BENCI JADI BUCIN

BENCI JADI BUCIN
Sudah Lega


__ADS_3

Happy Reading 😊


Kevin langsung mengajak pulang ke apartemen, di dalam perjalanan Mira tampak murung dan bersedih. Kevin tahu kenapa istrinya seperti itu.


Sungguh bukan hal yang mudah yang harus di hadapi oleh Mira, keluarga yang selama ini dia anggap sebagai keluarga kandung nya ternyata mereka hanyalah orang tua angkat.


Mira benar-benar shock mengetahui kenyataan ini, apa benar yang dikatakan oleh Thalia, kenapa semuanya menjadi seperti ini, apa benar dia hanya anak pungut?


Semua pertanyaan itu berputar di otaknya. Sungguh Mira ingin tahu Kenyataan yang sebenarnya dan mendengar langsung dari kedua orang tuanya. Tapi apakah Mira pantas menanyakan hal itu kepada mereka.


Bahkan saat ini Thalia telah ditangkap oleh polisi, bagaimana cara Mira menjelaskan pada orang tuanya.


"Sayang, jangan berpikir terlalu dalam ya, aku tidak mau kamu terlarut dalam masalah ini, anggap saja apa yang dikatakan Thalia semua itu tidak benar" ucap Kevin menyentuh bahu istrinya.


Mira menoleh dan hanya tersenyum, entah rasanya hatinya berkecamuk saat ini. Mengetahui kenyataan seperti itu dan juga tentang tuan Fredy yang ternyata adalah pembunuh Stuard yang sebenarnya.


"Kalau memang mereka bukan keluarga mu kamu tidak perlu khawatir dan bersedih sayang karena kamu sudah punya keluarga yang sesungguhnya, aku dan King, kita akan menjadi keluarga yang bahagia selamanya" ucap Kevin memberikan semangat kepada istrinya itu.


"Terima kasih, aku sangat bersyukur bisa bertemu denganmu" jawab Mira tersenyum.


Ya dia harus kuat demi King dan suaminya, tidak mau terpuruk dengan keadaan yang di alaminya saat ini.


"Nah begitu donk, itu baru istriku yang kuat, ingat dulu pada waktu kamu melawan ku sayang? kamu begitu kuat dan tegar, bahkan bisa membuat ku bucin setengah mati. Mira aku tidak bisa hidup tanpa mu sayang, kita akan menghadapi kehidupan ini bersama selamanya" ucap Kevin.


"Terima kasih suamiku, kamu juga harus menjaga hatimu untukku, jangan pernah mencoba untuk menghianatiku karena aku tidak akan segan-segan memot*ng juniormu kalau sampai itu terjadi" jawab Mira tergelak.


Kevin menelan salivanya ketika mendengar ucapan sang istri, tentu saja dia tidak akan pernah bisa untuk menghianati Mira karena istrinya itu sudah candu baginya.


Akhirnya Mira berendam di bathup untuk membersihkan sisa-sisa bau badan tuan Fredy yang masih tercium itu.


Kevin masuk dengan mengendap-endap, dia melepaskan baju nya begitu saja. Mira masih tidak sadar bahwa Kevin sudah berada di dekatnya dan langsung masuk ke bathup begitu saja.


"Aaakk Kevin, apa yang kamu lakukan!" seru Mira.

__ADS_1


"Aku hanya ingin mandi berendam bersama mu sayang" jawab Kevin.


Tentu saja bukan mandi biasa saja, mereka melakukan mandi dan juga ritual lainnya.


###


Waktu berlalu begitu cepat, setelah menikah Kenzo dan Lindsay memutuskan untuk tinggal di rumah Kenzo, tempat di mana dulu dia membuat baby nya 😂.


Inez yang ternyata adalah saudara sepupu Kenzo dan di suruh untuk menjaga Lindsay waktu di villa marah besar kepada kakak sepupu nya itu.


Alhasil Inez ngambek dan memutuskan untuk meninggalkan villa dan pulang ke kotanya.


Saat ini Lindsay dan Kenzo baru saja pulang dari pemakaman Stuard, mereka telah mengetahui bahwa pembunuh Stuard yang sebenarnya adalah Fredy yang ternyata hanya ayah angkatnya.


Cerita di balik rasa dendam dan kebencian pria tua itu terhadap Stuard karena merasa telah di bohongi istrinya selama ini yaitu Mama kandung Stuard, tuan Fredy tidak menyangka bahwa anak yang di kandung istrinya bukanlah dari benihnya melainkan benih orang lain.


