BEJO

BEJO
KE RUMAH SAKIT


__ADS_3

Mobil mereka menjaga jarak setelah keluar dari rumah Bagaskara.


Mobil Me Mei yang di kendarai Widodo berjalan lurus,sedangkan mobil yang di kendarai oleh Arif belok kekanan.


Tak lama kemudian Widodo sudah berada di jalan besar,ia sering melihat spion untuk mengecek apakah ada yang membuntuti atau tidak.


Nampak mobil Box di belakang mengikuti saat Widodo keluar dari komplek perumahan hingga sekarang.


"Wah... Kalian salah mengikuti aku.." ucap Widodo.


Widodo bersama 2 rekannya yang bersenjata lengkap duduk di belakang. Kaca mobil Me Mei bewarna Gelap,sehingga tak kelihatan dari luar.


Widodo mengambil jalan yang sepi,Lalu mobil Box itu menghalangi jalannya lalu berhenti.


"Bersiaplah..." ucap Widodo.


"Siap Pak..." ucap semua rekannya.


2 orang keluar lalu salah satunya membuka pintu Box. Nampak 6 orang keluar. Ada yang membawa senjata api.


"Sekarang..." ucap Widodo.


Rekan Widodo keluar sambil menodongkan senjatanya.


"BERHENTI JANGAN BERGERAK ATAU KAMI TEMBAK...." Teriak salah satu rekan Widodo sambil membidik.


Nampak orang - orang yang mencegat mobil Me Mei terkejut. Yang memegang Senjata api lantas mengarahkan ke rekan Widodo.Belum sempat ia menembak,sudah duluan di tembak oleh rekan Widodo.


Dor....Dor....Dor....Dorr...Dorr...Dor....Dorrr....


5 orang ambruk terkena timah panas.


"JATUHKAN SENJATA KALIAN ATAU KAMI TEMBAK " teriak rekan Widodo.


3 yang tersisa lantas membuang pisau lipat.


"TIARAP DI TANAH DAN JANGAN BERGERAK,BILA BERGERAK KAMI TEMBAK." teriak rekan Widodo.


3 orang itu lantas tiarap .


Widodo keluar dari mobil,kemudian berjalan ke arah 3 orang yang tiarap,lalu memborgol ke tiga orang tersebut.


Widodo memghubungi Tim lainnya.


Tak lama kemudian 2 mobil datang.


5 mayat di angkut dalam mobil lalu 3 orang di masukkan dalam mobil lainnya. Mobil Box di bawa pergi oleh tim yang baru datang itu.


Widodo dan rekannya masuk ke dalam mobil,lalu melanjutkan lagi perjalananya.


---***---


Bejo dan Bagaskara masuk ke dalam rumah.


"Piye rasane Jo..." ucap Bagaskara.(bagaimana rasanya)


"rasa apanya Pak?" ucap Bejo.


"Di rebutin 3 cewek.." ucap Bagas.


"Mumet pak..." ucap Bejo.


"Ha...Ha...Ha...Ha... Oh iya .. Jangan lupa hubungi pacarmu,nanti ngambek jika dia kesana kamu gak ada.Sampe di bela - belain gak makan loh pas nyariin kamu Jo." ucap Bagaskara.


"Oh iya...Lupa aku pak..." ucap Bejo.


Bejo menyalakan hapenya.


Setelah nyala,puluhan pesan masuk,ada panggilan tak terjawab.


Bejo memeriksa pesan dari Yeni.


Yeni : Yank...Lagi apa?😊


Yeni : Sayang.. Aku di Pasang infus sama dokter. Katanya 2 hari lagi baru boleh pulang.


Yeni : Kok nomor sayang gak aktif? Apa sayang blokir nomorku karena marah lagi sama aku? 😭


Yeni : Aku hubungi pakai nomor lain juga gak aktif,apa sayang ganti nomor?"


Bejo : Maaf Sayang... Hapeku baru aku nyalakan,Aku gak marah kok,dan aku gak ada ganti nomor.Besok aku kesana.. Kasih tahu alamatnya yank.


Bejo mengantongi hapenya


Baru saja melangkah,hapenya berbunyi.


Nampak di layar hapenya muncul nama Yeni Menelpon.Bejo memgangkat.


"Haloo..." ucap Bejo.


"Apakah anda bernama Bejo..." suara pria dewasa.


