
Happy Reading 😊
Inez sudah berdiri di depan cermin selama setengah jam, kali ini gadis itu hanya menatap nanar dirinya yang memakai dress berwarna pink muda itu.
Sungguh sangat di sayangkan bahwa dress cantik itu adalah pemberian dari Reymond. Pria yang sudah membuat nya patah semangat.
"Seharusnya malam ini aku makan malam berdua dengannya saja, tapi ternyata Rey sudah mempunyai kekasih. Mungkin aku memang terlalu berharap" gumam Inez.
Malam ini gadis itu mendapatkan undangan makan malam di sebuah restoran, siapa lagi yang mengundang kalau bukan Reymond. Pria itu mengatakan bahwa kekasihnya ingin berkenalan dengan teman masa kecilnya yaitu Inez.
Bahkan Rey secara khusus membelikan dress untuk Inez dengan warna kesukaan gadis itu.
Reymond menjemput Inez di rumahnya.
"Jaga cucuku dengan baik, awas jangan membuat dia sedih atau menangis, aku percaya kamu bisa memegang kanji" ucap nenek Rose.
"Iya nek, tenang saja, Inez bukan gadis yang cengeng kok, aku juga akan menjaga nya dengan baik" jawab Reymond melirik gadis itu.
Inez hanya menggerutu di dalam hati.
"Sudah sedih sekarang nek, nenek tidak tahu saja kalau malam ini bukan acara kencanku sama Rey, tapi Rey mau ngenalin aku dengan kekasih nya" batin Inez.
Setelah berpamitan Reymond langsung mengajak Inez masuk ke dalam mobil. Di perjalanan Inez hanya diam, begitu pun dengan Rey, hanya kesunyian yang ada.
Inez hanya menatap ke luar jendela tanpa menoleh ke arah pria yang sedang mengemudi di samping nya.
Reymond terlihat melirik gadis itu, diapun merasa auranya berubah menjadi canggung.
"Ehem, kamu baik-baik saja kan?" tanya Reymond memecah kesunyian.
Inez menoleh sesaat kemudian menatap lurus ke depan.
"Aku baik-baik saja" jawab Inez singkat.
Rasanya sangat malas sekali untuk mengobrol. Ingin rasanya Inez mempercepat waktu agar dia segera menyudahi acara makan malam ini.
Reymond yang melihat Inez acuh seperti itu terpaksa diam tidak melanjutkan obrolan nya.
Setelah beberapa saat mobil pun sampai di restoran mewah di desa itu.
Inez langsung membuka seat belt dan keluar dari dalam mobil, Reymond mengehela nafas melihat Inez yang seakan tidak suka dengan acara makan malam ini.
Akhirnya mereka berdua masuk ke dalam restoran, dengan langkah gontai Inez mengikuti Rey yang berjalan menuju ke arah meja.
__ADS_1
Terlihat ada seorang wanita cantik duduk di meja itu dengan senyum di bibirnya.
Deg ... !
Jantung Inez serasa di remas ketika melihat wanita yang sudah terlihat dewasa dan sangat cantik itu.
"Hai Delia, apa kamu menunggu lama?" ucap Reymond mencium pipi wanita itu.
"Tidak lama kok, aku juga baru sampai" jawab Delia.
Inez masih mematung di tempatnya, rasanya kaki Inez sungguh sangat berat untuk melangkah. Ternyata kekasih Reymond adalah wanita dewasa dan sangat cantik.
Delia nampak memperhatikan Inez dengan senyum di bibirnya.
"Ini yang namanya Inez ya? wah cantiknya" ucap Delia ketika melihat ada gadis di belakang Reymond yang berdiri.
"Iya, ini adalah Inez gadis yang sering aku ceritakan padamu" Reymond yang menjawab.
"Hai, aku Delia" ucap wanita itu memperkenalkan diri dan menyodorkan tangannya ke arah Inez.
"Aku Inez, teman masa kecil Rey" jawab Inez berusaha tersenyum dan menjabat kembali tangan Delia.