"Aku benar-benar merasa sangat bersalah terhadap Stuard, dia pria yang baik tapi nasibnya tidaklah baik" ucap Lindsay yang saat ini bersandar di bahu Kenzo.


"Mungkin ini sudah menjadi jalan hidupnya sayang, sekarang kita sudah tahu yang sebenarnya kan, jadi kamu mulai sekarang harus fokus untuk menyambut kelahiran calon baby kita." Ucap Kenzo.


"Sayang, aku ingin kita melakukan perjalanan bulan madu, seperti selayang orang yang sudah menikah" ucap Lindsay.


"Aku juga sebenarnya sangat ingin mengajak mu pergi bulan madu sayang, tapi aku memikirkan kondisi baby kita, apalagi sekarang sudah memasuki usia 9 bulan, sebaiknya kita tunda dulu bulan madunya, nanti kalau sudah baby lahir kita akan membicarakan lagi tentang bulan madu" jawab Kenzo menatap sang istri.


"Tapi ini keinginan anakmu juga, dia ingin sekali berlibur" ucap Lindsay cemberut.


Kenzo selalu saja kalah kalau urusan keinginan sang anak, tapi kalau harus mengajak istrinya yang hamil besar itu untuk perjalanan jauh tentu saja Kenzo harus tegas menolak.


"Kali ini aku tidak akan menuruti mu sayang, aku sangat khawatir dengan sang baby dan juga kondisi mu" jawab Kenzo.


"Ayolah, tidak perlu jauh-jauh, bagaimana kalau kita menyusul Inez ke kotanya, sekalian aku juga ingin meminta maaf karena tidak mengundang nya saat acara pernikahan kita." Ucap Lindsay memohon.


"Tapi tempat Inez itu ada di pedesaan jauh sayang, itupun ada di Negara bagian New England, tidak jauh dari New York," jawab Kenzo.

__ADS_1


"Tidak apa-apa, justru aku suka dengan tempat di pedesaan, aku juga sempat membeli apartemen di New York waktu Kevin memindahkanku ke cabang sana, dan saat ini apartemen itu pasti sudah sangat kotor dan terbengkalai," ucap Lindsay.


"Yaya, baiklah-baiklah untuk isti tercinta ku ini aku usahakan untuk bisa pergi ke tempat Inez, nenek ku juga masih hidup jadi sekalian kita mengunjungi nya dan memperkenalkan mu pada nenek" jawab Kenzo membuat Lindsay sumringah.


Akhirnya mereka memutuskan bulan madu ke desa tempat tinggal Inez yaitu di desa Woodstock.


Desa Woodstock merupakan desa yang ada di Vermont, tepatnya berlokasi di New England, Amerika Serikat. Vermont sendiri berjarak sekitar 340 mil dari kota New York. Karena jaraknya yang cukup jauh dari kota New York akhirnya Lindsay dan Kenzo memutuskan tidak jadi mampir ke apartemen Lindsay.


Saat ini usia kandungan nya sudah memasuki sembilan bulan. Tentu saja Kenzo harus super hati-hati menjaga istrinya itu, bisa jadi perjalanan yang lumayan melelahkan ini bisa mengakibatkan kontraksi dini pada kandungan nya.


Tapi mau bagaimana lagi, itu juga keinginan dari Lindsay, akhirnya mereka sampai di tempat nenek Kenzo sudah larut malam.


Inez begitu terkejut melihat siapa yang datang.


"Lindsay? Kenzo?"


"Inez, aku merindukan mu" ucap Lindsay memeluk gadis yang pernah menemaninya berbulan-bulan itu.


Awalnya Inez hanya diam saja dan tidak membalas pelukan dari Lindsay.


"Apa kamu masih marah padaku, hem?" tanya Lindsay melepaskan pelukannya


Inez tiba-tiba menangis dan langsung balik memeluk Lindsay.


"Tentu saja aku masih marah, kalian sangat jahat padaku!" ucap Inez di pelukan Lindsay.


"Kita berdua minta maaf Inez, bukan bermaksud untuk tidak memberi tahumu, karena waktu itu semua juga serba dadakan" ucap Kenzo memberi pengertian.


"Iya, iya aku sudah memaafkan kalian, ayo kita masuk ke dalam kamar, nenek sudah menunggu kalian dari tadi" ucap Inez.


Akhirnya mereka berdua menemui sang nenek uang usianya sudah sangat tua itu.


Di desa ini nanti mereka akan mendapatkan pengalaman yang luar biasa tentunya.

__ADS_1


Bersambung ...


__ADS_2