BEJO

BEJO
YENI PINGSAN


__ADS_3

"Gue heran deh sama Ayu.." ucap Anto.


"Heran kenapa lu Tok.." ucap Hiukali.


"Adik Lu cakep... Tapi kenapa Lu..." ucap Anto menggantungkan ucapannya.


"Jelek gitu maksud Lu.." ucap Hiukali.


"Waktu orang tuanya Andra mau mencetak andra,kurang bahannya,begitu mau mencetak ayu,bahannya lengkap.Begitu Tok...." ucap Sandi.


"Kurang semen putihnya kah pak RT..?" ucap Somad.


"Iyaa... Kurang semen putih,sama air..." ucap Sandi.


"Wasssuuu...." ucap Hiukali.


"Ha...Ha...Ha...Ha...Ha...Ha..


"Gimana....Apakah sudah paham kamu yu.." ucap Bejo.


"Sudah mas Bejo... Lebih mudah mas Bejo yang ngajarin daripada bang Andra.." ucap Ayu.


" Abangmu itu jika ingin bisa mengajarimu belajar, harus kenalin sama cewek cantik,biar otaknya berjalan.."ucap Anto.


"Sayang..." ucap Yeni.


Semua orang menoleh ke sumber suara itu.


"EH.....!!!?? mereka terkejut dan terpesona akan kecantikan Yeni.


"Bidadariku..." ucap Anto.


"Calon istriku..." ucap Hiukali.


"Calon istri ke duaku.." ucap Sandi.


"Ayank.... Kok kamu di sini.." ucap Bejo lalu menghampiri Yeni.


"Heeeeehh...!!!??? Semua orang terkejut.


Muka Yeni nampak pucat.Lalu ambruk.


Bejo dengan sigap menahan tubuh Yeni.


"Loh...Loh...Kok dia pingsan..." ucap Sandi.


Bejo meletakkan Yeni di pos ronda.


"Ayu...Punya minyak kayu putih?" ucap Sandi.


"Punya Pak Rt.." ucap Ayu.


"Tolong cepat ambilkan.." ucap Sandi.


"Dia siapa Jo...?" ucap Anto.


"Dia Yeni..." ucap Bejo.


"Ooo... Yeni namanya... " ucap Anto.


Tak lama ayu datang membawa minyak kayu putih.


Bejo mengambil minyak tersebut lalu membukanya,kemudian menempelkan di hidung Yeni.


Tak lama kemudian Yeni tersadar.


Yeni bangun lalu memeluk Bejo.


"Sayang....Aku minta maaf.. Aku menyesal dan tak mengulangi lagi..." ucap Yeni sambil menangis.


"Sayang gak salah kok,Aku yang salah tadi membuatmu ngambek,terus aku gak kembali ke rumah karena sudah jalan kaki cukup jauh.... Dah ya..cup..cup..cup.." ucap Bejo.


Krucuk...Krucuk..krucuk...Suara perut Yeni.


"Kapan terakhir sayang makan?" ucap Bejo,karena melihat wajah Yeni masih nampak pucat.


"Tadi pagi aja aku makannya yank.. terus aku keliling mencarimu,(Bejo menaruh jari telunjuk di bibir yeni)" ucap Yeni


"Nanti saja ceritanya ya sayang,yang penting isi dulu perutmu yank....Mau bakso gak..?" ucap Bejo.


"Mau Yank..." ucap Yeni.


"Bentar aku belikan dulu..." ucap Bejo.


"Kamu gak usah pergi Jo...Kamu di sini saja... Andra... Belikan Bakso dan teh hangat buat pacarnya Bejo.." ucap Sandi sambil menyerahkan duit ke Hiukali.


"Siap pak Rt..." ucap Hiukali.


Tak lama kemudian Hiukali datang.Lalu menaruh bakso dan teh hangat ke dekat Bejo.


"Kasih minum teh hangat dulu Jo...Baru makan bakso.." ucap Sandi.


"Iya Pak RT.." ucap Bejo.


Bejo memegang gelas teh hangat,lalu menyodorkan ke mulut Yeni,setelah itu Bejo menyuapi bakso ke Yeni.


"Seandainya aku punya Cewek secantik Yeni,pasti akan aku jaga setiap hari." ucap Hiukali.


"Kalau abang Hiu jaga tiap hari,lantas siapa yang ngantar paketnya Bang..." ucap Anto.


"Kan ada Somad... Ya gak Mad.." ucap Hiukali.


"Ogaaah... Mending aku jaga lilin,abang Hiu yang keliling." ucap Somad.


