BEJO

BEJO
JALAN - JALAN KE PASAR


__ADS_3

"Tidak.... Terima kasih..Aku keluar saja... " ucap Bejo#.


Nampak Qian Lie Han menyerang gunung Yizhen.


Aaahhh.... Aaahh..Aaahh...


Bejo berjalan ke arah pintu.Lalu keluar kemudian menutup pintu.


"Diampuut... Mereka malah ngentuu...Istriku masih dalam perjalanan lagi.Coba mereka di sini... Pasti aku ada tempat pelampiasan " ucap Bejo menggerutu dalam hati.


"Bos...Kenapa gak ikutan menggarap Yizhen?" ucap Ponijan telepati.


"Enggak broo... Aku menunggu istriku saja... ucap Bejo telepati.


"Enak loh boss... Menggoda banget tubuhnya Yizhen itu." ucap Ponijan telepati.


"Kalau gak ada pak guru pasti aku garap Broo.." ucap Bejo telepati sambil berjalan keluar penginapan .


Bejo melihat jam tangannya


13.45


"Hem...Jalan - jalan sajalah.... Siapa tahu aku menemukan hal yang menarik." ucap Bejo.


Bejo berjalan menyusuri Jalan desa Melati.


Tak lama kemudian Bejo melihat keramaian,lalu ia mendekati keramaian tersebut.


"Ooo... Ini pasar ta..." ucap Bejo dalam hati setelah meluhat dari dekat.


Banyak pedagang yang menawarkan dagangannya.Ada yang di taruh di meja kayu,ada pula yang di tanah yang beralaskan kain.


Bejo melihat pria tua berjualan benda,barang dagangannya tak pengunjung yang mampir,lalu Bejo menghampirinya karena penasaran dan iba..Sebab Pri tua itu memakai pakaian lusuh.


"Silahkan tuan... Di pilih.." ucap pria Tua.


Bejo melihat Kotak terbuat dari kayu,Sisir,Batu - batu,Buku kusam,Pedang kayu yang bewarna legam panjangnya hanya 1 meter , dan cincin akik.


"Itu kotak kayu isinya cincin apa bukan ya.." ucap Bejo dalam hati,karena ia teringat cincin yang temukan dalam kotak kayu saat mengais di TPA.


"Bos... Itu pedang hitam sepertinya bukan pedang kayu sembarangan Bos.." ucap Ponijan telepati melihat pedang kayu di letakkan di atas kain.Karena Ponijan merasakan aura yang sangat kuat di pedang kayu tersebut.


"Heeeh... Serius kamu Broo... " ucap Bejo telepati tapi tak melihat ke arah pedang kayu. Untuk menghindari tatapan pria tua itu jika dirinya berminat untuk membeli pedang kayu hitam. Pedang itu bentuknya seperti pedang bermata dua,ujungnya lancip.


"Iya aku serius boss... Aku merasakan auranya begitu kuat.. Apakah bos tidak merasakannya..?"ucap Ponijan telepati


"Enggak Broo... Biasa saja..."ucap Bejo telepati.


"Aneh... Mengapa aku tak mengetahuinya,apakah kakek misterius itu lupa memberi pengetahuannya tentang pedang kayu itu" ucap Bejo dalam hati.


"Ini apa tuan..?" ucap Bejo# sambil menunjuk kotak kayu.


"Itu di dalamnya ada Jarum akupuntur tuan.." ucap Pria tua.


"Ooo... Jarum akupuntur," ucap Bejo #.


"Harganya 5.000 keping emas tuan..Itu Jarum asli..." ucap Pria Tua.


"Mahal juga ya..." ucap Bejo dalam hati.


"Ini batu apa tuan?" ucap Bejo # menunjuk batu warna warni seukuran kepalan tangan.. Batu itu terdapat bintik - bintik berwarna - warni.


"Itu batu aku dapat dari reruntuhan bangunan kuno.. Aku tak tahu namanya,batu itu sangat keras sekali,bahkan pedang di tingkatb berlian tak mampu memotong..Harga batu itu 1.000 keping emas.


"Tuan beli yang mana?" ucap Pria tua.


"Yang murah apa tuan?" ucap Bejo # sengaja tak menyebut pedang kayu.


"Itu kalau mau 1 keping perak saja.." ucap Pria tua sambil menunjuk pedang kayu warna hitam pekat.


"Murah banget bos... Beli sudah bosss..." ucap Ponijan telepati.


