BEJO

BEJO
SAMPAI DI PULAU ES


__ADS_3

"Qian Lie Han..." ucap Liu Yi Fei.


"Iya... Apakah tuan putri kenal?" ucap Bejo#.


"Hem..... Tidak. Aku tak mengenalnya..." ucap Liu Yi Fei.


"Kirain kenal...


"Oh iya... Mengapa kalian bisa di serang?


"Apakah di sini banyak perompak..?" ucap Bejo# penasaran.


"Aku tidak tahu sebab aku baru pertama kali keluar pulau.... Sebelumnya,perjalanan kami aman - aman saja.. Tapi tiba - tiba kami di dekatin lalu di serang" ucap Liu Yi Fei.


"Apakah tuan putri tidak curiga?


"Maksudku... Perjalanan tuan putri 15 hari kan,sedang kan untuk pulang pulau ES hanya 3 hari saja.


"Selama perjalanan,kita tak melihat kapal satu pun" ucap Bejo#.


Nampak Liu Yi Fei berpikir.


"Jika ada orang jahat,mengetahui perjalanan tuan putri,pasti mereka akan mencegat perjalanan tuan putri" ucap Bejo#.


" Yang di katakan dia ada benarnya.. Tapi siapa yang berani melakukannya??" ucap Liu Yi Fei dalam hati sambil berpikir.


"Maaf,apakah ayah tuan putri masih ada?" ucap Bejo#.


"Ayahku sudah tiada tuan... 2 bulan lalu ayahku menghembuskan nafas terakhirnya." ucap Liu Yi Fei.


"Ayah tuan putri meninggalnya masih sehat atau sakit?" ucap Bejo#.


"Ayahku juga sakit,sakitnya juga sama seperti Ibu dan kakakku.." ucap Liu Yi Fei.


"Apakah ayah tuan putri punya selir?" ucap Bejo#.


"Ada 2 tuan.. " ucap Liu Yi Fei.


🎶🎶🎶🎶 Suara alunan seruling asalnya dari luar ruangan.


"EH...!!?? Liu Yi Fei tersadar maksud ucapan Bejo.


"Apakah wanita itu mencoba mengambil alih kerajaan ayahku...


"Aku harus berhati - hati" ucap Liu Yi Fei dalam hati.


"Terima kasih atas jamuan makannya tuan.. Saya permisi dulu.." ucap Liu Yi Fei.


"Iya sama - sama..." ucap Bejo#.


Liu Yi Fei berdiri lalu berjalan meninggalkan ruangan.


Bejo ingin mengantar Liu Yi Fei sampai luar,tapi tak enak dengan ke empat istrinya,terutama Yeni. Yeni pasti cemburu. Bejo pun mengurungkan niatnya tersebut.


"Kang mas... Apakah ada yang mau merebut kekuasaan ayahnya dia?" ucap Shanti.


"Filingku seh iya sayang..." ucap Bejo.


"Mas... Ponijan ternyata suka bubur ya.." ucap Novita .


"Iya kah...!!?" ucap Bejo.


"Iya mas... Tadi Novi kasih 2 mangkuk,habis di makan.." ucap Novita.


" Makanananya enak banget bos... Aku baru kali ini makan bubur seperti itu.." ucap Ponijan telepati.


"Itu perut apa karet?,aku aja 1 mangkuk dah kenyang " ucap Yeni.


"Karet tuh dik Yen... " ucap Sari.


"Jangankan 2 mangkuk,10 mangkuk saja aku bisa kok" ucap Ponijan dalam hati.


---***----


3 hari perjalanan setelah pertemuan.


Pagi pukul 7.40


Bejo bersama ke empat istrinya berada di dapur.


"Kang mas... Kita makan atau nasi goreng?.." ucap Yeni.


"Sembarang sayang aja... Mau masak apa,..." ucap Bejo.


"Gimana kalau nasi goreng saja.. Soalnya kalau pagi selalu bubur jadi bosan.." ucap Sari.


Bejo tersenyum.


"Jadi kita masak apa neh ?" ucap Shanti bingung.


" Masak nasi goreng saja.." ucap Bejo.


"Berasnya sisa 15 KG kang mas.." ucap Yeni.