"Jadi babi ngepeet dong aku..." ucap Hiukali.


"Ho oh.." ucap Somad.


"Waasssuuu...." umpat Hiukali.


"Ha...Ha...Ha...Ha...Ha...Ha...Ha....Ha...mereka tertawa.


"Teman - teman sayang lucu ya.." ucap Yeni.


"Iya... Tiap ngumpul pasti begini yank...Bercerita,bercanda" ucap Bejo.


Tak terasa baksonya habis.


Lalu Bejo menyodorkan teh hangat ke Yeni.


Yeni mulai mempunyai tenaga,yang awalnya lemas karena hanya makan telur tadi pagi hingga malam tak terisi makanan dan minuman.


"Mobilmu di mana Yank..?" ucap Bejo tak melihat mobil BMW.


"Ada didepan Gang,tadi mau masuk di sini gak bisa,karena terhalang,malas aku lama nungguinnya,jadi aku keluar terus jalan kaki kesini." ucap Yeni.


"Temanmu mana Yank" ucap Bejo.


"Ada... Gak jauh dari sini yank..


"Aku pengen ke rumahmu yank" ucap Yeni.


"Rumahku jelek yank..." ucap Bejo.


"Aku pengen kesana..." ucap Yeni.


"Besok saja ya... Sekarang dah malam." ucap Bejo.


"Aku pengennya sekarang..." ucap Yeni merajuk.

__ADS_1


"Waduuh... Piye iki pak Abdul..." ucap Bejo.


"Neng... Besok saja kerumah Bejo... Jika Neng Yeni sudah Fit..." ucap Abdul.


"Aku maunya sekarang... Hiks...Hiks..Hiks..." ucap Yeni.lalu menangis.


"Antarkan saja Nak Bejo... Tapi usahakan jangan menginap di sana... Bahaya" ucap Sandi.


"Iya Pak RT.." ucap Bejo.


"Kak ... Tolong kemari..." ucap Bejo.


"Kak....????? ucap orang - orang di pos ronda.


"Kak siapa Jo?" ucap Sandi.


Tiba - tiba muncul penjaga bayangan Yeni memakai pakaian warna hitam,tertutup


"EH....!!!?? Sandi dan yang lainnya terkejut.


"Bajinduull... Kuntilanak.....!!!?? ucap Hiukali terkejut.


"Tolong Bantu aku ya Kak..." ucap Bejo.


"Gendong Yank..." ucap Yeni.


Bejo menggendong Yeni. Penjaga Bayangan membawa tas belanjaaan.


"Pak Rt dan semuanya....Aku tingggal dulu ya" ucap Bejo.


Bejo melakukan itu karena tak ingin ada prasangka buruk tentang dirinya dan juga Yeni.


"Iya Jo... Hati - hati..." ucap Sandi.


Bejo berjalan bersama penjaga bayangan Yeni.


"Maaf... Nama Kakak siapa ya..." ucap Bejo.


"Namaku Rose.." ucap penjaga bayangan.


"Ooo...Kak Rose.... " ucap Bejo.


"Kak Rose dari jepang?" ucap Bejo.


"EH....!!!???Dari mana Kamu tahu..." ucap Rose terkejut.


"Dari logat bicara kakak.." ucap Bejo.


Yeni melihat lingkungan sangat kumuh,ia berusaha menahan rasa mualnya.


Tak lama kemudian mereka sampai di gubuk tempat tinggal Bejo.


Bejo menurunkan Yeni.


"Inilah rumahku Yank...Maaf rumahku tak semewah rumahmu.." ucap Bejo.


"Jadi benar apa yang di katakan Bejo kemarin itu..." ucap Yeni dalam hati.


"Bagus kok yank,yang penting gak kehujanan dan kepanasan."ucap Yeni.


"Perasaan pas aku tinggal gak seperti ini deh.." ucap Bejo dalam hati melihat isi dalam gubuknya berantakan.


Rose berjaga di luar rumah.


"Aku boleh tidur di sini gak Yank.." ucap Yeni.


"Heeeh...!!!????


"Maaf Sayang..... Pak RT gak ijinin sayang tinggal di sini" ucap Bejo.


"Yaaaah.... Padahal aku pengen ngerasain tinggal di sini." ucap Yeni.


"Kalau Sayang sudah kembali Fit... Ne kan sayang masih sakit." ucap Bejo.


"Sekarang sayang pulang ya..." ucap Bejo.


"Gendong lagi.." ucap Yeni.


