
Esok pagi.
Jam 5.20.
Bejo membuka matanya,ia di peluk oleh Novita dan Yeni.
Bejo menyingkirkan tangan Novita dan Yeni.
"Sudah pagi ya kang Mas... " ucap Yeni masih memejamkan matanya.
"Iya... Jam Setengah 6.. Ayoo bangun...Mumpung masih gelap,jadi kalian bisa mandi.." ucap Bejo.
Yeni Bangun,lalu Bejo.
"Dek Novi... Ayo bangun...
Bejo menggoyangkan lengan Sari
"Sayang... Banguuun..." ucap Bejo.
Novita dan Sari bangun.
"Aku akan mengecek Shanti dahulu.." ucap Bejo.
Bejo keluar tenda,lalu berjalan ke arah tenda perawatan.
Bejo melihat Rombongan Qian Lie Han masih tertidur.
Tak lama kemudian Bejo sudah tiba lalu masuk kedalam,Nampak Indah terjaga sambil memainkan Hapenya. Sedangkan Shanti tertidur bersama Zeni di samping Indah.
"Pagi Indah..." ucap Bejo.
"Pagi juga Kak..." ucap Indah.
"Apakah ada perkembangan? " ucap Bejo.
"Semalam dia sadar,dia berontak ingin melepaskan jarum infus,kita tanya nama dia jawab gak tahu namanya,terpaksa kita bius lagi.." ucap Indah.
"Oooo.... Begitu...Kalian berjaga bergantian?" ucap Bejo.
"Iya Kak.. Tiap 4 jam sekali,ne aku jaga terakhir.." ucap Indah.
"Apakah lukanya sudah mengering?" ucap Bejo.
"Sudah Kak....." ucap Indah.
Bejo menghampiri Shanti.
"Yank... Banguunn.. " ucap Bejo sambil menggoyang - goyangkan kaki Shanti.
"Hem...Masih ngantuk aku Ndahh...." ucap Shanti di kiranya Indah yang membangunkan dirinya.
"Yank... Ini aku... Bukan Indah....Sayang kalau gak bangun maka jangan menyesal loh ya..." ucap Bejo.
Shanti membuka matanya lalu bangun.
"Sayang mau pergi sekarang?" ucap Shanti.
"Enggak... Cepat bangun... Lalu mandi,lalu dandan yang cantik,tapi kalau gak dandan juga gak apa - apa... Sayang tetap cantik." ucap Bejo.
"Kita mau kemana kang Mas...?" ucap Shanti.
"Kita akan ke KUA..." ucap Bejo.
"Haaaaaaah.....!!!??? Shanti terkejut.
"Sayang mau menikahiku hari ini?" ucao Shanti.
"Iya... Kalau gak mau ya udah... Aku ngajakin Indah saja..." ucap Bejo.
"EH.....!!!?? Indah terkejut.
"Iya Kang Mas... Ne Aku bangun...." ucap Shanti.
"Nah gitu dong..." ucap Bejo.
Shanti kemudian berdiri lalu berjalan ke luar tenda.
"Tolong jaga dulu ya Ndah.... " ucap Bejo.
"Siap Kak...." ucap Indah.
Bejo lalu keluar tenda.Lalu ia berolah raga ringan.
"Poni...Kamu di mana?" ucap Bejo telepati tak melihat keberadaan Ponijan.
"Di dalam kalung Bos..." ucap Pinijan telepati .
"Oooo... Kirain nyasar.... Aku berencana mau menghancurkan kerajaan Langit Broo.." ucap Bejo.
Ponijan keluar dari batu di mensi.
"Bos sendirian atau sama teman - teman Bos....?" ucap Ponijan telepati.
"3 orang saja..." ucap Bejo telepati.
"Aku ikut Bos... Aku mau menguras harta mereka dahulu,barulah bos hancurin kerajaannya.." ucap Ponijan telepati.
"Hem.... Ide yang bagus itu Pon... apakah kamu mengambil semua hartanya itu,aku takut malah nanti kamu di tangkap lagi.." ucap Bejo telepati.