"Ya udah... Bubur aja.. Biar jadi banyak..." ucap Bejo.


Tiba - tiba radio Bejo berbunyi.


"Bos... Ada 1 orang menuju kapal kita dan ada badai di depan" suara Muhtar.


"Oke aku kesana..." ucap Bejo menjawab radio.


"Aku tinggal dulu ya para bidadariku..." ucap Bejo..


"Iya kang mas..." ucap ke empatvistri Bejo.


Bejo berjalan keluar dapur menuju bagian depan kapal.


---***---


Tak lama kemudian pria itu sampai dikapalnya Bejo..Rupanya yang datang itu adalah Chou Yang Fei.


"Maaf,ada keperluan apa tuan datang kemari?" ucap Dody ramah.


Tak lama kemudian Bejo muncul.


"Maaf tuan.... Aku datang kesini hanya untuk membuka jalan ke arah pulau" ucap Chou Yang Fei.


"Ooo.... Begitu...Baiklah lah...Silahkan.." ucap Dody.


Begitu kapal Bejo hendak memasuki Badai di dalam Badai nampak monster gurita setinggi 200 meter,


Chou Yang Fei nampak berdiri di ujung kapal sambil memegang sesuatu di tangannya,lalu menggerakkan tangannya sambil membaca mantra.


"EH.....!!!??? Semua orang terkejut,sebab tiba - tiba Badai itu tak ada dan tak melewati monster gurita.


Bejo melihat ke arah belakang kapal,tak ada badai ataupun monster gurita.


"Apakah itu tadi ilusi,tapi aku lihat itu seperti nyata.." ucap Bejo dalam hati.


Nampak Sebuah pulau terlihat.


"Saya permisi dulu tuan..." ucap Chou Yang Fei.


"Tunggu dulu..." ucap Bejo#


"Iya... Ada apa tuan?" ucap Chou Yang Fei.


"Itu tadi asli apa ilusi?" ucap Bejo#.


"Badai dan monster asli tuan,bukan ilusi. Aku hanya membuat lorong waktu agar melewati badai tersebut." ucap Chou Yang Fei.


"Apakah tuan memggunakan array teleportasi ?" ucap Bejo #penasaran.


"Bukan tuan.. Aku hanya membuat lorong waktu saja," ucap Chou Yang Fei.


"Siapa yang membuat lorong waktu itu?" ucap Bejo#


"Yang membuat adalah para leluhur kami tuan.." ucap Chou Yang Fei.


"Ooo... Begitu... Oke..." ucap Bejo#.


"Oke??? Apa itu tuan.." ucap Chou Yang Fei.


"Oke itu sama seperti Baiklah... Seperti itu tuan Chou" ucap Bejo#.

__ADS_1


"Oooo... Oke... Saya permisi dulu tuan..." ucap Chou Yang Fei.


Lantas Chou Yang Fei melesat ke kapalnya.


"Pantas saja orang - orang tidak tahu keberadaan pulau ini" ucap Bejo dalam hati.


"Aneh... Tadi aku lihat badai sama monster,tapi kok tiba - tiba hilang ya..." ucap Muhtar.


"Iya... Seperti hologram saja,tapi nampak nyata.." ucap Jali


Bejo menghampiri teman - temannya.


"Itu tadi asli broo.. Mereka memakai lorong waktu" ucap Bejo.


"Heeeeh.... Seriuss Bos...?" ucap Jali tak percaya.


"Iya... Aku serius... Nampaknya mereka memiliki artefak khusus" ucap Bejo.


"Seperti alat ajaibnya doraemon donk bos.." ucap Muhtar.


"Doraemon.???.. Doraemon itu siapa bro?..." ucap Bejo bingung.


"Film kartun Bos ..Mulai aku belum belum sekolah,sudah ada itu filmnya..." ucap Jali.


"Oooo... Kartun ta...Ya sudah.. Aku tinggal dulu ya " ucap Bejo baru paham.


"Iya boss..." ucap anak buah Bejo.


Bejo berjalan ke arah dalam kapal untuk memveri tahukan pada yang lain bahwa sebentar lagi kapal akan bersandar.


"Untung saja ada angin,jika tidak maka kapal ini tak bisa bergerak.." ucap Arkha.


