
Bejo kemudian berjalan kearah Mei Lisa.
Bejo mengucapkan mantra dalam hati sambil mengerakkan tangan dan jarinya,lalu memyentuh dantian Mei Lisa.
"EH.....!!!??? Mei Lisa terkejut saat tangan Bejo menyentuh perutnya.
Bejo menarik kembali tangannya.
"Aku sudah membuka segel energi Qi mu...
"Sekarang dirimu bisa menggunakan kembali kekuatanmu..." ucap Bejo#.
Mei Lisa berdiri lalu memeluk Bejo.
"Terima kasih yang mulia... Terima kasih..." ucap Mei Lisa,tak terasa air matanya mengalir.
Bejo membalas pelukan Mei Lisa sambil mengusap punggungnya.
"Iya sama - sama... Maaf aku baru membuka segelnya..."ucap Bejo#.
Bejo melepaskan pelukannya,begitu juga Mei Lisa.
Bejo mengusap pipi Mei Lisa yang basah akibat air mata.
"Seandainya waktu bisa aku putar kembali,aku ingin memilikimu seutuhnya..." ucap Mei Lisa dalam hati sambil menatap wajah Bejo.
Mei Lisa meletakkan kedua tangannya di pundak Bejo.
"Kalau di perhatikan ,dia cantik pakai banget, tapi berbeda dengan sifatnya..
"Emang wajah tak memggambarkan sifat seseorang."ucap Bejo dalam hati.
Mei Lisa mendekatkan mukanya ke muka Bejo.
Entah siapa yang memulai duluan,kini mereka berciuman,saling raba.
Mei Lisa melepaskan ciuamannya.
"Ijinkan aku menjadi pendamping hidup yang mulia Raja..." ucap Mei Lisa.
"Heeeeeh....!!!???? Bejo tersentak kaget.
"Aku mohon..." ucap Mei Lisa.
"Maaf... Aku tak bisa...Nona tahu sendiri.. Aku punya 4 istri..
"Besok pagi aku dan rombonganku berencana akan meninggalkan pulau ini" ucap Bejo#.
Mei Lisa menundukkan wajahnya.
"Aku menyukaimu yang mulia Raja... Aku mohon... Bawalah aku pergi bersamamu" ucap Mei Lisa meneteskan air matanya lagi.
"Asem.... Cewek kalau nangis di depanku sambil memohon jadi gak tega,malah aku iba.." ucap Bejo dalam hati.
"Yang mulia Ratu Mei Lisa yang cantik jelita...
"Maaf .... Aku tak bisa membawamu.. Di sini ada rakyat yang membutuhkan yang mulia Ratu...
"Perjalananku masih panjang" ucap Bejo#.
Mei Lisa masih menundukkan kepalanya.
Bejo memegang dagu Mei Lisa,lalu menarik pelan,sehingga wajah Mei Lisa terlihat.
"Dengarkan aku yang mulia ratu....
"Suatu saat pasti nona mendapatkan jodoh yang lebih baik dari aku..." ucap Bejo#.
"Tapii... Aku tak bisa menemukan seorang pengganti seperti dirimu yang mulia Raja..
"Yang mulia Raja perhatian dengan para monster yang terluka dengan mengobatinya.,perhatian dengan keluarga,dan juga teman - teman.
"Yang mulia Raja tak memandang status kedudukan. Meskipun Raja,anda tetap membaur bersama teman - teman.,dan juga pada Lebah pekerja." ucap Mei Lisa.
Selama Bejo menjadi raja,Bejo selalu membaur kepada seluruh penghuni kerajaan Lebah.
"Cinta tak selamanya saling memiliki...
"Tapi jangan khawatir,aku akan berkunjung lagi ke sini,meskipun pulau ini belum muncul ke permukaan.." ucap Bejo#.
"Bagaimana caranya yang mulia Raja ke sini? Sedangkan pulau ini tak bisa di tembus oleh siapapun?" ucap Mei Lisa heran.
Bejo berjalan ke arah tembok.
" Ini tembok tahan berapa lama?" ucap Bejo#.
"Itu tembok sudah lebih 1 juta tahun yang mulia Raja" ucap Mei Lisa.
Bejo kemudian mengucapkan mantra di dalam hati sambil menggerakkan tangannya ke arah tembok.
Nampak sebuah cahaya keluar,lalu cahaya itu mengukir di tembok membentuk sebuah garis.
Mei Lisa diam memperhatikan apa yang di lakukan oleh Bejo.
Tak sampai 5 menit,sebuah pola terukir di tembok terbentuk.
