BEJO

BEJO
MISTERI LIAN SHI MEI QING


__ADS_3

Teman - teman Qian Lie Han turun dari kuda,lalu mengikat kuda itu di batang pohon yang roboh.Mereka berjalan ke arah tenda.


"Letakkan senjata kalian di sini dan juga cincin ruang kalian." ucap Jali#


Mereka melihat Qian Lie Han.


Qian Lie Han menganggukkan kepala. Lalu mereka menaruh senjatanya di depan Jali lalu Cincin ruangnya di masukkan dalam kantong plastik putih..


Bejo mengeluarkan kursi lipat lagi dari cincin ruangnya.Kemudian menyusun di bantu oleh Zain.


"Silahkan duduk... " ucap Bejo #


Mereka pun duduk di kursi lipat.


Untung malam itu bulan purnama,sehingga cahaya bulan menerangi mereka.


"Namaku Bejo.. Kami seorang pengembara yang tersesat di jalan" ucap Bejo#.


"Ooo... Jadi tuan seorang pengembara.. Kalau boleh saya tahu... Tuan berasal dari mana?" ucap Qian Lie Han #.


"Kami berasal dari Negara indonesia..." ucap Bejo #.


"Indonesia....??? Di mana itu..?" ucap Qian Lie Han #.


Muhtar menghampiri mereka sambil membagikan segelas teh hangat. Sedangkan yang lainnya waspada.


Bejo mengeluarkan peta dari cincin ruangnya.Lalu berjalan ke arah Qian Lie Han.


"Indonesia letaknya di sini... " ucap Bejo #sambil menunjukkan peta.


Qian Lie Han mengeluarkan lampu minyak yang di dilindungi kaca dari cincin ruangnya,lalu menyalakan lampu tersebut menggunakan api obor kemudian melihat gambar peta itu.


"Hemm..... Saya belum pernah melihat peta ini...(Qian Lie Han mengeluarkan peta dari cincin ruangnya.).. Peta ini tak sama.." ucap Qian Lie Han.#.


"Kalau boleh aku tahu kita berada di pulau apa?" ucap Bejo.#.


"Pulau Shon Juang,pulau ini memiliki 1 kekaisaran...Kalian berada di hutan Srigala dan Gorila" ucap Qian Lie Han.#.


Aaauuuuuu.......Suara lolongan Srigala.


"Pantesan dari kemarin - kemarin banyak Srigala yang muncul."ucap Bejo dalam hati.


Doorr... Door.....Doorr.....Dorrr.... Dor...Dor..suara senjata api.


"EH.....!!!???Rombongan Qian Lie Han terkejut mendengar suara tersebut.


"Suara apa itu tuan?" ucap Qian Lie Han # penasaran


"Suara senjata kami membunuh hewan buas..


"Bagaimana ceritanya seorang putri dari ketua perguruan gunung emas itu kabur?..." ucap Bejo.#.


"Lian Shi Mei Qing akan di jadikan Selir oleh pangeran dari kerajaan Langit. Lalu Dia menolaknya,kemudian kabur. Kami di utus untuk mencarinya,4 bulan lagi mereka akan datang,Jika kami tak menemukannya maka perguruan kita akan di serang oleh kerajaan Langit,ketika kami bertanya pada warga,ada seseorang melihatnya berjalan ke arah hutan,Lalu kami masuk dalam hutan,Kita melihat ada cahaya putih dari kejauhan,aku pikir itu ada seorang dewa yang turun di hutan ini,Begitu kita dekatin cahaya itu tidak ada,lalu kami melihat banyak sekali pohon tumbang dan kami melihat ada beberapa tenda. lalu kami putuskan untuk mendekati tenda ini." ucap Qian Lie Han #.


"Mengapa kalian tak menanyakan lebih dulu pada yang bersangkutan.." ucap Bejo #.


"Bos... Di depan Bos ada orang gak.. Aku mau keluar.." ucap Ponijan telepati.


"Ada banyak orang Broo.." ucap Bejo telepati.


