BENCI JADI BUCIN

BENCI JADI BUCIN
Cerita Sebenarnya


__ADS_3

Happy Reading 😔


Mira melepaskan pelukan nya dan menatap suaminya itu, ketakutan terbesar nya adalah Kevin mengetahui rahasianya yang selama ini dia sembunyikan.


Kevin menatap Mira dengan mata yang sudah memerah, yang awalnya tatapan tajam menusuk sekarang berubah menjadi tatapan kesedihan.


"Jangan menangis sayang, aku tidak ingin melihat mu bersedih" ucap Mira menghapus air mata di sudut mata Kevin.


Pria itu memegang tangan istrinya dan menuntunya ke arah dada Kevin.


"Dengarkan dan rasakan alunan dari detakan jantung ini, selalu berdebar saat bersamamu, sayang jangan pernah ragukan cintaku ini" ucap Kevin mencium kening Mira.


Mira menjadi semakin sedih melihat suaminya yang seperti itu. Apakah Kevin sudah tahu semuanya?


"Sayang, jangan diam saja," ucap Kevin manja.


Dia tidak ingin kehilangan sang istri lagi, perasaan berkecamuk sudah menguasai hatinya.


Mira mengela nafas, kemudian dia mencium pipi Kevin, kening dan juga bibirnya. Hanya kecupan tapi Kevin tidak ingin melepaskan nya.


Setelah saling menyesapi rasa masing-masing Mira melepaskan pangutan itu.


"Sayang, apa yang sebenarnya terjadi padamu? apa ada sesuatu yang sudah kamu ketahui?" tanya Mira hati-hati.


Kevin menangkup wajah istrinya, memandang wajah cantik sang istri yang terlihat tambah cubby itu.


"Thalia, aku tadi mengangkat telepon nya karena terus saja berdering" ucap Kevin.


Akhirnya Kevin tahu juga. Batin Mira.


"Apa yang kalian rencana kan sayang, kenapa Thalia ingin kamu pergi meninggalkan ku? dan dia juga telah memfitnah mengatakan bahwa aku masih mencintainya? tidak sayang, cintaku hanya untukmu seseorang." ucap Kevin manangkup wajah istrinya dan mencium nya terus menerus.


"Sayang, hentikan! geli tau!" seru Mira.


"Biarin geli, aku gak mau kamu percaya sama perkataan Thalia, dulu aku memang pernah menyukainya, tapi itu dulu sayang," ucap Kevin.

__ADS_1


Dia benar-benar merasa takut apabila Mira percaya dengan apa yang di katakan Thalia.


"Ya tapi tetap saja kak Thalia pernah ada di hatimu" jawab Mira berubah sendu.


Kevin langsung memeluk istrinya itu.


"Anggaplah itu sebagai jalan bertemunya kamu dan aku, kalau aku tidak kenal dengan Thalia pasti kita juga tidak akan saling kenal dan bisa bersama seperti ini, yang pasti sekarang seluruh rasa cinta ini hanya untukmu seorang" ucap Kevin menatap manik mata sang istri.


"Apakah kamu ingin tahu cerita yang sebenarnya sayang?" tanya Mira.


"Ya, aku ingin tahu sebenarnya apa yang telah terjadi di antara kalian berdua" jawab Kevin mantap.


Mira membenarkan duduk nya, dia menghirup napas dalam-dalam sebelum bercerita.


"Sebenarnya kak Thalia dan suaminya telah bercerai beberapa bulan yang lalu, kak Andika ketahuan berselingkuh sampai mempunyai anak dari hasil perselingkuhan nya, hal itu membuat kak thalia shock berat sampai putus asa dan hampir bunuh diri" ucap Mira menatap ke arah depan.


"Setelah semua masalahnya berlalu tiba-tiba dia meneleponku dan menanyakan tentang hubungan kita, entah apa yang dia pikirkan, kak Thalia sering menanyakan tentang mu, dan dia meminta nomor telepon mu" cerita Mira.


"Lalu apakah kamu memberikan nomerku?" tanya Kevin.


"Awalnya aku juga bingung untuk apa dia meninginkan nomermu, tapi dia beralasan untuk mencari pekerjaan" jawab Mira.


"Jadi apa benar kalau kalian balikan?" tanya Mira menatap suaminya.


"Ya Tuhan sayang, apa kamu begitu percaya dengan cerita karangan seperti itu?"


Mira memalingkan wajahnya, dia juga tidak tahu apa yang harus dia lakukan.


"Sebenarnya aku tidak mempercayai nya, tapi setelah kak Thalia memberikan bukti-bukti chat padaku tentu saja aku jadi meragukanmu" jawab Mira.


Kevin benar-benar merasa sangat marah kali ini, dia tidak tahu bukti chat apa yang diberikan Thalia kepada Mira, yang jelas semua itu tidaklah benar.


"Sayang, dengar kan aku!" ucap Kevin memegang pundak istrinya.


"Dia mengatakan bahwa kalian telah kembali bersama," ucap Mira terkekeh.

__ADS_1


Senyuman mengejek dari bibirnya membuat Kevin begitu sakit.


Kevin menghela nafas.


"Apa kamu mempercayai nya sayang?" tanya Kevin menatap tajam mata sang istri.


"Bagaimana aku tidak percaya, semu bukti itu nyata, bahkan kalian sering melakukan s*x chat!" Mira sudah menangis kali ini.


Pada awalnya Mira tidak ingin memberi tahu Kevin tentang hal ini, dia akan mundur kalau memang mereka masih saling mencintai.


"Aku ingin lihat buktinya, mana chat itu? bahkan di ponselku tidak ada apapun sayang, kamu bisa mengecek nya!" seru Kevin menahan emosi.


Kali ini dia benar-benar di fitnah. Apa yang sebenarnya thalia inginkan? apakah dia ingin merusak rumah tangga nya adiknya itu.


"Semuanya ada di ponselku, lihatlah kalau kamu tidak percaya!" Mira mengambil ponselnya dan menyerahkan pada Kevin.


Kevin dengan menahan emosi menuruti keinginan istrinya itu.


"Ponselmu mati" ucap kevin memencet tombol di Hp Mira tapi tidak menyala.


"Tapi tadi masih hidup,"


"Sudahlah, itu tidak penting! sekarang apa rencana mu sayang?" ucap Kevin.


"Aku mau menyerahkan mu pada kak Thalia karena aku sudah berjanji padanya" jawab Mira.


Kevin mengusap wajahnya kasar, apa dia harus menuruti keinginan istrinya itu agar dia bisa menguak rencana Thalia.


"Kenapa kamu melakukan itu sayang? apa kamu tidak mencintaiku lagi?" tanya Kevin sendu.


"Justru karena aku mencintaimu Kevin, aku ingin kamu bisa bersama dengan kak Thalia, kebahagiaan mu bersama nya" jawab Mira.


"Apa motivasi mu sebenarnya Mira Wijaya? apa yang kamu sembunyikan dariku?" tanya Kevin karena merasa curiga dengan gelagat istrinya itu.


Bersambung ....

__ADS_1


Maaf baru bisa up 🙏🏻


Di tunggu bab selanjutnya ya akak reader 😄


__ADS_2