"Gampang itu.. Kau nyebur saja,lalu dorong lah kapal ini..." ucap Surya.


"Ogahhh.... Nanti gua di makan sama monster.." ucap Arkha.


"Monsternya gak bakalan gigit kau.. Sebab daging kau itu pahit sekali..." ucap Surya.


"Bangkekkkk....." umpat Arkha.


"HA...HA....HA....HA...HA..HA...HA...HA.... orang - orang yang ada di dek depan mendengar percakapan Surya dan Arkha tertawa.


----***----


6 jam kemudian ,Mereka bersandar di pelabuhan.


Pulau itu banyak di tutupi salju,hanya sebagian wilayah saja yang tak di tutupi salju,tepatnya di pelabuhan .Penduduk di pulau itu lebih banyak menempati daerah yang tak bersalju daripada yang bersalju.


Mereka semua turun dari kapal. Bejo menyimpan kapalnya ke dalam cincin ruang.


Nampak warga yang melihat rombongan Liu Yi Fei bersujud tak ada yang berani berdiri.


Bejo ingin membeli bekal,tapi melihat semua warga bersujud,Bejo pun mengurungkan niatnya.


"Asem.... Gimana mau beli makanan kalau semua orang bersujud..." ucap Bejo dalam hati.


Rombongan Liu Yi Fei menuju sebuah bangunan,lalu mengambil kuda dan keretanya.


Bejo menghampiri Novita.


"Dek... Aku bawa dulu ya Ponijannya.." ucap Bejo.


"Iya Mass....." ucap Novita.


Novita menyerahkan Ponijan pada Bejo.


"Broo... Tolong keluarin kudanya..." ucap Bejo telepati.


"Siap Bos...." ucap Ponijan telepati.


Ponijan masuk ke dalam batu di mensi.


***


Salah satu Pria melihat kedatangan rombongan Liu Yi Fei agak jauh terkejut.


"EH.....!!!??


"Bukankah seharusnya mereka sudah tewas di bunuh oleh pembunuh bayaran?


"Siaaall... Aku segera melaporkan ini" ucap Pria itu,lalu pria itu segera mengambil kudanya. Kemudian memacu kudanya ke kerajaan ES berada.


---***---


Bejo dan anak buahnya mengikat kuda pada kereta.


"Bos... Kita gak punya jaket tebal loh..." ucap Muhtar di dekat Bejo yang sedang mengikat kuda.


"Hem.... Bentar aku cek dulu toko di sekitar sini.." ucap Bejo.


Bejo pun berjalan ke arah bangunan yang menyediakan pakaian.


"Kang mas mau kemana?" ucap Shanti# melihat Bejo berjalan menjauh dari rombongannya.


"Aku mau beli baju dek...Mau ikut?"ucap Bejo,#


"Ikuuuut....." seru ke empat istri Bejo#.


Mereka pun berjalan bersama.


Setelah berjalan 10 menit,kemudian mereka pun menumukan penjual pakaian.Lalu mereka pun masuk.


"Selamat datang tuan dan nyonya - nyonya... Tuan dan nyonya mau beli apa?" ucap pria setengah baya ramah.


"Apakah ada pakaian yang tebal tuan untuk di daerah yang sangat dingin.." ucap Bejo#.


"Ada tuan....Mari ikut saya..." ucap pria setengah baya.


Bejo dan ke empat istrinya lantas mengikuti orang tersebut.


Mereka naik ke lantai dua.


"Ini tuan... Silahkan di pilih..." ucap pria setengah baya.


Mereka pun memilih baju tersebut.


Baju itu terbuat dari kulit hewan. Ada dari srigala,beruang,Rubah Dll.


Bejo selesai memilih bajunya.


"Ini totalnya berapa tuan.." ucap Bejo# sambil memyerahkan pakaian yang ia bawa.


Pria setengah baya lantas menghitung,sebab yang di bawa Bejo tidak 1 pakaian saja,namun lebih 20 pakaian.


"Semuanya 3.700 koin emas tuan tuan." ucap pria setengah baya.


"Lumayan mahal ya..Untung aku punya banyak duit hasil menjarah.." ucap Bejo dalam hati.


"Bisa kurang kah tuan?" ucap Bejo # mencoba menawar.


