BEJO

BEJO
MENUJU PERGURUAN GUNUNG EMAS


__ADS_3

"Mas... Kalau dia masih amnesia lalu ikut kita bagaimana?" ucap Sari.


"Hem...Kita tinggal saja dia diam - diam saja dek...Jangan sampai ketahuan..


"Oh iya... 4 hari lagi aku akan ke kota Awan.Kalian mau ikut apa enggak ." ucap Bejo sambil menyuapi Novita.


"Mau...Mau...Maaauuu..." ucap Sari,Yeni dan Shanti.


"Oke... Tapi Kita tinggal di perguruan gunung emas dulu untuk beberapa hari.Karena aku ingin belajar ilmu pedang pada Qian Lie Han,sebab dia menawariku belajar jurusnya.... Kalian juga harus belajar.. Percuma punya kekuatan tapi tidak punya jurus, Kita bisa kalah.." ucap Bejo sambil menyuapi Shanti.


"Hem... Tapi mengapa harus di perguruan itu yank..." ucap Yeni.


"Ya dia nawarin aku Dek... Lagian aku gak punya keahlian berpedang..." ucap Bejo.


"Kakek bisa mengajari Kang Mas ilmu berpedang...Jadi gak perlu Kang Mas belajar di perguruan itu.." ucap Yeni.


"Bukannya aku tak mau belajar pedang pada kakek,dalam dunia kuktivator..Banyak sekali ilmu jurus - jurusnya...Nah..Setiap jurus pasti punya kelemahan. Jika kita belajar lebih banyak jurus ,Kita bisa memakai jurus yang mana saja atau bila bisa kita mengabungkannya .. Kelemahan itu akan tertutupi Jurus yang kita ." ucap Bejo sambil menyuapi Yeni.


" Kalau di pikir - pikir... Benar yang dikatakan suami kita Dik...Aku saja Hanya bisa pencak Silat,itu pun tak pandai memakai pedang." ucap Sari.


"Tapi aku gak mau si Ayu ngikutin kita..." ucap Yeni.


"Mas..." ucap Novita.


"Iya sayang..." ucap Bejo.


"Kapan mas bisa membawa kami pulang?" ucap Novita.


"Sabar ya Dek... Ne aja aku pusing... Sebab kekuatan semua elemenku belum terbuka..Rencananya aku mau belajar di perguruan Api Langit kalau gak salah namanya itu,lalu guru Qian melarangku...Sebab ia takut aku berubah sikapku menjadi sombong dan berbuat jahat..Aku mau masuk di situ karena di sana bisa membuka elemen Apiku..." ucap Bejo.


"Bagaimana caranya Kang Mas membuka elemen Api?" ucap Shanti.


"Menyerap api dek... Jika aku menyerap api,maka elemenku akan terbuka" ucap Bejo.


Tak terasa 3 ekor ayam sudah habis.


"Adek dah kenyang Mas..." ucap Novita.


"Aku juga dah kenyang kang Mass..." ucap Sari,Shanti dan Yeni.


Bejo memasukkan Ayam yang masih utuh serta tulang ayam ke dalam cincin ruangnya..


"Aku cuci tangan dulu..." ucap Bejo.


Bejo berdiri lalu berjalan ke kamar mandi untuk mencuci tangan.


"Boss....Bukain pintu dong...Aku dorong gak bisa.." ucap Ponijan telepati.


"Bentar Broo.. Aku di kamar mandi." ucap Bejo telepati.


Setelah selesai cuci tangan,Bejo keluar kamar mandi lalu berjalan ke pintu.


Ceklek.... Krrieeettt... Pintu terbuka sedikit.


Ponijan masuk kedalam kamar.Bejo menutup kembali pintunya,lalu mengunci.


Novita yang melihat Ponijan masuk,kemudian menghampiri Ponijan.Lalu mengambil dan menggendong Ponijan seperti menggendong bayi.


