
Tak lama kemudian mereka sampai di dalam kamar penginapan.
"Tetua Han..." ucap Bejo #.
"Iya. " ucap Qian Lie Han.
"Perguruan api Langit itu letaknya ada di mana?" ucap Bejo #.
"Arah Selatan 3 hari berkuda...Apakah Bejo mau menjadi murid perguruan Api Langit?" ucap Qian Lie Han.
"Iya... Aku mau belajar di sana.." ucap Bejo #.
"Di sana itu sangat berbahaya.. Sebab 200 orang mendaftar hanya sedikit saja yang lulus...Yang tidak lulus itu rata - rata terluka dan paling parah adalah tewas karena tak kuat menahan panas...Dan bila berhasil rata - rata orangnya menjadi sombong,kadang mereka suka menindas yang lemah." ucap Qian Lie Han.
"Tenang saja tetua.... Aku kuat menahan panas. Sebab aku pernah masuk di kobaran api,tubuhku tidak apa - apa,hanya pakaianku yang terbakar..Dan Tetua tidak perlu khawatir... Aku akan tetap menjadi seorang Bejo yang belum punya elemen Api meskipun aku sudah punya elemen Api...Aku ingin menjadi seorang alchemist ." ucap Bejo #.
"Aku tak bisa melarangmu,tapi saranku lebih baik jangan..." ucap Qian Lie Han.
Nampak Bejo berdiri di dekat jendela terdiam.
"Tanpa masuk ke perguruan itu pun Bos bisa menyerap api.." ucap Ponijan telepati .
"Carane piye Broo..." ucap Bejo telepati.
"Masuk saja dalam kawah gunung merapi Bos... Jika Bos bisa menahan panas... Tapi lakukan secara perlahan..Jangan langsung masuk ke dalam kawah." ucap Ponijan telepati.
"Ooo.... Begitu ya... Oke deh... suwun atas infonya..." ucap Bejo telepati.
"Gimana Jika Anda belajar di perguruan Gunung Emas... Kami bisa mengajarimu ilmu berpedang dan memanah..." ucap Qian Lie Han.
"Sami - sami Bos..." ucap Ponijan telepati.
"EH.... kok kamu bisa tahu tentang cara alternatif menyerap energi panas Broo..." ucap Bejo telepati.
Bejo memutar badannya menghadap ke Qian Lie Han.
"Iya... Aku mau tetua... Terus tetua jadi guruku dong?" ucap Bejo#.
"Dari buku Bos... " ucap Bejo telepati.
"Buku?... Kapan aku ngasih kamu buku Broo... perasaan gak ada deh.." ucap Bejo telepati heran.
"Benar sekali... Apakah Anda mau menjadi muridku..?" ucap Qian Lie Han.
"Aku dapat di kerajaan Langit Bos... Ada buku,koin emas,Pil,arak dan tanaman untuk membuat pil,sebagian tanaman itu aku tanam "ucap Ponijan telepati.
"Mau... Aku manggil Anda Tetua apa guru neh..." ucap Bejo.#.
"Tetua bisa... Guru juga bisa..." ucap Qian Lie Han.
"Nanti malam aja Pon...Pas mereka tidur.. Aku mau lihat buku yang kamu dapatkan itu" ucap Bejo telepati.
"Hem....
Bejo nampak berpikir.
"Oke Boss..." ucap Ponijan telepati.
"Pak Guru saja deh... Terus aku bayar berapa pak guru? jika aku berlatih dengan pak guru..." ucap Bejo #.
"Pak Guru ??? " ucap Qian Lie Han bingung.
"Kan Anda Pria.. jadi di panggil Pak lengkapnya Bapak,kalau wanita Bu lengkapnya Ibu.. Jadi saya manggilnya Pak Guru seperti di negaraku " ucap Bejo #.
"Ooo... Begitu....
"Bejo tidak perlu membayar...
"Dirimu juga akan di bebaskan segala misi yang ada di perguruan Gunung Emas.Karena kalian telah menyelamatkan perguruan kami." ucap Qian Lie Han lirih.
"Waahh... Kok mirip banget dengan cerita kultivator,pakai misi segala..." ucap Bejo dalam hati.