"Benar...Maaf ini siapa? di mana Yeni..." ucap Bejo panik karena yang mengangkat bukan Yeni.


"Yeni sedang terbaring lemah,Saya ayahnya... Saya mohon anda datang ke rumah sakit sekarang,karena Putriku selalu menyebut namamu " Suara Pria.


"Di mana Yeni di rawat Pak..." ucap Bejo khawatir.


"Di RS HARAPAN KASIH. Kamar VVIP anggrek no 4" Suara pria.


"Baik pak saya kesana..." ucap Bejo


Panggilan terputus.


Bejo menghampiri Bagaskara.


"Pak....: "ucap Bejo.


"Ayoo kita kesana..." ucap Bagaskara. berjalan ke luar rumah.


Bejo mengikuti Bagaskara.


"Bapak sudah tahu?" ucap Bejo heran.


"Bapak dengar tadi kamu nelpon Jo..." ucap Bagaskara.


"Oh iya... Lupa..." ucap Bejo.


"Makanya jangan terlalu banyak pacar..." ucap Bagaskara.


"Aku belum punya pacar Pak..."ucap Bejo.


"Jadi orang itu harus tegas... Jangan memberi harapan palsu..." ucap Bagaskara.


"Ya maaf pak..." ucap Bejo.

__ADS_1


Bagaskara masuk dalam mobil,lalu Bejo.


"Jangan minta maaf sama bapak,minta maafnya sama Yeni...Kasian anak orang...Dia suka sama kamu..." ucap Bagaskara.


Mobil Bagaskara berjalan lalu.


"Wanita itu butuh kasih sayang,perhatian,Soal Materi itu belakangan yang penting itu kasih sayang dan perhatian. Percuma banyak uang jika tak perhatian dan tidak memberikan kasih sayang. Hidupmu tidak akan tenang dan nyaman." ucap Bagaskara.


"Iya Pak... Sekarang aku baru sadar..." ucap Bejo.


"Pinter... Bapak berkata begini agar hidupmu kelak bahagia bersama orang yang kamu sayangi." ucap Bagaskara.


Selang 45 menit,Bagaskara dan Bejo sudah sampai di rumah sakit. Lalu berjalan menuju ruang inap Yeni berada.


Bejo dan Bagaskara berada di dekat pintu masuk kamar Yeni berada.Di depan pintu di jaga 2 pria yang badannya kekar.


"Nak Bejo masuk,bapak jaga di sini saja.." ucap Bagaskara.


"Iya Pak.." ucap Bejo.


"Permisi pak,namaku Bejo tadi di telpon oleh papanya Yeni" ucap Bejo pada 2 penjaga pintu.


"Silahkan... Anda di tunggu oleh tuan kami" ucap salah satu penjaga.


Tok..Tok.. Tok..Suara pintu di ketuk oleh salah satu penjaga pintu.


Ceklek...Kriiieett... Nampak seorang Pemuda membuka pintu.


"Apakah anda Bejo...?" ucap Pemuda itu.


"Benar.. Saya Bejo.." ucap Bejo.


"Silahkan masuk,Papa dan mamaku di dalam.." ucap Pemuda itu.


Bejo masuk kedalam,lalu pintu di tutup.


Bejo melihat 2 orang dewasa dan 1 orang wanita yang terbaring di kasur dengan wajah sangat pucat,dan lemah


"Permisi... Pak..Ibu..."ucap Bejo.


2 orang dewasa menoleh.


"Kemarilah..." ucap Wanita dewasa.


Bejo berjalan ke wanita dewasa itu.


"Nak... Ini Bejomu datang..." ucap wanita dewasa #.


"Sayang... Maaf aku baru bisa datang kesini.." ucap Bejo #.


Eh......!!!??? ketiga orang itu terkejut mendengar Bejo bisa bahasa cina.


Yeni membuka matanya.


"Sayang.... Kamu dimana..."ucap Yeni.lirih


Wanita dewasa mempersilahkan Bejo mendekat.


"Aku ada di sini sayang..." ucap Bejo.


"Yank... Jangan marah ke Yeni ya..." ucap Yeni lirih.


"Aku gak marah kok...Aku minta maaf baru menyalakan hapeku sejak tadi malam mati." ucap Bejo menitikkan air matanya.


