BEJO

BEJO
MENGHANCURKAN KEKAISARAN


__ADS_3

Benda dari langit melesat ke arah pedang kayu yang di pegang Bejo.


Orang - orang di sekitar Bejo terpental.


Benda itu menyatu dengan pedang yang di pegang Bejo.


"EH......!!?? Bejo terkejut saat hendak mengayunkan pedangnya,lalu ia menoleh ke orang - orang yang terpental.


"Siapa yang menyerang.." ucap Bejo dalam hati penasaran lalu celingukan.


"Siapa yang menyerang yah...?" ucap Bejo#


Xian Sei Qing mencoba berdiri tapi tak bisa,begitu juga yang lainnya.


"Ayah tak tahu nak....


Xian Sei Qing melihat pedang Bejo,Bentuknya berubah dari sebelumnya,Lalu ia merasakan Bejo mengeluarkan aura kematian. Akan tetapi Bejo tak menyadarinya


"Lihatlah ke pedangmu nak..".ucap Xian Sei Qing.


"Pedangku...??"ucap Bejo#.


Bejo melihat pedang yang ia pegang.


"EH.....!!!!??? Bejo terkejut melihat pedangnya.


Pedang itu nampak berbeda, lebih besar dari sebelumnya,lalu Bejo memperhatikan dengan seksama.


Ada ukiran yang muncul di tengah pedang itu,yang sebelumnya tak ada.


"Tak mungkin......" ucap Bejo tak percaya apa yang ia Lihat.


"I..I...Ini pedang Dewa Kematian... Mengapa ada padaku?" ucap Bejo dalam hati.


Lalu Bejo teringat dengan 4 sosok yang melayang di atas langit.


"Jangan - jangan mereka mencari benda ini.." ucap Bejo dalam hati.


Bejo menyimpan pedang tersebut dalam cincin ruangnya.


Begitu pedang itu di simpan oleh Bejo,semua orang bisa berdiri. Lalu Xian Sei Qing menghampiri Bejo.


"Pedang apa yang kamu pegang tadi Nak?" ucap Xian Sei Qing penasaran.


"Aku gak tahu Yah...


"Ayah mau pegang? " ucap Bejo#.


"Tidak Nak... Sebab tadi ayah mencoba berdiri,tapi tak bisa,begitu Bejo'er menyimpan pedang itu.Ayah bisa berdiri. " ucap Xian Sei Qing.


"Masa seh Yah...?" ucap Bejo tak percaya lalu mengeluarkan pedang itu lagi.


Orang - orang di sekitar Bejo terduduk semua.


"EH.....!!!??? Bejo terkejut saat melihat orang - orang di sekitarnya terduduk.


"Masukkan lagi nak....Ayah gak kuat berada di dekat pedang itu..." ucap Xian Sei Qing sambil menahan aura kematian yang keluar dari tubuh Bejo.


Bejo menyimpan kembali pedang tersebut.


"Sial... Bila ada orang lain tahu maka bisa gawat ," ucap Bejo dalam hati.


Lalu Bejo memiliki sebuah ide.


Bejo membisikkan sesuatu pada Xian Sei Qing.


Xian Sei Qing menganggukkan kepalanya.


"SEMUANYA DENGARKAN AKU.." ucap Xian Sei Qing memakai Qi.


Nampak Seluruh orang yang ada di situ terdiam,yang awalnya saling berbicara.


"AKU INGIN KALIAN BERSUMPAH TIDAK AKAN MEMBERITAHU PADA ORANG LAIN TENTANG KEJADIAN INI,..


"BILA TIDAK INGIN BERSUMPAH MAKA AKU NYATAKAN DIA BERHIANAT" ucap Xian Sei Qing memakai Qi.


Lantas orang - orang yang ada di situ mengucapkan sumpahnya.


Salah satu pasukan pisau terbang tak mengucapkan sumpahnya. Kemudian orang yang di dekatnya lantas memberi tahu setelah selesai mengucapkan sumpah.


"Ketua... Dia tak mengucapkan sumpah.." ucap orang itu.


Lantas Xian Sei Qing melesat ke arah orang itu.


Ia hendak menebas leher orang itu.


"BERHENTI......" Suara ketua Quo menggunakan energi Qi.


Xian Sei Qing menghentikan aksinya. Nampak orang yang mau di tebas lehernya ketakutan.


Ketua Quo melesat ke arah Xian Seing Qing.


"Maaf ketua Xian,Anak buah buahku ini tak bisa bicara.." ucap ketua Quo.


"EH...!!!?? Xian Sei Qing terkejut.


"Maafkan aku ketua Quo....Aku tak tahu..." ucap Xian Sei Qing.


Lalu orang yang hendak di tebas itu menggunakan bahasa isarat pada ketuanya.


Bejo menghampiri mereka.


"Apa yang di katakannya ketua Quo?" ucap Xian Sei Qing.


"Dia bilang terima kasih padaku,karena menolong nyawanya.


