
Bejo masih mencari informasi tentang elemen yang di cari,atau pun seseorang yang dapat membuka portal di mensi lain.
Tak terasa sudah malam Bejo berada di dalam perpustakaan.
Pelayan mengantarkan makanan ke ruangan itu. Liu Yi Fei masih setia menemani Bejo.
"Tak ada...." ucap Bejo# sambil menutup buku,lalu berdiri kemudian berjalan ke deretan buku yang tersusun rapi.
"Yang mulia mencari apa?" ucap Liu Yi Fei.
"Aku mencari informasi tentang orang yang bisa membuka portal di mensi ke dunia lain." ucap Bejo# sambil mencari buku.
"Kenapa tak tanya padaku yang mulia...
"Buku itu memang tidak ada di sini.. Bahkan dari dongeng saja tidak ada.." ucap Liu Yi Fei.
Bejo menghela nafasnya.Lalu memasang array kedap suara.
"Apa kamu bisa menjaga rahasia?" ucap Bejo#.
"Bisa... Apa yang mulia rahasiakan? Akubpasti tidak akan menyebarkan rahasia tersebut." ucap Liu Yi Fei.
"Baiklah....Aku dan yang lainnya kecuali ratu lebah berasal dari dunia tanpa kultivator...
Liu Yi Fei nampak bingung.
"Duniaku penuh dengan teknologi,tak ada manusia kultivator seperti di sini...
Bejo mengeluarkan pistol dari cincin ruangnya.
"Ini salah satu senjata kami..
Bejo menembak kaki kursi.
Dooorrrr.....
Kaki kursi rusak terkena peluru dan Liu Yi Fei terkejut.
Lalu Bejo mengeluarkan magazin, kemudian mengeluarkan sebutir peluru lalu menunjukkan pada Liu Yi Fei.
"Jika peluru ini mengenai anggota tubuh yang vitall,maka bisa mengakibatkan kematian..
"Aku ingin kembali ke duniaku..." ucap Bejo#.
"Ma...Ma...Maksud yang mulia. Yang mulia datang dari dunia lain lalu masuk ke dunia kultivator...Begitu...?." ucap Liu Yi Fei.
"Betul sekali.... Sudah cantik,kamu pintar juga ternyata..." ucap Bejo memuji.
Muka Liu Yi Fei memerah akibat di puji oleh Bejo.
"Apakah kamu tahu tentang seseorang yang bisa membuka portal di mensi?" ucap Bejo#.
Nampak Liu Yi Fei mengingat - ingat.
"Hem......
"Menurut legenda,lebih tepatnya dongeng... Ada seseorang yang bisa membuka portal..
"Tapi cerita itu di anggap hanyalan cerita bohong saja. Karena tidak tercatat di buku" ucap Liu Yi Fei.
"Ooo Begitu... Apakah kamu pernah mendengar seseorang mempunyai semua kekuatan elemen?" ucap Bejo#.
Liu Yi Fei hanya mengeleng - gelengkan kepala saja.
"Kirain tahu..." ucap Bejo#.
"Apakah yang mulia mempunyai semua kekuatan elemen?" ucap Liu Yi Fei.
"Iya... Aku mempunyai semua elemen,hanya saja sebagian masih tersegel.. Aku harus membuka segel tersebut" ucap Bejo#.
"Apaaaaa.....!!!?? Liu Yi Fei terkejut dan tak percaya.
"Kamu lihat saat kita pertama kali bertemu...
(Liu Yi Fei menganggukkan kepalanya).
" Rambutku berwarna hitam. Itu kekuatan elemen esku belum terbuka..
"Lalu aku pergi ke tengah pulau,di sana ada kolam yang terdapat energi es. Kemudian aku masuk ke dalam kolam itu untuk menyerapnya.
"Setelah berhasil,segel esku terbuka,lalu rambutku menjadi putih seperti dirimu..." ucap Bejo#.
"Ja...Ja...Jadi... Es yang mencair itu penyebabnya adalah yang mulia?" ucap Liu Yi Fei.
"Benar sekali... Maka dari itu aku bertanggung jawab,aku panggil pasukanku untuk mengatasi masalah yang muncul akibat perbuatanku.. " ucap Bejo#.
Bejo berjalan mengambil buku lainnya lagi.
"Semua buku yang ada di sini adalah buku dari pulau dari luar...
"Akupun sering membaca buku di sini...