"Iya... Ini aku beli broo..." ucap Bejo telepati.


"Baiklah... Aku beli pedang kayu itu sama batu pelanginya tuan.." ucap Bejo#.


Bejo mengeluarkan uangnya.Lalu memberikan pada Pria tua tersebut.


Pria tua itu memberikan Batu warna warni dan pedang kayu.


Bejo memperhatikan pedang kayu tersebut.


Nampak ada garisan penahan,lebarnya 4 cm tebal 3 cm,semua dari kayu,bahkan penahannya juga,biasanya penahan yang di dekat gagang terbuat dari besi.


"Hem... Kenapa aku tak merasakannya ya..." ucap bejo dalam hati.


Bejo memasukkan pedang kayu dan batu pelangi ke cincin ruangnya.


"Itu buku apa tuan...?" ucap Bejo# penasaran.


"Ini buku jurus pedang,hanya saja 4 lembar ada isinya,sisanya kosong.." ucap Pria tua.


"Hem... Boleh aku lihat tuan..." ucap Bejo#.


Pria tua memberikan buku kusam tersebut pada Bejo.


Bejo menerimanya,lalu membuka buku tersebut.


"Hem....Jurus pedang Langit tingkat pertama.." ucap Bejo dalam hati.


Bejo melihat ada 12 lembar kosong tak ada tulisan.


"Aneh...Biasanya ada tulisannya..Kenapa ini di biarkan kosong....


"Hem....Aku beli sajalah.." ucap Bejo dalam hati.


"Berapa buku ini Tuan..." ucap Bejo#.


"Itu tidak dijual tuan..." ucap Pria tua.


"Hem...Mulai neh... Dia sepertinya akan menjual dengan harga mahal...


"Hem...Oh iya..Aku kan punya pop mie yang belum aku makan tadi pagi,mudah - mudahan dia berminat...Lalu aku tukar saja dengan Mie yang yang sudah aku seduh." ucap Bejo dalam hati.


Bejo mengeluarkan Pop mie 1 bungkus yang sudah di seduh,pop Mie tersebut masih panas.


"Perasaan ini mie tadi pagi aku seduh,kenapa masih panas ya..Kupikir hanya bisa mengawetkan saja,Ternyata benda panas bila di simpan masih tetap panas" ucap Bejo dalam hati.


Bejo memakan Pop mie di hadapan pria tua itu,


Pria tua itu melihat benda aneh yang di pegang oleh Bejo,lalu tercium aroma makanan yang mengunggah selera.Lalu melihat benda memanjang bewarna kuning,lalu di makan oleh Bejo.


"Makanan apa itu ya..." ucap Pria tua dalam hati .


Bejo melihat pria tua itu seperti tergoda.


"Tuan Mau?" ucap Bejo # sambil menyodorkan pop mie.


"Hem...


Nampak Pria tua berpikir.


"Iya aku mau..." ucap Pria tua.


Bejo memberikan Pop Mie tersebut pada pria tua.


Pria tua itu menerima,lalu melihat isi dalam wadah benda asing itu.


"Ini apa namanya?" ucap pria tua.


"Itu namanya Mie..Silahkan di coba..." ucap Bejo #.


Pria tua itu lantas mengambil sendok garpu plastik,lalu mencoba menggunakan sendok itu mengambil mie,kemudian ia memasukkan mie itu dalam mulutnya.


"EH....!!!!??? Pria tua itu terkejut.


Lalu ia mencoba air mie tersebut.

__ADS_1


"Tuan beli di mana ini?" ucao Pria tua penasaran.


"Aku di kasih sama temanku yang seorang pelaut,Hanya 2 saja yang di kasih kepadaku,.." ucap Bejo#.


"Teman Tuan ada di mana?" ucap Pria tua.


"Terakhir bertemu,dia mau berlayar lagi..Gak tahu mau kemana.." ucap Bejo #.


"Apakah masih ada lagi tuan..." ucap Pria tua .


"Sisa satu saja..." ucap Bejo #.


"Boleh saya beli makanan itu...?" ucap Pria tua.


"Tidak aku jual Tuan.." ucap Bejo #.


"Mampuss... Aku balik sekarang.." ucap Bejo dalam hati.


"Hem... Bagaimana jika aku tukar dengan jarum akupunturku Tuan?" ucap Pria tua mencoba merayu Bejo agar mau memberikan sisa Mienya.