"Kamu dari mana..." ucap Novita


Meoong...Meeong....Meeong...


Yeni memeluk Bejo dari belakang.


"Mas... Kita maen Yukk..." ucap Yeni sambil memegang celana Bejo tepat di burungnya.


"Hem....Gimana kalau kita pindah kamar...Biar ibu yang ada di kamar ini bersama Ayu" ucap Bejo.


"Ide yang bagus itu mas..." ucap Yeni..


Bejo melepas Arraynya. Lalu mereka keluar kamar.


Bejo melihat Coki bersama 2 orang perguruan gunung emas menjaga pintu.


Bejo mengeluarkan ayam bakar,lalu memberikan ayam bakar tersebut.


"Terima kasih Bos..." ucap Coki#.


"Terima kasih tuan..." ucap 2 orang tersebut.


"Iya... Yang lainnya sudah makan apa belum?"ucap Bejo #.


"Muhtar dan Jali bersama istrinya pergi ke Restoran untuk membeli makan Bos. " ucap Coki.


"Ooo... Begitu...Apakah mereka memesan mereka memesan makanan untuk kalian?" ucap Bejo#..


"Tadi seh aku pesan makanan Bos..Gak tahu yang lainnya..." ucap Coki#.


"Di dalam ada Ayu sedang tidur,Kita mau pindah kamar..." ucap Bejo.


"Siap Bos..." ucap Coki#.


Bejo dan ke empat istrinya berjalan ke kamar Paramitha.


Bejo melihat Arkha menjaga pintu kamar Tang Seng,lalu Bejo memberikan ayam bakar pada Arkha.


"Terima kasih Bos..." ucap Arkha#.


"Iya... Kakek sudah makan apa belum Broo..?" ucap Bejo #.


"Aku gak tahu Bos..." ucap Arkha #.


Tok....Tok...Tok... Bejo mengetuk pintu..


"Kakek..." ucap Bejo.


Ceklek...Kriiiieet... Pintu terbuka.


"Ini Kek..Aku punya ayam bakar.." ucap Bejo #.


"Iya... Terima kasih ya Jo'er.." ucap Tang Seng.


"Sama - sama Kek..." ucap Bejo #.


Bejo berjalan lagi ke kamar sebelahnya yang di tempati oleh Paramitha, Nampak


"Apakah Ibu ada di dalam broo?" ucap Bejo#.


"Ada Boss...." ucap Dody .


Bejo memberikan ayam bakar pada Dody.


"Suwun Bos..." ucap Dody.


Tok...Tok...Tok... Bejo mengetuk pintu.


Ceklek...Kriiieettt....Pintu terbuka.


"Maaf Bu mengganggu..Ibu sudah Makan?" ucap Bejo #.


"Ibu tadi sudah pesan makanan ke Jali.." ucap Paramitha #.


Bejo mengeluarkan Ayam bakar dari cincin ruang lalu memberikan pada Paramitha.


"Ini aku punya ayam bakar..Ibu makan ini dulu aja,yang ibu pesan buat nanti saja.." ucap Bejo. #.


Paramitha menerima ayam bakar,lalu memasukkan dalam cincin ruangnya.


"Makasih ya Nak..." ucap Paramitha #.


."Oh iya Bu... Kita kesini mau tukar kamar Bu... Soalnya di kamarku ada Ayu yang sedang tidur.....," ucap Bejo.


"Ooo...Begitu...Baiklah,ibu akan ke kamarnya Ayu." ucap Paramitha #.


Paramitha lantas berjalan ke kamarnya Bejo.


Mereka masuk ke dalam kamar, Bejo memasang array pelindung dan array kedap suara.Lalu melepas topengnya . Sari memasukkan tempat tidur penginapan ke dalam cincin ruangnya,lalu mengeluarkan kasur angin yang berukuran besar,Sebab ranjang tempat tidur di penginapan tak mampu menampung 5 orang.Lalu mengeluarkan Bantal dan selimut.