Bejo mengeluarkan pedang Berliannya,Lalu memberikan kepada orang bisu tersebut.


"Pedang Berlian..." ucap Orang - orang yang melihat Bejo memegang pedang tersebut.


"Ini ada pedang untukmu tuan sebagai permintaan maaf ayahku.." ucap Bejo #.

__ADS_1


Orang bisu itu memberi isarat bahwa ia menolak.


"Anak buahku tidak mau ,katanya takut nyawanya terancam bila memiliki pedang itu tuan muda." ucap ketua Quo.


"Ooo.... Begitu..." ucap Bejo# sambil menyimpan pedang.


Bejo melihat tingkat kultivasi orang bisu tersebut.


"Ranah pendekar emas tingkat 2." ucap Bejo dalam hati.


Bejo mengeluarkan 5kg daging srigala emas yang sudah di masak.


"Ini adalah daging srigala emas... Aku mohon tuan mau menerimanya" ucap Bejo#.


"Pantas saja tingkat kultivasi Bejo cepat naik,rupanya ia mengonsumsi daging srigala Emas ..Tapi bagaimana ia bisa membunuhnya? Aku saja tak sanggup melukai Srigala itu.." ucap Xian Sei Qing dalam hati.


Orang bisu itu menatap ketua Quo.


Ketua Quo menganggukan kepala.


Orang bisu itu menerima daging srigala tersebut,Lalu menyimpannya,kemudian ia menggunakan bahasa isyarat.


"Dia bilang... Terima kasih telah memberikan makanan yang sangat berharga itu. Dia sudah mengucapkan sumpahnya didalam hati " ucap ketua Quo.


"Iya aku percaya Ketua Quo ..." ucap Bejo #.


Kemudian mereka mengumpulkan mayat - mayat yang tergeletak sambil memeriksa jarinya,jika menemukan cincin ruang mereka akan memgambilnya lalu di kumpulkan.


Bejo berdiri di depan tenda sang Raja,lalu mengeluarkan kekuatan untuk menghancurkan Array tersebut. Saat ini Bejo berada di ranah Saint tingkat 9. Bejo memukul Array itu menggunakan Qinya.


Booom....Boomm....Booom.....Boom.....


Booom....Boomm....Booom.....Boom.....


Muncul retakan Array pelindung tersebut.


Booom....Boomm....Booom.....Boom.....


Booom....Boomm....Booom.....Boom.....


Tak lama kemudian array itu hancur.Bejo masuk dalam tenda kemudian menggali tanah untuk mengambil Bom yang ia tanam.


Xian Sei Qing masuk dalam tenda.Ia melihat Bejo mengambil sesuatu dari dalam tanah.


"Benda apa itu Nak?" ucap Xian Sei Qing penasaran.


"Ini adalah Bom ayah..." ucap Bejo # sambil menyimpan Bom tersebut.


"Bom....???


"Bom itu apa? " ucap Xian Sei Qing.


"Nanti saja aku beri tahunya ayah.." ucap Bejo #.


Bejo berjalan keluar tenda,lalu menggali tanah lagi untuk mengambil bom.


Tak lama kemudian Bejo selesai,lalu berjalan ke arah Xian Sei Qing.


"Ayah... Bagaimana cara menghancurkan dantian itu ?" ucap Bejo #.


"Ooo... Begitu... " ucap Bejo dalam hati.


"Oh iya ayah... Aku sama teman - teman ada oerlu,mungkin 2 hari baru kembali... " ucap Bejo #.


"Mau kemana Nak?" ucap Xian Sei Qing.


"Ada deh...


" Daa ayah....." ucap Bejo #. lalu melesat pergi.


Bejo melesat ke arah atas gunung. Setelah sampai,ia menyimpan peralatannya.


"Tim A segera berkumpul " ucap Bejo menggunakan radionya.


Tak lama kemudian 5 orang datang.


"Ayoo kita kesana...Kita hancurkan kekaisaran" ucap Bejo.


"Siap Bos...." ucap anak buah Bejo serempak.


Mereka pun melesat ke arah kekaisaran Tao dengan cara terbang.


Begitu energi Qi mereka tersisa sedikit,mereka menelan pil pemulih Qi,Tak lama kemudian energi Qi mereka terisi kembali,lalu mereka melanjutkan kembali. Begitu seterusnya hingga mereka sampai di lokasi.


Pukul 14.40


Bejo dan anak buah nya berada di atas bukit. Jarak mereka dengan kekaisaran hanya berjarak 4 km.


"Kalian tunggu di sini,Aku akan kesana 2 jam saja untuk menaruh Bom di tengah bangunan...." ucap Bejo


"Siap Bos...." ucap anak buah Bejo serempak.


Bejo melesat ke arah Kekaisaran.Lalu menggunakan ilmu menghilangnya.


"Poni..." ucap Bejo telapati sambil terbang.


"Iya Bosss..." ucap Ponijan teleoati.


"Mau harta karun apa enggak?" ucap Bejo telepati.