"Aku tidak minat dengan jarum itu Tuan..." ucap Bejo #.


Lalu pria tua itu menawarkan dagangan lainnya untuk di tukar tapi tidak menyebutkan buku kusam tersebut.


"Benda yang Tuan sebutkan tadi saya tidak berminat.. Makanan itu tidak ada yang menjual di pulau ini,Temanku saja merahasiakan tempatnya.." ucap Bejo # berbohong.


Nampak pria tua itu berpikir...Sebab ia sangat menyukai Pop Mie tersebut.


"Sampai kiamat gak bakal menemukannya di sini," ucap Bejo dalam hati.


"Bagaimana dengan buku jurus ini tuan..." ucap Pria tua mencoba merayu Bejo.


"Hem.... Baiklah lah jika tuan memaksa.Aku akan menukarkan makanan ini dengan buku Tuan.." ucap Bejo #


Bejo mengeluarkan Pop Mie yang sudah di seduh ,lalu memberikan pada pria tua.


Pria tua itu menerima pop mie lalu memberikan buku kusam tersebut pada Bejo.


Bejo iseng melihat tingkat kultivasi pria tua tersebut.


"Gilaaaaaaa.....!!! Saint tingkat 9...2 tingkat lagi mencapai di tingkat Immortal ,mengapa ia berjualan,seharusnya jika memiliki kekuatan yang kuat maka tinggal menyuruh anak buahnya saja." ucap Bejo dalam hati sambil menerima buku kusam.


"Terima kasih tuan..." ucap Pria tua.


"Sama - sama tuan..." ucap Bejo# sambil memasukkan buku kusam itu dalam cincin ruangnya.


Bejo kemudian berdiri.Lalu berjalan melihat - lihat pasar.


"Mayan.... Dapat buku itu,aku penasaran.Mengapa tidak ada kelanjutan dalam jurus itu." ucap Bejo dalam hati.


Bejo melihat bahan - bahan makanan,lalu ia mendekati pedagang tersebut .Ada kacang tanah,lobak,beras.kemudian Bejo membelinya.


"Berapa semuanya Tuan?" ucap Bejo #.


"250 keping perak tuan.." ucap pedagang.


Bejo mengeluarkan uangnya lalu memberikan ke penjual.


"Terima kasih tuan..." ucap Pedagang.


"Sama - sama.." ucap Bejo #.


Bejo kemudian berjalan lagi,ia melihat ada yang menjual senjata tajam,lalu Bejo mendatanginya.


Bejo melihat ada anak panah,Busur,Pedang,tombak,Tameng,pisau, dan batu batu asahan.


Bejo mengambil salah satu pedang,lalu memeriksanya.


"Kuat...,ini pedang ada campuran bajanya.. Mereka mendapatkan bahan ini darimana ya..." ucap Bejo dalam hati.


"Maaf tuan... Apakah tuan yang membuat senjata ini?" ucap Bejo#.


"Bukan tuan... Kami hanya penjual saja,yang membuat ini adalah pandai besi..."ucap pedagang.


"Ooo... aku pikir tuan yang buat..


"Harganya 50 keping perak tuan.." ucap pedagang.


Bejo mengambil busur yang terbuat dari kayu lalu menarik tali busur lalu melepaskan.


"Hem.... Kurang kuat.... Masih kuat dari besi.." ucap Bejo dalam hati.


"Adakah yang terbuat besi?" ucap Bejo#.


"yang ada besinya sudah habis tuan... Mungkin 7 hari lagi baru ada ." ucap Pedagang.


"Ooo... Begitu... Apakah kalian menetap di sini?" ucap Bejo #.


"Benar tuan...Kami menetap di sini.." ucap pedagang.


"Baiklah... Kalau tak ada halangan..Aku kesini lagi 7 hari kedepan.." ucap Bejo #.


"Hem... Teknologinya jika di kembangkan maka bisa labih bagus ini..." ucap Bejo dalam hati melihat suasana kehidupan desa.


Nampak ada 10 pria berkuda dari kejauhan hendak melewati pasar,mereka mengendarai kuda itu sangat cepat.


"MINGGIIRR..... MINGGIIRRR....


"HIYAT....HIYAAAATT...MINGGIIIIRRRR......


Teriak kelompok berkuda.


Bejo belihat ada wanita tua di tengah jalan,jarak antara Wanita tua itu dengan mereka 3 meter.