"3.600 keping emas tuan.. Saya kurangun 100 keping." ucap pria setengah baya.


Tiba - tiba Liu Yi Fei dan Ayu datang memghampiri Bejo.


Pria setengah baya melihat putri Liu Yi Fei datang langsung sujud.


"Ternyata kakak di sini..... Kenapa gak ajak Ayu Kak?" ucap Ayu.


"Ya maaf dik,aku pikir adik gak mau ikut.. aku beli baju tebal Sebab kan di sana cuacanya ekstrim,ada yang tidak mampu bertahan di cuaca dingin. Makanya ini belanja.. Kalau kalian mau,ambillah.. Nanti aku yang bayar" ucap Bejo#


Ayu pun memilih baju. Bejo melihat pria setengah baya masih bersujud tak berani berdiri.


"Tuan... Berdirilah.. Jangan bersujud terus..." ucap Bejo#.


"Maaf tuan..Hamba tak berani jika ada tuan putri.." ucap Pria setengah baya.


Bejo lantas menatap ke arah Liu Yi Fei,


Liu Yi Fei yang mendapat tatapan Bejo salah tingkah.


"Nona... Bisakah Nona menyuruh bapak ini berdiri,aku mau bayar neh.. Kalau dia sujud terus kapan aku membayarnya.." ucap Bejo#.


"EH....!!!??


"Maaf...Maaf....

__ADS_1


"Silahkan tuan berdiri.." ucap Liu Yi Fei.


Pria setengah baya yang mendengar perintah putri raja lantas berdiri,


"Kang mas... Baju ini bagus gak?" ucap Sari sambil menunjukkan bajunya.


???? Liu Yi Fei tak paham apa yang di ucapkan istri Bejo.


Bejo melihat ke arah Sari.


"Bagus.... " ucap Bejo.


"Maaf... Kalian bicara apa...?


"Mengapa aku tak paham" ucap Liu Yi Fei.


"Kita memakai bahasa daerah kita.." ucap Bejo#.


"Itu jelek mbak... Ini yang cocok buat mbak.." ucap Yeni sambil menyerahkan baju pilihannya.


Bejo menunggu mereka memilih baju.


"Asem..... Sudah setengah jam belum juga selesai memilih baju.."ucap Bejo dalam hati.


"Kak Yeni... Bagus gak baju Ayu...?" ucap Ayu.


"Hem......


Yeni memperhatikan baju pilihan Ayu.


"Baguss...Cocok denganmu" ucap Yeni#.


"Siapa mereka? Kenapa tak bersujud pada tuan putri Liu?" ucap pria setengah baya dalam hati memperhatikan Bejo dan ke empat istri Bejo yang tak sujud ketika Liu Yi Fei menghampiri mereka.


"Jika Nona Liu mau... Ambil saja... Nanti aku yang bayarin." ucap Bejo#.


"EH....!!!?? Liu Yi Fei terkejut.


"Aku masih punya pakaian Tuan..." ucap Liu Yi Fei.


"Ya udah kalau gak mau" ucap Bejo#


"Mengapa pemuda ini begitu santai di depan Tuan putri Liu?


"Apa jangan - jangan dia mereka pengawalnya,tapi kalau pengawal tidak mungkin...


"Bahasanya pun aku tidak mengerti.. " ucap pria setengah baya dalam hati.


"Masih lama gak yank? "ucap Bejo tak sabar menunggu.


"Tunggu sebentar kang mas..." ucap Shanti.


"Aku tunggu di luar saja ya.." ucap Bejo.


"Tuan.. Gimana kalau 3.000 keping emas?" ucap Bejo#.


"Tuan tidak perlu membayar... Ambil saja pakaiannya itu..." ucap Pria setengah baya yang tak enak karena melihat keberadaan putri Raja.


"Heeeeeeee...!!!??


"Nanti tuan rugi... Ini aku bayar 3.000 keping emas saja." ucap Bejo#.


Yeni menghampiri Bejo.


"Gak usah kang mas...Kan dia bilang gratis.." ucap Yeni.


"Ya rugi lah dia sayang... Kalau dia rugi gimana mau memutar kembali modalnya.." ucap Bejo.


"2.000 keping emas bagaimana Tuan..."ucap Yeni#


"Sadis banget nawarnya..


