
Selang beberapa menit kemudian Mobil Yeni datang,Yeni menyetir sambil lihat jalanan untuk mencari Bejo.
"Sial.... Kemana neh Bejoku.. Kok gak ada kelihatan..." ucap Yeni panik.
---***---
Bejo sudah sampai di dekat rumah Me Mei. Lalu turun dari mobil.
"Terima kasih ya Bang atas tumpangannya.." ucap Bejo.
"Iya Mas Bejo..." ucap Rendy dan temannya.Lalu Mobil itu sedikit menjauh.
Bejo berjalan ke rumah Baca.
Tak lama kemudian bejo melihat Me Mei dan Shanti dari kejauhan nampak Panik dan cemas.
"Itu Bejo...." seru Shanti melihat Bejo berjalan ke arahnya.
Shanti dan Me Mei berlari ke arah Bejo.
Setelah sampai ia memeluk Bejo.
"Dari mana kamu Jo...Dari semalam di hubungi gak bisa - bisa sampai sekarang..Kita khawatir dam mencemaskanmu." ucap Me Mei.
"Iya Jo... Dari tadi malam kita gak bisa tidur..Kita mau lapor polisi tadi..."ucap Shanti.
"Maaf Kak...Hapeku lobet..." ucap Bejo.
"Terus semalam kamu tidur di mana Jo...?" ucap Me Mei.
"Di rumah saja aku cerita..Haus aku kak.." ucap Bejo.
Mereka bertiga kemudian kerumah Me Mei.
Tak lama kemudian Mereka dah sampai di rumah Me Mei.
Bejo,Shanti dan Me Mei duduk di sofa panjang,Bejo duduk ditengah. Mereka berada di ruang keluarga.
"Tadi malam hujan deras kak... Mobil gak bisa jalan karena macet,setelah kakak Nelpon,hapeku sisa 5 %....Yeni tidur di pundakku. Sekitar kurang lebih 5 jam baru berhenti berhenti. Aku bangunin Yeni karena mobilnya dah bisa jalan,lalu aku tertidur,..
"Terus...terus..." ucap Shanti.
"Pas aku bangun,aku dah di kamar tidur. Lalu aku bangun....
"kemudian Yeni baru bangun...dia mandi,lama banget,soalnya aku kebelet, setelah dia keluar kamar mandi aku langsung masuk., sejam kemudian kita di dapur,Yeni buat sarapan telur goreng,... Aku tanya dia.. Apakah Kak Yeni bisa beladiri..Dia jawab bisanya menjadi istriku,aku jawab Asem..Lalu dia ketawa.. Ketawanya seperti kuntilanak. Aku bilang,ketawamu kok seperti kuntilanak,.Dia ngambek.Lalu aku ajak pulang,dia gak mau.. Aku di suruh pulang sendiri.. Ngambek dianya Kak..Ya aku pulang sendiri Nebeng mobil orang lain.." ucap Bejo.
Bejo tak menceritakan secara menyeluruh'.
"Apakah sayang Ngent**t dengan dia?" ucap Shanti.
"Enggak...Sumpah demi apapun.." ucap Bejo.
__ADS_1
"Kurang ajar tuh cewek..." ucap Me Mei emosi.
Krucuk..Krucuk..krucuk... Suara perut Bejo.
Me Mei dan Shanti berdiri lalu ke dapur untuk mengambil makanan buat Bejo.
Tak lama kemudian,Shanti membawa piring,dan Me Mei membawa segelas Teh hangat.
"Aku suapin ya sayang..."ucap Shanti.
"Iya Kak..." ucap Bejo.
Bejo di suapin oleh Shanti.
Selang 20 menit kemudian Bejo selesai makan.
"Jo...Hapemu mana?" ucap Me Mei.
"Ketinggalan di sana Kak...Malas aku balik lagi,soalnya dah jauh aku jalan kaki." ucap Bejo.
"Ooo... Begitu...EH...!!!?? Sayang di belikan jam tangan baru sama dia?" ucap Shanti terkejut melihat ada jam tangan di pakai Bejo.
"Enggak kak,ini aku di kasih yang punya toko." ucap Bejo.
"Kok bisa di kasih Jo..." ucap Me Mei.