"Tenang Boss... Aku jago menyelinap....." ucap Pnijan telepati.
"Oke deh... Setelah selesai Menguras ,langsung keluar ya...Jangan nguber kucing betina." ucap Bejo telepati..
Rombongan Qian Lie Han mulai bangun.Mereka tak bisa tidur dengan pulas,karena setiap bunyi senjata api selalu terbangun.
"Yang membuat senjata api orangnya pintar sekali Bos... Srigala Perak bisa langsung tewas. Padahal Srigala perak terkenal dengan kelincahannya." ucap Ponijan telepati.
"Yo'i broo... Itu baru senjata api.. Belum lagi Bom... Kalau Bom diledakkan.Terutama bom Atom... 1 kota bisa langsung tewas seketika broo..." ucap Bejo telepati.
"Tapi kenapa tempat tinggal Bos yang super canggih itu tidak ada Dewa...?" ucap Ponijan telepati.
"Ada Pon.." ucap Bejo telepati.
"Seriuss ada Boss.." ucap Ponijan telepati.
"Iya... Ada Dewa 19 ... Pemimpinya Ahmad Dani.." ucap Bejo telepati.
"Waaaah... Dia dewa di ranah apa Bos...?" ucap Ponijan telepati.
"Mereka di ranah permusikan dan tarik suara broo..." ucap Bejo telepati.
"Permusikan...Tarik suara ??? Penyanyi maksud Bos...! " ucap Ponijan telepati.
"Yupss... Mereka penyanyi..." ucap Bejo telepati.
"Waaasssssuuuu....." ucap Ponijan Telepati.
Ha....Ha....Ha...Ha...Ha....Ha.... Ha...Bejo tertawa.
Bejo melihat ke empat wanitanya sudah selesai mandi,Kemudian Bejo berjalan ke bilik kamar mandi.
25 menit kemudian Bejo selesai mandi. Ia kini berada dalam tenda memakai Baju tuxedo warna hitam lalu memakai peci hitam..
"Waaah... Bos kelihatan berbeda dari biasanya...Lebih gagah..." ucap Ponijan telepati.
__ADS_1
"Ya jelas dong... Hari ini aku mau nikah Broo... Untung kemarin aku ambil pakaian ini di dalam pesawat. Jadi aku gak kebingungan akan memakai pakaian apa..." ucap Bejo.
"Bos mau nikah dengan Nyonya Yeni hari ini..?" ucap Ponijan telepati.
"Iya... Tapi gak hanya Yeni saja... Ada Shanti,Sari dan Novita.." ucap Bejo sambil berkaca.
"Hem.... Sepertinya sudah cukup." ucap Bejo dalam hati.
"APAAAAAA.....!!!!??? serius Bos nikah dengan 4 wanita sekaligus?" ucap Ponijan telepati.
"Iya...Kamu mauu.. Kalau mau nanti aku carikan kucing 1 kampung..." ucap Bejo.
"Diammpuut.... Eemmoohh aku Boss...." ucap Ponijan telepati.
Ha...Ha...Ha...Ha...Ha...Ha.... Bejo tertawa.
Tang Seng masuk ke dalam tenda.
"Enak tahu Pon... Bisa betah kamu dalam kamar..." ucap Bejo.
"Jo'er...Apakah sudah siap?" ucap Tang Seng.
"Sudah Kek...." ucap Bejo.
"Ayoo keluar..." ucap Tang Seng.
Bejo,Tang Seng dan Ponijan keluar tenda.
"Aku pikir tadi ngobol dengan salah satu pasukan khusus... Gak tahunya ngobrol sama Ponijan...Apakah Bejo paham bahasa hewan?" ucap Tang Seng dalam hati.
Nampak rombongan Qian Lie Han sudah bangun semua.
Bejo melihat Yeni,Sari,Novita dan Shanti memakai pakaian terbaiknya duduk di kursi . Muhtar berada di dekat mereka. Lalu Bejo duduk di kursi yang ada mejanya berhadapan dengan Muhtar.
