
Happy Reading 😊
Inez masuk ke dalam ruang rawat Lindsay sambil membawa beberapa bungkus makanan.
"Siapa nama baby tampan ini?" tanya Inez saat sudah membagikan makanan untuk Nenek Rose dan juga Kenzo.
"Namanya Aaron Dimitri" jawab Kenzo menatap sang putra yang masih terlelap di boxnya.
"Nama yang bagus, aduh lucu gemasnya baby Aaron" ucap Inez mentoel toel pipi cuby Aaron.
"Kamu ingin punya baby seperti itu? makanya cepat punya kekasih dan menikah, lalu kamu akan punya baby yang lucu seperti Aaron" ucap Kenzo membuat Inez terdiam.
Rasa sakit itu datang kembali, kekasih dan punya anak seperti nya Inez akan sangat sensitif apabila di singgung masalah itu.
Kekasih nya bahkan sudah punya anak dari wanita lain, apa Inez bisa membuka hati untuk seorang pria lagi? rasa trauma karena penghianatan masih sangat membekas di hatinya.
"Nenek aku akan keluar sebentar," ucap Inez.
Dia merasa sudah tidak mood untuk makan siang. Inez melangkah menuju ke sebuah taman yang berada di area rumah sakit.
Gadis itu duduk di sebuah kursi di taman itu, matanya menerawang ke depan, berusaha menghalau air matanya yang hampir jatuh.
Inez merasa kesal tidak menentu melihat dirinya yang begitu cengeng seperti ini, jujur dalam hatinya masih ada sedikit rasa cinta untuk si bej*t Troy, semua itu tidak semudah membalikkan telapak tangan.
Dia dan Troy menjalin hubungan sudah cukup lama, 4 tahun Inez selalu setia pada pria itu. Tapi apa yang dia dapatkan, Troy menghianatinya dengan sahabat nya sendiri, entah sejak kapan mereka menjalin hubungan itu.
Di sisi lain Elvina menjerit menangis memukuli perutnya yang sudah rata itu, wanita itu tidak terima karena calon anaknya telah di angkat dari rahimnya.
"TIDAKK!! Mereka semua bohongkan Troy? aku masih mengandung anakmu kan?" seru Elvina.
Troy hanya mendesah kasar, pria itu duduk di kursi dekat ranjang berusaha menenangkan Elvina yang histeris karena telah kehilangan anaknya.
__ADS_1
"Dokter mengatakan kamu mengalami pendarahan hebat, jadi bayi itu tidak dapat di selamatkan" jawab Troy.
"Tapi aku masih bisa untuk memiliki anak lagikan?" tanya Elvina menatap Troy dengan mata yang berkaca-kaca.
"Tentu saja, dokter mengatakan bahwa rahimmu tidak bermasalah, jadi kamu masih bisa mempunyai anak lagi" jawab Troy memalingkan mukanya.
"Baiklah sayang, kalau aku masih bisa hamil lagi tidak masalah kalau begitu, kita akan membuat baby lagi, dan aku akan lebih berhati-hati!" seru Elvina berusaha meraih tangan pria yang di cintai nya itu.
Tapi Troy malah menarik tangannya dan berdiri berjalan menuju jendela kamar tersebut.
"Elvina, maaf aku tidak mau bersama mu lagi, jadi mulai saat ini hubungan kita sudah berakhir"ucap Troy.
Elvina yang mendengar itu seketika langsung menjerit tidak terima.
"Tidak sayang!! aku tidak mau berpisah darimu, Aakkk Troy kamu tidak boleh ninggalin aku!!" teriak Elvina.
Wanita itu menjambak rambutnya frustasi, hingga akhirnya masuklah dua perawat ke dalam ruangan itu.
"Suster, seperti nya pasien itu depresi karena baru saja kehilangan bayinya, tolong beri obat penenang" ucap Troy.
"Baiklah tuan, kami akan memberikan obat penenang dulu" ucap salah satu perawat.
"Tidak, suster aku sudah baik-baik saja dan aku mau pulang sekarang!!" Seru Elvina.
Troy memberikan kode kepada salah seorang suster itu untuk memberi Elvina obat itu. Kemudian Troy keluar dari dalam ruangan Elvina.
Pria itu mengusap wajahnya kasar.
"Maafkan aku El, aku tidak bisa bersenang-senang dengan mu lagi" gumam Troy.
Kali ini dia tidak akan pernah bersama dengan Elvina apa pun yang terjadi, Troy telah belajar dari semuanya, dia tidak mau terjerumus lagi dengan penghianatan yang telah dilakukan nya itu.
__ADS_1
Saat berjalan Troy melihat sosok yang sangat dia rindukan sedang duduk sendiri di taman rumah sakit.
Troy tersenyum melihat Inez yang sendirian itu, awalnya dia berniat untuk mencari udara segar tapi ternyata Tuhan seakan mengerti tentang isi hatinya.
Pria itu perlahan mendekati Inez dan duduk di kursi sebelah nya.
"Hai sayang? kenapa kamu dirumah sakit ini?" tanya Troy masih dengan panggilan sayangnya.
Inez yang melihat Troy duduk disampingnya menjadi ilfeel.
"Tolong manggil orang yang benar, nama saya Inez, bukan sayang!" ucap Inez sinis.
"Sayang, kamu adalah sayang ku, sampai kapanpun, tolong maafkan aku Inez, maafkan segala kesalahanku padamu?" mohon Troy.
Inez menjadi semakin risih dengan kehadiran pria itu, diapun beranjak dari duduknya dan pergi meninggalkan Troy sendiri.
Tapi Troy tidak kehabisan akal, dia menarik lengan Inez dan akan memeluk nya, tapi Inez lebih cepat mendorong tubuh Troy.
PLAAKKK!!!
Inez mendarat kan tamparan di pipi Troy.
"Troy, ingat jangan pernah muncul dihadapan ku lagi, aku sangat membencimu!!"
"Tunggu sayang, aku minta maaf padamu, aku tahu kesalahan ku sangat besar tapi gadis yang aku cintai hanya kamu Inez, beri aku kesempatan yang kedua" mohon Troy sambil bersimpuh di kaki Inez.
"Minggir, aku tidak sudi melihat mu lagi, dasar penghianat, aku jijik kamu sentuh!!" ucap Inez mendorong kembali tubuh Troy hingga terjungkal.
Perdebatan mereka menjadi pemandangan di area taman rumah sakit, Inez benar-benar geram kali ini, dia benar-benar membenci Troy saat ini.
Sedangkan Troy tidak akan menyerah, dia akan tetap berusaha sampai kapanpun untuk mendapatkan maaf dari gadis yang sudah di hianati nya itu.
__ADS_1
Bersambung ....
Maaf kalau masih banyak typo 🙏🙏