Bejo menggendong Yeni di depan,lalu berjalan keluar gubuk Bejo,lalu berjalan ke arah mobil Yeni berada.


"Yank... Aku tadi pagi pagi khawatir kamu kenapa - kenapa,sebab sayang gak bawa uang,dan aku takut kamu marah padaku.."ucap Yeni.


"aku gak marah sama kamu Yank dan aku gak apa - apa, Neh buktinya aku dah sampai di sini dengan selamat" ucap Bejo sambil jalan.


" Siangnya aku menyuruh anak buahku,tapi mereka tak melihatmu sampe sore hari.Aku terus mencarimu keliling kota ini.. Pas menjelang malam,baru anak buahku mengabari,kalau sayang sudah pulang dan berkumpul bersama teman - teman lalu aku meluncur ke sini...ucap Yeni.


"Sayang tadi Jalan kaki kah kesini?" ucap Yeni.


"Hem.... Sebentar aja aku jalan kaki,habis itu aku nebeng mobil orang lain... " ucap Bejo.


Mereka sudah sampai di mobil Yeni,lalu Rose membuka pintu,Bejo menaruh Yeni duduk di kursi belakang


"Kapan kita nikah yank...?" ucap Yeni.


Jeduukkkk.... Kepala Bejo terkena pelapon mobil.


"Diampuuuttt..... Baru kenal dah ajakin nikah,jadiannya maksa pula... Strees ini cewek" ucap Bejo dalam hati.


"Aku gak bisa jawab sekarang... Tunggu aku menjadi orang yang sukses. Agar orang tuamu bisa menerima aku.." ucap Bejo


"Aku akan menunggumu sayang..." ucap Yeni.


Bejo menutup pintu mobil.


Rose memberikan 3 tas belanjaan pada Bejo.


"Kak Rose... Tolong bawa Yeni ke rumah sakit" ucap Bejo.


Yeni menurunkan kaca jendela.


"Tadi Sayang bilang apa?"ucap Yeni menatap tajam meskipun mukanya pucat.


"Juangkreekk... Aku salah ngomong lagi.." ucap Bejo dalam hati.


"Kak Rose...Tolong bawa pacarku kerumah sakit..." ucap Bejo.


"Ooo... Begitu...


"Aku belum sayang cium... Kalau gak di cium aku gak akan ke rumah sakit,dan aku gak mau makan lagi." ucap Yeni pura - pura ngambek.


"Ya tuhanku... Kirimkan satpol kesini dengan membawa puluhan alat berat,lalu aku menghancurkannya,daripada aku menghadapi makhluk yang bernama Wanita ini.." ucap Bejo dalam hati.


Bejo lalu mencium kening Yeni.


"Pipiku kok gak di cium Yank.." ucap Yeni.


"Iya..." ucap Bejo.


Bejo mencium pipi Yeni kanan dan kiri.


"Bibir belum..." ucap Yeni.


"Kalau sudah nikah ya sayang..." ucap Bejo.


"Oke....Da...Da... Da...Calon suamiku..." ucap Yeni pada Bejo sambil melambaikan tangannya.


Bejo membalas melambaikan tangannya.


"Ayo jalan kak..." ucap Yeni pada Rose

__ADS_1


"Siap Nona..." ucap Rose.


Bejo berdiri melihat Mobil Yeni sampai tak terlihat lagi.


"Untung dah pergi dan gak nginap di gubukku.." ucap Bejo dalam hati.


Bejo lantas berjalan ke arah gang . Ia melihat gerombolan Preman sedang pesta minuman di Gang lainnya.Kemudian ia datang menghampiri.


"Wuuiihhh... Bang Pardi lagi pesta yaa?" ucap Bejo.


"EH....!!!??? para preman terkejut Bejo menghampiri mereka.


"I....I..Iya Bos... " ucap Pardi.


"Jangan berbuat onar ya Bang " ucap Bejo.


"Siaap Bosku...." ucap Pardi.


Lalu Bejo berjalan lagi.


-----***----


Bejo sudah sampai di depan pagar rumah Me Mei, lalu menekan Bel.


Tak lama kemudian Me Mei muncul sambil membuka pintu pagar.


Bejo dan Me Mei masuk kedalam rumah. lalu duduk di sofa ruang tamu. Di sofa sudah ada Shanti yang duduk sambil menonton TV.


"Itu apaan Sayang.." ucap Shanti.


"Belanjaan kak."ucap Bejo.


Bejo mengeluarkan 2 kotak berisi jam tangan,lalu memberikan pada Shanti dan Me Mei.


Sahnti dan Me Mei membuka kotak itu.