"Salah satunya buku yang menceritakan seseorang mempunyai elemen cahaya..
"Makanya aku keluar dari pulau untuk mencari ilobat dan sekaligus mencari orang yang mempunyai elemen cahaya..
"Bila dia seorang pria.. Aku akan membayar berapapun yang dia minta,bahkan jika dia meminta tubuhku ini...
"Tapi... Sepertinya Dewata agung berkehendak lain. Yang mengobati ibuku dan kakakku adalah seorang wanita...
"Aku lihat tak ada obat - obatan di meja yang dia racik.
"Apakah istri yang mulia mempunyai elemen cahaya?" ucap Liu Yi Fei.
"Iya...Punya... Aku pun punya.. Hanya Shanti dan aku yang punya elemen cahaya.." ucap Bejo# sambil duduk lalu membuka buku yang dia dapat.
"Se...Se..Serius yang mulia?" ucap Liu Yi Fei tak percaya.
"Ya...
"Oh iya... Mengapa kalian menutup diri dari dunia luar?" ucap Bejo#
"Karena kami di buru oleh bangsa api.." ucap Liu Yi Fei.
"Bangsa api??? Maksudmu orang yang memiliki elemen api?" ucap Bejo#.
"Iya yang mulia,Luluhur kami pernah bertemu dengan leluhur bangsa api.. Lalu leluhur bangsa menyukai leluhurku,tapi leluhurku tak menyukainya..
"Lalu Leluhur bangsa api menyerang leluhur kami..
"Mereka membunuh bangsa kami..
"Leluhur kami pun pergi dari pulau itu." ucap Liu Yi Fei.
"Kalau orang mempunyai elemen api..Apakah kalian akan membunuhnya?" ucap Bejo#.
"Iya...Kami harus membunuhnya.. Karena kami tak mau hal itu terulang lagi.." ucap Liu Yi Fei.
Bejo menutup buku yang ia baca
"Jangan langsung membunuh tanpa introgasi lebih dulu...
"Cari tahu lebih dulu...Apakah orang itu berbahaya apa tidak..
"Tidak semua yang mempunyai elemen api itu jahat..
"Pengguna elemen api,bisa kita jadikan teman,." ucap Bejo#
"Rata - rata pengguna elemen api itu jahat,suka menindas orang yang mulia.." ucap Liu Yi Fei.
"Apakah aku jahat...?" ucap Bejo#.
"Tidak yang mulia... Yang mulia sungguh baik dan tampan."ucap Liu Yi Fei.
"Apakah aku suka menindas yang lemah?" ucap Bejo.
Liu Yi Fei menggelengkan kepala.
Lalu Bejo mengeluarkan api dari telapak tangannya.
"EH.....!!???? Liu Yi Fei terkejut hingga ia berdiri dari tempat duduknya.
Lalu Bejo memadamkan api di telapak tangannya.
"Pengguna elemen api,bila mempunyai hati yang baik,maka akan saling membantu,tak akan menindas yang lemah.." ucap Bejo#.
Nampak Liu Yi Fei ketakutan.
"Jangan takut... Bila aku jahat,sudah pasti semua orang di sini akan aku bunuh,bahkan bila serangan monster datang,aku tidak akan membantu dan juga aku tidak akan memohon pada ibumu untuk tidak mengeluarkanmu dari pulau ini.." ucap Bejo#.
Liu Yi Fei tersentak kaget mendengar ucapan Bejo.
"Terima kasih yang mulia mau menolongku, bila yang mulia tidak menolong pun aku dengan senang hati keluar dari pulau ini.." ucap Liu Yi Fei.
__ADS_1
"Apakah kamu mau berpisah dengan ibumu tuk selamanya?" ucap Bejo#.
"I...I...Itu....." ucap Liu Yi Fei nampak gugup.
"Jangan sampai kamu meninggalkan ibumu yang sangat sayang padamu,bila ibumu telah tiada... Kamu akan menyesalinya seumur hidupmu..." ucap Bejo#.
Nampak air mata keluar dari mata Liu Yi Fei.
"Aku akan berdosa sekali memisahkan seorang Ibu dari anaknya..." ucap Bejo#.
Liu Yi Fei menangis sesenggukan.
Lalu Bejo berdiri lalu memeluk Liu Yi Fei.
"Jangan tinggalkan ibumu lagi.."ucap Bejo# sambil mengusap punggung Liu Yi Fei.
Liu Yi Fei memeluk Bejo dengan erat.