"Ayo silahkan duduk, aku akan memesankan makanan dan aku juga yang akan mentraktir kalian" ucap Delia mempersilakan Inez dan Reymond untuk duduk.
"Nez coba daging panggang ini, enak loe, aaakkkk!" ucap Rey memberikan suapan kepada gadis itu.
Tentu saja hal itu membuat Inez bingung, kenapa Rey bersikap seperti itu di depan kekasihnya, apa nanti tidak akan salah paham.
"Maaf Rey, bukankah seharusnya Delia yang harus kamu suapi?" tanya Inez terang-terangan.
Dia tidak ingin di cap sebagai wanita perusak hubungan orang lain.
"Eh gak papa, aku tidak terlalu suka daging panggang, ayo cepat terima donk suapan dari Rey?" jawab Delia.
Akhirnya dengan terpaksa Inez menerima suapan tersebut, dengan perlahan-lahan Rey menyuapi daging panggang itu ke mulut Inez.
Gadis itu menguyah dan tiba-tiba merasakan daging itu sungguh keras. Apa ini? batin Inez.
Gadis itu mengeluarkan sesuatu di dalam mulutnya itu dan alangkah terkejutnya saat melihat benda itu yang ternyata adalah cincin berlian indah.
Tiba-tiba Reymond berdiri dari duduknya dan beralih bersimpuh di hadapan kaki Inez.
"Inez, maukah kamu menerima cincin itu sebagai tanda bahwa aku telah melamarmu?" ucap Reymond tiba-tiba.
__ADS_1
Deg, deg, deg ... Jantung Inez serasa akan lompat dari tempatnya.
Apa-apaan ini? kenapa Rey melakukan ini l? lalu bagaimana dengan Delia? batin Inez menjerit.
"Bagaimana Inez, apa kamu tidak mau menerimaku? aku ingin kamu menjadi pendamping hidup ku sampai kematian memisahkan kita" ucap Reymond sendu.
Inez menatap Delia yang terlihat diam saja tidak menunjukkan ekspresi apapun itu.
"Tapi bagaimana dengan Delia? bukankah seharusnya kamu melamarnya, bukan aku!"
Delia menatap Inez dengan senyuman di bibirnya. Begitupun dengan Rey yang menatap Delia dan Inez bergantian.
"Bukankah Delia kekasih mu?" tanya Inez.
"Hahahaha, Inez kamu salah paham" jawab Reymond tergelak.
"Ah apa kamu mengira kita berdua sebagai pasangan kekasih?" tanya Delia
Inez mengangguk.
"Sebenarnya Delia ini adalah Mommy ku" jawab Rey merangkul bahu Inez.
"Apa?!! Mommy?!" teriak Inez.
"Iya, aku Mommy nya Reymond, dan Rey ini adalah putra kesayanganku" jawab Delia tersenyum.
Inez masih terlihat bingung, secara Delia masih terlihat Muda, jadi apa benar jika mereka adalah anak dan Mommy nya? batin Inez.
"Inez, Delia ini sebenarnya bukan Mommy kandung ku, tapi dia sudah melebihi ibu kandung ku sendiri" ucap Reymond.
"Aku adalah ibu tirinya, jadi aku menikah dengan Daddy nya Reymond saat Rey masih berumur 13 tahun." Jelas Delia.
"Inez sebenarnya sudah sejak lama aku mencari mu, aku berharap bahwa kita bisa bertemu kembali, maka dari itu aku ingin bersungguh-sungguh untuk melamar mu, jujur aku sudah jatuh cinta padamu sejak 10 tahun yang lalu" Rey mengutarakan segalanya yang ada di dalam.
"Aku berjanji pada diriku sendiri bahwa aku akan selalu menjaga mu"
Inez hanya diam sambil menutup mulutnya tidak percaya.
Matanya berkaca-kaca menatap Rey dan Delia bergantian.
Bersambung...
Apa Jawaban dari Inez?
__ADS_1
'