"Penjualnya menghina aku,di mengatai aku pembantunya Yeni,lalu aku ambil jam tangan di situ lalu aku hancurkan. Tak Lama kemudian muncul kakek Kakek,kakek itu tanya sama penjual jam,penjual jam menyebut kakek itu kakeknya,lalu dia bilang kalau aku sudah menghancurkan jam tangannya pakai bahasa cina, lalu kakek itu minta ganti rugi ke aku.ya aku marahlah sama dia karena tak jujur,Aku suruh dia berkata jujur,Wooiii Cucu bangsaatt.... Katakan sejujurnya..jika tidak aku hancurkan jam tangan ini.,Kakek itu minta kejujurannya,lalu dia berkata jujur,kemudian kakek itu menyuruhku memilih jam yang aku suka,gratis... Begitu Yank..." ucap Bejo
"Wuuiihh... Sayang keren.. Kenapa gak ambil banyak Yank jika gratis... ucap Shanti.
"Jo..." ucap Me Mei.
"Iya Kak Me Mei..." ucap Bejo.
"Kakak punya firasat yang gak enak sama kamu,kamu kan punya kekuatan bisa menghancurkan Besi.. Lebih baik jangan gunakan sembarangan. Kakak takut kamu kenapa - kenapa." ucap Me Mei.
"Tenang saja... Mereka gak bakalan bisa melukaiku.." ucap Bejo.
"Di kasih tahu kok ngeyel... Kakak seriuss... Jangan gunakan kekuatanmu di depan banyak orang." ucap Me Mei.
"Iya Kakak Me Meiku sayang..." ucap Bejo.
Tangan Bejo hinggap di gunung Shanti dan Me Mei.
"Sayang pengen?" ucap Shanti.
"Pengen apaan kak?" ucap Bejo.
Me Mei melepaskan Pakaian Bejo,kemudian ia melepaskan pakaiannya sendiri,Shanti pun ikutan. Lalu mereka bermain hingga Shanti dan Me Mei tak kuat berdiri karena kelelahan.
---***---
__ADS_1
Jam 19.40.
Bejo Berumpul dengan teman - temannya di pos Ronda.Ia mulai berkumpul saat jam 17.30.Awalnya Bejo hanya bersama anto saja. Lalu datang lagi lainnya ikut nongkrong.
"Wuiiih.... Ada yang pakai jam baruuu..." ucap Somad.
Hiukali memegang tangan Bejo yang ada jam tangannya.Lalu mengamatinya.
"Anjaaayyy.... Jam Mahaal ini... kalau gak salah harganya di atas 50 juta..." ucap Hiukali.
"Murah aja ini Bang....50 ribu doank kok." ucap Bejo.
"Kirain 1 juta... Asem...Mahal juga ternyata.." ucap Bejo dalam hati.
"Jo... Lu bisa bohongin somad ataupun Anto,tapi lu gak bisa bohongin gue.. Gue hapal mana jam tangan asli mana yang palsu.." ucap Hiukali.
Anto memegang tangan Bejo,lalu melihat jam tangan Bejo.
"Siapa yang belikan Lu jam tangan ini Jo?" ucap Anto.
"Aku gak beli... Di kasih sama yang punya toko.."ucap Bejo.
"Haaaaaahh!!!??? Mereka terkejut.
"Serius lu Jo...Gak Bohong...?" ucap Hiukali.
"Ngapain aku bohong Bang....Gak ada gunanya aku bohongin abang Hiu.." ucap Bejo.
"Tadi lu bilang jam ini harganya 50rb Jo.." ucap Anto.
"Gak enak aku dengan kalian... Nanti di kiranya gue sombong dan pamer kalau aku bilang jam tangan ini jutaan" ucap Bejo.
"Betul juga seh..." ucap Hiukali.
Tak lama kemudian datang adiknya Hiukali sambil membawa buku.
"Bang...aku bingung sama soal ini..Kasih tahu caranya nah..." ucap Adiknya Hiukali.
Hiukali menerima buku itu,lalu mengerenyitkan dahinya.
"Abang lupa atuh ayuu... Noh tanya sama Bejo..." ucap Hiukali.
"Mas Bejo... Tolong ayu nah..."ucap Ayu.
Bejo menerima buku tersebut,lalu melihat soal fisika.
"Mana buku coretanmu." ucap Bejo.
"Ini Mas.." ucap Ayu.
"Ini caranya...Begini.." ucap Bejo memberi tahu rumusnya lebih dahulu agar mudah mengerjakan.
__ADS_1
Nampak dari jauh,Yeni berjalan ke arah pos ronda sambil membawa tas belanjaan Bejo yang tertinggal.
Yeni mendapat informasi keberadaan Bejo dari anak buahnya.