Bejo langsung menyelematkan wanita tua itu agar tidak tertabrak.


"Terima kasih anak muda..." ucap wanita tua.


"Iya.... Sama - sama..." ucap Bejo#.


Bejo melihat pedagang tuak,lalu ia mendatanginya.


"Tuan.... Ini apa yang di dalam kendi ini?" ucap Bejo# penasaran.


"Ini adalah Tuak tuan...." ucap Pedagang.


"Hem....Tuak dari pohon Aren kah tuan?" ucap Bejo #.


"Benar sekali tuan...Apakah tuan mau membelinya... 1 kendi kecil 100 keping tembaga saja Tuan.." ucap Pedagang tuak.


"Boss...Belukan aku arak nah Bos..." ucap Ponijan telapati melihat ada gentong arak.


"Iya...."ucap Bejo telepati .


"Aku beli 1 botol tuak,dan 10 botol arak." ucap Bejo #.


Pedagang tuak menuangkan Botol yang terbuat dari tanah liat,Lalu menuntup memggunakan kayu,Kemudian mengambil 10 botol arak Lalu memberikan pada Bejo.


"Berapa semuanya?" ucap Bejo#.


"200 keping perak 100 keping tembaga tuan.." ucap Pedagang tuak.


Bejo mengeluarkan uang peraknya sambil mengambil botol tuak dan arak.


"Terima kasih tuan...." ucap pedagang tuak.


"Iya sama - sama..." ucap Bejo #.


Bejo berjalan lagi.


"Aneh... Padahal ada pohon Aren..kenapa tidak ada gula merah ya? " ucap Bejo dalam hati karena tak melihat ada yang menjual gula merah.


Bejo melihat penjual tebu.


"Hem.... Mereka memakai bahan alami tanpa di proses di pabrik. Jika mereka bisa membuat senjata dari besi,seharusnya ada pabrik lah... " ucap Bejo dalam hati.


Bejo melihat pedagang buah - buahan,Ada Pisang,Apel,Anggur ,Buah naga,Melon dan Semangka.

__ADS_1


Bejo kemudian memghampiri pedagang tersebut lalu memborong semuanya buah - buahan itu.Bejo membayar lalu memasukkan semua buah ke dalam cincin ruangnya.


Bejo melihat ada anak kecil mengangkut barang dagangan ke dalam gerobak.


"Mengapa dia mengangkat,jika ada cincin ruang...


Bejo melihat dengan skillnya..


"Hem....Pembentukan Qi tingkat 3...tapi kenapa tak memasukkan ke dalam cincin ruang? Apakah dia tak memiliki cincin ruang .." ucap Bejo dalam hati.


Bejo melihat sebuah toko penjual tanaman herbal.Lalu ia berjalan memasukinya.


"Permisi tuan... Apakah ada tanaman lavender merah,Daun Bidara perak dan bulu Srigala merah? ucap Bejo #.


Bejo ingin mengumpulkan tanaman herbal untuk membuat pil,sebab Bejo hanya memiliki sedikit saja saat perjalanan.


"Ada... Mau beli berapa? " ucap pelayan toko.


Bejo pun memborong semua bahan yang di perlukan.Lalu membayarnya.


"Oh iya... Apakah ada cincin ruang Tuan?" ucap Bejo #.


"Ada.... Tuan mau yang Biasa,menengah atau tinggi?" ucap Pelayan toko.


"Berapa harganya?" ucap Bejo#.


"Cincin biasa harganya 500 keping emas, menengah harganya 5.000 keping emas,yang tinggi 10.000 keping emas Tuan..." ucap Pelayan toko.


"Buset dah...Mahal juga ya..." ucap Bejo dalam hati.


"Hem... Nanti saja tuan...Terima kasih.." ucap Bejo.


Kemudian Bejo berjalan keluar toko,lalu ia berjalan kearah penginapan.


Bejo melihat ada orang menghishap rokok memakai tangkai kayu ujungnya memakai besi.


"Itu kan rokok... " ucap Bejo dalam hati terkejut,karena baru pertama kali melihat orang merokok.


Kemudian Bejo menghampiri pria yang sedang memegang pipa rokok.


"Permisi Tuan..." ucap Bejo#.


"Iya ..." ucap Pria itu.


"Apa yang anda pegang itu.?" ucap Bejo#.


"Oooo... Ini rokok..." ucap Pria itu.


"Tuan beli di mana benda itu?" ucap Bejo# penasaran.