Bejo hendak menyentuh Yeni tak berani,karena ada orang tuanya.


"Kami restui hubungan kalian,tolong kembalikan Yeni seperti semula.Bila dia sampai kenapa - kenapa aku akan menyiksamu." ucap Ayahnya Yeni .


"Terima kasih Pak.. Bu.. Maaf aku baru datang kesini " ucap Bejo.


"Iya gak apa - apa." ucap Ibunya Yeni.


Lalu Orang tua Yeni dan kakaknya Yeni keluar dari kamar itu untuk memberikan privasi pada Bejo.


"Tolong sembuhkan Yeni...Aku mohon.." ucap Bejo lirih lalu mencium cincinnya.


Bejo mengusap rambut Yeni. Lalu mencium kening Yeni.


Muncul sinar dari telapak tangan Bejo yang memakai cincin. Sinar itu masuk ke dalam tubuh Yeni.Sinar itu tidak ada yang bisa melihatnya,Bahkan Bejo sekalipun.


Pasukan bayangan yang berjaga di dalam ruangan tak dapat melihat sinar tersebut.


perlahan Wajah Yeni nampak segar kembali,tenaga Yeni kembali pulih.


"Maaf ya sayang aku baru kesini..."ucap Bejo.mukanya masih dekat dengan muka Yeni.


Yeni memeluk Bejo.


"Yank... " ucap Yeni.


"Iya sayang...Ada apa?" ucap Bejo masih di peluk Yeni.


"Kapan nikahin aku..." ucap Yeni.


"Juangkreeek.... " ucap Bejo dalam hati.


"Aku akan menikahi sayang setelah selesai kuliah,jika sayang minta sekarang... Maaf aku tak bisa.Aku mengundurkan diri." ucap Bejo.


"Iya Sayang... Tapi sayang harus Janji, setelah selesai kuliah nikahin aku..." ucap Yeni.


"Iya aku janji sayang..." ucap Bejo.


Emmuaachhh... Yeni mencium pipi bejo.


Lalu melepaskan pelukannya.


Bejo melihat Yeni sudah kembali pulih sedia kala.


"Berarti tadi aku berhasil..Terima kasih ya Tuhan... Engkau telah mendengarkan do 'aku" ucap Bejo dalam hati


"Sayang mau makan gak?" ucap Bejo.


"Iya mau...Tapi suapin ya" ucap Yeni.


Bejo melihat ada apel dan pisau kecil,lalu ia mengambil apel itu lalu mengupas apel.


"Bangun dong sayang..." ucap Bejo.


"Bangunin..." ucap Yeni manja.


Bejo menaruh apel dan pisaunya,lalu membangunkan Yeni.


Lalu Bejo menyuapi buah apel.


"Sekarang aku tidak tinggal disana yank.." ucap Bejo.

__ADS_1


"Serius yank? apa sayang tinggal di rumah 2 cewek itu?" ucap Yeni.


"Aku tinggal di rumah pak Bagas yank.."ucap Bejo.


"Ooo...Kirain tinggal di rumah 2 cewek itu." ucap Yeni.


"Gawaat... Mudah - mudahn Yeni gak tahu jika aku pernah nginap di sana" ucap Bejo dalam hati.


"Pa....Ma...." teriak Yeni.


pintu terbuka. Nampak kedua orang tua yeni terkejut dan tak percaya apa yang mereka lihat.


Putrinya sudah sembuh seperti sedia kala.


"Ini calon suamiku,namanya Bejo Hadi Kusumo" ucap Yeni lalu tersenyum.


"Jangkreeekk... Asli... Ini wanita atau bukan seh..." ucap Bejo dalam hati.


Orang tua Yeni mendekat ke Yeni lalu memeluk Yeni bergantian,lalu memeluk Bejo.


"Terima kasih Nak... Terima kasih.." ucap Mamanya Yeni menangis sambil memeluk Bejo.


"Iya Bu...Sama - sama... Tuhan mendengar do 'a aku tadi Bu..." ucap Bejo


"Namaku Mei Xing Hua,panggil sama Mama seperti yeni memanggilku.. " ucap Mamanya Yeni.


Mei Xing Hua melepas pelukannya.


"Namaku Jackie Sha Li Hua.panggil saja Papa seperti Yeni memanggilku." ucap papanya Yeni sambil memeluk Bejo.


