BENCI JADI BUCIN

BENCI JADI BUCIN
Will You Marry Me


__ADS_3

Happy Reading 😊


Lindsay berjalan ke arah pintu ruang tunggu, dia berjalan sedikit gugup sambil memegang gaun nya yang menjuntai ke bawah.


Lindsay menoleh ke belakang di mana Kevin dan Mira sedang menatap ke arahnya, Mira mengangguk dan tersenyum memberi semangat Lindsay.


Saat sudah berada di depan pintu itu Lindsay memegang handle dan memutarnya. Saat pintu terbuka yang pertama kali dia lihat adalah hujan balon berwarna warni dengan jumlah puluhan.


Tiba-tiba ada satu balon besar berbentuk hati terbang paling tinggi dengan membawa sebuah kain dengan tulisan Will You Marry Me?


Lindsay seketika menutup mulutnya tidak percaya dengan apa yang dia lihat, dan tiba-tiba Kenzo masuk dari sisi pintu lain sambil membawa mic.


"Aku akan menyanyikan sebuah lagu yang ku persembahkan hanya untuk mu, Lindsay"


Kenzo meminta seseorang untuk menyalakan musik.


Lagu dari Christina Perri yang berjudul A Thousand years.


Heart beats fast


(Jantungku berdebar kencang)


Colors and prom-misses


(Warna-warni dan janji-janji)


How to be brave


(Bagaimana agar berani)


How can I love when I'm afraid to fall?


(Bagaimana bisa aku cinta saat aku takut jatuh?)


But watching you stand alone


(Namun melihatmu sendirian)


All of my doubt suddenly goes away somehow


(Segala bimbangku mendadak hilang)


One step closer


(Selangkah lebih dekat)


I have died every day waiting for you


(Tiap hari aku tlah mati karena menantimu)


Darling don't be afraid


(Kasih jangan takut)


I have loved you for a thousand years

__ADS_1


(Aku tlah mencintaimu ribuan tahun)


I'll love you for a thousand more


(Aku kan mencintaimu ribuan tahun lagi)


Time stands still


(Waktu berhenti berputar)


Beauty in all she is


(Segala tentangnya begitu indah)


I will be brave


(Aku akan berani)


I will not let anything take away


Takkan kubiarkan segalanya berlalu begitu saja


What's standing in front of me


(Apa yang menghalangi di depanku)


Every breath


(Tiap tarikan nafas)


Every hour has come to this


One step closer


(Selangkah lebih dekat)


And all along I believed I would find you


(Dan selama itu aku yakin aku kan temukan dirimu)


Time has brought your heart to me


(Waktu tlah membawa hatimu padaku)


I have loved you for a thousand years


(Aku tlah mencintaimu ribuan tahun)


I'll love you for a thousand more


(Aku kan mencintaimu ribuan tahun lagi)


One step closer


(Selangkah lebih dekat)

__ADS_1


One step closer


(Selangkah lebih dekat)


And all along I believed I would find you


(Dan selama itu aku yakin aku kan temukan dirimu)


Time has brought your heart to me


(Waktu tlah membawa hatimu padaku)


I have loved you for a thousand years


(Aku tlah mencintaimu ribuan tahun)


I'll love you for a thousand more


(Aku kan mencintaimu ribuan tahun lagi)


***


Lindsay menitikan air matanya ketika mendengar lagu yang di nyanyikan oleh Kenzo, sungguh menyayat hatinya, bukan perasaan sedih tapi terharu karena bahagia.


Kevin dan Mira juga sudah berada di ruang itu semenjak Kenzo menyanyi tadi. Mereka melihat betapa tulusnya cinta Kenzo untuk Lindsay.


Kevin memeluk Mira dari belakang, dia juga merasakan cinta yang luar biasa untuk istrinya itu.


"Sayang, aku sangat mencintaimu, lagu yang di nyanyikan Kenzo tadi seperti ungkapan isi hatiku untuk mu" bisik Kevin.


Mira memegang tangan Kevin yang berada di perutnya, dia juga merasakan hal yang sama yang di rasakan oleh Kevin.


"Aku juga sangat mencintai mu sayang" ucap Mira yang kemudian dicium pipinya oleh sang suami.


Kenzo berjalan mendekat ke arah Lindsay yang masih menangis haru itu, dia tiba-tiba berjongkok di depan Lindsay sambil mengambil tangan wanita itu.


"Lindsay, aku tidak tahu apa yang ku rasakan saat ini, yang pasti aku selalu bahagia bila ada di dekat mu, hidup ku berasa semakin lengkap dengan adanya baby kita di perutmu, aku ingin mengarungi rumah tangga dalam ikatan pernikahan, aku berharap kita bisa sama-sama saling menjaga perasaan cinta ini sampai maut memisahkan, Lindsay will you marry me?"


Lindsay tidak bisa berkata apa-apa lagi, dia hanya mengangguk mantap sambil berusaha menjawab pertanyaan Kenzo itu.


"Yes i will" jawab Lindsay.


Seketika Kenzo tersenyum bahagia, dia mengambi kotak cincin dan mengambil cincin berlian itu.


Pria itu langsung memasukkan cincin berlian itu ke jari masih Lindsay.


Mira dan Kevin bertepuk tangan melihat Lindsay menerima lamaran dari Kenzo.


"Terima kasih sayang" ucap Kenzo memeluk Lindsay.


Kemudian pria itu mencium bibir manis Lindsay, memangutnya perlahan mencurahkan segala perasaan yang dia rasakan saat ini.


"Aku juga berterima kasih karena kamu telah memilih ku" ucap Lindsay.


Dan Akhirnya pagi itu menjadi sesuatu yang paling spesial untuk mereka berdua.

__ADS_1


Bersambung ....


Maaf ya akak Reader, othor up nya di bab cuma dikit. Mohon terus dukung nya y🥰🥰


__ADS_2