Pukul 10.30
"Selamat pagi semua... Assalam Mu'alaikum Warahmatullahi wabarakaatuh....Salam sejahtera bagi semuanya... Maaf kami mengadakan acara ini mendadak. Saya Muhtar mewakili pihak keluarga mempelai wanita .Hari ini Ananda Bejo Hadi Kusumo Li Hua bin Bayu Kusumo akan menikah dengan Ananda Yeni Li Hua binti Jackie Li Hua dan Ashanti Kusmiati binti Mansur Desi Permatasari Wijaya binti Bagaskara Wijaya dan Novita Putri Wijaya binti Bagaskara Wijaya. " ucap Muhtar #.
Salah satu pasukan elit memfoto acara pernikahan tersebut buat kenang - kenangan.
Kelompok Qian Lie Han
"Pakaiannya aneh... Tapi kok bagus ya.." #
"Iya... Baru pertama kali aku melihat pakaian seperti itu...#
"Sekali nikah langsung dapat empat hebatt...#
"Meskipun terlihat aneh,tapi kok aku terpana melihat ketampanan dia ya....#
"Iya... Aku ingin beli buat calon suamiku...#
Itulah ucapan di kelompok Qian Lie Han
"Jangkrek... Kok dredeg begini ya...." ucap Bejo dalam hati.
Muhtar mengucapkan Perkataan yang biasa di lakukan dalam acara pernikahan di indonesia sambil menjabat tangan Bejo.
Begitu Muhtar memiringkan jabatan tangannya ,Bejo mengucapkan kalimat sumpah sucinya.
"Bagaimana hadirin....Apakah Sah......" ucap Muhtar #
"SAAAAAAAH.........." ucap rombongan Bejo #.
"SAAAAHHH...... "ucap rombongan Qian Lie Han mengikuti ucapan rombongan Bejo.
Muhtar membacakan do'a. Tak lama kemudian
"Selamat ya Bos... Bos sudah Sah menjadi suami dari Nyonya Yeni,Shanti, Sari, dan Novita.." ucap Muhtar sambil menyodorkan tangan.
Bejo menerima jabatan tangan Muhtar.
Bejo kemudian sungkem pada Tang Seng,lalu Paramitha.Lalu para istri Bejo sungkem pada Paramitha dan Tang Seng.
Kemudian para istri Bejo menghampiri Bejo.Kemudian mereka mencium tangan Bejo.
Lalu para rombongan Bejo menyalami Bejo mengucapkan selamat menempuh hidup baru,kemudian rombongan Qian Lie Han ikut menyalami Bejo.
Ponijan hanya duduk diam memperhatikan proses pernikahan tersebut.
"Sungguh aneh acara pernikahan mereka..."ucap Ponijan dalam hati.
"Silahkan di makan hidangan yang telah di sediakan. " ucap Dody #.
Mereka pun makan menunya Ikan goreng,ikan bakar,ayam bakarAyam rica - rica,sosis,kecuali kelompok Qian Lie Han ia merasa aneh dengan benda dan hidangan yang di sajikan di atas meja makan.
Mereka nampak asing dengan minuman dalam kemasan dalam keadaan dingin,dan minuman es buah dan juga peralatan memasak.
"Mengapa benda ini terasa dingin (minuman kaleng),dan yang yang tadi itu panas ( Penanak nasi)" ucap Qian Lie Han dalam hati.
Para pasukan Elit memberi tahu cara membuka minuman kaleng tersebut.
Lalu mereka mencobanya,kemudian meminum minuman bersoda tersebut.
"EH.....!!!??? Mereka terkejut dengan cita rasa minuman bersoda tersebut.
Lalu ada yang mencoba Es buah,yang isinya buah melon ,anggur,buah naga,srikaya,susu kental manis dan sirup di campur air dan es batu.
Mereka terkejut saat mencobanya.
"Waaah....Enak banget...#
"Iya... Manis... Dingin.. Hemmm..#
"Jadi ingin ke Indonesia...#
"Iya... Makanannya enak - enak... Miumannya juga...#
Heeeeekkk..... Suara sendawa orang - orang yang minum minuman bersoda.
"Ini beli di mana tuan..." ucap Qian Lie Han bertanya pada Jali#.