"Harta karun apa Bos...?" ucap Ponijan telepati.


"Punyanya kaisar.." ucap Bejo telepati.


"Mau...Mau ...Bos...." ucap Ponijan telepati.


"Bentar aku sampai...." ucap Bejo telepati.


Tak lama kemudian Bejo sampai di halaman belakang istana.


Bejo melesat ke arah istana.

__ADS_1


Tak lama kemudian Bejo sampai di dekat ruang singgasana.Ia melihat tak ada orang lewat ataupun berjaga.


"Keluar Bro..." ucap Bejo telepati.


Ponijan keluar dari batu di mensi.


" 1 jam cukup gak broo..?" ucap Bejo telepati.


"Lebih dari cukup Bos..." ucap Ponijan telepati.


"Oke...1 jam lagi kembalilah kesini..." ucap Bejo telepati.


"Siaaap Bosku..." ucap Ponijan telepati.


Ponijan melesat pergi,Bejo pun begitu.


Bejo masuk kedalam ruang singgasana.


Nampak Kaisar Tao membahas masalah kerajaan Langit,serta keluarganya yang di utus untuk menjadi Raja telah tewas.


Bejo meneteskan racun pada minuman para tamu dan kaisar.


Setelah itu pergi ke tempat lain. Bejo manaruh 1 buah Bom berdaya ledak tinggi di tengah - tengah bangunan. Setelah itu melesat ketempat semula.


Bejo menunggu Ponijan muncul.


15 menit kemudian Ponijan muncul,lalu hinggap di pundak


"Ayo kita pergi boss..." ucap Ponijan telepati.


"Sudah di kuras ?" ucap Bejo telepati.


"Sudah Bos.... " ucap Ponijan telepati.


Bejo melesat ke arah tempat dimana teman temannya berada.


Tak lama kemudian Bejo sampai di tempat tujuan.


"Aman... Mereka membahas masalah kerajaan Langit,." ucap Bejo sambil mengeluarkan remot.


Bejoo menggambar bangunan di tanah,lalu mengarahkan anak buahnya untuk menyerang 1 titik saja.


Kemudian anak buah Bejo mengeluarkan senjatanya lalu membidik.


Bejo melihat bangunan kekaisaran dengan teropong.


"Kalian sudah siap? " ucap Bejo.


"Sudah bos..." ucap anak Buah Bejo.


"Tembak...." ucap Bejo.


Tak...Wuuuuuusssssshhh.......


Tak... Wuuusssssshhhhh......


Tak....Wuuuuuuusssshhh.....


Tak.....Wuuuuuuussshhh......


Tak...Wuuuuuusssssshhh.......


Tak... Wuuusssssshhhhh......


6 buah roket panggul melesat ke arah bangunan kekaisaran.


BOOOOOOOM.......


BOOOOMMMM......


BOOOMMMM.....


BOOOMMMM.....


BOOOMMMM....


BOOOMMMM....


Nampak gumpalan api dan asap membumbung tinggi.


Tiba - tiba Bejo merasakan ada aura yang sangat kuat . Lalu Bejo melihat 4 orang melewati dirinya dengan cara terbang.


Cepat - cepat Bejo melihat tingkat kultivasi ke empat orang tersebut.karena posisinya dekat dari Bejo,hanya berjarak 100 meter


"Jancook... Prajurit Dewa Kuning tingkat 2" ucap Bejo dalam hati.


Bejo lalu melihat kearah kekaisaran menggunakan teropong


Bejo melihat 3 orang melayang di atas langit,lalu bejo mengarahkan kearah bangunan kekaisaran yang hancur.


Nampak prajurit yang selamat dari ledakan membantu memadamkan api,ada pula yang mengangkat puing - puing bangunan.


Nampak salah satu dari 4 orang yang melewati dirinya menghampiri prajurit yang selamat.


Lalu prajurit itu menunjuk bukit yang ditempati Bejo.


Bejo menekan tombol yang di pegang.


BOOOOOOMMMMMM..... Ledakan besar kembali terjadi.Tepat di mana prajurit menunjuk ke arah bukit. Ledakan itu mencapai radius 400 meter.


Ke 3 orang itu turun untuk mencari temannya itu.


"Simpan peralatannya Gaes,..." ucap Bejo sambil memantau keadaan kekaisaran.


Bejo melihat 1 dari 3 orang yang turun dari langit nampak sedih .


"Kita pergi dari sini...." ucap Bejo sambil menyimpan peralatanya .


Bejo dan teman - teman melesat pergi meninggalkan bukit menuju perguruan gunung emas.


--***---

__ADS_1


Di bangunan kekaisaran yang hancur lebur,Nampak seseorang menangis kerana saudaranya tewas dalam ledakan itu,tubuhnya tertancap besi tepat di dadanya hingga tembus.


Ribuan orang tewas dalam ledakan tersebut. Sang Kaisar tak luput dari ledakan tersebut tewas,Ribuan lagi luka - luka


__ADS_2