"Di toko herbal Zhang" ucap Pria itu.


"Terima kasih informasinya tuan.." ucap Bejo#.


Bejo kembali lagi ke toko herbal.


"Permisi...Apakah ada rokok di sini?" ucap Bejo#.


"Ada... Tuan mau beli berapa..?" ucap pelayan toko.


Bejo pun membelinya untuk membuat perbandingan..Apakah sama seperti rokok di indonesia apa tidak,setelah membeli Bejo pun keluar toko,kemudian berjalan ke arah penginapan.


Di belakang Bejo ada 3 orang berjalan kaki sedang mengobrol.


"Kekaisaran menunjuk keluarganya memimpin Kerajaan langit karena keluarga kerajaan yang selamat tidak ingin menjadi pemimpin...


"Mengapa mereka tidak mau?".....


"Mereka trauma,mereka tidak mau penyerang misterius itu mengincar dirinya,Leluhur mereka juga tidak mau,ia memilih menyendiri di tempat rahasia....


"Aku dengar juga bahwa harta kerajaan itu lenyap,...


"Iya... Aku juga dengar begituu...


"Kalian tahu tidak... Jika Pavilium Naga Emas di kota Awan 20 hari lagi mengadakan pelelangan,kalau tidak salah ada Pil lev 5 akan di lelang..


"Pil apa itu...?..


"Pil peledak Qi sama bilah pedang tanpa gagang,tapi anehnya pedang itu kosong tengahnya,bila di sambung kayu akan terbakar,bila di sambung dengan besi lainnya maka besi itu meleleh..


"Seriusss....!!!??..


"Iya... Aku seriuss... Pedang itu bewarna hitam pekat,Tukang pandai besi tak mampu melebur pedang itu...


"Jangan - jangan itu pedang pasangannya yang aku beli..." ucap Bejo dalam hati.


3 orang itu berjalan belok ke kanan,sedangkan Bejo belok ke kiri.


"Broo... Sepertinya itu pasangan pedang kayu yang kita beli.." ucap Bejo telepati.


"Iya Boss....Tapi kita pastikan dahulu... " ucap Ponijan telepati.


"Oke...Kita akan ke kota Awan untuk memastikannya..." ucap Bejo telepati.


Bejo sudah sampai di penginapan,lalu ia menyewa kamar lagi.Setelah itu Bejo berjalan ke arah kamarnya,lalu ia masuk ke dalam kamar.


Bejo mengubah channel 1 di radionya.


"Jali.. Aku di kamar no 5.. " ucap Bejo.


Bejo menunggu jawaban Jali.


"Apakah Jali ada memghubungi kalian" ucap Bejo.


"Ada Bos... Sejam yang lalu "Suara Muhtar.


"Ooo... Begitu... Gimana keadaan kalian di sana?" ucap Bejo.


"Berteduh Bos...Di sini hujan..." suara Muhtar.


"Di sini mendung saja...." ucap Bejo.


Tiba - tiba Hujan turun.


"Bos...Apakah Jali beneran sudah menikah,...?" suara Muhtar.


"Iya...Dia menikahi adiknya Qian Lie Han..." ucap Bejo.


"Waaaah... Enak dianya tuh bosss... Jika cuaca begini bisa kelonan.." suara Muhtar.


"Iya... Aku yang gak enak Bro... Di sini baru hujan...Istriku ada di sana..." ucap Bejo.


"Kaciaaaaan..." suara Shanti.


"Diampuuuttt..." ucap Bejo dalam hati.


"Kang mas mau di kelonin,datang kesini dong... " suara Yeni.


"Jangan jajan di luaran ya Mas..Kalau ketahuan maka aku potong burungnya." suara Sari.


"Waaasssuuuu....."ucap Bejo dalam hati.


"Iya dek...Ne aku kelonan sama Ponijan " ucap Bejo.


"Aku jadi pengen kang mass...." suara Yeni.


"Pindah channel 2 dek.." ucap Bejo.


Bejo memindah channel radionya.


"Kang mas..." suara Yeni.


"Iya... Sayang..." ucap Bejo


"Aku penasaran sama suasana kota .... Kapan - kapan kita kesana yukk..." suara Yeni.


"Ayooo... Tapi ke kota Awan,jangan ke kota Langit... ucap Bejo.

__ADS_1


"Siap Kang Mas..." suara Yeni.


__ADS_2