"Waaahh..... !!


Makasih sayang...." ucap Shanti.


Emmmuaachh...Emmmuaachhh... Shanti mencium pipi Bejo.


"Makasih ya Ganteng..." ucap Me Mei.


Emmuaachh.... Emmuaachh... Me Mei mencium pipi Bejo.


"Aku pikir sayang gak ngambilkan untuk kita" ucap Shanti.


"Kejutan Kak..." ucap Bejo.


"Tunggu dulu... Ini siapa yang ngantar Jo?" ucap Me Mei.


"Yeni tadi menghampiriku di pos ronda,dia minta maaf,sempat pingsan dia Kak...Karena belum makan, mukanya pucat.." ucap Bejo.


"Di mana dia sekarang sayang?" ucap Shanti.


"Sudah pulang,diantarin sama pengawalnya.." ucap Bejo.


Shanti memeriksa tas belanjaan Bejo.


"Ini ada jam lagi buat siapa sayang..." ucap Shanti.


"Itu buat pak Bagas dan mbak Sari kak.." ucap Bejo.


"Mbak Sari itu siapa?" ucap Me Mei.


"Putrinya pak Bagas kak.." ucap Bejo.


Me Mei memeriksa tas satunya.


Nampak ada makanan coklat,Roti ,susu kotak dan sebuah surat.


"Jo... Ada surat untukmu.." ucap Me Mei. Lalu menyerahkan surat itu pada Bejo.


Bejo menerima surat itu,lalu memasukkan dalam kantong bajunya.


"Gak sayang baca suratnya?" ucap Shanti.


"Nanti saja kak...." ucap Bejo.


"Oh iya Jo... Besok malam Papa dan mamaku pulang.." ucap Me Mei.


"Iya Kak.." ucap Bejo.


"Besok siang,kita akan antar kamu kerumah pak Bagas." ucap Me Mei.


Shanti memakan coklat yang ada di dalam tas belanjaan.


"Kak Me Mei gak usah repot - repot,aku bisa kesana sendiri.." ucap Bejo.


"Jangan gitu Yank... Kita ini sudah sayang sama kamu,kita gak ingin kamu kenapa - kenapa." ucap Shanti.


"Iya Jo... Dan kakak harap apa yang kita lakukan selama ini jangan membuat beban di pikiranmu.." ucap Me Mei.


"Jujur aku mulai suka sama kak Shanti dan Kak Me Mei.." ucap Bejo.


"Kita gak ingin menjadi penghambat cita - citamu Jo,Malah kita senang jika cita - citamu terwujud.." ucap Shanti.


"Tapi...." ucap Bejo .


"Kejar cita - citamu terlebih dahulu... Barulah memikirkan pendamping hidupmu,kalau sayang tak mengejar cita - cita itu,maka aku akan pergi dari sini dan menghilang.." ucap Shanti.


"EH.....!!??


"Jangan Kak.....Kak Shanti jangan pergi...Siapa yang mengajar nanti.." ucap Bejo.


"Ada somad dan Anto.." ucap Shanti.


"Iya...Iya... Aku akan mengejar cita - citaku Kak..." ucap Bejo.


"Ini baru Bejoku yang aku sayang..." ucap Shanti.


"Kalau kakak melakukan itu karena burung itu lebih besar daripada punya pacarku Jo. Jadi jangan ada perasaan apapun dengan Kakak,karena hatiku sudah ada yang punya.." ucap Me Mei.


"Ooo ....Begitu.." ucap Bejo.


"Iya... Kalau kamu inginkan tubuhku,dengan senang hati kakak akan memberi kapan saja,tapi tidak dengan hatiku.."ucap Me Mei.


Bejo mengambil coklat lalu memakannya.


"Hem... Gimana kalau kita lembur Yank...?" ucap Shanti.


"Lembur ngapain...?" ucap Bejo.


Shanti tak menjawab,ia melepas pakaiannya.Begitu pula Me Mei.


"Juangkreeekk.... Kirain lembur apaan.Gak tahunya ini..." ucap Bejo dalam hati.


"Matikan hapemu yank...Biar gak ada yang ganggu.." ucap Shanti.


Me Mei menyaringkan volume TV.


Bejo mengambil hapenya.


"Belum di cas Kak." ucap Bejo.


Shanti dan Me Mei menyerang Bejo


1 jam kemudian mereka pindah ke kamar tidur,lalu melanjutkan lagi.

__ADS_1


Mereka pun melakukannya hingga jam 4 pagi. Lalu mereka tertidur..


----


__ADS_2