* Maaf Author Skip adegan bercinta,jika di ketik bisa 2 chapter.Adegannya ada di web sebelah.*


Jam 21.40


"Ooh....Aaaahhh...Aaahh...Enak Kang mas...Terusss yang kencang...." ucap Shanti menikmati burung Bejo keluar masuk dalam lubangnya.


Tok...Tok...Tok...Suara pintu di ketuk.


Bejo menghentikan aktifitasnya.


"Siapa seh itu yang ngetuk - ngetuk pintu... Mengganggu saja...." ucap Yeni.


"Biarin aja mas...Ayoo genjot lagi" ucap Shanti.

__ADS_1


Bejo melanjutkan lagi,ia menggerakkan pinggulnya maju mundur.


"Aaahh...Aahhh....Terusss sayang...."ucap Shanti.


Tok...Tok....Tok.... Suara pintu di ketuk lagi.


"Kita sudahan dulu dek...Siapa tahu penting.." ucap Bejo.


"Baiklah..." ucap Shanti.


Bejo mencabut burungnya dari lubang Shanti, lalu ia memakai baju.


Sari,Novita,Yeni dan Shanti hanya memakai selimut.


Bejo melepas semua arraynya. Lalu berjalan ke pintu.


Ceklek....Kriiieettt... Nampak Ayu berdiri di depan pintu.


"Ayuuuu....!!!??? ucap Bejo terkejut.


"Tuan Bejo.....mengapa tuan meninggalkan Ayu..." ucap Ayu.


"Siaal.... Aku gak bisa nyembuhin memakai elemen cahaya... Ku pikir dia sudah sembuh dan ingat kembali. Apa ada yang salah ya..Seharusnya kan bisa jika aku punya elemen cahaya,apa jangan - jangan tidak bisa di sembuhkan." ucap Bejo dalam hati.


"Tadi Ayu tidur...Jadi aku gak enak bangunin Ayu..." ucap Bejo #.


"Ayu ingin mengajak tuan Bejo makan di restoran... " ucap Ayu.


Yeni memakai pakaiaannya,Posisi Yeni terhalang oleh Bejo.


"Hem.... Aku dah makan nona Ayu..." ucap Bejo#.


"Ayu laperr...Temanin Ayu makan nah tuaaan...." ucap Ayu merengek.


Yeni menghampiri Bejo.


"Maaf...Suamiku sedang sibuk... Kamu pergi saja sendiri..." ucap Yeni ketus.


Krucuk...krucuuk...Krucuuk.... Suara perut Ayu.


Bejo mengeluarkan Ayam bakar dari cincin ruangnya.


"Ini aku punya Ayam bakar... Makanlah." ucap Bejo # sambil memberikan ayam bakar pada Ayu.


"Ayu pengennya makan bareng tuan Bejo...Soalnya sama yang lain sudah.. Tinggal sama Tuan saja yang belum.." ucap Ayu.


"Dek... Kita temanin Ayu gimana?" ucap Bejo.


"Biarin saja dia makan sendiri Kang Mas..." ucap Yeni


Ayu menarik tangan Bejo.


"Ayoo nah Tuan..... Perutku lapar sekali..." ucap Ayu memelas.


"Aku gak tega dek..." ucap Bejo.


"Baiklah....Aku ikut..." ucap Yeni.


"Rapikan dulu rambut sayang..." ucap Bejo.


Ayu menarik tangan Bejo


Yeni merapikan rambutnya.


"Sabar Ayu....." ucap Bejo #.


Yeni selesai merapikan rambutnya.


"Yank... kita mau kerestoran dulu menemani Ayu makan.." ucap Bejo # pada Sari,Novita dan Shanti..


"Iya Kang Mas...." ucap Shanti,Sari dan Novita #.