"Dengan ini.... Aku bisa berkunjung kesini meskipun pulau ini di tutup oleh kubah..." ucap Bejo.#.
Mei Lisa menghampiri Bejo. Lalu memperhatikan secara seksama.
"Tak mungkin...
"I... I...Ini Array teleportasi tingkat kuno yang telah lama hilang... Bagaimana dia bisa membuatnya? apa jangan - jangan dia reinkarnasi dewa agung?" ucao Mei Lisa dalam hati.
"Apakah ini Array teleportasi" ucap Mei Lisa untuk menyakinkan apa yang ia lihat.
"Tepat sekali... Aku akan buat di tempat lain,lalu aku bisa datang ke sini..." ucap Bejo#.
"Sial... Ini beneran array teleportasi tingkat kuno.
"Aku yakin sepenuhnya,pemuda ini dulunya sang dewata agung. Mengapa dia turun ke dunia manusia fana?" ucap Mei Lisa dalam hati heran.
"Apakah yang mulia dulunya adalah Dewata Agung?" ucap Mei Lisa memberanikan diri bertanya.
"Dewata Agung???
"Bukan......
"Dulu aku itu pengais sampah,tiap hari aku selalu mencari barang bekas untuk aku jual.." ucap Bejo#.
"Pengais sampah??? Maksud yang mulia apa?" ucap Mei Lisa.
"Jangan beritahu siapa - siapa" ucap Bejo#.
"Aku bersumpah dengan nyawaku,aku tidak akan memberi tahu pada orang lain." ucap Mei Lisa.
"Sebenarnya aku dari dunia lain,aku bukanlah Reinkarnasi dari dewata agung." ucap Bejo#.
"Dunia lain??? Maksud yang mulia apa?" ucap Mei Lisa heran.
"Aku berasal dari Bumi.. Di tempatku sangat jarang yang memiliki energi Qi,karena di sana energi Qi sangat tipis sekali. Kehidupan kami di sana sangat modern...
Bejo mengeluarkan HPnya,.
__ADS_1
"Ini salah satu alat yang kita pakai untuk menghubungi seseorang yang sangat jauh.." ucap Bejo#.
"Ini apa yang mulia?" ucap Mei Lisa.
"Ini adalah Handphone,alat ini bisa berkomunikasi,bisa merekam,bisa mengeluarkan suara dan gambar.." ucap Bejo#.
Bejo lantas memutar video suasana kota jakarta.
"EH......!!!?? Mei Lisa terkejut saat melihat benda yang di pegang Bejo bisa menampilkan lukisan yang bergerak dan mengeluarkan suara.
Bejo mematikan video,lalu foto bersama.
"Lihat ke Handphone sambil Senyum ya...." ucap Bejo# sambil merangkul Mei Lisa.
Mei Lisa lantas tersenyum ke arah Hp.
Cekreeek.....
"EH.....!!!??? Mei Lisa terkejut karena HP Bejo mengeluarkan cahaya.
Bejo menunjukkan hasil fotonya.
"EH....!!?? Mei Lisa terkejut lagi,melihat ada lukisan dirinya bersama Bejo di Hp Bejo.
"Bagaimana bisa lukisanku ada di Handphone yang mulia?" ucap Mei Lisa penasaran.
"Ini namanya Foto... Nanti sebelum berpisah.. Kita akan foto bersama,.." ucap Bejo#.
Mei Lisa kembali menundukkan kepalanya.
"Aku ingin sekali bersamamu yang mulia Raja..." ucap Mei Lisa.
Bejo menyimpan kembali Hapenya.Lalu memegang pundak Mei Lisa.
"Aku akan sering kesini,tapi gak tiap hari.. Jadi yang mulia ratu tidak perlu ikut bersamaku,itu array jang di rusak ya...." ucap Bejo#.
Mei Lisa mendongakkan kepalanya.
"Benarkah itu yang Mulia raja?" ucap Mei Lisa tak percaya.
"Benar..Jika yang mulia ratu tetap ingin bertemu denganku,jangn di hancurkan array ini." ucap Bejo # sambil tersenyum.
"Baik yang mulia,aku tidak menghancurkannya..." ucap Mei Lisa.
Mei Lisa mendekatkan bibirnya ke bibir Bejo.
Tiba - tiba radionya Bejo bunyi.
"Kang mas..." suara Sari.
"Iya sayang... Ada apa?" ucap Bejo.
Mei Lisa tak jadi mencium Bejo.
"Yang mulia berbicara dengan siapa?" ucap Mei Lisa.
"Kenapa lama sekali.. Apakah Kang Mas ngen**t dengan wanita itu " suara Yeni.
