
Qian Lie Fan memberikan pil pemulih Qi pada Jali.
"Ini apa tetua ? "ucap Jali # penasaran.
"Itu pil pemulih Qi..Minumlah.." ucap Qian Lie Han.
Jali lantas menelan pil itu,lalu mengeluarkan botol air minum dari cincin ruangnya.
Tak lama kemudian energi Qi Jali terisi tapi tak sampai penuh.
"Oh iya pak guru... Di sini apakah ada yang bisa buat pil?" ucap Bejo #.
"Ada...Tetua Chan dan 2 muridnya yang bisa membuat pil.." ucap Qian Lie Han.
"Apakah pak guru mempunyai stok banyak pil Pemulih Qi?" ucap Bejo#.
"Ada tapi tak banyak tuan muda...Pil pemulih ada di pegang oleh tetua Chan...Apakah tuan muda mau pil pemulih Qi?" ucap Qian Lie Han.
"Iya pak guru....Oh iya..Sehari bisa memproduksi pil berapa butir pak guru?" ucap Bejo#
"Hem...Tergantung ketersedian pil pemulih Qi dan bahannya,Jika ada banyak maka bisa membuat banyak pil selain pil pemulih Qi,jika tak ada pil pemulih Qi maka hanya bisa membuat 2 atau 3 pil saja.Karena membuat Pil itu membutuhkan energi Qi yang cukup banyak." ucap Qian Lie Han.
"Ooo...Begitu.." ucap Bejo#.
Mereka pun melanjutkan latihan lagi,Bejo ikut latihan.
"
Ponijan hinggap di pohon lalu tidur,kemudian Kakashi lepas dari Yeni lalu hinggap di tubuh Ponijan lalu ikut tidur.
Tak terasa pukul 15.00 mereka latihan.
Teng....Teng..... Suara lonceng berbunyi dua kali.
"Kok rapat lagi? Perasaan tadi malam sudah rapat.." ucap Bejo # heran.
"Ada yang mendesak,dan itu sangat penting tuan muda" ucap Qian Lie Han.
"Ooo...Begitu...Ayoo kita kesana" ucap Bejo#.
Ponijan turun lalu hinggap di pundak kanan Bejo lalu nai di kepala Bejo kemudian tidur.,Lalu Kakashi terbang hinggap di pundak kiri Bejo.
Mereka pun berjalan cepat ke arah ruang rapat. Sebab lonceng 2 kali menandakan para tetua dan guru di suruh berkumpul di ruang rapat.
Tak lama kemudian mereka tiba di ruang rapat. Bejo memasang array kedap suara agar tidak ada yang dapat menguping pembicaraan mereka.
Xian Sei Qing menunggu beberapa orang lagi untuk hadir,begitu semuanya lengkap,barulah Xian Sei Qing memulai rapatnya.
"Aku dapat informasi dari mata - mata yang aku sebar.Semalam ada 4 orang yang lolos,mereka telah melapor ke keluarga Sheng,besar kemungkinan mereka melaporkan kepada kerabatnya yang ada di kekaisaran.Sebab aku tak bisa menaruh mata - mata di sana,karena di sana di jaga sangat ketat. Besar kemungkinan kekaisaran akan ikut serta.Dan juga mereka pasti meminta perguruan Api langit untuk membantu. Jika itu terjadi maka perguruan ini akan musnah. Aku berencana akan mengungsikan semua warga perguruan ini jauh dari sini.." ucap Xian Sei Qing.
Bejo mengangkat tangannya,lalu Xian Sei Qing mempersilahkan Bejo bicara.
"Maaf sebelumnya.. Aku memberi usul.. Kita lawan saja mereka ,sebagian yang tak bisa ilmu beladiri di ungsikan terlebih dahulu ketempat yang aman , Lalu kita memasang jebakan di sekitar gunung ini untuk mengurangi jumlah musuh.." ucap Bejo #.
"Kalau di pasang jebakan, malah orang kita yang kena tuan muda..." ucap tetua Shion.
Yeni memandang Kakashi yang bertengger di pundak Bejo.
"Ya gampang itu...Orang - orang kita kasih tahu letak jebakannya itu. Jadi mereka tidak akan kena. Yang kenal dengan medan di sini kan kita.
" Dalam pertempuran... Orang yang lebih hapal medan akan lebih menang daripada yang tak hapal medan..Begitu tetua Shion.." ucap Bejo#.
