BEJO

BEJO
MEMBANGUN KEMBALI PERGURUAN DAN MEMBUKA SEGEL ELEMEN API.


__ADS_3

Nampak pemuda terbaring di lantai,Kepalanya bersender di paha Sari.Pemuda itu adalah Bejo.


Shanti memeriksa keadaan Bejo.


"Suami kita hanya pingsan,akibat kelelahan...Biarkan suami kita istirahat.." ucap Shanti #.


"Syukurlah ..." ucap semua orang.


***


6 jam kemudian Bejo membuka mata.Lalu bangun.Bejo tertidur di ranjang lipat.


Nampak semua orang tiduran di lantai beralaskan kain,sebagian berjaga. Ke empat istri Bejo,ayu dan juga Paramitha tidur di kasur angin.


"Apa aku kelamaan memakai ilmu menghilangku ya,jadi aku kelelahan." ucap Bejo dalam hati.


Lalu ia teringat saat latihan militer, Bejo menggunakan ilmu menghilangnya seharian tanpa jeda lalu tak sadarkan diri


"Jadi aku harus menjeda menggunakannya.." ucap Bejo dalam hati.


Krucuk...Kruuucuk.... Suara perut Bejo.


Bejo mengeluarkan Buah - buahan. Lalu memakannya.


Nampak yang berjaga melihat Bejo makan menelan ludahnya.


"Ambillah..." ucap Bejo#.


Mereka pun mengambilnya,Bejo memgeluarkan lagi buah - buahan yang ia ambil dari Kota awan.


"Berapa lama aku tidur tadi?" ucap Bejo #.


"Tuan muda tertidur selama kurang lebih 24 dupa.." ucap salah satu murid perguruan.


"24 bagi 4...6 Jam aku tertidur..."ucap Bejo dalam hati.


"Apakah Dia ada kembali lagi kesini setelah aku datang?" ucap Bejo#.


"Tidak ada tuan muda..." ucap murid itu lagi.


"Syukurlah...." ucap Bejo#.


Bejo mengeluarkan cincin yang ia dapat. Salah satu cincin bergetar,lalu Bejo memeriksanya,ia mengeluarkan batu komunikasi yang bergetar.


"Aku di serang banyak monster..Pilku habis,di mana kalian.." suara batu komunikasi.


"He....He...He...He...Dewa bodoh termakan umpanku..." ucap Bejo dalam hati.


Sewaktu pergi ke kota dan kerajaan Awan,


Ponijan mememukan banyak batu kristal,puluhan Botol berisi Pil,minuman anggur,uang emas,Perak ,dan tembaga,Sedangkan Bejo. Bejo banyak mendapatkan cincin ruang dari korban yang meninggal,lalu bahan makanan, pakaian ,kuda yang selamat dari serangan,Ayam yang masih hidup dan juga yang sudah di sembelih,Minyak goreng,Arak Dll.


Bejo menyuruh Ponijan membawa masuk kuda,sapi,kambing, dan ayam ke batu dimensi.


***


Pagi hari pukul 6.30


Nampak semuanya telah bangun.


"Semuanya dengarkan aku...." ucap Bejo# memakai sedikit Qi. Agar tak memekakkan telinga,sebab masih di dalam ruang bawah tanah.


Mereka yang awal ribut kini diam.


"Tadi malam salah satu cincin ruang yang kekuatannya di ranah dewa begetar,lalu aku periksa,ternyata dia pergi ke pulau monster,dia kehabisan pil,dugaanku dia pasti tewas di pulau itu.Sekarang kita akan keluar dari persembunyian memulai hidup baru." ucap Bejo# memakai sedikit Qi.


Setelah itu mereka semua yang bersembunyi di ruang bawah tanah keluar. Lalu mereka berjalan menuju perguruan gunung emas.


Nampak bangunan hancur semua. Mereka pun bergotong royong membangun kembali perguruan itu, Bejo mendatangi ke empat istrinya,lalu menyerahkan sebagian bahan makanan untuk di olah,setelah itu Bejo membantu mengangkat puing - puing bangunan.Mereka bahu membahu membersihkan puing - puing bangunan.4 orang anak buah Bejo menjaga di atas gunung.