"Di pasar Tanah abang..." ucap Jali # asal bicara.
"Berapa harga 1 minuman ini?" ucap Qian Lie Han#
"Kalau gak salah itu harganya 7.400..." ucap Jali #.
" Mahaal sekali......" ucap Qian Lie Han #. Ia pikir itu adalah jumlah koin emas..
"Ya gak tahu... Emang dari sananya..." ucap Jali #.
Saat ini Bejo berada di ranah pendekar Platinum tingakat 10.Sebentar lagi akan naik tahap ke Ranah pendekar Raja tingkat 1.
Indah menghampir Bejo.
"Kak... Lian Shi sadar..." ucap Indah.
Bejo lalu berjalan ke arah Tenda bersama Shanti. Sedangkan Yeni,Sari dan Novita tidak mengikuti Bejo.
Qian Lie Han melihat Bejo dan Shanti berjalan ke arah tenda di mana Lian Shi Mei Qing di rawat mengikuti Bejo.
Bejo yang melihat Qian Lie Han mengikutinya lalu berhenti sebelum masuk tenda.
"Jangan masuk dulu... Biar aku yang bicara sama dia.." ucap Bejo #.
__ADS_1
"Baik tuan..." ucao Qian Lie Han.
Bejo kemudian masuk di ikuti Shanti.
Nampak Zeni menyuapi nasi lauk ikan bakar ke Lian Shi Mei Qing.
"Gimana keadaannya Zen..." ucap Bejo #.
"Sudah baikan Kak..." ucap Zeni #.
"Namaku Bejo... Kalau boleh tahu namamu siapa?" ucap Bejo #.
"Aku tak ingat namaku.. Jika aku memaksa mengingat... Kepalaku terasa pusing..." ucap Lian Shi Mei Qing.
"Apakah kau ingat orang bernama Lian Shi Mei Qing..." ucap Bejo #.
"Lian Shi Mei Qing...??? Siapa dia tuan Bejo..." ucap Lian Shi Mei Qing #.
Bejo memperhatikan tak ada ekspresi terkejut saat Lian Shi Mei Qing mendengar nama itu di ucapkan olehnya.
"Sial....Benar - benar amnesia ini cewek..." ucap Bejo dalam hati.
"Bagaimana kalau di kasih nama baru Kang Mas.." ucap Shanti.
"Kalau orang tuanya marah gimana? " ucap Bejo.
"Kalian bicara apa? kok aku tidak mengerti.." ucap Lian Shi Mei Qing #
"Bahasa daerah kami, Kalau aku memberi sebuah nama... Kamu mau gak?" ucap Bejo #.
"Ooo... Bahasa daerah kalian... Tergantung... Kalau bagus maka aku terima..." ucap Lian Shi Mei Qing #.
"Namamu Lian Shi Mei Qing.. " ucap Bejo #.
"Itu kan nama yang Tuan tanyakan... Mengapa memberikan nama itu padaku... ? Aku tak mau nama itu..." ucap Lian Shi Mei Qing.
"Itu namamu.... Ada yang kenal dengan dirimu... Orangnya ada di luar. Ia bernama Qian Lie Han.." ucap Bejo #.
"Qian Lie Han... Siapa dia..?" ucap Lian Shi Mei Qing.
"Bentar aku keluar dulu..." ucap Bejo #.
Bejo kemudian keluar tenda lalu menemui Qian Lie Han.
"Lian Shi Mei Qing hilang ingatan... Ia tak mengingat namanya.. " ucap Bejo.
"Apaaaaa....!!!??? Qian Lie Han terkejut.
"Aku sudah memberi nama Lian Shi Mei Qing,namun dia menolaknya...Bahkan dia tak mengingatmu.." ucap Bejo #.
Bejo kemudian membawa masuk Qian Lie Han ke dalam tenda.
Begitu Lian Shi Mei Qing melihat Qian Lie Han,ekspresianya datar saja.. Tak ada terkejutnya sama sekali.
"Tuan Putri... Saya adalah Tetua Qian Lie Han. Apakah tuan putri tak memgingat saya. " ucap Qian Lie Han #.
