
Pagi jam 8.35.
Bejo kembali melayang di udara sambil mengecek menggunakan teropongnya.
"EH....!!!??? Bejo terkejut.
Bejo melihat melihat 7 kapal,Mereka saling berperang.
"Kenapa mereka berperang ya...???
"Datangin apa enggak ...?
"Datangin..Enggak...Datangin... Enggak..Datangin.. Enggak....
"Datangin sajalah.... ?" ucap Bejo dalam hati penasaran.
"Broo... kurangi kecepatan.. Aku melihat ada 7 kapal,mereka saling berperang...Aku akan mendatangi mereka..." ucap Bejo menggunakan radio.
"Siap Boss...." suara Jali
"Broo.. Ayo kita kesana..." ucap Bejo telepati.
"Siap Bos...." ucap Kakashi telepati
Kakashi yang hinggap di pundak Bejo lantas terbang agak menjauh kemudian membesar. Bejo naik ke punggung Kakashi,lalu Melesat ke arah 7 kapal sambil menggunakan jurus menghilangnya.
20 menit kemudian Bejo sampai.
Bejo melihat pertempuran ,mereka memyerang 2 kapal yang berbendera sama. ,ada bertempur di udara,ada pula yang di kapal. Ada yang mencolok dari penampilan mereka,yakni beberapa orang memakai pakaian zirah besi. Yang memakai zirah besi menghadapi orang - orang tak memakai baju zirah besi.
Nampak salah satu orang yang memakai zirah besi membekukan 6 orang,lalu menebas lehernya.
Tapi sayang setelah menyerang menggunakan elemen Es,orang itu tewas tertusuk tombak oleh musuh,karena mereka kalah jumlah.
"Heeeh....!!!???
"I...I..Itu kan elemen Es....!!!??" ucap Bejo dalam hati terkejut.
"Lindungi yang mulia Putri ....." teriak salah satu pria memakai zirah besi.
"Yang mulia Putri??? Apa jangan - jangan mereka rombongan kerajaan yang di serang perompak?" ucap Bejo dalam hati.
Nampak kelompok yang memakai elemen ES tersisa sedikit.
"Bantu sajalah... Siapa tahu aku menemukan daratan.. " ucap Bejo dalam hati.
"Broo... Mengecillah.. Aku akan bantu mereka..." ucap Bejo telepati.
"Siap Boss..." ucap Kakashi telepati.
Bejo melompat sambil menampakkan wujudnya,Kakashi mengecilkan tubuhnya.
Bejo menyerang rombongan yang menyerang pengguna elemen Es menggunakan pedang biasa.
Crassh... Craasshh... Craasshh...
Bejo menebas musuh yang menyerang pengguna elemen es.Serta melesatkan puluhan pisau.
Gerakan Bejo sangat cepat,karena Bejo menggunakan elemen anginnya untuk bergerak.
Wuussshhh.... Wuuuusshh.... Wuuusshh....
Puluhan pisau melesat ke arah musuh,
Jleb...Jleb.....Jleb...Jleb.....
Lemparan Bejo tepat di dada para musuh.
Musuh yang terkena serang Bejo langsung ambruk.
Rombongan pengguna elemen Es nampak terkejut melihat musuh tergeletak di kapal. Mereka melihat sekilas bayangan menyerang musuh mereka.
"Siapa dia?" ucap salah satu rombongan pengguna elemen Es penasaran.
Satu persatu tewas di bunuh oleh Bejo.
Bejo melompat ke kapal sebelahnya.
Trang...Trang...Craasshh... Traang....
Bejo terus menyerang tanpa ampun.
Seorang pria memperhatikan anak buahnya tewas menjadi geram,lantas ia melesat ke arah Bejo.
Trang....Trang...Trang.... Bunyi pedang beradu.
"Ho...Ho..Ho....Rupanya ada yang memiliki elemen angin..."ucap Bejo dalam hati melawan seorang pria.
Bejo menjaga jarak dengan pria itu.
"Sial... Tanganku merasa kebass...Kuat sekali pemuda ini..." ucap pria yang melawan Bejo sambil mengibaskan tangannya.
Bejo menggunakan jurus pedang tangga langitnya lalu melesat ke arah pria tersebut.
puluhan pedang muncul di sekitar Bejo.
Trang....Trang...Trang...
Pria itu menangkis serangan Bejo.
Trang....Traang...Crasssh....
Perut pria itu terkena tebasan. Bejo dengan gerak cepat menusukkan pedangnya tepat di jantung pria tersebut.
anak buah pria itu yang melihat pemimpinnya tewas lantas menjauhi Bejo.