Mereka pun berjalan ke restoran. Di kawal oleh Coki dan 2 orang perguruan gunung emas.


Ayu memegang lengan Bejo,


"Siall.... Ini cewek selalu saja mengganggu.." ucap Yeni dalam hati kesal.


Tak lama kemudian mereka sampai di restoran.


Bejo melihat Muhtar ,Jali dan Meilin duduk di salah satu meja makan. Sedangkan di meja lainnya nampak kosong,karena tak ada pengunjung.


"Boss...." ucap mereka serempak.


Bejo memilih meja yang lainnya.Lalu Bejo,Ayu dan Yeni memesan makanan dan minuman.


Bejo juga memesan Ayam bakar dalam jumlah yang banyak untuk stok.


"Oh iya tuan... Waktu itu kan Ayu ada bilang mau ngasih minuman yang enak.Tapi sudah habis.." ucap Ayu.


"Iya gak apa - apa..." ucap Bejo #.


Bejo lantas memiliki sebuah Ide.


Bejo membisikkan Ide tersebut pada Yeni.


"Tapi kalau dia minta di nikahin gimana? " ucap Yeni # lirih.


"Gak bakalan.." ucap Bejo lirih.


"Kalian bicarakan apa?" ucap Ayu.


"Jangan manggil aku tuan terus... Panggil saja Kakak...Dan aku memanggilmu Adik.. Gimana?" ucap Bejo#.


"Iya Ayu mau Kak...." ucap Ayu.


"Pinter...Setelah makan,nanti tidurnya sama Ibu ya..." ucap Bejo #.


"Iya Kak..Tapi jangan ninggalin Ayu lagi ya...." ucap Ayu.


"Iya..." ucap Bejo #.


Pesenan mereka sudah datang,


"Oh iya Tuan... Tagihan teman saya yang duduk di sana dan yang di sana biar saya yang membayar.." ucap Bejo # sambil menunjuk meja Jali dan Coki.


"Baik tuan...." ucap pelayan.


Mereka pun makan.


Tak lama kemudian datang pengunjung 6 orang ,salah satunya ada bekas luka di pipi,Lalu mereka melihat Yeni dan Ayu sedang makan,lalu mereka menghampirinya.


"Hai Nona - nona cantik... Maukah kalian menemani kami makan.." ucap orang yang memiliki bekas luka.


"Maaf... Dia istri dan adikku..." ucap Bejo #.


Orang yang memiliki luka di wajah lalu menatap Bejo.Ia merasakan Pemuda didepannya tak memiliki energi Qi.."Aku tak bicara denganmu..."


Anak buah Bejo,Meilin dan 2 orang dari perguruan gunung emas mendekati Bejo.


"Jangan ganggu Tuan kami sedang makan..." ucap Jali # menatap tajam ke arah 6 orang tersebut.


Pria yang memiliki luka di wajahnya mundur menghampiri temannya .Lalu mereka mengeluarkan pedang dari sarungnya.


Anak buah Bejo mengeluarkan pistol.Meilin mengeluarkan pedangnya dari cincin ruang.


Ke enam orang itu hendak menyerang Bejo dan anak buah Bejo. Lalu anak buah Bejo dengan sigap menembak ke enam orang tersebut.


Door....Door....Doorr.....Dorr...Doorrr....Doorr....


Door....Doorr....Doorr...Dooorr...Doorr....Doorr...


Orang - orang yang ada di Restoran terkejut mendengar suara tembakan tersebut.


Meilin pun terkejut mendengar suara letusan senjata api.Kecuali Ayu dan Yeni.. Sebab mereka sering mendengar suara letusan senjata api.


Ke enam orang itu ambruk terkena timah panas , Lalu meregang nyawa. Sebab peluru itu mengenai dada dan kepala.


"Ehh...!!??? Meilin terkejut melihat ke 6 orang itu roboh setelah mendengar suara yang nyaring.