"Jadi gak enak aku Pak...Aku ikut ambil misi juga gak apa - apa Pak Guru...
"Kalau memanah aku sudah mahir Pak guru... Hanya pedang saja yang belum bisa..." ucap Bejo #.
Bejo mengeluarkan kopi susu dalam kemasan botol,Lalu memberika pada Qian Lie Han dan Jali.
Nampak Qian Lie Han kebingungan cara membuka botol.
"Pegang ujungnya lalu putar Pak guru...." ucap Bejo sambil mempraktekkan.
Qian Lie Han memutar tutup botol,lalu meminumnya.
Glek...Glek...
"EH....!!!?? Qian Lie Han terkejut dengan rasa kopi susu tersebut.
"Ini apa namanya? " ucap Qian Lie Han penasaran.
__ADS_1
"Ini namanya Kopi susu..." ucap Bejo #.
"Kopi susu? mengapa warnanya tak sama seperti minuman yang waktu itu?" ucap Qian Lie Han.
"Itu Kopi hitam di campur gula saja makanya berwarna hitam saja pak guru,sedangkan ini ada kandungan susu..." ucap Bejo #.
"Heeeehh... !!!?? Susu?? Susunya siapa Bejo?" ucap Qian Lie Han.
"Itu... Susunya wanita yang menjajakan dirinya,di peras lalu di campur ke kopi.." ucap Bejo #.
"Pantas saja terasa sangat enak rasanya..." ucap Qian Lie Han.
"Iya...... Ini terbuat dari campuran susu wanita yang masih muda,kalau dah tua rasanya hambar..." ucap Bejo #.
"Bos... Aku Minta juga nah... Aku pengen merasakan susu wanita muda.." ucap Ponijan telepati.
"anak kecil gak boleh minum... Ini minuman khusus orang dewasa.." ucap Bejo telepati.
"Yaaaah... Bos pelit banget.." ucap Ponijan telepati.
"Nanti aku kasih tapi gak sekarang ya Broo..." ucap Bejo telepati.
"Di tempat kalian apakah ada perguruan seperti di sini..?" ucap Qian Lie Han.
"Banyak pak guru.....Tapi tidak ada yang seperti di sini.." ucap Bejo #.
"Gak sama bagaimana?" ucap Qian Lue Han penasaran.
"Di sana itu... Yang mengajari di panggil Dosen,sedangkan yang di ajarkan namanya Mahasiswa untuk pria dan Mahasiswi untuk wanita... Dan pelajarannya bukan ilmu bela diri. Contoh saja ada yang mengajarkan Hukum,keuangan,Akutansi manajemen, Astronomi,Teknik mesin,sastra, Ekonomi, dokter.... Kalau di sini namanya Tabib.. Dan banyak lagi lainnya... Begitu pak guru.." ucap Bejo #.
Nampak Qian Lie Han memikirkan ucapan Bejo barusan,
"Hukum itu yang seperti apa?" ucap Qian Lie Han.
"Hukum itu sesuatu peraturan yang tertulis untuk mengatur kehidupan manusia,Bila melanggar maka bisa masuk penjara. Bahkan Raja saja bisa kena hukuman bila melanggar hukum." ucap Bejo.
"Heeeeh...!!!?? Serius itu " ucap Qian Lie Han terkejut dan tak percaya. Sebab selama ini,yang namanya Raja tidak pernah kena hukuman.
"Iya pak guru..Paling ringan itu di denda.. Disuruh bayar pakai uang saja,kedua hukuman penjara dan terakhir hukuman terberatnya itu hukuman mati bila perbuatannya itu sudah melewati batas...Ada Hukum yang di buat di negara sendiri ada pula hukum internasional.. Hukum internasional itu semua negara harus mematuhinya,bila melanggar maka di kenai hukuman... " ucap Bejo #.
"Wah....... Negaramu berarti aman donk jika ada hukum.." ucap Qian Lie Han.
"Enggak juga pak guru...Hukum di negara kami tumpul ke atas tajam kebawah.." ucap Bejo #.
"Maksudnya tumpul ke atas tajam kebawah itu yang bagaimana?" ucap Qian Lie Han.