"Mau kabur ke mana lu ..." ucap Bejo.
Bejo menggunakan jurus pedang tangga langit tahap berikutnya, puluhan pedang itu melesat membunuh anak buah pria tersebut.
"Aaaaarrggh....... Arrrrgghh..... Teriakan para anak buah ketika terkena serangannya Bejo.
Tiba - tiba Bejo mendapat pemahaman tentang gambaran jurus pedang tangga langit tahap selanjutnya.
"EH.... !!!??? Bejo terkejut.
Lalu Bejo mempraktekkan jurus tersebut.
Pedang yang di pegang Bejo nampak membentuk bayangan sepanjang 30 meter,lebar 4 meter,lalu mengayunkan pedangnya ke arah kapal musuh.
BOOOM...... Kapal terbelah,lalu hancur.
Lalu Bejo menyerang kapal lainnya.
BOOOM.....
BOOOM.....
BOOOM....
BOOOM....Kapal musuh hancur terkena serangan Bejo.
"EH....!!?? Rombongan orang pengguna elemen Es terkejut.
"Siapa pemuda itu...
"Iya... Dia kawan atau Lawan...
"Jaga tuan Putri Liu....
"Jancooook..... Jurus itu menguras energi Qi dan aku lupa.. Seharusnya aku kuras dulu persediaan makanannya" ucap Bejo dalam hati.
Bejo mengeluarkan pil pemulih Qi lalu menelannya.
Glek...Glek...Glek....Glek...
Energi Qi Bejo terisi kembali.
Pedang yang di pegang Bejo tiba - tiba hancur karena tak kuat menahan kekuatan yang di pakai oleh Bejo.
"Asem... Pedang abal - abal ya begini.. Hancur " ucap Bejo.
__ADS_1
Bejo melihat musuh ada yang kabur,lalu Bejo melesat mengejarnya sambil mengeluarkan pedang biasa lagi yang ia dapat hasil rampasan saat di pulau melayang.
Begitu agak dekat,Bejo mengayunkan pedangnya.
Wuuussshh....
Craaasshh.... Craasssh.... Craasshh...
3 orang tubuhnya terbelah. Lalu Bejo melesat ke yang lainnya.
Setelah selesai menghabisi musuh yang kabur,Bejo melesat ke kapal yang utuh.
Nampak puluhan orang waspada saat Bejo mendaratkan kakinya di kapal mereka.
Bejo menggarukkan kepalanya meski tak gatal.
"He...He...He...Maaf kalau aku ganggu.. Aku hanya ingin bertanya.. Pulau terdekat di mana ya,soalnya aku gak tahu arah?" ucap Bejo#.
"Maaf tuan... Sebelumnya terima kasih telah membantu kami. Untuk pulau terdekat jaraknya 15 hari berlayar. tuan..." ucap Pria 1.
Seorang wanita muda yang cantik jelita memakai pakaian biru muda di kombinasikan warna putih,serta ada mahkota kecil di kepalanya keluar dari kapal.Karena kondisinya sudah aman dari bajak laut
"Jauhnya.... Bekalku menipis keburu habis sebelum sampai...
Bejo melihat sekilas wanita muda itu lalu mengalihkan pandangan ke yang lain.
"Hem... Itu ta Putri rajanya.. Cantik pakai banget.... " ucap Bejo dalam hati.
"Arah pulau itu di mana ya....Sebab kami bingung, sudah 15 hari kami berlayar,tapi belum juga menemukan daratan." ucap Bejo#.
Wanita muda itu memperhatikan Bejo dari kepala hingga ujung kaki.
"Kami...??? Maaf.. Apakah tuan tidak sendirian?" ucap Pria 1 untuk menyakinkan.
"Iya... Kapalku ada di sana...
Bejo menunjuk arah kapalnya berada.
"Lalu aku melihat dari kejauhan ada kapal,karena penasaran aku datangin untuk menanyakan pulau terdekat Ternyata kalian di serang oleh mereka, makanya aku bantu.." ucap Bejo#.
Wanita muda itu menghampiri Bejo,tapi di tahan oleh 2 orang pria.
"Jangan tuan putri... Kita tidak kenal dengan pemuda itu..." ucap Pria 3 yang menahan wanita muda tersebut.
"Tak apa Paman... Dia telah menolong kita..Kalau tidak ada dia,maka kita semua bisa mati..." ucap Wanita muda tersebut.