Anak buah bejo menyimpan kembali pistolnya ke dalam cincin ruang.


Bejo menyimpan 6 mayat ke dalam cincin ruangnya.


Orang - orang yang ada di lantai 2 turun,salah satunya Pemilik restoran.


Pemilik Restoran menghampiri Bejo.


"Maaf Tuan - tuan...Apa yang sebenarnya terjadi " ucap Pemilik Restoran melihat ada putri perguruan gunung emas dan seorang wanita asing.


"Ada yang ingin mengganggu Istri dan adikku.." ucap Bejo #.

__ADS_1


"Istri...? Apakah putri ketua perguruan gunung emas menjadi istri pria ini" ucap Pemilik restoran dalam hati.


"Siapa yang mengganggu anda tuan..... ?" ucap Pemilik restoran.


"Mereka sudah pergi...." ucap Bejo #.


"Syukurlah....Maaf... Tadi aku mendengar suara yang nyaring,itu suara apa tuan ?" ucap pemilik Restoran penasaran.


"Suara petir tuan...Maaf kami mau makan .." ucap Bejo #.


"Oh iyaa... Maaf...Maaf... Silahkan Tuan melanjutkan kembali..." ucap Pemilik restoran lalu pergi.


"A' ... Tadi itu apa? " ucap Meilin penasaran.


"Nanti aku ceritakan di kamar ya sayang..." ucap Jali #.


"Baiklah..." ucap Meilin.


Coki dan ke 2 orang perguruan gunung emas kembali ke meja,sedangkan Jali,Muhtar dan Meilin berdiri di dekat Bejo.


Pelayan restoran menghampiri muhtar.


"Tuan.... Pesanan Anda sudah selesai..." ucap Pelayan Restoran.Lalu menaruh makanan yang di pesan oleh Muhtar di atas meja.


"Oh iya... Berapa semuanya tuan..." ucap Muhtar # sambil memasukkan makanan itu dalam cincin ruangmya.


"Sudah di bayar tuan..." ucap Pelayan restoran.


"Aku yang bayarin broo" ucap Bejo#.


Jali,Muhtar dan Meilin menunggu Bejo selesai makan.Karena tidak ingin ada kejadian yang tadi terulang kembali.


Tak lama kemudian mereka selesai makan, Bejo menunggu pesanan yang ia bungkus.


"Oh iya Kak... Tadi Ayu mimpi bertemu seorang Ibu - ibu. Ibu itu memeluk seorang gadis. Gadis itu mirip sekali denganku.. Apa perempuan itu adalah kembaranku Kak? " ucap Ayu.


"Hem... Ingatannya perlahan pulih.." ucap Bejo dalam hati.


"Bisa jadi....Kan aku belum pernah bertemu dengan mereka Dik..." ucap Bejo #.


"Iya juga seh kak... Tapi kalau di kembaranku,apakah Ibu itu adalah ibu kandungku?" ucap Ayu.


"Hem.... Kita tanyakan saja bila kita bertemu dengan mereka.." ucap Bejo.


Tak lama kemudian pesanan Bejo telah datang.


"Bro... Itu makanan untuk besok pagi..Kalian saja yang membagikan.." ucap Bejo #.


"Siap Boss....." ucap Jali,Muhtar dan Coki.


Bejo membayar tagihan makanannya.


Mereka meninggalkan Restoran menuju penginapan.


Tak lama kemudian mereka sampai.


Ayu pergi ke kamarnya.Begitu pula Bejo dan Yeni.


Bejo memasang Array pelindung dan kedap suara.


Mereka melanjutkan lagi Bercintanyaa.


---***---


Jam 6.30


Bejo membuka matanya. Yeni dan Novita memeluk Bejo. Mereka tidak memakai pakaian,hanya selimut yang menutupi tubuh mereka.


Bejo menyingkirkan Tangan Sari dan Novita.


"Jam berapa Mas..."ucap Yeni masih memejamkan matanya.