Nampak para wanita memasak memggunakan kayu bakar,Ke empat istri Bejo membuat bumbu masakan yang di bantu Paramitha.


Jam 12.20.


Mereka berkumpul untuk makan siang bersama.


Begitu mereka mencoba makanan itu,mereka nampak menyukainya.


"Waaah....Makanananya enak sekalii...


"Iyaaa..... Sangat lezaat...


"Siapa yang memasak ini? Aku akan menjadikan dia istriku..


"Husst... Yang masak ini para istrinya tuan muda,kamu mau berhadapan sama tuan muda?.


"Gak...Gak jadi deh...


Seminggu kemudian.


Ketua Xin dan Ketua Quo pamit untuk menjemput keluarganya.


Hari berganti minggu,minggu berganti Bulan.


Pembangunan perguruan gunung Emas nampak sudah terlihat hasilnya,meskipun belum semuanya terbangun. Rombongan ketua Xin dan Ketua Quo pun sudah datang,mereka pun membantu membangun,untung saja Bejo memberi tahu,jika tidak keluarga Xin dan Quo tewas di bunuh,sebab di desa dekat perguruan mereka telah tewas semua. Sebagian mata - mata Xian Sei Qing tewas karena bertemu dengan pria yang berada di ranah dewa.Sebab mereka tak sempat bersembunyi dan melarikan diri.


Sebagian murid ada yang bercocok tanam untuk menjaga ketersediaan pangan. Ada juga yang pergi ke desa - desa,bila ada yang selamat,mereka menawarkan bantuan untuk tinggal di perguruan gunung emas,bila tak ada yang selamat maka mereka mengambil semua bahan makanan,ternak,Dll.


Di pulau yang di huni Bejo,hanya tersisa 35% saja,sisanya tewas terbunuh.


30 murid elit di ajarkan menggunakan teropong jarak jauh untuk memantau wilayah perguruan,dan juga mengawasi di layar komputer. Karena anak buah Bejo akan melakukan latihan.


Tak terasa 2 bulan sudah terlewati.


Bejo, ke empat istrinya ,Teman - teman Novita,Tang Seng,Paramitha,anak buah Bejo dan Meilin istirahat setelah latihan jurus pisau terbang. Mereka sudah mahir dalam berpedang dan juga memanah.


Ponijan nampak di gendong oleh Novita. Sedangkan Kakashi di pegang oleh Yeni. Djarwo( Kura - kura) di pegang oleh Shanti. Bejo menetaskan telur terakhir tadi malam.


"Kang Mas...Setelah ini kita kemana?" ucap Yeni


"Aku gak tahu yank...Oh iya... Aku mau ke Jogja..." ucap Bejo


"Jogja...!! " ucap rombongan Bejo serempak.


"Emang di sini ada Jogja kah mas..." ucap Novita.


"Ada....tuh yang ada gunung merapinya saat aku kembali kesini.. Soalnya aku mau ke gunung merapi" ucap Bejo.


"Serius kang mas.....?" ucap Shanti.


"Kalau nama daerahnya aku gak tahu.. Aku asal memberi nama saja." ucap Bejo.


"Ooo... Begitu...Bahaya kang mas...Lebih baik jangan..." ucap Shanti.


"Aku gak apa - apa yank,aku hanya ingin membuka elemen apiku saja. Jika gak terbuka maka kita tak bisa pulang,dan aku ingin belajar membuat Pil" ucap Bejo.


Ayu berjalan mendekati Bejo lalu duduk di samping Bejo.


"Tunggu dulu kang mas...Kalau tidak punya elemen api apakah bisa membuat Pil?" ucap Yeni.


"Tidak bisa Dek... Nanti kita belajar membuat pil sama - sama ya..." ucap Bejo.


"Kak... Ayu boleh ikut apa enggak?" ucap Ayu.


"Gak boleh..." ucap Yeni # ketus


"Ayu kan nanyanya ke Kak Bejo,bukan ke Kak Yeni." ucap Ayu 😛.


"Aku gak bisa bilang iya ataupun tidak dik....Tanyakan dulu ke ibu dan juga ayah..." ucap Bejo#.


"Kata Ayah dan Ibu mengijinkan Ayu pergi...." ucap Ayu.