"Waktu itu ada acara perlombaan antar Perguruaan.Pangeran dari kerajaan Langit terpesona melihat kecantikan Putri ketua kami,lalu mereka datang ke perguruan untuk meminang putri ketua kami,lalu tuan putri menolak,lalu kaburr.Ia tidak ingin di jadikan Selir,karena Pangeran tersebut mempunyai 15 Selir.Pangeran itu tidak mau tahu.Dia ingin bulan 4 harus terlaksana,jika tidak maka perguruan kami di hancurkan" ucap Qian Lie Han.#


"Bagaimana orang lain tahu bahwa yang masuk hutan itu Lian Shi Mei Qing?" ucap Bejo#.


Qian Lie Han mengeluarkan Lukisan Lian Shi Mei Qing dari cincin ruangnya,lalu memberikan pada Bejo.


Bejo menerima lukisan tersebut.


"Sama persis...." ucap Bejo dalam hati.


"Jumlah kami hanya 1.100an orang. Sedangkan kerajaan Langit memiliki 10.000an prajurit. Jika mereka menyerang... Perguruan kita bisa rata dengan tanah..." ucap Qian Lie Han.#.


"Ribet juga ya di kehidupan kultivator ini. Mending hidup di Bumi,kalau di tolak dukun bertindak,lah ini kalau di tolak yang ada malah peperangan..." ucap Bejo dalam hati.


Tang Seng hanya diam memperhatikan Bejo bertindak.Apakah Bejo mampu mangatasi masalah yang ia hadapi apa tidak.


"Hemm.....Apakah kalian tidak punya sekutu atau teman dari perguruan lain?" ucap Bejo.#.


"Ada.... Hanya perguruan Pisau terbang dan perguruan Tombak langit.." ucap Qian Lie Han.#


"Jika kalian meminta bantuan pada mereka bagaimana?" ucap Bejo#.


Nampak Qian Lie Han berpikir.


"Kalau kita meminta bantuan juga percuma,Sebab jumlah kita kalah jumlah.."ucap Qian Lie Han#.


"Diampuuut.... Ternyata gak mudah mengatasinya..." ucap Bejo dalam hati.


"Jika Perguruan Gunung Emas menghadapi sendirian,apakah kerajaan lainnya akan ikut campur?" ucap Bejo #.


"Hem......


"Mereka tidak akan ikut campur, ." ucap Qian Lie Han #.


"Kerajaan itu siapa yang memiliki kekuatan paling tinggi?" ucap Bejo#.


"Leluhur Dwuan Xi Jie,dia berada di ranah Saint tingkat 3,Sedangkan Leluhur kami di ranah pendekar Saint tingkat 1." ucap Qian Lie Han.


"Semuanya... Bagaimana jika kita membantu mereka...Yang setuju angkat tangan." ucap Bejo.


???? Kelompok Qian Lie Han,mereka tidak mengerti ucapan Bejo.


Nampak semua mengangkat tangannya.


"Kami akan membantu kalian... Kami akan menghancurkan kerajaan itu,tapi kami butuh bantuan kalian.." ucap Bejo#.


"Tuan Serius akan menghancurkan kerajaan Langit?" ucap Qian Lie Han.


"Iya.. Aku serius... Kami akan menghancurkan kerajaan itu."ucap Bejo.#


Krucuk...Kruccuk..Kruucuuk... Suara perut salah satu rombongan Qian Lie Han.


Paramitha mengeluarkan makanan berupa ikan bakar , Nasi dan sambal,lalu menaruh di atas meja.

__ADS_1


"Kalian pasti lapar,... Ayooo Makan dulu..." ucap Bejo.#.


"Kami jadi tidak enak ini,Sudah mengganggu malah di beri makan..." ucap Qian Lie Han. #.


"Gak usah malu - malu... Nanti cacing di perut kalian teriak - teriak minta jatah..." ucap Bejo.#.


Mereka pun akhirnya makan. Mereka makan dengan lahap,bahkan ada yang menambah porsi makan.


25 menit kemudian mereka selesai makan.


"Masakanmu sungguh luar biasa enak,Restoran mahal saja kalah rasanya...." ucap Qian Lie Han # memuji.


"Terima kasih pujiannya.. Itu hanyalah ikan bakar biasa..


