
Happy Reading 😔
Kevin menatap mata istrinya dengan tatapan yang menusuk.
"Apa motivasi mu sebenarnya Mira Wijaya? apa yang kamu sembunyikan dariku?" tanya Kevin karena merasa curiga dengan gelagat istrinya itu.
Mira sedikit terkejut dengan ucapan Kevin, tapi dia berusaha tersenyum dan baik-baik saja.
"Tidak ada yang ku sembunyikan darimu, aku hanya ingin kamu bahagia bersama kak Thalia, jujur lah padaku suamiku, aku tahu kamu masih mencintainya bukan? sekarang mungkin kak Thalia sudah sampai di USA, bukan kah kamu begitu merindukan nya?" ucap Mira.
Ada rasa sakit di hatinya saat dia mengatakan itu. Mira tidak ada motif apapun, yang dia tahu bahwa Kevin masih mencintai cinta pertama nya.
Mira begitu ingat saat dia masih hamil usia memasuki 9 bulan, tiba-tiba Thalia memberikan bukti perselingkuhan Kevin dan kakak kandungnya itu.
Sebuah foto dan juga sex chat yang di lakukan oleh Kevin dan Thalia. Awalnya Mira tidak percaya, tapi Thalia memberikan sebuah foto telanj*ng Kevin saat mereka melakukan chat.
Apalagi setelah itu Mira mendengar Kevin mengigau pada saat tidur, suaminya itu menanggil nama Thalia sampai dua kali.
Runtuh sudah pertahan Mira, tapi dia harus kuat karena anak yang di kandung nya itu. Mira menyerah kepada perasaannya, apabila memang Kevin masih mencintai Thalia dia akan mundur.
"Omong kosong! apa yang telah Thalia lakukan terhadap mu?" tanya Kevin.
"Dia hanya memberi tahuku tentang perasaan mu selama ini terhadapnya, dan kalian kembali bersama dua bulan uang lalu, bahkan Kak Thalia rela ke USA untuk menemuimu, please Kevin jangan membohongi diriku lagi, aku sudah tahu semuanya, hiks!!" Mira menangis tersedu.
Sepertinya ada kesalah pahaman antara dia dan istrinya, Kevin benar-benar tidak mengerti dengan apa yang di bicara istrinya itu.
"Sayang, aku akan membuktikan padamu bahwa apa yang Thalia ceritakan itu adalah suatu kebohongan, aku benar-benar tidak pernah chatting dengan dia, mungkin nomerku telah di sabotase oleh seseorang" ucap Kevin pada istrinya.
Mira menatap mata Kevin, mencari kebohongan di sana, tapi Mira tidak menemukan apa yang di cari, sorot mata Kevin memancarkan kesedihan yang mendalam.
Apakah Kevin berkata jujur, jadi selama ini aku hanya di bodohi kak Thalia? Melihat tingkah kevin selama ini dia memang menunjukkan cinta yang besar terhadap ku? Aku harus berdamai dengan keadaan, mulai saat ini aku harus mempercayai suamiku. Batin Mira.
"Baiklah, aku percaya padamu sayang, buktikan padaku bahwa semua bukti foto itu tidak benar, dan ungkap semua kejahatan yang di lakukan kak Thalia, aku tidak akan menyerahkanmu begitu saja," jawab Mira.
__ADS_1
Kevin terlihat mengembangkan senyumnya mendengar ucapan istrinya itu.
"Ayo kita bekerjasama mengungkap semua nya sayang" Kevin memeluk Mira.
Entah kenapa perasaan Mira terlihat lebih tenang sekarang, kemarin sempat dia merasa bahwa Kevin tidak tulus, setiap ingin mencari celah suaminya itu Mira tidak pernah mendapat kan bukti.
Jadi mungkin bisa saja kalau selama ini ternyata dia telah di peralatan oleh seseorang.
Ponsel Kevin berdering.
Mira melepaskan pelukan suaminya itu.
"Ada telepon, angkatlah dulu" seru Mira.
"Baiklah sayang, ingat percayalah padaku!" Kevin mencium bibir Mira sebelum mengambil ponselnya di atas meja.
Di sisi lain ...
"Hai baby, kamu sudah datang?" ucap pria itu.
"Tentu saja, aku ingin menagih janji mu padaku" ucap Thalia duduk di single sofa.
"Tenang saja sayang, kamu sebentar lagi akan mendapatkan Kevin dan aku akan mendapatkan Mira, hahaha!" ucap pria itu tergelak.
"Selama ini Mira masih percaya padaku, dia memang gadis yang begitu bodoh, tapi kalau kita tidak cepat bergerak aku takut kalau Kevin menyadarinya dan menghancurkan rencana kita!" ucap Thalia
"Bukankah kamu mengatakan bahwa Mira akan menyerahkan Kevin padamu?"
Thalia menatap pria yang sudah berumur tapi masih kelihatan gagah itu, entah apa yang di pikirkan wanita itu hingga mau untuk di ajak kerja sama untuk menghancurkan rumah tangga adiknya itu.
"Hahaha, tenang tuan Fredy aku bisa memastikan bahwa Mira akan jatuh ke dalam pelukanmu" ucap Thalia kepada pria itu yang tidak lain adalah tuan Fredy.
"Bagus Thalia, aku hanya menginginkan Mira, semenjak pertama kali melihat wanita itu aku langsung menyukainya" ucap tuan Fredy.
__ADS_1
Thalia memutar bola matanya malas, sungguh konyol pria di hadapannya itu. Thalia ingat awal mula Fredy menghubungi dirinya dan mengajaknya bekerja sama.
Thalia yang baru saja bercerai dari suaminya akibat perselingkuhan yang di lakukan Andika menjadi pukulan terbesar di hidupnya
Sampai mengalami depresi dan hampir saja bunuh diri, tapi tiba-tiba dia mendapatkan telepon dari nomer yang tidak di kenal nya dan itu adalah tuan Fredy.
"Kalau begitu aku akan kembali ke hotel karena sebentar lagi Mira pasti akan menghubungiku" ucap tua Fredy.
"Baiklah tuan Fredy, aku permisi dulu" jawab Thalia yang kemudian pergi meninggalkan rumah itu.
"Aku telah menyingkirkan Stuard dan setelah ini adalah Kevin, hahaha tidak ku sangka begitu mudah untuk menipu mereka semua, Stuard meninggal karena aku yang telah membunuhnya, tapi mereka tidak akan ada yang tahu, hahaha" ucap tuan Fredy tergelak.
"Aku bersabar menunggu sampai Mira melahirkan, dan sekarang sudah saatnya aku mendapatkan wanitaku itu" tuan Fredy mengambil sebuah figura dan menatap gambar yang ada dalam figura tersebut.
"Mira, kamu sungguh mempesona"
###
Kevin melihat sebuah chips yang di bawa oleh anak buahnya. Diapun segera memasukan chips itu ke komputer dan memeriksa nya.
"Tuan Kevin, wanita itu sore tadi pergi ke rumah seseorang yang sangat anda kenal," ucap James asisten Kevin.
"Dia pergi ke rumah siapa?" tanya Kevin penasarannya.
"Anda pasti sangat terkejut tuan, wanita itu pergi ke rumah tuan Fredy" jawab James.
Kevin menatap layar laptop di depannya itu.
"Ada hubungan apa antara Thalia dan tuan Fredy? sepertinya kita harus menyelidiki nya" ucap Kevin.
Bersambung ...
maaf masih byk typo🙏🏻
__ADS_1