__ADS_1


"Aseeemm..." ucap Bejo dalam hati.


Ayu mendekatkan mukanya ke telinga Bejo.


"Kalau kak Bejo mau... Nanti Ayu kasih hadiah spesial buat kak Bejo" ucap Ayu pelan.


"Ayu bilang apa kang Mas.." ucap Yeni.


"Jangan kasih tahu Kak ..." ucap Ayu.


"Ayu mau kasih kado." ucap Bejo.


"Kado apaan kang mas..? " ucap Sari.


"Gak tahuu aku yank..." ucap Bejo sambil berdiri.


"Kalau ngobrol jangan pakai bahasa daerah kalian donk... Ayu gak paham bahasa kalian.." ucap Ayu.


"Makanya jangan bisik - bisik..." ucap Yeni#.


"Aku pergi sekarang ya Dek..." ucap Bejo.


"Lah kok sekarang mas..Gak besok saja kah?" ucap Novita.


"Kalau di tunda akan jadi lama...." ucap Bejo.


"Baiklah...." ucap Novita.


Mereka pun berdiri kemudian mencium tangan Bejo,Bejo mencium kening istrinya.


Ayu ikut - ikutan ikut mencium tangan Bejo. lalu minta di cium keningnya..Bejo mengusap rambutnya.


"Jangan nakal..." ucap Bejo #.


Ayu memanyunkan bibirnya.


"Yang lain di cium keningnya...Masa Ayu enggak...." ucap Ayu ngambek.


Bejo geleng - geleng kepala,


"Sini - sini adikku yang cantik....Tapi tutup mata ya.." ucap Bejo# sambil memberi kode pada novita untuk memberikan Ponijan.


Ayu memejamkan matanya,lalu Bejo memegang Ponijan,Ponijan mencium kening Ayu,setelah menyerahkan kembali ke Novita.


Ke empat istri Bejo dan anak buahnya melihat tingkah Bejo menahan tawanya.


"Makasih Kak Bejo..." ucap Ayu kesenangan lalu.


Cup.....Ayu mencium pipi Bejo.


"Kalian ikut apa enggak?" ucap Bejo telepati ke Ponijan,Kakashi dan Djarwo


"Ikut Bos....." ucap mereka telepati.


"Maaf ya sayang,...Ponijan,Djarwo dan Kakashi mau ikut bersamaku..." ucap Bejo.


Bejo mencium tangan Tang Seng dan Paramitha.


Mereka pun menyerahkan pada Bejo.Setelah itu Bejo melesat ke arah gunung merapi.


seorang wanita muda melihat dari kejauhan.Wanita itu sudah 3 minggu tinggal di perguruan gunung emas memperhatikan Bejo dari kejauhan.Ia selamat dari pembunuhan yang di lakukan oleh orang - orang yang berada di ranah Dewa.Sebab,saat kejadian ia dan orang tuanya pergi ke ladang,lalu bersembunyi karena merasakan aura yang sangat kuat.


"Sepertinya aku pernah bertemu dengan pria itu,tapi di mana ya..." ucap Wanita itu dalam hati penasaran.


---***---


Bejo melesat keluar dari perguruan gunung emas sambil memasukkan Djarwo ke batu di mensi,Lalu Ponijan membesarkan tubuhnya.Bejo naik ke punggung Ponijan.


"Boss....Naik ke punggungku saja..Lebih cepat sampainya..." ucap Kakashi telepati.


"Baiklah...Tapi kamu bisa membesar berapa meter?" ucap Bejo telepati.


Kakashi lantas lompat dari pundak Bejo lalu membesar. Panjang Kakashi kini 5 meter.


Ponijan berhenti,lalu Bejo turun..Ponijan mengecilkan tubuhnya,lalu hinggap di pundak Bejo.


Lalu Bejo naik ke punggung Kakashi.Kemudian melesat terbang.


"Jangan cepat - cepat bro...Bisa terlempar aku.." ucap Bejo telepati.


"Siap Bos..." ucap Kakashi telepati.


Tak lama kemudian mereka sampai di lereng gunung merapi.


"Kalian masuk dalam batu apa di sini? " ucap Bejo.


"masuk batu saja Bos..." ucap Ponijan dan Kakashi telepati.