"Oh iya... Di mana Letak kerajaan Langit itu?" ucap Bejo#.


Qian Lie Han menaruh Peta di atas Meja,Bejo menghampirinya.


"Kita berada di sini lalu kerajaan Langit ada di sini.. Kira - kira 4 hari perjalanan bila menaiki Kuda." ucap Qian Lie Han #.


" Berarti bangunan besar itu kerajaan to..." ucap Bejo dalam hati.


"Apakah kerajaan itu di lindungi Array pelindung?" ucap Bejo #


"Kalau malam hari kerajaan itu di lindungi array,tapi siang hari tidak di lindungi array,kecuali bila ada musuh memyerang atau ada kelompok pejahat yang masuk dalam kerajaan,maka mereka memasang array pelindung.." ucap Qian Lie Han #.


"Hem....Aku akan mengirim pesawat Drone saja,lalu aku ledakkan.Jadi mereka akan teralih perhatiannya,tidak lagi mengejar Lian Shi Mei Qing,tapi yang jadi masalah landasan pacunya,jadi rusak nanti pesawat drone.Jika aku pakai rudal,Masyarakat tak berdosa juga ikut tewas" ucap Bejo dalam hati,


"Kalau letak Perguruan Gunung Emas letaknya ada di mana?" ucap Bejo #.


"Ada di sini..12 hari berkuda.." ucap Qian Lie Han #sambil menunjuk peta.


" Itu 12 hari berkuda berhenti apa tanpa istirahat?" ucap Bejo#.


"Istirahat.." ucap Qian Lie Han #


"Baiklah... Aku punya rencana.. 1 orang di antara kalian ikut kami sebagai penunjuk jalan,sisanya tolong bawa teman - temanku ke perguruan kalian " ucap Bejo.#.


"Tuan Bejo serius akan menyerang kerajaan langit?" ucap Qian Lie Han #tak percaya.


"Iya aku serius, Aku membawa 1 orangku saja,sisanya akan ikut bersama kalian ke perguruan kalian..Aku akan menghancurkan kerajaan itu. Kalian hanya memberi petunjuk jalan dan menunjuk yang mana orangnya," ucap Bejo #.


"Bagaimana caranya kalian menghancurkan kerajaan itu ?,sedangkan kalian hanya bertiga saja.." ucap Qian Lie Han.


"Rahasia.... Kalian mau apa tidak? kalau tidak mau maka aku tidak akan membantu kalian..Mereka juga tidak akan memgetahui siapa yang memyerang mereka.." ucap Bejo #.


Dooor...Doorr... Doorr.... Suara senjata api.


"EH....!!!?? Kelompok Qian Lie Han terkejut lagi mendengar suara ledakan.


"Baiklah... Aku akan menemani kalian kesana,.." ucap Qian Lie Han #.


"Kang Mas... Aku ikut...." ucap Yeni.


"Jangan sayang... Ini Misi berbahaya... Aku tak ingin sayang kenapa - kenapa..." ucap Bejo.


"Maaf... Tuan bicara apa? mengapa aku tak mengerti ucapan tuan tadi.." ucap Qian Lie Han.#


Bejo berencana meledakkan Bangunan kerajaan itu dengan Bom waktu.


"Ooo... Bahasa Indonesia... Pantas saja aku tidak mengerti...Oh iya...Apakah Tuan Putri sudah di berikan Pil penyembuh?" ucap Qian Lie Han.#


"Kami tidak punya.. Kami hanya punya pil buatan kami sendiri..(Bejo mengeluarkan tablet hishap Vit C dari cincin ruangnya) . Ini contohnya..Ini adalah Pil vitamin C.." ucap Bejo # lali memberikan pada Qian Lie Han.


Qian Lie Han memerima Pil itu lalu memeriksanya.


"Mana Pilnya tuan?" ucap Qian Lie Han #.


"Maaf lupa aku bukakan..." ucap Bejo #.


Bejo membukakan Pil tersebut lalu memberikan lagi pada Qian Lie Han.


"Jangan langsung telan, taruh saja di mulut.. " ucap Bejo #.