"Masa seh itu burung cucak rowo? Kalau Ponijan adalah Harimau suci,lalu......
"Apa jangan - jangan itu burung Phoenix ya..." ucap Yeni dalam hati.
"Maaf Ketua... Batu kristal yang kita simpan di gudang telah hilang di curi orang..." ucap Tetua Quon.
"APAAAA ...!!!??? ucap semua orang terkejut kecuali rombongan Bejo.
"Kok bisa hilang? Apakah barang yang lain aman? " ucap Xian Sei Qing heran,Sebab selama ini batu kristal tak pernah hilang. Batu kristal itu mereka kumpulkan sejak pertama kali berdiri perguruan itu hingga sekarang.
"Saya tak tahu Ketua... Tapi anehnya hanya batu kristal saja yang hilang..Yang lain masih aman." ucap tetua Quan.
"Hem....Perketat lagi penjagaan di gudang penyimpanan..
"Besok kalau tak ada halangan, Ketua Quo dari perguruan pisau terbang akan tiba di sini,dan juga ketua Xin dari perguruan tombak langit" ucap Xian Sei Qing.
Mereka pun membahas rencana untuk menghadapi keluarga Sheng.
1 jam kemudian mereka bubar. Bejo melepaskan array kedap suara.
Lalu Bejo dan pasukan elitnya membantu memasang jebakan yang lebih efektif untuk mengurangi jumlah pasukan musuh.Sedangkan istrinya berada di rumah Ayu.
Para murid menebang pohon atas arahan Bejo,Kemudian ada yang menggali tanah,lalu di beri kayu runcing yang di tutupi ranting dan daun kering.Kemudian memasang jebakan lainnya yang di picu menggunakan kawat baja. Sebagian lagi ada yang membuat terowongan.
Tak terasa sudah mau malam,Bejo dan pasukan elitnya memasang jebakan beserta murid perguruan.Murid perguruan yang memasang jebakan kembali keperguruan. Tersisa Bejo anak buahnya.Sebab Bejo memyuruh mereka kembali.
Jam 21.20 Bejo mengumpulkan anak buahnya di luar perguruan.
"Begini... Aku punya Ide ...Sebagian berjaga di atas bukit,sebagian menjaga rombongan kita. Aku berencana menggunakan peralatan perang kita.. Menurut kalian gimana?" ucap Bejo.
"Hem... Ide Bos bagus,tapi jika kekaisaran mengejar kita bagaimana.?." ucap Dody.
"Gampang.... Setelah ini selesai,kita langsung bergerak hancurkan kekaisaran itu." ucap Bejo.
"Setuju....." ucap anak buah Bejo.
"Surya,Muhtar,Wira,dan Alvian,.. Kalian nanti naik ke atas bukit. Gunakan senjata sniper bila mereka muncul. Jangan gunakan Roket kecuali kekaisaran mengerahkan seluruh pasukannya dan juga jumlah mereka sangat,kalian ku namai tim Elang 2" ucap Bejo.
Bejo sengaja menempatkan anak buahnya di atas gunung,karena di sana tak ada yang menjaga. Perguruan gunung emas hanya fokus penjagaan depan,kiri dan kanan saja,Sedangkan belakang tidak. Mereka mengira musuh tidak akan menyerang dari atas gunung.
"Siap Bos..." ucap mereka serempak.
"Jali,Coki,Dody dan Edi..kalian jaga teman - temannya Novita,Ibuku dan Tang Seng.Bila keadaan makin kacau,segera bawa pergi... ..Kalian kunamai tim elang 3." ucap Bejo.
"Siap Boss..." ucap mereka serempak.
"Lalu Wawan dan Arka jagalah di gerbang depan... Kalian adalah Tim Elang 4" ucap Bejo.
"Siap Bos.." ucap Wawan dan Arka.
"Jika kalian sempat bermeditasi,bermeditasilah menyerap Qi untuk menghemat Pil pemulih Qi,Aku akan membangun markas di atas untuk menaruh peralatan..
"Jika memang kekaisaran ikut andil.. Maka setelah ini kita hancurkan kekaisaran,". ucap Bejo.
"Siap Bos..." ucap mereka serempak.
Bejo membagikan Pil pemulih Qi kepada anak buahnya.