Bejo melihat elemen apa saja yang di miliki orang - orang itu.
"Wuiihh... berarti mereka suku ES..." ucap Bejo dalam hati. Karena Bejo melihat orang - orang di depannya rata - rata memiliki elemen es.
Wanita itu menghampiri Bejo.
"Namaku Liu Yi Fei. Maaf.. Nama tuan siapa?" ucap Wanita itu ramah.
"Namaku Bejo Li Hua...
"Oh iya... Di mana pulau itu.. Sebab aku dan teman - temanku sangat kebingungan mencari daratan dan bekal kami sisa sedikit,tak akan cukup bila berlayar selama 15 hari lagi..." ucap Bejo# melihat sekilas wajah Liu Yi Fei lalu menunduk.
"Kalau tuan mau,ikutlah dengan kami,tapi Tuan harus bersumpah dan berjanji tidak memberitahukan pada orang lain " ucap Liu Yi Fei.
"Ikut kemana dulu neh..." ucap Bejo#.
"Ke pulau ES... " ucap Liu Yi Fei.
"Memgapa pemuda ini menundukkan kepalanya?" ucap Liu Yi Fei dalam hati
"Pulau Es... Berarti cerita itu benar,tapi mengapa mereka menutup diri dengan dunia luar" ucap Bejo dalam hati.
"Hem... Berapa hari perjalanan ke pulau itu?" ucap Bejo#.
"Hanya 3 hari... Bagaimana?" ucap Liu Yi Fei.
"Baiklah... Aku bersumpah dan janji tidak akan memberi tahukan pada orang lain selain rombonganku...
"Aku akan pergi memanggil teman - temanku dulu" ucap Bejo#.
"Iya...Kami akan menunggu tuan" ucap Liu Yi Fei.
Bejo lalu melesat ke arah kapalnya.
"Turunkan layar.. Kita ke arah sana.." ucap Bejo sambil menunjuk arah.
"Siap Bos..." ucap para anak buah Bejo.
Yeni menghampiri Bejo.
"Kang Mas dari mana? Tadi aku nyariin Kang mas....
"Kata Dody... Kang mas pergi untuk memgecek sesuatu. Sesuatu itu apa?"ucap Yeni
"Tadi aku lihat ada 7 kapal dek.." ucap Bejo.
"7 Kapal....?? Terus...Teruss..." ucap Yeni.
"Terus aku samperin...
"Pas sampe sana ternyata mereka sedang berperang,ada 2 kapal di keroyok 5 kapal. Jadi aku bantu yang di keroyok itu." ucap Bejo.
"Kang mas gak tanya ke mereka di mana ada pulau terdekat?" ucap Yeni.
"Sudah yank.. Mereka memberi tahu.. Tapi jaraknya sangat jauh.. 15 hari perjalanan sayang..." ucao Bejo.
"Jauh sekali kang mas... Bekal kita keburu habis sebelum sampai..." ucap Yeni.
"Nah itu dia.. Ada salah satu orang menawarkan pulau terdekat.. Tapi kita harus ngucapin sumpah dan janji untuk tidak memberi tahu pada orang lain..." ucap Bejo.
"Pulau terdekat... Emang pulau itu berapa hari perjalanan kang Mas...?" ucap Yeni.
"Hanya 3 hari saja....Bentar aku kumpulkan semua orang dulu ya sayangku..." ucap Bejo.
"Iya cintaku..." ucap Yeni.
Bejo kemudian memgumpulkan semua rombongannya.
Tak lama kemudian mereka semua berkumpul.
"Ada kapal menawarkan bantuan ke pulau terdekat. Tapi syaratnya harus ngucapin sumpah dan janji untuk tidak memberi tahu. Sebentar lagi kita akan menemui mereka.." ucap Bejo.
"Kenapa harus ngucapin sumpah dan janji Bejo'er..." ucap Tang Seng penasaran.
"Pulau itu kemungkinan pulau rahasia kakek...Jadi mereka tak ingin ada yang tahu dari dunia luar." ucap Bejo.
"Ooo... Begitu...Ya..Ya...Ya...
"Kakek paham...." ucap Tang Seng.
1 jam kemudian rombongan Bejo sampai di tempat rombongan Liu Yi Fei.
"Bos... Nampaknya mereka dari kerajaan" ucap Muhtar melihat rombongan.
"Emang dia dari kerajaan broo.." ucap Bejo.
5 orang melompat ke kapal Bejo.
"Kenalkan namaku Chou Yang Fei...