Ponijan dan Kakashi masuk ke batu di mensi.


"Saatnya membuka elemen apiku.." ucap Bejo dalam hati.


Bejo lalu melesat ke atas mendekati kawah menggunakan elemen anginnya.


Tak lama kemudian Bejo berada di bibir kawah merapi.Bejo melapisi tubuhnya dengan Qi,agar pakaiannya tidak terbakar.


"Gak panas..." ucap Bejo dalam hati tak merasakan panas. Jika orang biasa maka orang itu akan tewas.Sebab suhunya sangatlah panas.


Bejo melompat dari batu satu ke batu lainnya. kemudian ia menemukan batu ya pas,lalu duduk semedi,di sekitarnya ada aliran lava yang mengalir, kemudian Bejo menyerap hawa panas gunung merapi tersebut.


Hawa panas gunung merapi tersebut mengalir ke Bejo.


"Nah... Baru terasa hangat" ucap Bejo dalam hati merasakan tubuhnya hangat.


13 jam kemudian Bejo merasakan sesuatu yang retak di dalam tubuhnya. Ia terus menyerap hawa panas tersebut.


16 jam kemudian.


Retakan elemen api milik Bejo makin meluas.


Keringat membasahi tubuhnya.


"Lama banget selesainya.." ucap Bejo dalam hati.


1 jam kemudian.


Pyaaarrr....... Elemen api di dalam tubuh Bejo terbuka.


Bejo membuka matanya.


"He...He...He...He...Akhirnya terbuka juga elemen apiku..." ucap Bejo dalam hati.


Bejo berdiri,kemudian melesat turun dari puncak gunung merapi menggunakan elemen anginya.


Tak sampai 5 menit Bejo sampai.


Bejo mencoba memgeluarkan elemen api di tanganya.


Nampak kobaran api warna merah muncul di telapak tangannya.


"Yesssss.....Akhirnya aku bisa membuat pil..." ucap Bejo kegirangan.Lalu ia mematikan api di tangannya.


"Kakashi...Keluarlah..." ucap Bejo telepati.


Kakashi keluar dari batu di mensi,lalu tubuhnya membesar.


Bejo naik ke punggung Kakashi,lalu terbang.


"Jangan cepat - cepat terbangnya broo..Aku mau lihat apakah ada yang selamat." ucap Bejo telepati.


"Siap Bos..." ucap Kakashi telepati.

__ADS_1


Bejo mengeluarkan teropongnya,lalu melihat ke arah bawah.


Nampak ada seorang wanita di kejar 4 pria berbaju hitam.


Bejo menggunakan ilmu menghilangnya.


"Turun ke arah sana broo..Aku lihat ada seorang wanita sedang di kejar.." ucap Bejo telepati.


"Siap Bos..." ucap Kakashi telepati.


***


Wanita itu jatuh,lalu ketakutan.


"Mau lari kemana kamu Nona..."ucap Pria 1


"Tak ada bisa menyelamatkan kamu di sini..."ucap Pria 2


"Ayoo kita bersenang - senang nona..."ucap Pria 3.


"Kita akan memuaskan nona setiap harii" ucap pria 4


"Pergi.....Aku tak mau ...


"Tolooooong......" Teriak wanita itu.


Saat 2 pria hendak menyentuh wanita itu,tiba - tiba punggungnya tertancap pisau tepat di jantung.Lalu ke dua pria itu ambruk.


Bejo melompat turun sambil menampakkan wujudnya.


"EH....!!!??? 2 pria lainnnya terkejut melihat ada seorang pemuda di dekat wanita itu.


Lantas ke 2 pria itu mengeluarkan kekuatannya yang berada di ranah Perak tingkat 5.


Bejo melesat menggunakan elemen anginnya lalu memukul tepat di dada ke dua pria tersebut.


Buuugghhh.....


Buuuggghh....


Kedua pria itu terpental lalu menghantam pohon,mulutnya mengeluarkan darah lalu tewas.


"Baru aja ku pukul dah tewas...Payaahh.." ucap Bejo.


Bejo membalikkan badannya.


"Nona tak apa - apa?" ucap Bejo#.


"Tolooong...Jangan perkhossa aku..." ucap wanita itu ketakutan.