"Itu ibarat pak guru,orang yang hidupnya pas - pasan maka hukumannya bisa lama,tapi bila banyak uang maka tidak di hukum,atau dia mendapat hukuman tapi tidak lama." ucap Bejo#.
"Ya contoh saja orang miskin mencuri 1 tandan pisang milik orang lain,orang miskin itu mendapat hukuman 5 tahun penjara,lalu ada orang kaya,dia itu pejabat istana kerajaan,lalu pejabat itu mengambil uang kerajaan untuk keperluan pribadinya bukan untuk kerajaan,lalu ia mendapat hukuman 2 tahun saja. Begitu.." ucap Bejo #.
"Waaah... Gak benar itu,harusnya di hukum mati itu pejabatnya... " ucap Qian Lie Han.
"Nah itu dia... Aku kalau jadi pemimpin aku hukum langsung,begitu selesai di periksa dan terbukti bersalah maka langsung aku bunuh di tempat." ucap Bejo #.
"Betul itu Bejo... " ucap Qian Lie Han.
Bejo melihat jam tanganya.
Jam 01.20.
Lalu ia melihat ke Jali. Jali sudah tertidur.
"Sudah jam 1 pak guru..." ucap Bejo#.
"Jam 1 ??? ucap Qian Lie Han.
"Iya Jam 1 malam... Di sini pakai Jam apa enggak pak guru?" ucap Bejo #.
"Jam itu apa?" ucap Qian Lie Han.
"Jam itu sebua alat untuk menunjukkan waktu. 1 hari 1 malam itu 24 jam. dari pagi hari ini bertemu pagi esok hari...
Bejo menunjukkan jam tangannya pada Qian Lie Han.
"Ini namanya Jam pak guru,ini alat untuk mengetahui waktu" ucap Bejo #
Qian Lie Han memperhatikan Jam tangan Bejo.
"Di sini tidak pakai Jam" ucap Qian Lie Han.
"Lalu untuk mengetahui waktu bagaimana?" ucap Bejo.#.
"Kami memakai dupa yang di bakar bila ingin mengetahui waktu hanya sebentar saja. Bila pagi bertemu pagi jika memakai dupa maka jumlahnya ada 96 dupa sama dengan 1 hari 1 malam." ucap Qian Lie Han.
"96 dupa? Hem... Sehari semalam 24 jam,jadikan menit 1440 menit di bagi 96 sama dengan 15 menit. Jadi 1 dupa 15 menit.." gumam Bejo #.
"Ini bagaimana cara mengetahui waktunya" ucap Qian Lie Han.
"Jarum pendek menunjukkan waktu Jam,sedangkan yang panjang itu menit pak guru. 1 jam itu sama dengan 60 menit. Tadi Pak guru bilang pagi bertemu pagi itu 96 dupa.. Jika aku hitung menggunakan Jam maka 1 dupa itu 15 menit Pak guru.Matahari baru muncul sampai matahari tenggelam itu 12 jam,matahari tenggelam samoai matahari muncul itu 12 jam,di di jumlahkan 24 jam,di kalikan 60 menit,karena 1 jam 60 menit jadi totalnya 1440 menit ,lalu aku bagi 96 dupa... Hasil 15 menit,1 dupa itu 15 menit baru habis." ucap Bejo. #.
__ADS_1
Nampak Qian Lie Han mencerna ucapan Bejo,lalu ia mengeluarkan sempoa ,ia ikutan menghitung.
"Benar.. Jika memakai hitungan waktumu maka 1 dupa 15 menit. Siapa yang membuat Jam itu ?" ucap Qian Lie Han.
"Ini beli pak guru... Aku mengetahui waktu di sini memakai bayangan matahari,ada alat khususnya....
Bejo mengeluarkan plat besi setengah lingkaran,yang tengah - tengahnya terdapat sebuah jarum.
"Inilah alatnya pak guru..harus ada sinar matahari untuk mengetahui waktu,dan juga kompas sebagai petunjuk arah ." ucap Bejo #
Qian Lie Han memperhatikan plat besi tersebut.