Lalu Jackie melepaskan pelukannya.


"Pa..Ma...Ayo pulang..." ucap Yeni.


"Bentar... Papa panggilkan dokter dulu untuk memeriksamu sayang.." ucap Jackie.


Jackie menekan tombol.


Tak lama kemudian suster datang..


"Tolong periksa putri saya sus..." ucap Jackie.


"Baik pak." ucap suster.


Suster memeriksa kondisi Yeni.


"Aneh.... Sejam yang lalu kondisi pasien sangat buruk,sekarang sudah sehat bugar.." ucap suster dalam hati memeriksa kondisi Yeni.


"Putri bapak telah sembuh dan sehat." ucap suster.


"Apa boleh saya pulang sekarang suster ?" ucap Yeni.


"Boleh nona .." ucap Suster.


"Yank...Gendong... " ucap Yeni manja.


Bejo mendekat lalu menggendong Yeni.


Mereka kemudian berjalan ke luar kamar.


"Malam ini sayang tidur di rumahku ya..." ucap Yeni.


"Asem...."ucap Bejo dalam hati.


"Iya sayang..."ucap Bejo.


"Nah gitu dong Jo.... Harus perhatian sama pacarnya... Jangan di lupakan.." ucap Bagaskara.


"Ya maaf pak...Namanya juga lupa ya gak ingat.."ucap Bejo.


"Seperti kamu dulu Gas si Bejo ini" ucap Jackie.


"Kok aku sang.. Aku loh selalu ingat " ucap Bagaskara.


"Sang ??" ucap Bejo.


"Sang itu Musang... Bapakmu manggil Papa itu Musang Jo.." ucap Jackie.


"Oooo ... Gitu... Eh....!!?? Tunggu dulu... Jadi Papa sama Bapak saling kenal?" ucap Bejo.


Mereka masuk dalam lift


"Iya... Dulu waktu Bapakmu masih muda,pacaran naik montor,pas isi bensin di pom bensin di tinggal gitu aja pacarnya di pom bensin,ingatnya pas sampe rumah,di cariin gak ada." ucap Jackie.


"Gak kerasa kalau dia naik Sang...ku pikir dah naik,Gak tahunya belum..." ucap Bagaskara.


"Ha....Ha....Ha....Ha...Ha...Ha.... Bejo dan Yeni tertawa.


"Yeni ketemu sama Bejo di mana?" ucap Bagaskara.


Mereka keluar lift.


"Di angkot Om..." ucap Yeni.


"Jangan panggil Om lagi...Kan sekarang Yeni calon mantuku.." ucap Bagaskara.


Bejo berhenti.


"Kok aku mumet yoo..." ucap Bejo.


"Mumet kenapa Jo? Mumet mau nambah lagi atau apa?" ucap bagaskara.


"Sayang mau nambah pacar lagi?" ucap Yeni menatap tajam.


"Bukan itu...Aku pikir bapak gak kenal sama keluarga Yeni,Dan Yeni gak kenal akrab dengan bapak." ucap Bejo.


"Gak usah kamu pikirkan Nak... Nanti kamu tambah pusing.. Ayoo jalan..keburu tengah malam." ucap Jackie.


Bejo jalan lagi.


"Yeni'er... Kanapa gak turun...kasihan Bejo..."ucap Mei Xing Hua #


"Aku masih kuat kok ma... " ucap Bejo #.


Mobil keluarga Jackie sudah berada di depan pintu keluar, di jaga 20 orang bersenjata lengkap.


Bejo memasukkan Yeni ke dalam mobil. Lalu Bejo masuk ke dalam.


"Nanti Bapak akan jemput ketika akan masuk kuliah" ucap Bagaskara..


"Iya pak... Oh iya pak... Di tas belanjaanku ada jam tangan,Itu buat bapak sama mbak Sari.." ucap Bejo.


"Oke...Terima kasih ya nak...Bapak pergi dulu..


"Assalam mu'alaikum" ucap Bagaskara.

__ADS_1


"Wa'alaikum salam" ucap Bejo dan Yeni.


Mobil yang ditumpangi Bejo jalan beriringan. Nampak ada 5 mobil berbaris,salah satunya mobil yang di tumpangi Bejo dan Yeni,sedangkan Papa dan Mamanya Yeni ada di mobil lainnya.


__ADS_2