"Aku berbicara dengan istriku memakai alat, tunggu sebentar ya.." ucap Bejo#.
"Enggak sayang,kalau aku lagi ngen**t gak bakal aku bisa menjawab radionya dengan cepat...
'Malah aku bingung... Dia mau ikut bersama kita neh Yank..." ucap Bejo.
"Heeeeh....!!!??
"Aku gak mau dia ikut kang mas,Titik gak pakai koma" suara Yeni.
"Baiklah... Jangan sampai dia ikut ya kang mas.." suara Yeni.
"Iya sayang..." ucap Bejo.
"Apakah tadi yang mulia menggunakan bahasa Bumi?" ucap Mei Lisa.
"Iya.. Tapi namanya bahasa indonesia.. Di Bumi terdapat banyak sekali bahasa yang di pakai.." ucap Bejo#.
"Sebelum yang mulia pergi,aku ingin bercinta denganmu yang mulia..." ucap Mei Lisa.
Mei Lisa mendekatkan bibirnya ke bibir Bejo.
Lalu mereka berciuman. Tak lama kemudian mereka berpindah ke tempat tidur.
1 jam lebih kemudian.
Nafas mereka ngos - ngosan,karena saling memberi kenikmatan.
Bejo kemudian berdiri didekat ranjang,lalu mengeluarkan kain dan botol berisi air,lalu mengelap badannya memakai kain basah,lalu memakai pakaiannya.
"Aku tinggal dulu ya cantik.." ucap Bejo# lalu mengecup kening Mei Lisa.
"Iya yang mulia Raja tampan..." ucap Mei Lisa merasa bahagia.
Bejo meninggalkan kamar Mei Lisa.
Tak lama kemudian Bejo sampai di kamarnya.
Yeni mengendus tubuh Bejo. Untuk memastikan bahwa Bejo tak bercinta dengan Mei Lisa.
"Gimana Kang Mas....?" ucap Sari.
"Hem... Bersih... Kirain dia habis ngen**t dengan wanita itu" ucap Yeni dalam hati.
"Berhasil... Untung saja mau " ucap Bejo.
"Hem... Kok dia mau.. Kang mas apakan dia?" ucap Shanti.
"Untung aja tadi aku mengelap badanku dulu,jika tidak maka bisa berabe.." ucap Bejo dalam hati meluhat Yeni tidak marah setelah mengendus tubuhnya.
"Aku pasang array teleportasi di kamarnya sayang...Lumayan lama aku memasang Array itu,sebab membutuhkan ketelitian.." ucap Bejo berbohong agar tak di curigai.
"Syukurlah... Kita besok jadi pergi kan kang mas?" ucap Sari.
"Iya sayang...Kalau tak ada halangan..
"Oh iya...Dia meminta sesuatu untuk di jadikan kenang - kenangan,jadi aku bilang saja kalau sebelum pergi kita foto bersama,lalu Fotonya kita cetak terus kita berikan ke dia" ucap Bejo.
"Syukurlah... Aku pikir dia minta anak dari kang mas..." ucap Yeni.
"Mas...Main yuk...." ucap Novita.
"Ayooo.... " ucap Bejo.
Mereka bercinta selama 4 jam bergiliran.
Setelah itu mereka tertidur tanpa menggunakan sehelai benang.
---***---
Pagi Hari jam 8.30
Rombongan Bejo sudah berkumpul bersama Mei Lisa beserta anak buahnya di luar sarang Lebah.
"Semua tolong berkumpul jadi..." ucap Bejo#.
__ADS_1
Mereka pun berkumpul,lalu Bejo mengarahkan mereka agar masuk ketika di foto.
Anak buah Mei Lisa nampak bingung apa yang hendak di lakukan oleh Bejo,namun mereka mematuhinya.
Tak lama kemudian Bejo selesai mengatur. Lalu Bejo meletakkan Hpnya di sebuah batu,lalu menekan timer waktu,Lalu bejo melesat tepat di tengah -tengah.
"Senyumm...." ucap Bejo#
Cekreeek..... Suara hp.
Setelah itu Bejo meminta pada anak buahnya untuk berfoto dengan Mei Lisa beserta pasukan lebah.
10 menit kemudian mereka selesai berfoto.
Lalu Bejo mengeluarkan Batrei solar cell,Printer dan kertas foto.
"Itu apa yang mulia.." ucap Mei Lisa penasaran.
Bejo mencetak hasil foto tersebut.
"Ini adalah alat cetak foto..." ucap Bejo#.
Bejo memberikan 1 foto yang sudah jadi pada Mei Lisa.