"Apakah masih ada orang lagi di dalam yang belum berkumpul.." ucap Pria 1.
"Sudah semua tuan Chou Yang Fei... Kalau tak percaya geledah saja..." ucap Bejo#.
"Bukannya aku tak percaya,tapi ini untuk menjaga keberadaan pulau kami...
"Jadi kami akan periksa kapal Tuan Bejo.." ucap Chou Yang Fei.
ke 4 anak buahnya memeriksa kapal Bejo.
Setengah jam kemudian ke 4 orang itu selesai memeriksa,dan hasilnya tak ada orang lagi didalam kapal.
"Baiklah.... Aku ingin kalian mengucapkan sumpah dan janji tidak memberitahukan pada orang lain." ucap Chou Yang Fei.
Rombongan Bejo mengucapkan sumpah dan janjinya.
__ADS_1
Lalu Liu Yi Fei muncul di kapal Bejo. Ia memperhatikan rombongannya Bejo.
"Hem... Tumben ada banyak wanita,biasanya yang wanita itu sedikit saja.." ucap Liu Yi Fei dalam hati heran.
"Tuan Putri... Mengapa anda kesini... " ucap Chou Yang Fei.
"Tak apa paman Chou.. Aku hanya ingin melihat saja.. Mengapa banyak wanita di sini.. ?" ucap Liu Yi Fei penasaran.
"Perkenalkan... Mereka berempat adalah istriku,dan ini Adikku dan itu Ibuku,sisanya adalah kekasih teman - temanku..." ucap Bejo#.
"Heeeeeeeeh...!!!??? Liu Yi Fei terkejut mendengar ucapan Bejo bahwa Bejo mempunyai 4 istri, biasanya orang - orang hanya punya 1 istri lalu selirnya yang banyak.
"Selir tuan Bejo ada berapa?" ucao Liu Yi Fei penasaran.
"Aku tak punya selir tuan putri.." ucap Bejo#.
"Benarkah apa yang kau katakan itu tuan?" ucap Liu Yi Fei tak yakin.
"Benar... Kalau tak percaya tanyakan kepada ke empat istriku ini..." ucap Bejo#.
"Baiklah... Aku percaya...Hanya saja tadi aku sempat kaget,baru kali ini aku lihat secara langsung seorang pria mempunyai 4 istri. Biasanya itu para pria mempunyai banyak selir. " ucap Liu Yi Fei.
"Selir ya....Hemm... Boleh juga tuh... Aku kan Raja.... Jadi punya banyak selir jadi lebih asik...." ucap Bejo dalam hati.
"Mari ikut kita..Agar kalian tidak nyasar.." ucap Liu Yi Fei.
Kemudian rombongan Liu Yi Fei masuk ke dalam kapal mereka,lalu mereka berlayar,rombongan Bejo mengikuti dari belakang.
---***--
Bejo mengumpulkan rombongannya di ruang rapat.
"3 hari lagi kita sampai di sana,aku harap kalian tidak macam - macam di negara orang.." ucap Bejo#.
"Siapp Bos...." ucap anak buah Bejo.
"Berarti legenda itu benar... Aku pikir hanya cerita dongeng saja.. Tapi mengapa mereka menutup diri dengan dunia luar... Dan mengapa mereka di serang..." ucap Ayu.
"Mungkin mereka naksir Tuan putri mereka,lalu di jadikan sandera hidup,agar bisa mengendalikan suku ES..." ucap Sari.#.
"Tapi ini lautan luas,bagaimana dia bisa tahu ada kapal lewat,sedangkan kita saja tak menemukan 1 kapal pun.." ucap Shanti#.
"Mata - mata..." ucap Bejo#.
"Hem.... Bisa juga seh yank..Mungkin ada mata - mata di kerajaan mereka..." ucap Sari.#.
"Tapi untuk apa mereka memata - matai kerajaan itu?" ucap Shanti.
"Ya mungkin untuk menguasai kerajaan ES... Kan mereka menutup diri yank.." ucap Bejo.#.
"Oh iya Bejo'er... Kapan kita naik ke alam immortal?" ucap Tang Seng.
"Hem... Setelah misiku selesai Kek dari pulau itu,baru kita pergi ke alam immortal.." ucap Bejo.
"Boss.... 6 orang menuju kekapal kita.. Salah satunya ada tuan putri " suara Muhtar.
"Tanyakan... Apa keperluan mereka broo" ucap Bejo.
"Siap Bos.." suara Muhtar.
Paramita berdiri hendak kedapur.