Qian Lie Han menaruh pil vit C dalam mulut.


"EH....!!!??? Qian Lie Han terkejut.


"Kok rasanya manis - manis kecut begini tuan...Tapi enak..." ucap Qian Lie Han #.


"Itu buat menjaga kondisi badan agar tetap Sehat.Jika untuk mengobati penyakit rasanya sangat pahit." ucap Bejo #.


Bejo membagikan Tablet Vit C ke rombongan Qian Lie Han.


"Terima kasih...." ucap rombongan Qian Lie Han.


"Sama - sama..." ucap Bejo #.


"EH....!!!?? Mereka terkejut saat merasakan tablet Vit. C tersebut.


Tang Seng mendekat ke Bejo.


"Jo'er.. Sebelum kamu berangkat,kalian harus menikah dulu.Ketika kamu mengucapkan janji suci,berilah marga di akhir namamu sesuai marga kami.." ucap Tang Seng.


"Siap Kek..." ucap Bejo.


"Jadi Bejo Hadi Kusumo Li Hua dong aku...." ucap Bejo dalam hati.


"Jangan ada yang keluar dari pagar kawat ini,karena bisa menyebabkan kalian seperti tersambar petir.." ucap Bejo # pada kelompok Qian Lie Han.


"Baik Tuan..." ucap mereka serempak.


Bejo menyalakan Genset kembali.


"EH....!!!?? Kelompok Qian Lie Han terkejut mendengar suara genset tersebut.


"Itu suara apa Tuan..?" ucap salah satu rombongan Qian Lie Han #.


"Ini suara Genset...Tidak perlu takut..." ucap Bejo #.


Bejo mengeluarkan terpal untuk rombongan Qian Lie Han tidur.


"Istirahatlah di sini... " ucap Bejo #.

__ADS_1


"Terima kasih..." ucap rombongan Qian Lie Han.


Bejo menghampiri Tang Seng,Yeni, Sari, Novita ,dan Paramitha.


"Kalian akan ikut bersama mereka dahulu,rencananya besok aku akan menghancurkan kerajaan itu.." ucap Bejo..


"Aku ikut ya Maas..." ucap Sari.


"Jangaan... Jika Mbak bisa menghilang saja gak masalah... Karena aku masuk kesana dengan cara menghilang,lalu meletakkan Bom. Itu saja.. Agar mereka tak memikirkan putri ketua perguruan Gunung Emas.." ucap Bejo.


"Kakek Akui kamu emang cerdik Jo 'er.... Kakek pikir kamu akan menyerang bersama 10 prajurit elitku." ucap Tang Seng.


"Tadi sempat berpikir begitu Kek.. Hanya saja kalau kita terang - terangan menyerang,yang ada malah merembet kemana - mana.Lalu muncul orang - orang yang ingin membunuh kita...Begitu.." ucap Bejo.


"Hati - hati ya Nak....Ibu hanya bisa membantumu lewat do'a saja.." ucap Paramitha.


"Iya Ibu... Makasih sudah mendo'kan aku..." ucap Bejo.


"Kamu kan sudah Ibu anggap sebagai menantuku... Jadi wajar saja Ibu akan mendoa'kannya," ucap Paramitha.


"Aku pamit ke tenda dulu Bu.. Kakek..." ucap Bejo.


Bejo lalu berjalan ke tendanya.


Begitu sampai di depan pintu masuk Tenda.


"Pon... Keluar sudah jika mau keluar.." ucap Bejo telepati.


Ponijan keluar dari batu dimensi.lalu hinggap di pundak kemudian naik di atas kepala Bejo.


"Kok lama banget seh Bos..." ucap Ponijan telepati.


"Ada tamu tadi..." ucap Bejo telepati.


Sari,Novita , dan Yeni masuk tenda.


Sari memeluk Bejo dari belakang.


"Mas... Jangan panggil aku mbak lagi dong... Aku kan calon istrimu..." ucap Sari.


"Iya Kak...." ucap Bejo.


Sari menggelitiki Bejo.


"Ha...Ha...Ha...Ha...Ha...Geli mbak....Ampuunn... Ha...Ha...Ha...." ucap Bejo tertawa karena di gelitiki oleh Sari.