"EH.....!!!??? Mei Lisa terkejut melihat kertas tersebut.
"Jangan sampai kena air." ucap Bejo#.
10 menit kemudian Bejo selesai mencetak semua foto,lalu memberikan pada Mei Lisa.
Ada 1 foto yang di taruh di bingkai,foto itu rombongan Bejo dan rombongan Mei Lisa.
"SEMUANYA DENGARKAN AKU....
"MAAFKAN AKU...
"AKU TAK BISA BERLAMA -LAMA DI SINI...
"KARENA AKU ADA KEPERLUAN DAN AKAN PERGI DARI PULAU INI,
" SEMENTARA AKU PERGI, KEKUASAAN AKU SERAHKAN PADA RATU MEI LISA. " ucap Bejo# memakai Qi.
"EH.....!!??? Pasukan lebah terkejut mendengar ucapan Bejo. Mereka pikir Bejo akan selamanya tinggal di pulau ini.
Bejo hendak melepas mahkota yang ia pakai.
Mei Lisa melesat di samping Bejo,lalu menahan mahkota yang di pakai Bejo.
"Jangan di lepas di depan rakyatku yang mulia..." ucap Mei Lisa lirih.
"Baiklah..." ucap Bejo#.
"Kami akan mengantar yang mulia keluar dari pulau ini..." ucap Mei Lisa.
Rombongan Bejo naik ke tandu,Lalu mereka melesat ke arah luar pulau.
Tak lama kemudian ,mereka sampai di luar pulau.
Bejo mengeluarkan perahunya.
Rombongan Bejo turun ke kapal.
Bejo mengampiri Mei Lisa.Lalu memberikan Foto saat mereka berdua saja di dalam kamar.
"Jangan memelukku,nanti istriku marah padaku jika melihatnya" ucap Bejo#
"Baik Yang mulia.. Semoga yang mulia selamat sampai tujuan.." ucap Mei Lisa.
"Amin... Aku tinggal dulu ya...." ucap Bejo.
Bejo melambaikan tangannya ke arah rombongan Mei Lisa,lalu melesat ke kapal.
Bejo mengambil papan untuk memasang artefak yang ia dapat,lalu memakunya.
"beres.... Jika ada monster atau badai,tinggal gunakan artefak ini.
Layar diturunkan semua oleh anak buah Bejo.
Bejo melihat rombongan Mei Lisa belum pergi.
Perlahan kapal itu menjauhi pulau melayang.
Mei Lisa ingin sekali mengejar Bejo,tapi di urungkan. Air matanya mengalir.
"Aku akan menunggumu yang mulia" ucap Mei Lisa dalam hati. Lalu ia melihat foto yang terakhir yang di berikan Bejo.
Nampak foto Bejo dan dirinya tersenyum.
"Jika yang mulia tak datang selama 1.000 tahun lagi. Aku akan keluar dari pulau ini untuk mencarimu.." ucap Mei Lisa dalam hati.
Kemudian Mei Lisa kembali ke istananya di ikuti anak buahnya,karena Kapal Bejo sudah sangat jauh.
----***----
Di dalam perahu Bejo.
"Bos... Kita mau kemana?" ucap Arkha.
"Gak tahu... Aku buta peta.. Jadi ikuti saja arah angin ini... Jika tak ada angin,beri tahu aku..."ucap Bejo.
"Siap Bos....." ucap Arkha.
Bejo meninggalkan anak buahnya menuju ke tempat kamarnya.
Sesampai di kamar,Bejo membuka buku Array lalu membacanya.
"Array pelindung" gumam Bejo.
Bejo membaca array pelindung tersebut.
"Wuuiiihh... Ini mah Pelindung tingkat dewa...."
Bejo membuka halaman lainnya.
Hari demi hari di lalui pada rombongan Bejo. Kini sudah memasuki hari ke 15. Mereka belum juga menemukan daratan. Bejo sudah selesai membaca dan mempelajari buku Array dan Segel.
Bejo melayang di udara sambil mengarahkan teropong jarak jauhnya .
"Juancooook... Mana seh ini daratan." ucap Bejo dalam hati kesal tak menemukan daratan.
Lalu Bejo turun ke kapal.
"Belum nampak hilalnya broo.." ucap Bejo pada Arkha yang bertugas mengemudikan perahu.
"Ya mau gimana lagi Bos... Kita semua buta arah..." ucap Arkha.
---***---
Pagi jam 8.35.
Bejo kembali melayang di udara sambil mengecek menggunakan teropongnya.
"EH....!!!??? Bejo terkejut.
__ADS_1