"Jam setengah tujuh dek..Ayo bangun.." ucap Bejo.


"Hooaaamm...." Yeni menguap.


Novita membuka matanya.


Yeni membuka matanya.


"Badanku rasanya mau copot Yank..."ucap Yeni nampak malas bangun.


Yeni memejamkan matanya sambil menarik selimut untuk menutupi tubuhnya.


"Nanti kita kesiangan atuh Yank..." ucap Bejo.


Bejo bangun lalu berjalan ke kamar mandi.


Tak lama kemudian Bejo selesai mandi. Ia melihat ke empat istrinya masih tidur.


Kemudian Bejo menarik selimut,Nampaklah tubuh polos ke empat istrinya.


Bejo menghampiri Sari lalu menghishap salah satu ujung gunung Sari,sebelahnya ia rhemas - rhemas.Tangan bejo satunnya menggesek - gesek lubang Sari.


Sari membuka matanya.


"Mas mau maen lagi..." ucap Sari.


Bejo melepaskan mulutnya dari puncak gunung Sari.


"Enggak...Ayoo bangun Yank...Keburu siang..." ucap Bejo.


"Iya sayang..." ucap Sari.


Bejo melakukan hal yang sama pada Shanti,Yeni dan Novita.


Mereka pun bangun.


"Mas....Lubangku basah nah... " ucap Novita.


"He...He...He...He...Habisnya adek gak mau bangun sih..." ucap Bejo.


"Maen lagi yuk mass..." ucap Novita.


"Nanti saja...Keburu siang dek.." ucap Bejo.


Satu persatu mereka pergi kekamar mandi.


"Tapi adek pengen..." ucap Novita manja.


"Setelah sampai di perguruan gunung emas ya Dek.." ucap Bejo.


Novita memegang celana Bejo,lalu mengeluarkan burung Bejo kemudian melahapnya.Perlahan burung Bejo mengeras.


5 menit kemudian,Novita telentang sambil membuka lebar kakinya.


"Ayo nah mas..Masukin..." ucap Novita.


"Baiklah..." ucap Bejo sambil melepas celananya.


Bejo meletakkan ujung burungnya di lubang Novita,lalu menekan perlahan.


"Heeempph......Aaahh...


Bejo perlahan memompa lubang Novita .


"Aaaahh...Aaahhh.... Teruss Mas... Aaahh...


"Aaah... Aaahh...Ouuh...Hemph..


Novita menikmati hujaman burung Bejo dalam lubang. Sedangkan yang lainnya tak ikutan.


7 menit kemudian Novita keluar,Bejo terus menggenjotnya.Tak terasa 20 menit Bejo menggenjot Novita lalu mencabut burungnya,Novita melahap burung Bejo. Lalu Bejo menumpahkan cairan burungnya ke dalam mulut Novita.,Novita menelan semua cairan tersebut.


"Dah... Sekarang Adek mandi ya..." ucap Bejo sambil memakai celananya kembali.


"Iya Mas..." ucap Novita.


Bejo mengeluarkan buah - buahan dalam cincin ruang,lalu mengupas buah tersebut.


Mereka sarapan buah.


Bejo menceritakan informasi yang di dapat dari Qian Lie Han.


"Aku takut Kang Mas menerima petir itu,bisa - bisa kita mati.." ucap Sari.


"Aku akan mencari cara untuk menahan petir itu dek.." ucap Bejo.


Setelah selesai makan,Sari memasukkan kasur angin,lalu memgeluarkan tempat tidur.


Bejo melepas semua arraynya.Kemudian mereka keluar kamar. Mereka menunggu yang lainnya keluar dari kamar.

__ADS_1


Tak lama kemudian Mereka berkumpul,Bejo mengembalikan kunci kamar.Lalu mereka meninggalkan penginapan menuju perguruan Gunung Emas berada.


__ADS_2