"Aku tidak akan melakukan itu,aku hanya menolong Nona..Oh iya...Apakah nona sendirian?" ucap Bejo#.


"A...A..Aku bersama adikku,adikku telah tewas di bunuh sama mereka.." ucap wanita itu.


"Yaaa...Telat deh..." ucap Bejo dalam hati.


"Nona mau kemana?" ucap Bejo #.


"Aku mau mencari tempat peelindungan,sebab desa tempat tinggalku hancur di serang sekolompok orang misterius.." ucap Wanita itu.


"Hem...Nona mau gak tinggal di perguruan gunung emas...Di sana banyak orang seperti nona yang kehilangan tempat tinggal. Jika mau seh..Aku gak maksa.." ucap Bejo#.


Nampak wanita itu berpikir.


"Aku mau tuan...." ucap wanita itu.


"Kakashi ...Turunlah..."ucap Bejo telepati.


Kakashi lantas turun.


"Jangan takut... Dia ini temanku..." ucap Bejo# melihat wanita itu ketakutan melihat Kakashi.


Wanita itu perlahan mendekat.


Bejo mendekap pinggang wanita itu.Lalu Bejo melompat,Kemudian duduk.Bejo duduk di depan,sedangkan wanita itu duduk di belakang.


"EH...!!!?? Wanita itu terkejut saat di rangkul oleh Bejo.


"Dah...Nona santai saja..Aku gak ngapa - ngapain nona kok.pegangan ya.....


"Ayoo Broo...Kita lanjut..Tapi jangan cepat - cepat"ucap Bejo#.


Kakashi lalu terbang.Wanita itu nampak tegang ketika mulai terbang,lalu memeluk Bejo dengan erat.Jantungnya berdebar - debar.Karena ia baru baru pertama kali naik burung besar.


Bejo kembali menggunakan jurus menghilangnya.


Tak lama kemudian Mereka sampai 100 meter dari gerbang utama perguruan. Lalu Kakashi mendarat ,Bejo merangkul wanita itu lalu melompat turun. Kakashi langsung mengecilkan tubuhnya ketika Bejo melompat,lalu terbang hinggap di pundak Bejo.


Tap...Bejo dan wanita itu mendarat sambil menampakkan dirinya,lalu Bejo melepaskan rangkulannya.


"Mari nona..." ucap Bejo #.


Wanita itu mengikuti Bejo dari belakang.


Mereka berjalan ke arah pintu gerbang.


"Salam hormat tuan muda...." ucap para penjaga melihat Bejo memasuki gerbang.


"Iya...." ucap Bejo#.


"Tuan muda??? Apakah pemuda ini putra pemilik perguruan?" ucap wanita itu dalam hati.


Wanita itu melihat aktifitas perguruan tersebut.


Bejo menghampiri salah satu murid perempuan.


"Tolong antar wanita ini,aku menemukannya di hutan.." ucap Bejo#.


"Baik tuan muda...


"Mari nona saya antar..." ucap murid perempuan.


Wanita itu mengikuti murid tersebut.


Bejo berjalan ke arah rumahnya,di tengah jalan Bejo di hampiri sorang wanita.


"Maaf tuan muda... " ucap Wanita itu.


"Iya nona...Ada apa?" ucap Bejo #


"Apakah tuan pernah memberiku cincin ruang pada seorang wanita?" ucap Wanita itu.


"Hem.....


Bejo mengingat - ingat.


"Iya...Ada... Aku memberikan itu pada wanita penjual kacang" ucap Bejo#.


"Berarti dugaanku benar"ucap wanita itu dalam hati.


"Apakah tuan muda tidak mengingat saya?" ucap wanita itu.


Bejo melihat dari atas ke bawah wanita itu.


"EH....!!!?? Bejo terkejut.


"Lien Yan....." ucap Bejo #.


"Iya... Tuan muda...Saya Lien Yan.. Saya pikir tuan muda lupa.." ucap Lien Yan.


Lien Yan memeluk Bejo.

__ADS_1


"EH....!!!?? Bejo terkejut.


Yeni melihat Bejo di peluk seorang wanita cantik nampak marah dan emosi, lalu melesat ke arah Bejo.


__ADS_2