di bawah lereng gunung bersembunyi di balik lubang yang mereka gali sebelumnya,kemudian di tutupi ranting dan dedaunan. Pemimpin pasukan memberi Kode suara burung. Pasukan membuka penutup lubang sambil mempersiapkan panahnya.
"Elang 3 dan Elang 4... Lepaskan panah kalian.
Pasukan yang bersembunyi lantas muncul lalu melepaskan panahnya.
Wuuusshh....Wuuusshhhh....wuuusshhh....
Wuuusshh....Wuuusshhhh....wuuusshhh....
Wuuusshh....Wuuusshhhh....wuuusshhh....
Ribuan anak panah melesat menyerang pasukan musuh.
"Dody dan Jali...Bunuh mereka" ucap Bejo.
__ADS_1
"Siap Bos..." suara Dody dan Jali.
Nampak ada pasukan musuh mencoba terbang sambil menghalau anak panah menggunakan pedangnya,lalu mereka tertembak kemudian ia terjatuh,Puluhan panah menancap ketubuhnya.
Sebagian lagi berlari maju kedepan,Mereka tewas terkena jebakan yang terpasang.
"Waah... Malaikat pencabut nyawa pasti ngomel ke aku karena banyak yang terbunuh..." ucap Bejo dalam hati.
"Elang 5 dan 6 Lepaskan panah kalian.
Wuuusshh....Wuuusshhhh....wuuusshhh....
Wuuusshh....Wuuusshhhh....wuuusshhh....
Wuuusshh....Wuuusshhhh....wuuusshhh....
Pasukan Elang 5 dan 6 melepaskan panahnya.
Pasukan yang di kirim oleh Raja tak ada yang kembali ke pos mereka,karena mereka semua terbunuh.
----***---
Di dalam tenda Raja langit.
Pyaaaaarrr...... Suara gelas pecah di banting.
"Siall.... Tanpa mata - mata..Kita bisa kalah...Rupanya mereka mempunyai seseorang ahli strategi." ucap Chang Lu Tao kesal.
"Yang Mulia...Apakah kita mundur saja...Sebab kita sudah kehilangan 3.300 pasukan,mereka tak ada yang kembali ke sini setelah kita kirim" ucap Jendral Mhang.
"Kita masih punya 1.400 pasukan.
"Jika dari depan,samping kanan dan kiri tak bisa...Kita serang dari belakang." ucap Raja Shang Lu Tao.
"Jika kita serang dari belakang itu membutuhkan waktu lagi yang Mulia.Mereka akan menyergap kita,sebab kita tidak tahu posisi mereka." ucap Jendral Mhang.
"Iya juga Seh.Tanpa informasi dari mata - mata kita tak bisa menyerang.." ucap Raja Shang Lu Tao.
"Benar - benar sial... Belum ada sebulan menjadi Raja sudah begini..Mending aku berperang dengan selirku saja di atas tempat tidur dari pada menjadi Raja" ucap Shang Lu Tao dalam hati.
"Bagaimana kalau kita menyerang menggunakan pasukan yang berada di Ranah pendekar Raja yang mulia,Sebab Pasukan kita yang berada di ranah Emas telah tewas semua.
Tiba - tiba muncul suara keributan dari luar tenda. Sang Raja penasaran lantas berjalan ke arah pintu.
"APAAA....!!!??? Shang Lu Tao terkejut saat melihat keluar.
---***---
*Sebelum Tenda Raja Chang Lu Tao di serang.
Bejo keluar dari tenda. Ia melihat ke arah bawah menggunakan teropongnya.
"Mumet...Mumet tuh kepala... Tanpa informasi,Kalian akan kalah.. Untung saja ini di gunung." ucap Bejo dalam hati.
Ketika Bejo hendak masuk ke tenda,ia melihat ke langit,lalu masuk kedalam tenda,Baru 2 langkah Bejo kembali lagi,kemudian melihat ke arah langit lagi.
"Itu apa ya...?? Apa itu layangan.." ucap Bejo dalam hati penasaran.
Bejo melihat 4 titik hitam melayang di langit,Lalu Bejo mengarahkan teropongnya ke arah 4 titik hitam tersebut.
"EH......!!!??? Bejo terkejut saat melihat 4 titik tersebut.
__ADS_1