"Jika aku di posisi dia pasti langsung rugi aku." ucap Bejo dalam hati.


"I...I...Iya Nyonya... Semuanya 2.000 keping emas.." ucap pria setengah baya.


30 menit kemudian mereka selesai memilih baju,lalu keluar dari toko tersebut.


Di luar toko ada 8 pengawal Liu Yi Fei berjaga di depan toko.


Semua orang melihat Liu Yi Fei lalu bersujud.


"Busett dah... Aku paling gak suka kalau orang bersujud di depanku" ucap Bejo dalam hati.


Ingin rasanya Bejo menyuruh orang - orang yang bersujud itu berdiri saja.,tak perlu bersujud,tapi Bejo tak berani. Karena bukan wewenangnya.


Bejo kemudian melihat pedagang seperti kue bakpao,lalu menghampirinya.


"Tuan... Ini isinya apa?" ucap Bejo#.


"Isinya ada yang daging ayam,ikan dan daging babi tuan.." ucap penjual bakpau sambil bersujud.


"Aku mau beli yang isi ayam dan ikan saja... Semuanya..." ucap Bejo#.


"Maaf tuan... Hamba tidak berani berdiri jika ada tuan putri Liu." ucap pedagang Bakpau.


"Berdirilah..." ucap Liu Yi Fei yang ada di sampingnya Bejo.


Pedagang bakpau itu lantas berdiri.


"Ada berapa yang isi ayamnya tuan?" ucap Bejo.


"Ada 43 tuan..." ucap pedagang bakpau.


"Kalau yang isi ikan?" ucap Bejo#.


" Yang ikan ada 50 tuan..." ucap pedagang Bakpau.


"Aku ambil semua,tapi tidak untuk yang isi daging babi...


"berapa semuanya?" ucap Bejo#.


"830 keping perak tuan.." ucap pedagang bakpau.


Bejo lantas mengeluarkan 10 keping emas.


"Ini... Sisanya ambil saja..." ucap Bejo# sambil menyerahkan uangnya.


"EH....!!!??? pedagang itu terkejut.Karena tak menyangka di beri uang emas yang sangat banyak.


"Terima kasih tuan...Terima kasih..." ucap Pedagang bakpau sambil membungkukkan badannya.


Bejo memasukkan bakpau ke dalam cincin ruangnya.


"Ayoo Tuan... Kita harus cepat - cepat pergi dari sini sebelum sore" ucap Liu Yi Fei.


"Ayoo..." ucap Bejo#.


Mereka pun berjalan kearah kereta kuda yang sudah menunggu kedatangan Bejo dan yang lainnya.


Begitu sampai,Bejo memberikan bakpau dan pakaian pada rombongannya.


Lalu mereka mengikuti rombongan Liu Yi Fei dari belakang.


Setelah berjalan sejauh 4 KM,barulah mereka memasuki daerah bersalju.


Bejo yang duduk di samping Surya mengendarai kuda lantas melesat ke arah rombongan Liu Yi Fei.Bejo hendak menemui Chou Yang Fei.


"Maaf tuan Chou.. Kami Berhenti dulu untuk mengganti pakaian" ucap Bejo#.


"Oke... Kita akan berhenti" ucap Chou Yang Fei.


Bejo kembali ke rombongannya


Rombongan Liu Yi Fei dan Bejo Bejo berhenti.Rombongan Bejo segera mengganti pakaiannya.


Setelah selesai mengganti pakaian,mereka pun melanjutkan lagi perjalanannya.


"Ternyata salju begini ya...." ucap Bejo dalam hati melihat tumpukan salju. Karena dirinya baru pertama kali melihat salju.


Baru saja 5 Km berjalan,tiba tiba ada sekelompok orang yang berjumlah 100 orang menghadang perjalanan mereka.


¤¤¤¤¤


Maaf... Mau update selalu gak bisa.. Banyak gawian.Baru ngetik 50 kata,nyonya dah teriak minta bantuin. Mau tak mau tak tinggal hapeku. Maklum mau menyambut lebaran jadi rumah perlu di renovasi n bantu nyonya buat kue.

__ADS_1


MINAL AIDIN WALFAIDZIN MAN TEMAN....


__ADS_2