Lian Shi Mei Qing menggeleng - gelengkan kepala.
"Benar kan apa yang aku bilang..." ucap Bejo #.
"Tuan Bejo... Katanya tadi tuan mau memberikan nama untukku.." ucap Lian Shi Mei Qing#.
"Hemm....
" Namamuuu.....
Bejo nampak berpikir.
" Me Mei " ucap Bejo #
"Aku tak suka..." ucao Lian Shi Mei Qing#.
"Juangkreeekk... Sudah susah - susah mikir malah gak suka..." ucap Bejo dalam hati.
"Marisa... Sumarni.. Markonah... Liana... Diana Lestari..Sri Rahayu...
"Lilis... Neneng... Megawati... Puan Maharani...
"Lesti...Rupingah..Juminten... Silahkan pilih..." ucap Bejo # kesal.
"Hem.....Sri Rahayu tuan.... Saya suka nama itu " ucap Lian Shi Mei Qing .
"Bagaimana tuan Qian Lie Han... Apakah tidak masalah bila nama Putri ketua perguruan di ganti dengan nama itu.." ucap Bejo # pada Qian Lie Han.
"Gak masalah...Yang penting dia baik - baik saja... " ucap Qian Lie Han #.
"Baik lah... Namamu Sri Rahayu.. Panggilan Ayu..Ayu dalam bahasa daerah kami artinya cantik." ucap Bejo #.
"Iya Tuan Bejo... Saya sangat suka nama itu...." ucap Lian Shi Mei Qing kesenangan seperti anak kecil mendapatkan permen.
Penampakan Lian Shi Mei Qing sebelum namanya berganti Sri Rahayu.
Lalu Bejo dan Qian Lie Han keluar tenda,mereka berjalan ke arah kerumunan orang yang sedang menikmati hidangan.
"Perhatian semuanya...." ucap Bejo #.
Mereka yang awalnya berisik kini terdiam.
"Putri perguruan Gunung Emas lupa ingatan,ia tak mau di beri nama yang di berikan oleh orang tuanya,lantas ia meminta padaku memberikan nama... Lalu aku memberikan pilihan nama.. Dia memilih Nama Sri Rahayu panggilannya Ayu..Kondisinya sekarang makin membaik hanya hilang ingatan saja..." ucap Bejo #.
Kelompok Qian Lie Han nampak saling berbisik.
Yeni,Novita dan Sari memghampiri Bejo.
"Apakah dia bisa berjalan Kang Mas...?" ucap Yeni.
"Belum tahu.. Dia sedang di suapin oleh Zeni." ucap Bejo.
Arkha mendekati Bejo.
"Bos.... Srigala yang kita bunuh tadi malam lenyap Bos Ketika tadi pagi mau kita ambil.." ucap Arkha.
"Mungkin di makan ular broo.." ucap Bejo asal.
---***---
Pukul 12.05
Bejo sudah berganti pakaian yang sama seperti pakaian yang di pakai Qian Lie Han. Hanya alas kaki saja yang berbeda.Bejo memakai sepatu militer. Ponijan masuk dalam batu dimensi. Bejo sudah berpesan bahwa jang memberikan senjata militer pada orang asing saat dirinya tak ada.
Jali Mengembalikan Cincin ruang kepada rombongan Qian Lie Han.
"Baiklah... Aku bersama Jali dan Qian Lie Han akan menuju kerajaan Langit. " ucap Bejo #.
Sari ,Novita ,Yeni dan Shanti bergantian memeluk Bejo.
"Hati - hati Kang Mas..." ucap para istri Bejo.
"Iya....Aku akan tetap menghubungi kalian..." ucap Bejo.
Jali memakai Pakaian yang di berikan oleh Qian Lie Han.
Bejo menaiki kuda,Begitu pula Jali dan Qian Lie Han.
__ADS_1
Mereka berjejer rapi,lalu Bejo melambaikan tangannya.Lalu ia menghentakkan kaki ke tubu kuda untuk berjalan.
Para Istri Bejo menangis sedih,karena baru saja mereka menikah sudah di tinggal pergi.