"Sebenarnya aku tidak ingin berpisah dengan ibuku,akan tetapi...
"Bila aku melihatmu...Aku menjadi sedih.." ucap Liu Yi Fei sesenggukan karena sambil menangis.
"Tenang saja... Aku gak akan lama kok di sini... Jadi kamu tidak sedih lagi..." ucap Bejo#.
Huaaaaaa...... Tangisan Liu Yi Fei makin nyaring.
"Jangan pergi....." ucap Liu Yi Fei.
"Jangkreeek.... Katanya sedih kalau lihat aku,pas ku bilang aku akan pergi malah melarangku pergi...Strees ne cewek.." ucap Bejo dalam hati.
Bejo berusaha melepaskan pelukan Liu Yi Fei,tapi Liu Yi Fei nampak tidak mau melepas pelukannya.
"Perjalananku masih panjang... "ucap Bejo#.
"Aku ikut..." ucap Liu Yi Fei.
"Jangan... Siapa yang akan menjaga ibumu?" ucap Bejo#.
"Kakakku yang akan menjaga ibuku.." ucap Liu Yi Fei.
"Jika kakakmu pergi mengembara.. Lalu siapa yang menjaga ibumu?" ucap Bejo#.
Tiba - tiba suhu di ruangan itu menjadi dingin.
Liu Yi Fei memgeluarkan kekuatannya.
"Nanti basah loh buku ibumu... " ucap Bejo#.
"EH.....!!!??? Liu Yi Fei terkejut.
Lalu perlahan suhu ruangan kembali normal.
Liu Yi Fei melepaskan pelukannya.
"Aku akan kembali ke kamarku... Terima kasih telah menemaniku..." ucap Bejo#.
Bejo kemudian mengecup kening Liu Yi Fei.
Lalu berjalan keluar ruangan sambil melepas array kedap suara.
Nampak Liu Yi Fei diam mematung.
"Apakah dia barusan menciumku?" ucap Liu Yi Fei dalam hati.
Begitu Liu Yi Fei membalik badannya,Bejo sudah tidak ada.
"Berarti,buku ramalan itu benar. Akan ada seorang pemuda yang mempunyai semua kekuatan elemen,Pemuda itu yang bisa menumpas segala kejahatan di muka bumi." ucap Liu Yi Fei.
Liu Yi Fei mempunyai buku ramalan. Buku itu secara turun temurun di berikan oleh leluhurnya,dan buku itu di taruh tempat yang sangat rahasia.
---***---
Di kamar Bejo.
Bejo sudah masuk di dalam kamarnya,ia melihat ke empat istrinya sudah tidur. Lalu Bejo tidur di kursi panjang.
Namun,baru saja hendak tidur..
"Kang mas...." ucap Sari.
"Iya sayang..." ucap Bejo.
"Kang mas dari mana?" ucap Sari.
"Ooo...Aku pikir kang mas dengan ratu lebah.." ucap Sari.
"Enggak sayang... Menurut informasi yang aku peroleh..
"Di alam ini tidak ada elemen yang aku cari yank..." ucap Bejo.
"Jadi.....
"Kita harus naik ke alam immortal kang mas?" ucap Sari.
"Iya...Mau gimana lagi... Aku aja sebenarnya gak mau kesana jika yang aku butuhkan tidak ada di sini" ucap Bejo.
"Ooo...Begitu...
"Kang mas mau maen kuda - kudaan apa enggak?" ucap Sari.
"Dah malam dek...Lagian mereka sudah tidur...Nanti mereka ngambek lagi jika kita maen berdua saja." ucap Bejo.
"Hem....Bobo di sini donk kang mas.." ucap Sari.
Bejo beranjak dari kursi ,lalu berjalan ke arah sari.
Sari memberi temoat untuk Bejo.
Lalu Bejo berebah,kemudian Sari merangkul Bejo.
"Kalau tidur di kamar,buka saja topengnya kang mas ganteng" ucap Sari.
Bejo melepas topengnya.
"Nah...Gitu donk..
"Oh iya... Kenapa kita berempat tidak hamil kang mas..Kan kita tidak pakai KB. Sedangkan Kang mas selalu buang di dalam terus.." ucap Sari penasaran
"Karena aku memasang array khusus agar tidak hamil... Begitu sayang..." ucap Bejo.
"Pantesan... Apakah yang lain juga begitu?" ucap Sari.