"Ibu mau kemana?" ucap Ayu.
"Mau ke dapur Nak..." ucap Paramitha.
"Ikuuut...." ucap Ayu.
"Liu Yi Fei ingin bertemu dengan Bos..." suara Muhtar.
"Antar dia ke ruang rapat broo..." ucap Bejo.
"Siap Boss..." suara Muhtar.
Paramitha datang bersama Ayu. Paramitha mengeluarkan panci,sedangkan Ayu mengeluarkan Mangkuk dan sendok.
Lalu Paramitha menuangkan bubur kacang hijau dan bubur beras ke dalam mangkuk,alalu menuangkan santan dan cairan gula merah,Ayu membagikan mangkuk yang terisi kepada orang - orang.
Tak lama kemudian Liu Yi Fei datang.
"Maaf... Aku datang di waktu yang tidak tepat.." ucap Liu Yi Fei.
"Ooh tidak.. Justru tuan putridatang di waktu yang tepat karena kita sedang makan... Mari silahkan duduk..." ucap Bejo #.
"Terima kasih. .." ucap Liu Yi Fei.
Liu Yi Fei duduk di antara Meilin dan Indah.
Ayu meletakkan mangkuk yang berisi bubur di depan Liu Yi Fei.
"Ini makanan apa? Aku baru pertama kali melihatnya..." ucap Liu Yi Fei dalam hati.
Selang berapa menit kemudian,semuanya telah mendapatkan jatah bubur masing - masing.
"Sebelum makan,mari berdoa... Berdo'a di mulai" ucap Bejo#.
Mereka pun membaca do'a masing - masing.
"Berdo'a selesai. " ucap Bejo#.
Mereka pun mulai makan.
Nampak Liu Yi Fei menyendok buburnya lalu memakan bubur tersebut.
"Manis,asin,lembut,gurih.... Waaah... Enak sekali makanan ini..." ucap Liu Yi Fei dalam hati.
Tak sampai 10 menit mereka selesai makan.
Lalu rombingan Bejo satu persatu meninggalkan ruang rapat sambil membawa mangkuknya ke dapur untuk di cuci. Sedangkan mangkuk Bejo dan Liu Yu Fei di ambil oleh Novita.
"Maaf tuan Bejo... Tadi itu makanan apa?" ucap Liu Yi Fei.
"Itu namanya bubur kacang hijau,dan yang putih itu bubur sumsum" ucap Bejo#.
"Bubur sumsum?? Terbuat dari apa bubur sumsum itu?" ucap Liu Yi Fei.
"Dari tepung beras... Oh iya.. Ada apa gerangan tuan putri kemari?" ucap Bejo#.
"Tak apa - apa,hanya sekedar jalan - jalan saja.." ucap Liu Yi Fei.
"Ooo... Jalan - jalan..
"Kenapa tadi tuan putri di serang oleh mereka?" ucap Bejo# penasaran.
"Aku hendak ke pulau sebelah untuk mencari obat penawar racun,di daerahku tidak ada tanaman tersebut, tapi entah mengapa tiba - tiba kami di sergap..." ucap Liu Yi Fei.
"Penawar racun? Siapa yang terkena racun?" ucap Bejo#.
"Ibu dan kakakku... Saat ini terbaring lemah..." ucap Liu Yi Fei.
"Sepertinya ada yang mau kudeta kerajaannya" ucap Bejo dalam hati.
"Sejak kapan mereka sakit?" ucap Bejo#.
"Sudah 15 hari ini... Para tabib istana sudah berusaha sekuat tenaga.. Tapi tak membuahkan hasil...
"Oh iya... Tuan Bejo asalnya darimana?" ucap Liu Yi Fei.
"Dari jakarta tuan putri..." ucap Bejo#.
"Jakarta...????
"Jakarta itu di mana?" ucap Liu Yi Fei.
"Susah di jelasin... Oh iya... Mengapa kalian menutup diri dari dunia luar?" ucap Bejo# .
"Entahlah... Sudah peraturan dari leluhur kami untuk tidak memberitahukan pada orang lain. " ucap Liu Yi Fei.
"Aku pernah dengar cerita dari guruku,bahwa ada suku es... Tapi untuk tempatnya guruku tak tahu di mana tempatnya.." ucap Bejo.#.
"Siapa nama guru tuan?" ucap Liu Yi Fei.
__ADS_1
"Nama guruku.. Qian Lie Han." ucap Bejo#.
"Qian Lie Han....??" ucap Liu Yi Fei.