
Happy Reading 😊
Kevin dan Mira sampai di USA setelah melakukan perjalanan bulan madu di Indonesia dan Korea.
Mereka baru saja masuk ke dalam apartemen, Mira merebahkan tubuhnya disofa, sedangkan Kevin langsung menaiki tangga untuk membereskan bawaan mereka dan sedikit oleh-oleh dari Ibu mertuanya di Bali.
Sebenarnya Mira masih ingin lebih lama lagi di Korea, tapi karena ada masalah serius diperusahaan Kevin, mau tidak mau mereka harus pulang secepatnya menggunakan pesawat pribadi milik kakak ipar nya, Steven Austin.
Kevin turun dari lantai atas sudah berganti dengan kemeja dan jas kerja.
"Sayang, aku akan langsung ke kantor, ini keadaan darurat jadi aku harus segera menyelesaikannya" ucap Kevin mencium bibi Mira sekilas.
"Tapi kamu baru saja sampai, apa tidak capek?" tanya Mira.
"Tadikan sudah tidur dipesawat, sudah cukup istirahatnya, aku pergi dulu ya sayang, kalau kamu lapar bisa pesan delivery" jawab Kevin.
Setelah itu dia langsung pergi menuju ke kantornya.
Mira merasa tubuhnya begitu lelah, dia langsung pergi kekamarnya untuk membersihkan diri.
Mira mengisi bathup dengan air hangat, sambil memberi aroma Strawbery kesukaan nya. Kemudian dia melepaskan pakaian nya dan masuk ke dalam bathup.
Butuh waktu 30 menit untuk merilekskan tubuh Mira yang begitu lelah.
Setelah melakukan ritual mandinya Mira merasa sedikit lapar, dia memutuskan untuk membeli makanan direstoran dari pada harus delivery.
Mira melajukan mobilnya ke restoran terdekat dari gedung apartemen nya.
Setelah memarkirkan mobilnya Mira masuk ke dalam restoran itu.
Saat dia baru saja duduk tiba-tiba ada seorang pria menghampiri nya.
"Hai, aku sudah lama menunggu, sampai hampir kering tenggorokan ini?" Ucap pria itu dan duduk didepan Mira.
Wanita itu menyerngit melihat seorang yang sok akrab itu.
"Maaf tuan, anda siapa?" Tanya Mira.
"Aku calon suamimu, kenalkan namaku Struard, kita memang belum pernah bertemu, ternyata kamu cantik juga walaupun yah cara berpakaian kamu sedikit kuno" jawab pria itu terkekeh.
Mira semakin bingung dibuatnya, dia benar-benar tidak mengerti dengan maksud dan tujuan pria didepannya itu.
Saat Mira akan menjawab tiba-tiba pelayan datang dengan membawa daftar menu.
"Silahkan tuan dan nona memilih menunya" ucap pelayan itu.
"Kamu mau pesan apa?" Tanya pria yang bernama Stuard itu pada Mira.
"Tapi tuan aku tidak mengenal mu, untuk apa kita makan bersama?" Ucap Mira.
__ADS_1
"Baiklah aku pesan dua steak spesial dan dua chocolate dingin" ucap Pria itu pada pelayan.
"Baiklah tuan, silahkan tunggu sebentar" jawab pelayan itu kemudian dia pergi.
"Tuan!! Sebenarnya apa mau mu?" Seru Mira menggebrak mejanya.
"Aku hanya ingin cepat makan dan kembali ke tempat kekasih ku, pertemuan ini sungguh sangat konyol" Jawab Stuard.
"Dasar orang aneh" gerutu Mira.
Kemudian dia berdiri dan pergi dari meja itu.
"Tunggu, sebaiknya kamu nurut saja, kalau tidak Papaku akan menarik semua saham dari perusahaan Papamu" ucap pria itu dingin.
"Hei, tuan aneh dengarkan aku baik-baik, aku tidak paham apa maksud mu, dan aku tegaskan sekali lagi bahwa kamu telah salah orang, aku kesini bukan ingin bertemu denganmu tapi karena aku lapar dan mau makan, lebih baik cari saja orang yang akan bertemu denganmu itu, permisi" ucap Mira kemudian pergi dari hadapan pria yang dianggap nya aneh tadi.
"Gadis yang menarik" gumam Stuard.
Mira sudah tidak berselera makan, padahal tadi dia sangat lapar.
Saat akan keluar dari restoran itu tiba-tiba tangannya ditarik oleh seseorang.
"Tunggu dulu, kita memang tidak saling mengenal, tapi orang tua kita telah bersepakat untuk perjodohan ini, jadi setelah pertemuan siang ini kita bisa membicarakan kedepannya bagaimana kita putuskan perjodohan konyol ini, jadi menurut lah sebentar" ucap pria itu.
Mira semakin kesal dibuatnya.
Tapi pria itu semakin kuat menahan lengan Mira sampai tangannya memerah.
"Tolong!! ada orang gila!!" Teriak Mira ketakutan dengan sikap Stuard yang menyakiti nya.