"Aku tidur duluan ya pak guru.." ucap Bejo # lalu berebah.
"Iya..." ucap Qian Lie Han.
Bejo pura - pura tidur.Ponijan berada di perut Bejo.
"Alatnya aneh tapi sangat bermanfaat,aku saja baru tahu kalau pagi bertemu senja 12 jam,lalu senja bertemu pagi 12 jam Ilmu pengetahuan mereka sungguh hebat.." ucap Qian Lie Han.
Qian Lie Han meletakkan alat itu di atas meja kecil,lalu ia berebah di tempat tidur,kemudian ia tertidur.
Selang 20 menit kemudian.
"Poni.." ucap Bejo telepati.
"Iya Bos.." ucap Ponijan .
Bejo bangun lalu mengeluarkan sebotol kopi susu.Ponijan turun dari perut Bejo.
"Ada cincin kosong apa gak Bos...?" ucap Ponijan telepati,
"Ada... Bentar.....
Bejo mengeluarkan cincin ruang yang kosong,Ponijan memunculkan cincin ruangnya di sela sela jari kaki depannya.
"Ini cincinnya.." ucap Bejo sambil menyerahkan.
"Taruh saja di sela - sela jariku bos.." ucap Ponijan telepati.
Bejo mengambil cincin ruang di sela - sela jari kaki Ponijan,lalu meletakkan cincin ruang yang kosong. Bajo mengeluarkan piring kecil,lalu menuangkan kopi susu ke piring kecil.
Ponijan lantas menjilatin kopi susu tersebut.
"Enak banget boss...." ucap Ponijan telepati.
"Ya dong... Namanya juga kopi susu..." ucap Bejo telepati.
Bejo memeriksa cincin ruang dari Ponijan.
Ia tak melihat ada arak di dalam cincin ruang itu.
"Araknya kemana broo...Katamu ada arak.." ucap Bejo telepati.
"Ada bos... Aku taruh di batu dimensi. " ucap Ponijan telepati.
"Banyak juga ya koin emasnya" ucap Bejo telapati.
"Iya banyak lah bos...Namanya juga harta kerajaan...Pasti banyak lah..." ucap Ponijan telepati.
Bejo mengeluarkan Botol berisi pil,Lalu mengeluarkan 1 butir pil.
"Hem....Pil penyembuh lev 4...
Bejo mengeluarkan semua botol dalam cincin ruang.
"Ini pil pemulih Qi Lev 4 juga.. Lalu ini pil pondasi,pil peledak Qi. semuanya leve 4... Kok gak ada yang lev 5 ya... Aneh..." ucap Bejo dalam hati.
Bejo memasukkan kembali botol - botol tersebut, Lalu mengeluarkan buku. Ada 9 buku,Bejo lantas memeriksanya.
"Buku catatan pemasukan kerajaan,buku Pengeluaran kerajaan, Buku elemen,Buku Array ,Buku teknik bercinta,buku jurus pedang Langit,buku Jurus panah langit,Buku Herbal,buku pembuat Pil" gumam Bejo.
Bejo memeriksa Buku Elemen.
Selang 25 menit kemudian Bejo selesai membaca buku tersebut.
"Jadi Aku bisa menyerap api di gunung merapi,ataupun tempat di mana yang banyak apinya,Lalu api itu juga terbagi lagi tingkatannya.Paling tinggi api putih.. Lalu Es, dan Racun. " ucap Bejo dalam hati.
Bejo memgeluarkan 1 botol kopi susu dan 4 botol Vodka dari cincin ruangnya.
"Ambil bro.." ucap Bejo telepati
"Matur suwun Bos..." ucap Ponijan sambil memasukkan botol vodka dan kopi susu ke dalam cincin ruangnya.
"Iya sama - sama... " ucap bejo telepati.
Ponijan masuk ke dalam batu di mensi.
Bejo memasukkan kembali semua buku - buku ke dalam cincin ruangnya,lalu ia berebah.
__ADS_1
"Aku harus menguasai semua elemen yang ada. Lalu aku bisa membawa kembali mereka ke bumi." ucap Bejo dalam hati.
Tak lama kemudian Bejo tertidur.