Sisa 150 butir Pil pemulih qi yang di simpan Bejo. Masing - masing anak buahnya menerima 30 butir pil pemulih Qi, 15 pil penyembuh luka luar,20 pil penyembuh luka dalam.
__ADS_1
"Berhemat lah menggunakan Pil pemulih Qi... kalau bisa.. Nanti aku minta pada ayah angkatku." ucap Bejo.
"Siap Boss..." ucap anak buah Bejo.
Mereka pun membubarkan diri berjalan ke arah perguruan gunung emas.
Tak lama kemudian Bejo sampai di kamar. Ia melihat tak ada Ayu di dalam kamar Bejo.
Lalu Bejo memasang array kedap suara kemudian mendatangi Sari.
"Yank... Tolong keluarin peralatan solar cellnya.. Punyaku kecil..Lama ngisinya. dan juga peralatan pengintai " ucap Bejo
Sari mengeluarkan peralatannya dari cincin ruang. Lalu Bejo menyimpannya.
"Dek... Kita tunda dulu ke kota Awan ya..Jika keadaan dah normal baru kita pergi.
"Jika terjadi peperangan... Kalian pergilah dari sini melalui jalan rahasia." ucap Bejo.
"Aku gak mau pergi dari sini tanpa kang Mas..Mending kita pergi saja dari sini..Kita gak usah bantu mereka." ucap Yeni.
Bejo menghampiri Yeni.
"Yank... Aku gak tahu musuh kita jumlahnya ada berapa.. Aku gak ingin kalian kenapa - kenapa..Dan...Kita sudah di anggap keluarga oleh mereka.. Masa ya keluarga lagi kesusahan kita gak bantu" ucap Bejo.
"Aku bisa beladiri Kang Mas.." ucap Yeni.
Bejo melihat tingkat kultivasi ke empat istrinya.
"Hem....Mereka sudah berada di ranah pendekar Suci tingkat 9,tapi kok sama?...Apakah Yeni ingin tingkat kultivasinya sama ? " ucap Bejo dalam hati penasaran.
"Sayang memang bisa beladiri.. Akan tetapi..Bila berhadapan dengan musuh lebih tinggi kultivasi dari kita. Kita bisa kalah yank.. Ayolah... Aku melakukan ini demi kebaikan kalian...Aku gak akan kenapa - kenapa.." ucap Bejo.
"Dik Yeni... Kita sebagai seorang istri harus menurut perkataan suami. Gak boleh menentang.. " ucap Sari.
"Baiklah...Oh iya kang mas...Apakah burung cucak rowo itu burung Phoenix? " ucap Yeni.
"Iya sayang...Jika aku bilang burung Phoenix maka mereka akan heboh..
"Aku pergi dulu.. Aku akan memasang peralatan pengintai.." ucap Bejo.
Bejo melepas Array kedap suara lalu keluar kamar.
Bejo melesat ke arah luar perguruan gunung Emas untuk menaruh kamera pengintai yang agak jauh. Bejo menaruh kamera di beberapa titik. Lalu pergi ke puncak gunung bersama Surya ,Wira,Muhtar, dan Alvian yang sudah menunggu di tembok belakang bangunan . Mereka menuju puncak sambil memotong pohon yang menghalangi pengelihatan saat menggunakan teropong.
Setelah sampai di puncak gunung mereka membangun tenda dan memasang peralatan,lalu menutupi tenda itu dengan pohon yang mereka potong.Jarak antara Tenda dengan perguruan itu hanya 1 Km.
Setelah selesai Bejo menyalakan peralatan tersebut, Nampak di layar komputer nampak suasana sekitar perguruan gunung emas,
"Selesai sudah... Tinggal kita menunggu... Jika ada pergerakan musuh segera beri tahu..." ucap Bejo..
"Siap Boss...." ucap anak buah Bejo serempak.
"Oh iya...Apakah kalian ada bawa bekal?" ucap Bejo.
"Ada Bos... Cukup bertahan hingga 15 hari" ucap muhtar.
"Hem.... Rudal anti pesawat kalian apakah masih ada?..." ucap Bejo.
"Masih ada Bos...Belum kita pakai.." ucap Surya.
Bejo melihat tingkat kultivasinya anak buahnya.
"Siap Bos..." ucap mereka serempak.