Pria itu menarik Mira keluar dari restoran dan membawanya ke mobil.
"Jangan sampai kamu membuat kekacauan!!" Ucap pria itu dingin.
"Oke, tapi lepaskan aku dulu, nanti kita menyelesaikan masalah ini" ucap Mira.
Dia tidak ingin orang aneh ini bertindak nekad.
Stuard melepaskan tangannya dari lengan Mira.
"Apa kamu benar-benar tidak tahu siapa aku?" Tanya pria itu.
"Sudah kubilang tuan anda telah salah orang, nama ku Mira, dan aku tidak kenal dengan anda ataupun mempunyai janji dengan anda" jawab Mira tegas.
"Hahahaha, jangan konyol, namamu Lindsay kan, tadi kamu memberi tahu bahwa akan datang dengan memakai baju berwarna biru muda" jawab pria itu.
"Apa? Lindsay, sepertinya aku tidak asing dengan nama itu?" Gumam Mira.
"Iya, kamu Lindsay wanita yang akan dijodohkan denganku, dan ini lihat lah, bukankah ini foto mu" ucap pria itu memperlihatkan foto di ponselnya.
__ADS_1
Mira sangat terkejut ketika melihat layar ponsel itu, benar itu memang foto Mira, tapi dari mana pria asing ini mendapat kan fotonya.
Ah, sepertinya ada yang sedang menjebaknya.
"Tuan, sepertinya ini ada orang yang sengaja mempermainkan anda, itu memang fotoku, tapi aku bukan Lindsay, lihatlah wajahku ini khas Asia dan Lindsay itu sepertinya asli orang USA, dan aku mengenal siapa Lindsay itu" ucap Mira.
Stuard mengerutkan dahinya.
"Jadi maksudnya wanita yang bernama Lindsay itu mengirimkan fotomu?" Tanya pria itu.
"Ya begitulah, sepertinya dia sangat tidak ingin bertemu denganmu tuan, tapi tenang saja aku bisa membantu mu untuk bertemu dengan Lindsay yang asli" ucap Mira.
"Hah, sudahlah, biarkan saja lagian aku juga sebenarnya tidak ingin bertemu dengan si Lindsay itu, maafkan aku karena telah salah orang, nanti aku akan mencari tahu sendiri tentang Lindsay" ucap Stuard.
"Kalau begitu kita sudah tidak ada urusan lagi, sebaiknya aku segera pergi dari sini, permisi tuan aneh" ucap Mira berpamitan.
Dia pergi berlalu dari hadapan pria yang disebutnya aneh tersebut.
Stuard memandang Mira yang sudah menjauh dengan tatapan yang sulit diartikan.
"Lindsay, lihat saja apa yang akan aku lakukan padamu, berani sekali dia mempermainkan ku!!" Ucap Stuard mengepalkan tangannya.
Mira sudah masuk ke dalam mobil dan pergi meninggalkan restoran tersebut.
Dia berfikir bagaimana bisa Lindsay melakukan hal itu kepada nya, dan hal yang sangat tidak dimengerti adalah kenapa Lindsay tahu bahwa Mira akan pergi ke restoran yang sama dengan acara pertemuan nya dengan Stuard.
"Aku yakin Lindsay pasti sudah berada direstoran itu, dan dia sengaja memberikan fotoku untuk pria aneh tadi dan dia bisa terbebas dari perjodohannya dena pria tadi? hemm sebaiknya aku harus segera memberitahu Kevin" gumam Mira.
Di sisi lain.
"Apa tadi aku tidak salah lihat? kenapa Mira ditarik oleh pria yang lumayan tampan? bukankah pria yang bernama Stuard itu sudah tua, umurnya sudah 35 tahun, tapi kenapa pria tadi kelihatan cukup tampan dan menarik?" ucap seorang wanita yang tidak lain adalah Lindsay.
Ya wanita itu saat ini berada didalam mobilnya, dialah sebenarnya wanita yang akan xmditemui oleh Stuard karena pertemuan ini telah dirancang oleh kedua orang tuanya.
Lindsay yang saat itu dengan malas akan keluar dari dalam mobil tiba-tiba matanya tidak sengaja melihat Mira yang juga keluar dari mobilnya.
Diapun mempunyai ide konyol dengan memberikan foto Mira kepada pria yang akan dijodohkan dengannya tadi.
Dan akhirnya terjadilah kesalahan pahaman itu, antara Mira dan Stuard, tapi seperti nya kini dia sedikit menyesali perbuatanya karena ternyata pria yang bernama Stuard itu benar-benar berbeda dari pemikiran nya.
"Aduh, bagaimana ini, apa yang harus aku jelas kan pada Stuard nanti? pasti dia sangat marah padaku karena telah mempermainkannya" ucap Lindsay bermonolog sendiri.
"Agrh! aku harus mencari cara agar Stuard tidak marah! ya Papa pasti bisa membantuku"
Bersambung ...
Nah gimana akak reader tuh Lindsay? niat mau jebak ternyata dia kejebak sendiri 😂
Lanjut besok lagi ya😘😘😘
__ADS_1