"Iya...Aku yang memasangnya..Jadi mereka bebas ngecroot di dalam" ucap Bejo.
"Aku kangen sama ayah....." ucap Sari.
"Aku juga kangen sama Bang Hiukali...Somad,pak erte,dan masih banyak lagi.." ucap Bejo.
Tangan Sari masuk ke dalam celana Bejo.
"Kok bisa besar begini ..Kang mas apakan burungnya?" ucap Sari.
"Dari sananya sayang...Dah yukk tidur..." ucap Bejo.
Sari memai kan burung Bejo sambil memejamkan matanya.
"Asem...Mana bisa tidur kalau begini caranya.. Yang ada dedeku bangun,aku juga bangunlah.." ucap Bejo dalam hati.
Setelah 30 menit kemudian,tidak ada pergerakan tangan Sari. Nafas Sari terdengar teratur tak seperti sebelumnya.
"Nah... Akhirnya bisa tidur juga aku.." ucap Bejo dalam hati.
---***---
Pagi hari jam 6.00
Bejo membuka matanya,ia merasakan tangannya berada di dalam kain,Lalu Bejo merabanya.
"Jangkreek...Tanganku kenapa bisa masuk dalam celananya Sari..Perasaan aku gak ada masukin" ucap Bejo dalam hati.
Bejo menarik tangannya dari dalam celana Sari,lalu Bejo bangun.
Bejo berjalan ke arah kamar mandi.
20 menit kemudian keluar dari kamar mandi kemudian menghampiri Sari.
"Yank....Banguun.."ucap Bejo sambil memegang pundak Sari.
"Hoooaaammm....Jam berapa kang mas...?" ucap Sari..
"Setenangah tujuh" ucap Bejo.
Bejo membangunkan Yeni,lalu Novita,kemudian Shanti.
__ADS_1
Mereka pun bangun lalu berjalan ke kamar mandi. Mereka mandi bersama - sama.
"Kenapa kakek resek itu tidak muncul lagi ya di dalam mimpiku...
"Kalau muncul kan aku bisa tanya...
"Bajingan memang itu orang... Kalau perang dunia ke 3,jika aku mati ya gak masalah.. Aku malah senang mati dalam medan pertempuran membela tanah airku..
"Lah ini mati bela siapa coba,... Ini bukan tanah airku,bukan negaraku..." ucap Bejo dalam hati.
Tak lama kemudian pintu kamar Bejo ada yang mengetuk.
Tok...Tok...Tok....
Bejo berjalan ke arah pintu,lalu membukanya.
Tenyata pelayan istana membawa makanan.
Pelayan itu pun masuk,lalu meletakkan makanan di meja,lalu pergi keluar dari kamar Bejo.
"Lama banget mereka mandinya..." ucap Bejo dalam hati.
20 menit kemudian.
Ke empat istri Bejo keluar dari kamar mandi.Lalu mereka duduk di kursi.
Mereka pun sarapan.
Setelah selesai sarapan.
"Jadi kita naik ke alam immortal Kang Mas?" ucap Yeni.
"Iya sayang... Mau tak mau..." ucap Bejo.
"Gimana kalau Kang Mas naik saja duluan,lalu ketika sampai di sana Kang Mas buat array teleportasi. Jadi kita tidak berpisah... Kami takut begitu sampai di sana kita terpisah." ucap Yeni.
"Kalau kita tidak menerima petir kesengsaraan,kekuatan kita tidak akan sama meskipun tingkat kultivasi kita sama" ucap Bejo.
"Ooo...Begitu ya...Apakah di sana kita juga akan menerima petir kesengsaraan saat naik tingkat lagi ?" ucap Yeni.
"Kalau dari immortal puncak ke dewa,pasti ada..
"Tapi...
"Tungguu dulu... Jika aku yang pergi dulu gima?" ucap Bejo.
"Maksud kang mas gimana?" ucap Sari.
"Maksudku,serelah sampai di sana..
"Aku akan membuat array teleportasi..
"Jadi kita tidak akan berpisah...
"Aku belum tahu.. Apakah setelah kita samoai di sana,kita tetap bersatu,atau berpencar"ucap Bejo.
"Hem....Boleh juga tuh idenya kang mas..." ucap Sari.
"Apakah beneran bisa sampai ke alam ini itu array teleportasinya kang mas?" ucap Yeni ragu.
"Menurut buku yang aku baca seh bisa dek..."ucap Bejo.