"Hem...Sama dengan Yeni... Berarti yang ketinggalan hanya Jali.." ucap Bejo dalam hati
Kemudian Bejo meninggalkan mereka menuju perguruan gunung emas.Kakashi dan Ponijan masuk ke dalam batu di mensi.
Di tengah perjalanan,Bejo membuat galian sedalam 3 meter,Kemudian memgeluarkan 6 mayat ,lalu menguburnya. Kemudian melanjutkan lagi perjalanannya ke rumah Ayu.
---***---
Esok pagi pukul 6.00.
Bejo terbangun,ia melihat istrinya tertidur pulas setelah 4 jam bercinta.
Lalu Bejo ke kamar mandi. Tak lama kemudian Bejo selesai mandi.
"Elang 2..Elang 2 .." ucap Bejo pada anak buahnya yang berada di puncak gunung.
"Elang dua di sini.." suara Muhtar.
"Bagaimana keadaan di sana.." ucap Bejo.
"Aman terkendali boss..." suara Muhtar.
Yeni dan Sari terbangun.
Yeni menghampiri Bejo.
"Kang mas...Kenapa selalu saja ada masalah seh.. Sebelum kita bertemu dengan Ayu... Kita aman - aman saja.." ucap Yeni.
" Mungkin ini sudah takdir kita dek.. Kita hanya menjalani saja,contoh saja aku dan dirimu.. Kita di takdirkan berjodoh...Oh iya.. Adek bisa pakai senjata?" ucap Bejo.
"Bisa kang mas..." ucap Yeni.
Bejo mengeluarkan senapan serbu beserta amunisi,sebab Bejo tak ada memberi senjata pada Yeni. Lalu Bejo menyerahkan senjata itu pada Yeni.
Yeni menyimpan senjata itu dalam cincin ruangnya.
Tak lama kemudian Sari selesai mandi.
Bejo mengeluarkan Daging srigala emas lalu memotongnya.Kemudian memakannya.
"Itu daging srigala kah kang mas?" ucap Sari.
"Iya dek... Ini daging srigala terakhir," ucap Bejo
Bejo memotong lagi lalu memberikan pada Sari.
"Gak usah kang mas...Kita masih banyak stok daging srigala tapi belum di olah kang mas... Kalau gak salah 20
ekor Srigala perak 4 ekor srigala Emas dan 1 Srigala Merah. " ucap Sari.
Uhuk...Uhukkk...Uhuk..... Bejo kesedakan.
Yeni mengeluarkan air minum lalu memberikan pada Bejo.
Novita dan Shanti terbangun mendengar suara Bejo terbatuk.
"Buset dah... Sampai Srigala Merah juga.. Itu sama aja artinya 10 ekor srigala Emas," ucap Bejo dalam hati.
__ADS_1
"Banyak betul dek..." ucap Bejo.
"Waktu di hutan,tiba - tiba saja kita di datangi Srigala - srigala itu.. Lalu teman - teman menembaki mereka." ucap Sari.
"Aku selesaikan makanku dulu dek..." ucap Bejo.
Bejo menghabiskan daging srigala emas tersebut .
Tak lama kemudian,Bejo merasakan luapan energi Qi dalam tubuhnya.
Bammm....Bammm...Bammm....
Kultivasi Bejo naik 1 tingkat. Karena makan tak terlalu banyak.
""Kenapa tingkat kultivasi kalian belum tinggi?" ucap Bejo heran.
"Kita menyisakan untuk kang Mas...Srigala emas dan merah kita gak tahu ukurannya ," ucap Sari.
Sari memgeluarkan 10 ekor srigala Perak secara bertahap, Yeni ikut mengeluarkan sisannya,Sebab cincin ruang Sari tak muat menampung semua srigala tersebut.Sebab di dalam cincinnya ada banyak peralatan dan juga
Bejo memasukkan semua srigala tersebut.
"Aku mau ngetes,apakah dengan makan ini tenaga Qi kita akan pulih cepat tanpa minum pil pemulih Qi.." ucap Bejo.
"Hem....Bisa kang mas....Soalnya pas waktu itu energi Qi berkurang 10 % lah,lalu aku makan daging itu.Kemudian energi Qi ku bertambah" ucap Sari.
"Heeeh....!!!?? Berarti dugaanku benar...Baik lah Aku akan memberikan ini pada teman - teman kita,sebab kemarin energi Qi mereka banyak berkurang saat mencoba terbang." ucap Bejo.