"Aku akan menggelitiki Mas bila manggil aku dengan sebutan Mbak atau kakak.." ucap Sari sambil memggelitiki.


"Ha...Ha...Ha..Iya...Ya...Sayang...Haa....Ha..Dek...Ampun......Ha...Ha...." ucap Bejo tertawa.


Sari menghentikan menggelitiki Bejo lalu memeluk Bejo lagi.


"Diammpuuutt... Kenapa seh pakai acara menggelitiku segala.... " ucap Bejo dalam hati.


"Mas...." ucap Sari.


"Iya Sayang... Ono opo..?" ucap Bejo.


"Kita nikahnya bareng sama Yeni ya...Kalau enggak mau...Mas akan aku gelitikin sampai besok pagi.." ucap Sari.


"Juangkreeeekkk......Waaassssuuuuuu....Kalau gak aku iyakan pasti aku di gelitiki sampai besok pagi ini." ucap Bejo dalam hati.


"Iya sayang.... Kita akan nikah besok pagi,Dek Shanti kemana?" ucap Bejo tak melihat Shanti.


"Dia lagi menjaga putri ketua perguruan Sayang... Oh iya... Jangan nambah lagi ya... Cukup kita berempat saja.." ucap Sari.


" Sudah minta nikahnya maksa... Ngatur pula... Ampuuuun dah... Mending aku maju ke medan perang saja kalau begini caranya,gak peduli dia cewek cantik,tetap aku bunuh....Lah ini....


" Jangankan Nembak.... Berkata kasar saja aku gak bisa... " ucap Bejo dalam hati.


"Iya sayang.... Dah yuk kita tidurr..." ucap Bejo.


"Bos... Ada cincin ruang apa enggak yang gak terpakai?" ucap Ponijan telepati.


Sari melepaskan pelukannya.


"Ada...(Bejo mengeluarkan cincin ruang yang tak ada isinya) ...Ini Broo.." ucap Bejo sambil memberikan pada Ponijan yang ada di kepalanya.


Ponijan lantas melompat turun.


"Pagar di luar di aliri listrik loh Bro... Jangan di sentuh.." ucap Bejo telepati.


"Siaap Bos..." ucap Ponijan Telepati.


Bejo kemudian berebah .


"Jadi gak sabaran aku kang Mas...menantikan besok pagi... "ucap Yeni.


"Iya... Tapi setelah itu aku akan pergi ke kerajaan Langit Sayang..." ucap Bejo.


"Kita tunggu di sini atau langsung berangkat?" ucap Sari.


"Lihat kondisi Lian Shi Mei Qing dulu... Jika dia bisa di bawa pergi jauh,gak masalah kalian ikut ke perguruan mereka..." ucap Bejo.


Door....Dooorr...Door...Doorr....Suara senjata api.


"Ayo kita tidur..." ucap Bejo.


***


Diluar Tenda.


Salah satu rombongan Qian Lie Han bertanya pada Qian Lie Han.


"Tetua... Apakah mereka dari aliran putih?" ucap # salah satu orang yang berebah di dekat Qian Lie Han berkata lirih


"Iya... Dia aliran putih...Jika Aliran hitam maka mereka tidak menyambut kita dengan ramah,dan Putri ketua di temukan oleh mereka dan di selamatkan oleh mereka juga..Apakah kamu meragukan Mereka Feng Rei..? " ucap Qian Lie Han # berkata lirih.


"Tapi mengapa pakaian mereka sangat aneh,dan senjata yang mereka pegang itu mengeluarkan percikan api.." ucap Feng Rei.#


"Aku juga tidak tahu,yang penting tuan putri ketua kita selamat.. Jangan kalian memikirkan hal yang tidak - tidak pada mereka,bila tidak ada mereka,maka tuan Putri menjadi mayat saat kita menemukannya." ucap Qian Lie Han #.


Mereka pun terdiam,Apa yang di ucapkannya benar adanya,Jika tidak ada yang menyelamatkan maka Perguruan itu akan hancur .

__ADS_1


__ADS_2