"Baiklah... Kang mas pergi saja dulu ,kita akan menunggu kang mas di sini.." ucap Yeni.
Sari memberikan HP dan radio Bejo.
Lalu Bejo dan ke empat istrinya keluar kamar.. Bejo mengumpulkan rombongannya di halaman.
30 menit kemudian,mereka telah berkumpul.
"Oke... Semuanya sudah berkumpul..
Tiba - tiba Mei Lisa muncul bersama pengawalnya
"Aku hanya mau bilang.. Aku akan pergi ke alam immortal sendirian...
"Begitu sampai di sana....
"Aku akan membuat array teleportasi...
"Lalu aku akan menjemput kalian.." ucap Bejo.
Mereka pun setuju dengan keputusan Bejo.
"Apakah sayang akan pergi?" ucap Mei Lisa,meskipun tak mengerti ucapan Bejo,tapi ia merasakan bahwa Bejo akan pergi.
"Iya... Aku akan pergi ke alam immortal,ini aku buat array telportasi di sini," ucap Bejo#.
Lalu Bejo membuat array teleportasi di tembok kerajaan yang kokoh.
"Ooo ....Begitu.." ucap Mei Lisa
Setelah itu, Bejo melesat ke arah luar istana bersama rombongannya dan Mei Lisa
Begitu mendapat tempat yang cocok,Bejo berhenti.
Kemudian Bejo memgeluarkan beberapa amunisi dan senjata,lalu di serahkan pada ke empat istrinya.
"Aku akan pergi dulu... Kalian jangan terlalu dekat saat proses aku menerima petir kesengsaraan..." ucap Bejo.
Bejo memeluk dan mencium ke empat istri Bejo,
Kemudian bersalaman dengan yang lainnya.
Mei Lisa memeluk Bejo,Yeni nampak menahan amarahnya ketika Mei Lisa memeluk Bejo.
Bejo sempat melihat Liu Yi Fei bersembunyi di balik pepohonan.
"Penasaran dia...Biarkan sajalah..." ucap Bejo dalam hati.
"Baiklah... Aku titiipkan keamanan keluargaku pada kalian...Jagalah mereka..." ucap Bejo pada anak buahnya
"Siap Bos...." ucap Anak buah Bejo serempak.
Jali memberikan bekal pada Bejo.
Bejo menerimanya.
Lalu Bejo mengeluarkan daging srigala.Lalu memotong bagian daging tersebut. Sisanya di berikan pada Yeni untuk yang lainnya.
Kemudian Bejo memakan daging tersebut.
Begitu selesai makan,tak lama kemudian Bejo merasakan kekuatannya meningkat,lalu nampak awan di langit berubah,yang awalnya cerah kini mendung,langit bewarna hitam.
Lalu Bejo menjauh dari rombongannya.
Jeddeerr......Jeddeeerrr....Jedderrrr.....
Petir bermunculan.
Setelah agak jauh,Bejo memasang kawat untuk menyerap petir,Kawat itu berbentuk seperti kubah yang tingginya 5 meter,diameternya 4 meter,lalu Bejo menancapkan Besi tembaga ke tanah,lalu menyambung ke kawat kubah , setelah itu Bejo memasang array pelindung berlapis - lapis
Tiba - tiba sebuah petir menyambar ke arah Bejo.
Kilatan bewarna putih melesat.
Jeeddeeeeeerrr.............
Petir itu merusak array yang di buat oleh Bejo,kemudian petir itu mengenai kawat tembaga .
"Waaah... Berhasilll..." ucap Bejo dalam hati.
Sebab kawat itu besarnya 2 inchi.
Lalu Bejo memasang array pelindung kembali.
Muncul petir bewarna merah menyambar Bejo.
Jeedddeeeeerrrrrr.........
"Anjiiirrrr.... Petirnya bewarna merah...Kuat apa enggak neh kabelku..." ucap Bejo dalam hati.
Array pelindung hancur,lalu petir itu kembali mengenai kubah kawat.
Bejo merasakan badannya seperti tertusuk jarum meskipun petir itu tak mengenai dirinya.
"Jangkreek... Nyetruummm..." ucap Bejo dalam hati.
Rombongan Bejo yang melihat warna petir itu nampak kaget. Sedangkan seluruh penduduk nampak ketakutan karena melihat petir di mana - mana dan langit sangat gelap sekali.
Lalu mencul petir bewarna emas melesat ke arah Bejo.
Jeddddeeeerrrr...........
__ADS_1