Shanti dan Novita berjalan berjalan ke kamar mandi.
Bejo memotong daging srigala emas untuk di berikan pada anak buahnya.Lalu memasukkan dalam cincin ruang.
"Aku tinggal dulu ya Dek..." ucap Bejo.
"Iya Kang Mas..." ucap Yeni Dan Sari serempak.
Bejo melepas array kedap suara dan array pelindung ,kemudian keluar kamar tak lupa menutupnya.
Bejo melihat anak buahnya berdiri di depan kamarnya.
"Apakah energi Qi kalian sudah terisi penuh?" ucap Bejo #.
"Belum Bos...Ne aku berdiri sambil menyerap energi Qi.." ucap Dody.
Bejo mengeluarkan potongan daging srigala Emas. Lalu menyerahkan ke anak buahnya.
Mereka menerima.
"Makanlah..." ucap Bejo#.
Mereka duduk lalu memakan daging tersebut.
Tak lama kemudian energi Qi mereka terisi penuh.
"Ini bagilah ke teman - teman..Aku akan keluar untuk mengecek keadaan.." ucap Bejo # sambil menyerahkan oukuhan potong daging srigala.
"Siap Bos..." ucap mereka serempak.
Bejo keluar rumah lalu melesat keluar perguruan,ia mengecek jebakan yang di pasang murid perguruan gunung Emas . Bejo ikut membantu.
Sejam kemudian,Stevan,Zein dan anak buah bejo datang membantu. Karena Ke empat istri Bejo di jaga pasukan elit perguruan gunung emas.
Jam 11 .10.
"Elang 2 melapor pada elang elang 1.. Ada ratusan orang bergerak kemari..." suara Surya.
Bejo mengetuk mic kecil. Lalu Bejo menjauh dari keramaian.
"Terus awasi... Jika bendera itu mengarah kemari .
"Elang 4 monitor.. Bagaimana di sana? ucap Bejo # lirih.
"Belum nampak hilalnya Boss..Monitor ganti.." suara Arkha #
"Pantau terus..Aku akan ke tempat elang 2." ucap Bejo.#.sambil tolah toleh.
Begitu aman,Bejo menggunakan ilmu memghilangnya lalu melesat ke atas gunung.
20 menit kemudian.
"Elang 4 melapor...Mereka adalah rombongan perguruan pisau terbang.."suara Arkha.
Rombongan perguruan Pisau terbang datang. Mereka berjumlah 300 orang,mereka di pandu oleh beberapa murid perguruan gunung emas agar tak menginjak jebakan.
Sebelum Bejo sampai di atas bukit,ia naik di atas pohon lalaumelihat sekeliling,lalu Bejo menampakkan wujudnya.Kemudia melesat ke atas gunung.
Bejo mengeluarkan potongan daging sambil mendekati Surya yang sedang menggunakan teropong jarak jauh ke arah lereng gunung.
"Ini makanlah.." ucap Bejo sambil menyodorkan daging kepada Surya
"Thanks Bos.." ucap Surya.
Bejo masuk dalam tenda memberikan potongan daging,Bejo keluar tenda mengeluarkan Teropongnya,lalu mengarahkan ke kaisaran.
"Belum ada tanda - tanda" ucap Bejo dalam hati. Melihat ke arah tempat di mana Kekaisaran berada.
Posisi kekaisaran terlindung bukit,sedangkan kerajaan Langit nampak terlihat.
Sejam kemudian.
"Elang 4..Elang 4.... Elang 2 melihat ada rombongan lagi mendekat" suara Surya.
"Monitor..." suara Arkha.
20 menit kemudian
"Elang 4 melapor..mereka adalah rombongan perguruan Tombak Langit" suara Arkha.
Tak lama kemudian perguruan tombak langit datang,mereka berjumlah 400 orang.
"Bro... Kamu awasin arah kerajaan Langit,aku awasin Kekaisaran.." ucap Bejo pada Surya.
"Siap Boss..." ucap Surya.
Sejam kemudian,Surya melihat banyak bendera bergerak.
"Bos... Dari arah kerajaan Langit ada pergerakan berupa umbul -.umbul ." ucap Surya.
Bejo mengarahkan teropongnya ke arah kerajaan Langit.
"Jangkreekk... Kekaisaran ikut campur...Awas saja.." ucap Bejo dalam hati.
__ADS_1